NovelToon NovelToon
Mr. Profesor

Mr. Profesor

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Cintapertama
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Amabillis.13

POV:
Kamu jatuh cinta pada dosen dingin dan tampan… lalu berusaha keras mengejarnya.
Mulai dari cari perhatian, pura-pura kebetulan ketemu, sampai diam-diam cemburu pada perempuan lain di dekatnya.

Tapi plot twist-nya...

Dosen itu ternyata tunanganmu sendiri. 😭
Tunangan hasil perjodohan yang dulu kamu tolak sebelum sempat bertemu!

Sekarang siapa yang sebenarnya sedang mengejar siapa?

✨ Romance kampus
✨ Professor x mahasiswa
✨ Lucu, manis, bikin gemas
✨ Banyak momen salting & cemburu

Baca gratis di NovelToon:
Mr. Profesor⁠�

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amabillis.13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 11

Meskipun Meilan sudah berusaha keras membuat langkah kakinya saat pergi terlihat alami, bahasa tubuhnya yang terburu-buru tetap mengkhianati ketakutan di dalam hatinya. Punggungnya yang tampak seperti sedang melarikan diri membuat kepergiannya terlihat begitu menyedihkan.

Siapa pun yang memiliki mata bisa melihat bahwa Meilan benar-benar telah terseret ke dalam permainan akting Zoya. Namun hasilnya sangat buruk baginya… Meilan sepenuhnya tertindas oleh aura Zoya.

Karakter Adira yang seharusnya terlihat lembut, polos, dan romantis justru berubah menjadi sosok yang tampak ketakutan. Sebaliknya, penampilan Zoya malah memberikan kejutan besar bagi Rahengga.

Sebelumnya, Zoya lebih sering menjalani adegan aksi. Dalam adegan seperti itu, ia hanya perlu menunjukkan kemampuan bertarung tanpa terlalu banyak pengambilan gambar jarak dekat pada ekspresi wajah. Karena itulah, untuk adegan close-up pertamanya kali ini, Rahengga sebenarnya sudah siap menghabiskan waktu semalaman di lokasi syuting.

Namun di luar dugaan, Zoya tidak hanya berhasil melakukannya dengan baik… ia bahkan menyelesaikan seluruh adegan dalam satu kali take.

Sementara itu, Meilan yang biasanya begitu percaya diri dan sombong justru tanpa sadar kehilangan dominasinya karena terintimidasi oleh akting Zoya.

Saat itu, Zoya mengenakan pakaian berwarna hijau kabut. Berdiri di bawah cahaya rembulan dengan ujung pakaian yang berkibar tertiup angin, ia tampak secantik peri yang turun ke dunia manusia.

Melihat hasil pengambilan gambar tersebut, Rahengga yang awalnya tidak berniat memberikan banyak porsi close-up pada adegan ini langsung berubah pikiran. Secara spontan, ia memutuskan untuk memasukkan adegan punggung Zoya di bawah cahaya bulan ke dalam daftar pengambilan gambar penting untuk versi akhir film nanti.

Sementara itu, setelah turun dari set syuting, Meilan menatap Zoya yang berada tidak jauh darinya. Alisnya berkerut sebelum ia bertanya, “Siapa dia?”

Asistennya tampak sedikit terkejut. Mereka sudah berada di lokasi syuting hampir satu bulan, dan adegan “leluhur kecil” itu bahkan hampir selesai wrap up, tetapi Meilan ternyata masih belum mengetahui nama Zoya.

Meski begitu, sang asisten tetap menjawab jujur, “Zoya.”

“Zoya?” Meilan mengulang nama itu pelan. Matanya bergerak seolah sedang mengingat sesuatu, mencoba mencocokkan nama tersebut dengan para artis yang ia kenal. Namun setelah berpikir cukup lama, ia tetap tidak bisa mengingat siapa sosok bernama Zoya itu.

“Dia orang mana?” tanyanya lagi.

Asistennya semakin heran. Padahal saat acara pembukaan syuting dulu, Rahengga sudah memperkenalkan Zoya secara langsung kepada Meilan. Namun setelah dipikir-pikir, Meilan memang hanya menunjukkan sikap manis di depan “Tuan Muda”. Di hadapan orang lain, ia selalu tampak dingin dan acuh tak acuh, jadi tidak aneh jika ia sama sekali tidak memperhatikan perkenalan waktu itu.

