NovelToon NovelToon
Dia Mamiku!

Dia Mamiku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: slwarulla

Siapa sangka Sania yang datang dari kampung untuk mencari kerja, tiba-tiba ditawari seseorang untuk menjadi seorang pengasuh seorang bayi yang menjadi korban keegoisan orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slwarulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Selamat Membaca ^_^

Perempuan itu terbangun dengan mata yang sedikit berat. Bukan karena masih mengantuk, matanya tampak membengkak akibat menangis semalaman.

Ditambah bahwa sosok Sumi dan Andi terus mendesak Sania untuk segera mendapatkan uang dan secepatnya mendapat kerjaan kembali. Agar mereka tidak hidup susah.

Rasanya perempuan itu Ingin berteriak, 'mereka masih memiliki anak satu lagi! Sania capek, sejak SMP dirinya harus selalu membantu kedua orang tuanya setelah pulang sekolah'

Bukan, Sania mengungkit-ungkit kembali. Tapi, ia hanya lelah saja. Semua masalah menumpuk begitu saja, tanpa ada orang yang ingin mendengarkan nya. Biasanya hanya Santy lah yang selalu mendengar keluh kesah Sania, tapi saat ini?

Omong-omong tentang Santy, adiknya menikah hari ini dengan laki-laki hasil selingkuhan dari kekasih kakaknya sendiri. Sandra tertawa, bisa-bisanya ia dulu meminta sang adik untuk menjaga Kamal agar tidak pindah kelain hati. Tapi nyatanya ia lah penyebab Kamal pindah kelain hati.

"Sania sudah selesai belum!" suara gedoran terdengar lagi

Dengan terpaksa Sania memakai baju yang sedikit formal dan memoles sedikit wajahnya. Ia tidak perlu bersedih, malahan ia harus berterima kasih kepada adiknya. Karena Santy telah mengeluarkan sikap asli Kamal.

"sudah bu, maaf lama" seru Sania

Sumi dan Andi mengangguk. Lalu meminta Sania untuk cepat sarapan agar tidak tertinggal acara.

Menikah dengan orang kaya, membuat kedua orang tua Sania hanya dapat menyetujui permintaan keluarga Kamal yang tidak memperbolehkan keluarga Sania untuk ikut campur dalam pernikahan.

"assalamualaikum" Ketukan pintu mengalihkan keluarga Sania

Andi menghampiri pintu yang sudah tampak rapuh itu, "waalaikumsallam, siapa ya?"

Sumi dan Andi terperangah menatap orang berjas didepannya dengan menggendong seorang anak laki-laki yang tertidur dengan wajah memerah.

"apa benar ini rumah Sania?"

"iya benar, ada urusan apa anda mencari Sania?" Sumi mempersilahkan masuk orang tersebut, "maaf tidak ada kursi"

Seno mengangguk dan menelusuri penjuru rumah yang sangat berbanding jauh dengan rumahnya. Ia duduk dilantai beralaskan karet tipis dengan Sean dipangkuan-nya.

"Bisa panggilkan Sania sekarang juga?"

Sumi mengangguk antusias, "Saniaa, ada tamu!"

Dengan tergesa Sania keluar dan langsung terperangah melihat keberadaan Seno. Ia hampir saja pergi lagi jika ditahan oleh Andi, sang ayah.

"tante, saya meminta restu untuk menikahi putri tante sekarang juga!!!"

"APA!!!"

...~§~...

Jika Sania ditanya hari yang paling aneh! Sania akan menjawabnya hari ini juga. Bayangkan saja, dia datang kepernikahan adiknya bukan sebagai tamu tapi sebagai pengantin juga.

Orang tua Sania segera menyetujui permintaan Seno saat itu juga ditambah dengan iming-iming Seno akan memberi uang dengan jumlah yang besar dan akan membenarkan rumah orang tua Sania.

Sania bisa apa, jika sang ibu terus memaksa dan berkata akan memutuskan hubungan mereka jika Sania menolak pinangan Seno.

Ya, jadi disinilah Sania dan Seno berada. Ditempat pernikahan Kamal dan Santy. Mereka tidak duduk ditempat pinangan, mereka hanya menumpang dan meminta penghulu untuk menikahakan mereka berdua. Dan selebihnya Seno sudah meminta asisten-nya untuk menerus pernikahan Sania dan Seno.

