NovelToon NovelToon
Once Upon A Wedding

Once Upon A Wedding

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Pengantin Pengganti / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:88.2k
Nilai: 5
Nama Author: yu aotian

Alone Claney hidup dalam kesendirian seperti namanya. Ibu suri yang terpikat padanya pun menjodohkan Alone dengan putra mahkota, calon pewaris tahta. Tak seperti cerita Cinderella yang bahagia bertemu pangeran, nestapa justru menghampirinya ketika mengetahui sifat pangeran yang akan menikahinya ternyata kejam dan kasar.

Karena suatu kejadian, seseorang datang menggantikan posisi pangeran sebagai putra mahkota sekaligus suaminya. Berbeda dengan pangeran yang asli, pria ini sungguh lembut dan penuh rasa keadilan yang tinggi. Sayangnya, pria itu hanyalah sesosok yang menyelusup masuk ke dalam istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yu aotian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 : Anggota Kerajaan

Theo menyodorkan sebuah gulungan kertas padaku. Kubuka gulungan kertas panjang tersebut hingga membentang lebar di atas meja.

"Ini adalah denah keseluruhan istana," ujarku pada Bright sambil mulai menjelaskan setiap ruangan dan fungsinya serta akses masuk menuju tiap-tiap paviliun anggota kerajaan.

Dia mengambil kertas itu lalu memerhatikan dengan saksama. Dengan mata yang terbelalak, ia berkata, "Istana ini sangat luas. bahkan enam kali lipat lebih luas dari desa Albagard dan sekitarnya."

"Kediaman pangeran Julian berada paling selatan. Kau harus mengingatnya dengan detail, salah melangkah kau akan masuk ke kediaman yang berbeda."

Setelah Theo, kini giliran Ciro yang menyerahkan sebuah amplop padaku. Kubuka amplop yang berisi foto-foto anggota kerajaan untuk ditunjukkan pada Bright.

"Berikutnya, aku akan mengenalkan kau dengan orang-orang istana. Kau juga harus menghafal nama dan wajah mereka. Jangan sampai kau salah menyebut nama, atau bahkan tampak tak mengenal mereka. Itu akan membuat penyamaranmu terbongkar. Kau juga harus tahu siapa saja yang harus kau waspadai di dalam istana. Apalagi ada cukup banyak yang tidak menyukai pangeran Julian," tuturku seraya mulai meletakkan satu foto di atas meja.

Foto pertama menampilkan seorang wanita tua yang masih terlihat cantik dan anggun. Matanya yang tegas, menunjukkan dominasi yang pekat. Namun, senyumnya yang lembut justru memancarkan aura keibuan.

"Ibu suri Anne. Beliau sosok yang paling dihormati dan disegani di dalam istana."

"Ne–nenek?" tanyanya dengan nada sungkan.

"Ya, ibu suri Anne adalah nenek kalian. Di dalam istana, ibu suri Anne menjadi pemegang kendali. Beliau memiliki kekuasaan penuh yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk raja. Beliau mengatur etiket istana, termasuk menentukan calon ratu dan istri-istri pangeran lainnya."

"Oh, jadi kau adalah calon ratu pilihan nenek?" Tubuh Bright tampak condong ke depan dengan tangan yang bertopang di dagu.

"Ibu suri dikenal sebagai wanita tegas dan berwibawa. Beliau tak akan sungkan menghukum para anggota kerajaan yang melanggar aturan. Beliau juga dikenal dengan sosok yang adil. Meski pangeran Julian adalah cucu kesayangannya, ia menjadi anggota kerajaan yang paling banyak menerima hukuman karena sering melanggar aturan."

Aku mengeluarkan foto selanjutnya. Kali ini menampilkan seorang pria yang begitu agung dengan jubah dan mahkota kebesarannya.

"Beliau adalah raja Balden, penguasa di negeri ini."