Karena digaji oleh Meilan, sang asisten tetap menjelaskan dengan serius, “Dia orang lokal sini. Kabarnya juga masih pendatang baru.”

“Pendatang baru?” Kerutan di dahi Meilan semakin dalam saat mendengar jawaban itu.

Ia kembali melirik Zoya dari kejauhan.

Beberapa saat kemudian, Meilan perlahan menarik kembali pandangannya. Ia pun berdiri, lalu melangkah pergi dengan anggun meninggalkan lokasi syuting. Keempat asistennya segera mengikuti di belakang, sibuk membawakan berbagai barang miliknya layaknya pelayan pribadi yang setia.

Melihat keributan besar yang muncul saat Meilan pergi, alis Rahengga sedikit berkerut. Ia menatap ke arah wanita itu dengan ekspresi tidak puas sebelum bergumam pelan,

“Aktingnya biasa saja, tapi gayanya besar sekali.”

Claeton sebenarnya merasakan hal yang sama. Namun, karena ia sudah jauh lebih lama berkecimpung di industri hiburan dalam negeri dibandingkan Rahengga yang lama tinggal di luar negeri, ia lebih pandai menjaga suasana. Meski dalam hati merasa tidak senang, ia tetap mencoba mencairkan keadaan.

“Yah, mau bagaimana lagi,” katanya sambil tertawa kecil. “Kita ini cuma laki-laki kasar.”

Maksud tersirat dari ucapannya adalah wajar jika laki-laki tidak terlalu memperhatikan kenyamanan fisik.

Namun, baru saja kata-kata itu selesai diucapkan, Rahengga langsung menimpali,

“Tapi Zoya juga perempuan, dan dia tidak semanja itu.”

Claeton langsung terdiam.

Masalahnya, Zoya belum terkenal, gerutunya dalam hati. Namun tentu saja ia tidak mungkin mengatakannya terang-terangan. Bagaimanapun, ucapan seperti itu bisa melukai harga diri Zoya jika terdengar olehnya.

Zoya sendiri tahu Rahengga sedang melampiaskan ketidakpuasannya. Namun, ia sadar betul bahwa posisinya saat ini hanyalah seorang pendatang baru yang baru mulai syuting film… figur kecil yang adegannya bahkan bisa direbut kapan saja.

Ia juga belum tahu seperti apa sifat asli Meilan. Jika wanita itu ternyata tipe yang pendendam atau pencemburu, maka dirinya bisa berada dalam masalah besar.

Karena itu, Zoya segera mengalihkan topik pembicaraan.

“Sutradara Engga, apa ini berarti kemampuan bela diri saya masih kurang bagus?”

Begitu topik bela diri dibahas, wajah Rahengga langsung berubah cerah.

Adegan pertarungan antara Zoya dan Claeton sama sekali tidak menggunakan pemeran pengganti. Bahkan kemampuan bertarung Zoya jelas lebih unggul dibanding Claeton, saat keduanya benar-benar beradu gerakan dengan lawan main.

Jika ditanya bagian paling memuaskan selama proses syuting ini, maka jawabannya pasti adegan bela diri antara Zoya dan Claeton.

Gerakan mereka tidak bertele-tele… semuanya cepat, lugas, dan terasa sangat nyata seperti pertarungan sungguhan. Meskipun Zoya bertubuh mungil, saat bertarung ia memancarkan aura seorang ahli bela diri tingkat tinggi. Bahkan pemain belakang diri veteran yang terkenal dengan wajah dingin dan aura tajamnya, hanya mampu mengimbanginya dengan susah payah.

Perasaan “seimbang” yang intens itulah yang membuat Rahengga sangat puas.

Claeton dan yang lainnya adalah aktor senior, jadi kemampuan itu masih bisa dimaklumi. Namun Zoya hanyalah gadis yang baru mulai berakting, tetapi mampu tampil sejauh ini… baginya, itu benar-benar bakat alami.