Sania bisa apa, orang yang memiliki banyak uang selalu lebih bisa berkuasa. Dirinya sudah seperti boneka yang terus menuruti perintah Seno, bahkan untuk melihat Seno saja Sania merasa muak.

"San, saya minta maaf" Ucap laki-laki itu setelah mereka sudah resmi sebagai suami istri

"hmm" deham Sania dengan pandangan terus tertuju pada Kamal dan Santy yang sejak tadi selalu menunduk melihat keberadaan Sania

"Saya khilaf, saya mabuk saat itu. Saya benar-benar minta maaf, lagi pula saya langsung tanggung jawab dengan menikahi kamu saat ini juga" ucapnya sedikit kencang karena tersamar dengan suara dari sound system yang sangat mengganggu pendengaran

"lupakan saja tuan, mungkin sudah takdir Tuha. Saya mendapat masalah itu juga"

Seno mengangguk seraya merapihkan helai demi helai rambut Sania dan mencium kening perempuan itu, "maafkan saya"

Sania berpaling. Wajahnya sudah merona tidak keruan, ia tidak menyangka akan mendapat perlakuan lembut dari yang notabene nya seorang tuan bagi Sania.

"iya" singkat Sania

"kamu masih marah ya?" tanya Seno sembari mengikuti Sania yang mulai bangkit dan pergi

"enggak tuan, saya malu" jawab perempuan itu lalu langsung menutup wajahnya dengan Sean yang masih digendongan nya

Sania mencoba melupakan masalahnya saat itu. Mungkin ini sudah jalannya. Kalaupun ia marah dengan Seno, tidak akan mengembalikan keperawanan dia kan? Ya sudah, perempuan itu lebih memilih bersabar dan menganggap semuanya sebagai masa lalu.

Seno terkekeh. Sepertinya perempuan dihadapannya dapat menyempurnakan hidup laki-laki itu. Ia harus lebih mengenal dekat dengan Sania. Mau bagaimanapun, saat ini Sania sudah menjadi istri sah nya dari seorang Seno. Masih banyak yang belum ia ketahui tentang Sania.

Seno hanya bisa berharap, semoga perempuan didepan nya dapat membantu ia untuk melupakan Karin, perempuan yang sampai detik ini masih ada dilubuk hatinya paling dalam.

Seno harap.

~~

Maaf ya gak bisa dauble up. Tapi kalau ada waktu kosong akan author usahakan untuk dauble up ^-^

1
mawar hitam
cocok alek goblok dan sania bodoh 🤣🤣
mawar hitam
karya sampah dan mesti belajar lagi bikin cerita.
De_ars: Pedas banget komen nya. mengkritik sekaligus kasih saran, jangan hanya memghina karya orang
total 1 replies
Diah Susanti
wong tuone podo gendenge
Neney chica
kenapa aku jadi kesel yah.mewek lagi
Ernita Anwar
Luar biasa
Sherleey Stevenny
org cakap kerbau dicucuk hidung
Sherleey Stevenny
perempuan bodoh
Yuli Wijaya
aku baru mulai mau baca, cba cek endingnya kok peran utama meninggal. jdi ragu buat lanjutin bacanya, tkut ikut mewek 🥺🥺
Oktavia
egois ini. harusnya alex justru ikut andil dlm penyemenuhan karin… ini ceritanya buk egoisnya
Oktavia
kok bunda, bukannya mami ya ? plon plan nih 🤭🤭
Oktavia
bodoh klo dipendam… yg ada makan hati, mendinh diluapkan. mendidik yg benar ga harus didiemkan.
Oktavia
kok panggil mba sih… asuh gmn nih cerita, oon banget ya
Oktavia
swno kok ikutan bodoh ya ? lupa aih ya ceritanya agak rada2
Oktavia
ha masuk akal veritanya ini, bodoh bgt… baik ga harus di injak2
Delvia Delvia
Biasa
SOO🍒
udah sania sama seno aja wong jelas2 Kamal pacarnya sania selingkuh sama adiknya sania, biar nyaho tuh Kamal
Aisyah Ica Alzan Izaan
menarik
M. Namikaze
ada plot hole disini,,,, klo g salah selisih umur Daffa & Sania 7 thunan, kok anak Daffa seumuran Sania??
Alby Raziq
Thor Sania mingat ke
Lis Seta Wati
Bikin hancur aja bisnis alex sm karin biar kere sekalian ada ya manusia seperti itu ga punya hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!