Melihat foto itu, Bright langsung tersenyum ringkih sambil berkata, "Oh, jadi ini raja lemah yang selalu membuat keputusan-keputusan bodoh."

"Jangan mencemooh! Meski begitu, beliau juga ayah kandungmu. Kurasa aku tak perlu menjelaskan tentang raja padamu."

Dia hanya mencebikkan bibirnya. Aku mengeluarkan foto berikutnya. Seorang wanita yang juga tak kalah anggun dengan mahkota yang menghiasi kepalanya.

"Dia adalah ratu Stephanie. Istri raja sekaligus ibu tiri kau dan pangeran Julian. Meski orang-orang mengetahuinya sebagai ratu Veridia saat ini, tapi statusnya yang sebenarnya hanyalah seorang permaisuri yang tidak memiliki kekuatan politik. Ini karena ibu suri Anne tak pernah memberi upacara pergantian ratu secara resmi."

Aku melirik ke arahnya. Tak ada ekspresi apa pun tergurat di wajahnya. Namun, tatapannya terus tertancap pada foto itu seolah-olah dia ingin mengingat dengan detail wajah sang ratu.

Aku mengeluarkan foto berikutnya yang menampilkan seorang pemuda tampan.

"Selanjutnya adalah pangeran Flynn. Dia adik tiri kalian, anak dari raja Balden dan ratu Stephanie. Banyak yang mengatakan dia lebih layak menjadi putra mahkota dibanding pangeran Julian. Dia cerdas dan berprestasi. Pembawaannya juga lebih tenang dibanding pangeran Julian yang dikenal arogan dan emosional. Jika terjadi sesuatu pada pangeran Julian, sudah pasti dialah yang akan diangkat sebagai putra mahkota. Apalagi dia didukung kuat oleh kelompok cendikiawan."

"Kelompok cendikiawan?" Bright memicingkan sebelah mata.

"Ya. Di dalam istana, terbagi dua kubu yakni kubu militer dan kubu cendikiawan. Kubu militer sangat loyal dalam mendukung pangeran Julian, tapi sayangnya kubu ini diisi orang-orang culas yang hanya mementingkan keuntungan. Apalagi pangeran Julian merupakan tipikal orang yang mudah terhasut dan terprovokasi. Dan sebenarnya, orang-orang inilah yang selalu menjadi target jarahan kelompokmu."

"Jadi ... pejabat-pejabat yang kerap melakukan penyelundupan itu adalah orang-orang yang pro dengan Julian?"

Aku mengangguk. "Sebaliknya, kubu cendikiawan yang berisi orang-orang cerdas nan berilmu lebih terlihat mendukung pangeran Flynn. Meski di istana keberadaan kelompok ini tidak sebanyak kelompok militer, tapi di luar istana mereka sangat banyak kalau digabungkan dengan kaum pelajar seperti mahasiswa."

"Selanjutnya ... Herbert Huxley. Dia merupakan adik dari ratu Stephanie yang menjabat sebagai kanselir¹ kerajaan. Kau perlu berhati-hati dengannya, karena sudah pasti orang ini berada di kubu pangeran Flynn.

Setelah foto kanselir, kini giliran foto seorang perempuan cantik yang usianya sepantaran denganku.

"Dia putri Gemma, anak dari kanselir Herbert. Kudengar, dia sempat direkomendasikan orang-orang istana untuk menjadi calon istri pangeran Julian guna mencegah perang dingin antara kubu militer dan kubu cendikiawan, tapi rencana itu ditolak mentah-mentah oleh pangeran Julian."

"Pilihan yang tepat karena kau lebih cocok bersanding dengan Julian. Aku yakin dia langsung jatuh cinta pada pandangan pertama saat kalian pertama kali bertemu."