Mendengar ucapan Zoya tadi, Rahengga langsung tertawa terbahak-bahak.

“Mana mungkin,” katanya sambil menatap Zoya. “Kau terlalu rendah hati.”

Zoya tersenyum tipis. Setelah ragu sesaat, ia bertanya dengan suara kecil,

“Sutradara Engga, beberapa hari kedepan saya tidak ada jadwal syuting. Bolehkah saya minta libur dua hari?”

“Kenapa?” tanya Rahengga. “Ada urusan keluarga?”

Zoya menggeleng pelan.

“Saya sudah berjanji untuk bertemu seorang teman dalam beberapa hari ini. Saya ingin…”

Saat menyebut kata teman, semburat merah tipis muncul di pipinya. Tatapannya yang semula tenang perlahan menghindar, bulu matanya turun menutupi kegugupan kecil yang sulit disembunyikan.

Melihat reaksinya, Rahengga langsung tertawa geli. Ia bukan sutradara konservatif yang melarang hubungan asmara para aktornya. Karena lama belajar dan berkembang di luar negeri, pandangannya soal kehidupan pribadi para pemain jauh lebih terbuka.

Sambil tertawa kecil, Rahengga pun melambaikan tangan sebagai tanda persetujuan. Bahunya ikut terangkat santai. Ia bahkan mengangguk beberapa kali dengan ekspresi geli, seolah merasa tingkah lawan bicaranya cukup menghibur.

1
Filan
dia punya adik yang mau dijodohkan sama Arlo?
Filan: kirain 🤣
total 2 replies
Filan
perhatian khusus kayak apa? justru gara-gara si Jaiden ini, Alro jadi takut mendekati Zoya
fhallenopsis amabilis: iya benar 🤭
total 1 replies
Filan
Dia kan canggung karena udah terikat pertunangan. coba kasih tahu kalau mereka tunangan. makin kloplah mereka
Filan
emang jodohnya 🤣
Filan
nah, kan. kubilang dia multitalenta sempurna
Filan
pengaturan keluarga dinikahkan sama Arlo... tar dia juga mau.
Filan
waduh, Zoya suruh bunbun si Meilan? Serem juga keluarga dia,
fhallenopsis amabilis: intinya gini deh saya kasi clue: keluarga saksomo ini, lebih tepatnya leluhur mereka di kasih kunci, dan itu penting banget buat negara, jadi semua keluarga mereka di lindungi. Siapun yg menyentuh mereka di curigai sebagai mata² itulah mengapa jaiden ni arogan. Semua di kelas atas tahu itu tidak ada yg berani nyentuh anggota keluarga mereka. sayangnya meilan ini kelas bawah dia tidak tahu. beraninya dia punya niat buat zoya mati. walaupun dia tidak tahu zoya ini siapa... tetap saja memang pada dasarnya dia punya niat salah. (latar ceritaku bukan indo tapi negara x (anonim sekedar fiksi aja)👍 enjoy my novel 🥰
total 3 replies
Filan
sandiwara? bukannya lebih tepat jebakan?
fhallenopsis amabilis: lebih aesthetic 🤭
total 1 replies
Filan
wadidaw banget.
Filan
waduh... sangat berkuasakah?
Filan
kriminal dong /Shame/
Filan
gaya apapun 😭
Filan
langsung tahu aja?
Filan
Kirain adik sepupu, waktu itu nanyain bibi. Jadi adik kandung?
fhallenopsis amabilis: Sepupu, kasus zoya ini istimewa.. nanti lah pokoknya.
total 1 replies
Filan
pengen banget dibedakan 😆
Filan
kau mau jadi istrinya?? ntar jantungan melulu!! dendam lagi.
Filan
pertanyaan macam apa itu? seenggaknya walau dipersempit sesama artis wanita ttp aja ga masuk akal 🤣
Filan
terpaksa ya... tapi mungkin aja ntar take ulang karena hasilnya menyebalkan
Filan
ga biasa bangun pagi?
fhallenopsis amabilis: sore kak... dia merasa jam pulang adiknya kelamaan.. pasti capek zoya nyaa.
total 1 replies
Filan
yah, mau gimana lagi. terlalu pede sih tadinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!