NovelToon NovelToon
TERJEBAK OBSESI

TERJEBAK OBSESI

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Duda
Popularitas:504
Nilai: 5
Nama Author: frj_nyt

update setiap tanggal genap

Lin Yinjia adalah mahasiswi biasa yang hidupnya sederhana namun hangat bersama keluarganya. Ketika adiknya mengalami kecelakaan dan terbaring koma, kehidupannya perlahan berubah. Demi membantu biaya pengobatan, Yinjia terpaksa mempertahankan perjodohan yang sudah diatur keluarganya dengan Gu Zhenrui, pewaris keluarga kaya yang arogan dan penuh kesombongan.

Di kampus, Yinjia harus menghadapi berbagai gosip, sindiran, dan pengkhianatan dari orang-orang yang dulu ia percaya. Ketika ia mulai menyadari bahwa tunangannya berselingkuh, Yinjia memutuskan untuk berhenti menjadi gadis yang hanya diam menerima semuanya.

Kesempatan datang saat ia diterima magang di sebuah perusahaan ekspor impor besar di Shanghai. Di sanalah ia bertemu Guo Linghe—presiden direktur perusahaan yang dingin, kaku, dan memiliki dunia yang sama sekali berbeda dari kehidupan Yinjia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frj_nyt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan dengan Zhenrui - 2

Keheningan di ruang tamu keluarga Gu terasa aneh. Semua orang duduk dengan posisi rapi, tapi suasananya tidak benar-benar hangat. Lin Yinjia bisa merasakan jelas bagaimana dunia keluarga Gu berbeda dengan rumah kecilnya.

Di rumahnya, orang berbicara tanpa terlalu memikirkan tata krama. Di sini, setiap kata terasa seperti harus dipilih dengan hati-hati.

Gu Zhenrui masih duduk santai di sofa seberangnya. Ia terlihat jauh lebih rileks dibanding semua orang di ruangan itu, seolah pertemuan ini hanyalah gangguan kecil dalam harinya.

Ia menatap Yinjia lagi. Tatapan itu tidak kasar, tapi juga tidak ramah. Lebih seperti seseorang yang sedang menilai barang yang baru ia lihat di etalase toko. “Aku sedikit penasaran,” katanya akhirnya.

Suara Zhenrui ringan, hampir santai. “Tiba-tiba kamu ingin melanjutkan perjodohan ini. Dua tahun lalu kamu bahkan hampir tidak pernah menatapku.”

Yinjia tidak langsung menjawab. Ia tahu Zhenrui tidak benar-benar menanyakan itu karena peduli. Nada suaranya lebih terdengar seperti sedang mencari hiburan.

“Aku hanya berpikir lebih matang sekarang,” jawabnya akhirnya. Zhenrui mengangkat alis sedikit. “Kedewasaan memang datang terlambat untuk beberapa orang.”

Kalimat itu terdengar seperti pujian, tapi ada nada merendahkan yang tipis di dalamnya. Ibu Zhenrui, Gu Lianhua, langsung menatap putranya.

“Zhenrui.”

Pria itu tersenyum kecil, seolah tidak merasa bersalah sama sekali. “Aku hanya bercanda.”

Namun tatapannya masih tertuju pada Yinjia. “Bagaimanapun juga, ini keputusan besar.” Ia mencondongkan tubuh sedikit ke depan. “Menikah dengan keluarga Gu bukan hal kecil.”

Yinjia tahu itu. Sejak memasuki rumah ini, ia sudah merasakan betapa besar perbedaan dunia mereka.

Namun ia tidak menunduk. “Aku mengerti.”

Zhenrui tersenyum lagi. Senyum itu membuat Yinjia merasa seperti sedang diuji. “Benarkah?” Ia menyandarkan punggung ke sofa lagi, lalu berkata dengan santai, “Karena hidupku tidak sederhana.”

Ia mengangkat tangan dan mulai menghitung dengan jari. “Perusahaan keluarga. Pertemuan bisnis. Acara sosial. Orang-orang yang selalu memperhatikan setiap langkahku.”

Tatapannya kembali ke Yinjia. “Kamu pikir kamu bisa mengikuti semua itu?” Yinjia menahan napas sebentar. Ia tahu pertanyaan itu bukan benar-benar pertanyaan.

Itu lebih seperti tantangan. “Kalau aku tidak bisa, aku akan belajar,” jawabnya. Beberapa detik hening. Zhenrui tertawa kecil. Bukan karena lucu. Lebih seperti karena ia merasa jawabannya sedikit naif. “Menarik.”

Ia memiringkan kepalanya sedikit. “Kamu jauh lebih berani dari yang kuingat.”

