(REVISI)
Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.
Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?
Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆
JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex Salah Sangka
Akhirnya interview selesai, dua orang di terima bekerja di sana dengan posisi sekertaris CEO dan marketing, posisi sekertaris CEO di berikan pada Hara sementara salah satu dari dua cowok tadi di tempatkan di devisi keuangan.
"Syukurlah aku di terima bekerja disini." ucap Hara tersenyum melupakan masalahnya sejenak.
"Iya aku juga ngak nyangka bisa di terima bekerja disini." ucap Leon tersenyum memandang Hara tanpa berkedip seperti melihat bidadari menurutnya Leon rasa dirinya begitu lebay mana ada bidadari bekerja di kantoran.
"Bagaimana kalau kita rayakan keberhasilan ini? kita makan-makan dulu aku yang traktir." ucap Leon.
"Boleh, ayo." jawab Hara semangat, dia senang bisa memiliki teman baru yang baik.
Leon tampan dan juga manis ia memiliki lesung pipi di Kedua pipinya, postur tubuhnya tidak terlalu tinggi tapi body sixpack ada pada dirinya karena Leon rajin berolahraga.
Leon mengajak Hara makan di resto terdekat, karena mereka sama-sama membawa motor jadi terpaksa mereka mengendarai kendaraan mereka masing-masing.
Di tempat lain Alex dan Vera sudah memesan makanan, Alex tidak memesan ruang room VIP.
Tidak sengaja Hara dan Alex berada di satu resto yang sama, dari jauh Hara melihat kekasihnya sedang makan dengan wanita yang dia lihat di lobi kantor tadi, ia berusaha biasa saja sebab tidak ingin Leon curiga padanya, Alex yang juga melihat Hara duduk bersama seorang pria merasa geram ingin sekali Alex menghampiri kekasihnya dan menyeret Hara untuk pulang tapi itu tidak mungkin karena di sana ada Vera.
"Ohh jadi ini kerjaanmu selama aku sibuk bekerja." batin Alex.
Alex juga tidak menyadari kesalahannya, dia pria paling egois yang pernah ada, saat itu Vera mencoba membersihkan sisa makanan di mulut Alex karena Alex sibuk dengan lamunannya dia membiarkan Vera melakukan hal itu tanpa berfikir bagaimana perasaan kekasihnya saat ini.
"Sayang, kalau makan jangan seperti anak kecil." ucap Vera dengan nada manja.
Alex yang sudah kembali kesadarannya membalas ucapan Vera dengan tersenyum, sementara Hara sudah tidak bisa menahan airmatanya ia berdiri meminta izin pada Leon untuk pergi ke toilet, Leon sempat menawarkan diri untuk mengantar Hara tapi Hara menolak, Hara berjalan sedikit berlari menuju toilet, Alex yang melihat itu tidak menyia-nyiakan kesempatannya, dia beranjak dari kursinya meminta izin pada Vera untuk ke toilet sebentar sementara Vera tidak curiga sama sekali, dia hanya mengangguk dan kembali memakan makanannya.
"Hara.." panggil Alex menarik tangan Hara.
"Lepasin Kak sakit." ucap Hara mengaduh, Alex membawah Hara ke tempat yang cukup sepi.
"Beraninya kamu selingkuh." ucap Alex mencengkram pipi Hara.
Alex memang mempunyai sifat yang sangat keras, dia tidak akan diam saja jika ada orang yang berani menghianatinya dalam hal percintaan maupun pekerjaan.
"Apa maksud Kak Alex tadi itu Leon teman kerja aku Kak." ucap Hara.
Alex yang tersulut amarah tidak percaya dengan penjelasan kekasihnya.
"Jangan banyak alasan sekarang pulang sama Kakak." ucap Alex kembali menarik Hara, Alex melupakan Vera dia membawah Hara pergi dari resto menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Hara yang tadi sempat bertukar nomor ponsel dengan Leon, menyempatkan untuk mengirim pesan, Hara beralasan jika dirinya harus segera ke rumah sakit, Leon sedikit kecewa dengan terpaksa dia menghabiskan dua menu yang sudah dirinya pesan, sedangkan Vera sudah seperti cacing kepanasan menunggu Alex tak kunjung kembali, akhirnya Vera memutuskan untuk menyusul Alex ke toilet.
Di toilet Vera tidak menemukan Alex, dia berfikir Alex sudah kembali ke meja mereka tapi dugaan Vera salah meja mereka terlihat kosong, Vera menghentak-hentakkan kakinya ke lantai karena kesal, Vera terpaksa membayar semua makanan yang sudah ia makan.
**
Alex menghentikan mobilnya di taman saat itu taman cukup sepi, Alex membawah Hara ke arah danau dan menghimpitkan tubuh kekasihnya di bawah pohon besar.
"Coba jawab jujur, sejak kapan kamu selingkuh dariku..?" tanya Alex berbisik di telingga Hara.
"Dia temen baru ku, kita baru diterima di perusahaan Pranata Grup" jawab Hara jujur, ia sudah lelah menjelaskan pada kekasihnya.
Alex baru ingat jika hari ini kekasihnya mendapat panggilan interview, Alex menarik tubuh Hara kepelukannya dan meminta maaf sudah menuduhnya yang tidak-tidak.
"Maafin Kakak ya sayang, Kakak tadi terbawah emosi." ucap Alex mencium puncak kepala Hara.
Sesaat Hara teringgat dengan wanita yang bersama kekasihnya tadi, dia melepas pelukan Alex dengan paksa hampir saja Alex terjatuh karena Hara mendorongnya terlalu keras.
"Sayang jangan marah Kakak minta maaf." ucap Alex, dia kebinggungan kenapa Hara tiba-tiba mendorongnya.
"Harusnya aku yang tanya sama Kak Alex, siapa wanita yang bersama Kakak tadi..?" tanya Hara.
Tubuh Alex menegang, dia berusaha menghilangkan rasa gugupnya, "Itu teman Kakak sayang bukan siapa-siapa." jawab Alex.
"Oh jadi kalau temen boleh ya peluk-peluk." ucap Hara.
Alex terdiam, "Apa tadi dia melihat ku saat di lobby." batin Alex.
Melihat kekasihnya diam tanpa Kata Hara menjadi kesal mungkin memang benar Alex sudah menduakannya, ia berlari meninggalkan Alex dengan airmata yang sudah membanjiri pipinya, Alex menjambak rambutnya terlihat wajah itu begitu frustasi, bukannya mengikuti kekasihnya dan berusaha membujuknya malah Alex membiarkan Hara pergi dengan hati terluka.
Hara yang berlari tanpa memperhatikan jalan tidak sengaja menabrak seorang laki-laki, hampir saja Hara terjatuh tapi dengan cepat laki-laki itu menangkap tubuh Hara.
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,