Novel ini bergenre horor komedi yang menghibur meski horor. Cinta bisa tumbuh kapan saja dan pada siapa saja. Termasuk cinta Mbak Kunti kepada Nurdin, bestienya yang notabene-nya manusia. Karena patah hati, Mbak Kunti pindah ke daerah lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Lubi Channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKIBAT SALAH SERVER (11)
Penulis: Linda Lubi
Gara-gara berteman dengan Nurdin, ia pun jadi doyan tidur. Padahal pada dasarnya ia bukanlah makhluk yang suka tidur apalagi makan. Cuma ia udah kehilangan dasar. Bisa-bisanya ia lapar dan makan sejenis makanan Nurdin. Awalnya Mbak Kunti hanya suka gentayangan buat nunjukkan diri pada manusia bahwa Mbak Kunti itu serem. Eh malah kepincut Nurdin.
Pernah ia kena jebakan batman. Mbak Kunti lagi berbunga-bunga habis nongkrong sama Nurdin. Mereka berdua makan mie Bangladesh yang di Lhokseumawe.
Ceritanya Nurdin kangen makan Mie Bangladesh. Nurdin curhat sama Mbak Kunti. Yang Nurdin tau Mie Bangladesh ada di Lhokseumawe dan di Medan. Kalau di Banda Nurdin nggak tau.
Sebelum Nurdin melanjutkan lagi curhatnya. Mereka tau-tau sudah di depan yang jual Mie Bangladesh di Lhokseumawe.
Nurdin kegirangan. Lalu Nurdin membeli 4 bungkus Mie Bangladesh. Tak lupa ia membeli 2 botol air mineral masing-masing ukuran 1,5 liter. Mereka makan di rumah Nurdin. Dalam waktu hitungan menit, Mbak Kunti membawanya kembali ke rumah Nurdin. Mumpung waktu itu Emak Nurdin sedang di Pidie Jaya. Nurdin pun belum buka warkop Getir.
Nurdin dan Mbak Kunti sama-sama kalab. Mereka makan masing-masing 2 bungkus. Nurdin sampai begah. Mbak Kunti biasa saja. Tapi ia senang bisa makan berdua dengan Nurdin. Waktu itu belum ada perasaan cinta. Ia masih menganggap Nurdin bestie tersayang.
Nurdin itu dulu masih lelah dengan ketampanan-nya. Jadi dikit-dikit curhat. Kadang-kadang gayanya mirip war wer wor. Kadang-kadang macho. Nurdin memang kadang-kadang kiding-kiding kudung-kudung. Mbak Kunti sampai pakai koyok mendengar curhat Nurdin. Belum pernah dengar kan kalau kuntilanak sakit kepala? Itu yang dirasakan Mbak Kunti.
Mbak Kunti pernah diburu Bang Leman salah seorang konten kreator spesialis berburu hantu. Waktu itu Mbak Kunti lagi pengen menyepi. Namanya juga Mbak Kunti introvert. Tiba-tiba Mbak Kunti masuk dalam jaringan. Memang benar-benar nggak ada akhlaknya ni Bang Leman.
Ia melakukan live streaming saat menjaring Mbak Kunti. Tiba-tiba ada seorang pria memakai pakaian serba hitam. Ia pun memakai masker di wajahnya. Tak lupa kaca mata hitam.
Orang tersebut mengambil HP Bang Leman lalu melemparkannya ke arah lain. Live streaming mati seketika. Bang Leman berlari mencari HP-nya. Dengan gagah yang dibuat-buat orang itu menggunting jaringan Mbak Kunti. Lalu Mbak Kunti keluar dan menghilang bersama orang tersebut.
Pria itu membuka maskernya. Mbak Kunti terkesima. Ternyata Nurdin. So sweet. Mbak Kunti terkagum-kagum.
"Mbak Kun, ihhh, jangan gentayangan di tempat yang rawan. Nanti yey bisa diculik Bang Leman. Akika bisa gelong gak ada yey. Untung eke kesindang liat yey diculik Bang Leman." Nurdin kembali ke mode war wer wor. Padahal Mbak Kunti sedang terpesona. Ah...Nurdin.....
Mbak Kunti memang sering menghilang, lalu kembali lagi. Namanya juga nomaden. Suka-suka Mbak Kunti aja.
Ihihihi. Mbak Kunti sekarang merasa sudah seperti manusia pada umumnya. Pokoknya semua gara-gara Nurdin. Mau marah apa bahagia ya? Justru gejala keanehan dia sekarang membuat hidupnya lebih berwarna.
Dulu dunianya selalu monoton. Wajahnya serem mulu. Nggak punya teman manusia. Dikit-dikit manusia pingsan, kabur bahkan ada yang meninggoi kena serangan jantung begitu melihat dia. Nggak ada yang kangenin dia.
Berkat bertemu Nurdin, ia jadi bersemangat menjalani hari-harinya. Ternyata dunia ini indah juga.