Gu Lianhua akhirnya ikut berbicara lagi. “Kita tidak perlu memperdebatkan hal seperti ini sekarang.” Ia menatap Yinjia dengan ekspresi yang lebih serius.

“Yang terpenting adalah apakah kalian berdua siap melanjutkan hubungan ini.” Ayah Yinjia duduk sedikit lebih tegak. “Kami tidak ingin memaksa apa pun,” katanya hati-hati. “Jika Zhenrui tidak setuju—”

“Aku tidak bilang tidak setuju.” Semua orang menoleh ke arah Zhenrui. Pria itu terlihat santai seperti biasa.

Ia mengambil cangkir teh di meja kecil dan meminumnya dengan tenang sebelum melanjutkan, “Perjodohan ini sudah direncanakan sejak lama.”

Ia menatap Yinjia lagi. “Dan jujur saja, aku tidak terlalu peduli dengan siapa aku menikah.”

Kalimat itu jatuh di ruangan seperti sesuatu yang dingin. Ibunya mengerutkan kening sedikit. “Zhenrui.”

Namun pria itu hanya mengangkat bahu. “Bukankah itu kenyataannya?” Ia menaruh kembali cangkir tehnya. “Pernikahan keluarga seperti ini selalu tentang kepentingan.”

Matanya kembali ke Yinjia. “Jadi kalau dia bersedia, aku juga tidak keberatan.” Kata-kata itu tidak terdengar romantis. Tidak ada sedikit pun kehangatan di dalamnya.

Namun Yinjia tidak terkejut. Ia memang tidak datang ke sini untuk cinta. Ia datang karena keputusan yang sudah ia buat di lorong rumah sakit. Ibunya menatapnya dengan khawatir, tapi Yinjia hanya memberikan senyum kecil untuk menenangkannya.

Gu Lianhua akhirnya mengangguk perlahan. “Baik.” Ia menatap kedua keluarga. “Kalau begitu kita bisa mulai membicarakan langkah selanjutnya.”

Ia berhenti sebentar sebelum melanjutkan, “Tapi sebelum itu, aku ingin kalian berdua mengenal satu sama lain sedikit lebih baik.”

Zhenrui langsung menghela napas panjang. “Ibu.” Nada suaranya jelas menunjukkan rasa bosan. “Kami sudah saling mengenal.”

“Kalian hampir tidak pernah bertemu.”

“Itu bukan masalah besar.”

Gu Lianhua menatapnya tajam. “Kamu akan makan malam dengan Yinjia minggu ini.” Zhenrui mengangkat alis. “Serius?”

“Iya.”

Pria itu memandang Yinjia lagi. Tatapan kali ini sedikit berbeda. Lebih penasaran. “Baiklah.”

Ia berdiri dari sofa dengan gerakan santai. “Kalau begitu kita bisa mulai dari situ.” Ia berjalan beberapa langkah mendekati Yinjia. Jarak mereka sekarang jauh lebih dekat.

Yinjia bisa melihat dengan jelas ekspresi wajahnya. Zhenrui menunduk sedikit agar mata mereka sejajar. “Jadi, Nona Lin.”

Suaranya lebih rendah sekarang. “Kita akan makan malam bersama.” Ada jeda kecil sebelum ia melanjutkan, “Aku harap kamu tidak berharap sesuatu yang terlalu romantis.”

Senyumnya muncul lagi. Senyum yang terasa dingin. “Karena aku bukan tipe pria seperti itu.” Yinjia menatapnya tenang.

“Aku juga tidak datang untuk romantis.” Jawaban itu membuat Zhenrui berhenti beberapa detik. Lalu ia tertawa pelan. “Kamu benar-benar berubah.”

Ia berbalik dan berjalan kembali ke arah tangga. “Kalau begitu kita lihat saja bagaimana ini berjalan.” Langkahnya santai saat menaiki tangga lagi. Beberapa detik kemudian ia sudah menghilang di lantai atas. Keheningan kembali memenuhi ruang tamu.

Gu Lianhua menghela napas kecil. “Maafkan sikapnya.”

Namun Yinjia hanya menggeleng pelan. “Tidak apa-apa.”

Di dalam hatinya, ia sudah tahu pernikahan ini tidak akan mudah. Tapi saat ini itu bukan yang paling penting.

Yang paling penting adalah satu hal. Kesempatan untuk menyelamatkan adiknya.

Namun Yinjia tidak tahu satu hal. Bahwa keputusan hari ini tidak hanya akan mengikatnya dengan Gu Zhenrui. Tapi juga akan membawanya perlahan ke dalam dunia yang jauh lebih rumit. Dunia keluarga Gu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!