Adrian Walker, seorang pemilik sebuah Restoran terbesar di kotanya, terpaksa menikah lagi dengan seorang gadis bernama Ariana atas permintaan istri pertamanya, Elizabeth.
Elizabeth terpaksa melakukannya karena kedua orangtua Adrian sangat menginginkan kehadiran seorang cucu. Sedangkan Elizabeth tidak mungkin hamil karena rahimnya sudah diangkat akibat kecelakaan yang pernah terjadi padanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ariana tersesat
Setelah beberapa saat, Ariana pun terbangun dari tidurnya. Ia melihat pemandangan dari kaca jendelanya. Tempat itu begitu indah, tumpukan salju terhampar luas.
Mereka liburan tepat disaat sedang musim salju disana. Ariana begitu penasaran, ia keluar dari kamarnya dengan menggunakan jaket tebal dan sepatu boot yang diberikan oleh Tuan Adrian.
Ariana berjalan mengelilingi villa itu sendirian. Tiba-tiba salah seorang pelayan mendekatinya dan berbicara dengannya namun dengan bahasa inggris. Ariana tidak terlalu mengerti, ia kebingungan dengan perkataan pelayan itu.
Adrian datang dan berbicara dengan pelayannya. Kemudian pelayan itu pergi dan Adrian menghampiri Ariana lalu memeluknya.
"Apa yang dia katakan, Tuan?" tanya Ariana
"Bukan apa-apa," sahut Adrian sambil tersenyum dan mengecup keningnya.
"Mari, ku ajak kamu berkeliling." kata Adrian, ia berjalan sambil memeluk Ariana.
Mereka tidak sadar, dari atas Elizabeth memperhatikan kemesraan mereka. Elizabeth mencari cara untuk mengerjai wanita sialan itu.
Ia menghubungi salah satu sahabat Adrian dan mengatakan kalau mereka sedang berada dinegara itu.
Sahabatnya terdengar sangat senang dan dia berencana akan mengajak Adrian untuk bertemu.
Elizabeth tersenyum sinis dan segera memutuskan panggilannya.
Benar saja, tidak lama setelah itu Ponsel Adrian berdering, ternyata sahabatnya itu mengajaknya untuk bertemu. Adrian pun terlihat senang dan mengiyakan permintaan sahabat itu.
"Maaf ya, Ariana. Sebaiknya kau istirahat dulu. Aku ingin mengunjungi sahabatku, sudah lama kami tidak bertemu." kata Adrian
Ariana pun mengangguk dan menuruti perintah Adrian. Adrian segera menuju tempat dimana mereka berjanji bertemu.
Sedangkan Ariana, Ia ingin menuju kamarnya. Belum sempat ia menuju kamar itu, Elizabeth sudah menangkap tangannya dan menyeretnya hingga keluar villa itu dan mendorongnya memasuki mobil.
Elizabeth pun ikut masuk dan ia memerintahkan sopirnya untuk melajukan mobil itu.
Nyonya, kemana kau akan membawaku?" tanya Ariana cemas,
Ia ingat kata-kata Dokter Rico kalau Elizabeth bisa melakukan apa saja.
"Tenang saja, Ariana... aku hanya membuat sedikit perhitungan denganmu. Bukankah sudah aku katakan padamu, aku akan membuat mu tidak betah hidup bersama kami." sahut Elizabeth.
Ariana menitikkan air matanya. Ia tahu, Nyonya Elizabeth pasti merencanakan sesuatu yang jahat padanya.
Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya mobil itu berhenti disebuah tempat yang sunyi. Tak ada satupun orang yang terlihat ditempat itu.
Elizabeth mendorong Ariana hingga ia terjerembab di jalan kemudian Elizabeth menyuruh sopirnya untuk melaju meninggalkan Ariana ditempat itu sendirian.
Ariana bangkit dan berlari mengejar mobil itu namun percuma mobil Elizabeth sudah menghilang meninggalkannya.
Elizabeth tergelak melihat Ariana berlari mengejar mobilnya.
"Dasar wanita bodoh, semoga kau mati membeku disana!" ucap Elizabeth.
Ariana terisak ditempat itu. Ia tidak tahu, ia sedang berada dimana. Tempat itu benar-benar asing baginya.
Ariana berjalan mengikuti jejak mobil Elizabeth. Walaupun ia merasakan dingin yang amat sangat, ia terus paksakan untuk berjalan.
Dengan linangan airmata, Ariana berjalan menyusuri tempat itu. Hingga akhirnya ia tidak mampu lagi menahan rasa dingin itu dan iapun jatuh dengan tubuh yang menggigil.
"Adrian... tolong aku!" kata Ariana lirih sambil menitikkan airmata.
Ditempat lain,
Adrian merasa tidak enak, ia merasakan sesuatu sedang terjadi kepada Ariana.
"Nick, sebaiknya aku pulang. Ada yang harus aku kerjakan." kata Adrian kepada sahabatnya itu. (Dalam bahasa inggris)
"Tapi kita baru saja bertemu, Adrian. kenapa harus cepat-cepat pulang?" sahut Nick sahabat Adrian.
"Nanti kita bertemu lagi." sahut Adrian dan iapun bergegas menuju mobilnya dan pulang.
Nick pun tidak ada pilihan, Iapun segera pulang. Ditengah perjalanan ia menemukan seseorang tergeletak ditengah jalan. Nick segera keluar dari mobilnya untuk mengecek keadaan orang itu.
Setelah ia memeriksanya, ternyata dia adalah seorang wanita dan wanita itu mengalami Hipotermia berat.
Beruntung Nick adalah seorang Dokter. Ia segera menyelamatkan Ariana dan membawanya ke rumahnya yang tidak jauh dari tempat ditemukannya wanita itu.
Wanita itu sadar setelah beberapa lama, Nick tersenyum kepada wanita itu,
"Mengapa kau berada ditempat itu sendirian?" tanya Nick dalam bahasa inggris.
Ariana bingung, ia tidak terlalu mengerti bahasa lelaki itu.
"Maaf, Tuan. Aku tidak mengerti." sahut Ariana sambil menundukkan kepalanya.
"Kamu dari indonesia, ya? kebetulan aku mengerti bahasa mu sedikit-sedikit karena sahabat ku tinggal dinegara itu." sahutnya.
Ariana tersenyum, akhirnya ia menemukan seseorang yang bisa ia ajak bicara.
"Apa yang kamu lakukan ditempat itu? Jika aku terlambat menolong mu, maka kau bisa kehilangan nyawamu." kata Nick
"Aku ditinggalkan oleh istri pertama suamiku ditempat itu." sahut Ariana sambil menitikkan air matanya.
"Istri pertama? Jadi maksudmu, suamimu punya dua istri?" tanya Nick sambil menahan tawanya.
Ariana mengangguk. "Aku hanya istri sementara, hanya untuk melahirkan bayi mereka setelah itu mereka akan segera membuang ku." jawab Ariana
Nick menghentikan tawa yang ia tahan itu. Ia merasa iba kepada wanita di depannya sekarang.
"Kamu tinggal dimana saat ini?" tanyanya lagi.
"Aku tidak tahu, aku baru disini. Ini pertama kalinya aku menjejakkan kakiku dinegara ini, Tuan. Aku diajak suamiku berlibur bersama istri pertamanya disebuah Villa pribadi milik keluarganya. Dan aku tidak tahu nama tempat itu." sahut Ariana.
Nick menghela nafas panjang dan ia memikirkan cerita Ariana yang baru saja diceritakan oleh wanita itu. Entah mengapa Nick merasa cerita wanita itu hampir sama dengan cerita Adrian.
Adrian barusan bercerita kalau ia sedang berlibur untuk merayakan hari pernikahannya dengan Elizabeth dan mereka sedang menginap di Villa pribadi milik keluarga Adrian namun ia juga ragu, soalnya Adrian hanya memiliki seorang istri, Elizabeth.
"Siapa nama suamimu?" tanya Nick penasaran
"Tuan Adrian Walker dan nama istri pertamanya Elizabeth." sahut Ariana.
Nick hampir saja jatuh dari kursinya karena saking terkejutnya mendengar penuturan wanita cantik di depannya.
"Benarkah, Adrian Walker? ini dia kan?" tanya Nick sambil memperlihatkan foto dia bersama Adrian yang baru saja ia ambil ketika mereka bertemu.
"Iya, ini suamiku, Tuan Adrian." sahut Ariana antusias.
"Dia adalah sahabatku. Aku tidak menyangka Adrian punya dua istri. Dia tidak pernah menceritakan hal itu kepadaku." kata Nick.
Ariana menundukkan kepalanya,
"Tentu saja, Tuan. Aku hanya istri sementara yang akan melahirkan keturunan untuk mereka." sahut Ariana
Nick terdiam, ia tahu tentang Elizabeth yang tidak bisa melahirkan anak untuk Adrian.
"Aku tahu dimana mereka, aku akan mengantarkan mu kepada Adrian." kata Nick
"Aku ingin sekali cepat-cepat melahirkan anak ini agar aku terbebas dari belenggu yang sangat menyiksa ku." kata Ariana sambil menitikkan ari matanya.
"Aku benar-benar tidak menyangka Elizabeth bisa berbuat kejam seperti itu." kata Nick sambil menepuk pundak Ariana.
***
👍👍👍
smoga saja ariana berjodoh dgn dokter yang sdh menolongnya