Aku bergeming. Sayangnya, tebakannya salah besar. Sejak aku terpilih menjadi calon pendampingnya dan tinggal di istana, tak sekali pun pria itu datang menemuiku. Bisa dikatakan, malam naas itu menjadi yang pertama kalinya kami bertatapan langsung, tentunya setelah kami sempat bertemu di luar istana beberapa tahun yang lalu. Namun, rasanya sungguh memalukan jika mengatakan pada Bright kalau sebenarnya saudara kembarnya juga tak menginginkan aku sebagai pendampingnya.

Aku mengeluarkan foto berikutnya. Ia mendadak memicingkan sebelah mata saat melihat foto tersebut.

"Orang ini ...."

"Dia ayahku yang bertugas sebagai dokter kerajaan."

"Ayahmu?" Mimik wajah Bright seperti sedang mengingat-ingat sesuatu.

"Apa kau pernah melihatnya?"

"Kurasa ... aku pernah beberapa kali bertemu dengannya saat masih kecil. Kupikir dulu dia teman ibuku."

Aku mengangguk. "Sebelum kalian dilahirkan, ayahku telah menjadi dokter kerajaan. Dia satu-satunya orang istana yang mengetahui tentangmu, Bright. Dan sekarang, ayahlah yang menangani pangeran Julian. Saat bertemu dengannya nanti, kau tak perlu sungkan menanyakan apa pun."

"Baiklah."

Aku menunjukkan foto terakhir padanya. Kali ini menampilkan seorang wanita yang terlihat misterius.

"Pendeta Victoria. Dia merupakan tokoh spiritual kerajaan. Akan tetapi, dia orang yang harus kau hindari selama berada di istana!"

"Memangnya kenapa?"

"Dia orang kepercayaan ibu suri. Dia bisa membaca aura seseorang. Aku takut dia mungkin bisa tahu kalau kau bukan pangeran Julian. Jadi, sebaiknya hindari bertatap muka langsung dengannya."

Bright menatap satu per satu wajah-wajah yang akan ia hadapi di istana nanti, ketika menyamar sebagai pangeran Julian.

.

.

Kanselir kerajaan: pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas administrasi dan tata kelola di istana atau pemerintahan kerajaan, seringkali bertindak sebagai penasihat utama raja di kerajaan eropa lama. Kalau era sekarang kanselir itu setara dengan perdana menteri.

Tentang foto, biar gak jadi tanda tanya. kamera udah ada dari abad ke 11 (zamannya Aristoteles) yang dikembangkan oleh ilmuan arab, Al-Haitam. Fotografi muncul di abad ke 19.

Like dan komeng

1
Yay.
Yes right, she is pelayan sekaligus kekasih saudaramu
Yay.
Bentar. Barbara kan udh melayani Julian dr umur 10 th, bisa aja kan perangai Julian yg buruk karena pengaruh si Barbara.
Yay.
Alone baik banget, ga menginformasikan keburukan Julian.

kenapa ga langsung aja, Barbara ini anunya gitu
Yay.
Dia masuk pedofill berarti ya. eh kaya presiden negara mana tuh yg kunjungan kesini,
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
wohhhhhhh si ulet nangka langsung muncull, si flynnnnplannn.......kayak emak ya nih ambisius
MoonChild7
Kan dia mh pelayanan nya dalam segala cabang Bright 😂🤣
Ana Kristiana
memperlakukan yg baik gimana ya kl barbar menggoda iman bright gini
🌸nofa🌸🍉🍉
coba tebak?🤣
pastinya luar dalam dilayani🤭
🌸🌸mommy anak2..😉😉
kan w yg jd sport jantung nih kong..tkut kburu ketauan..😣😣
Putri Dhamayanti
yup....kemungkinan yg kamu pikirkan benar.
Tri Wahyu
jangan buat barbara hamil khong, ntar bright yg suruh tanggung jwb lagi.
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Mungkin...pasti...yakin Barbara adalah kesayangan pangeran Julian.
Bgmn y Bright memperlakukan Barbara serba salah y......
Tri Wahyu
nah lo? tanpa alone jelaskan kau akan tau siapa barbara bright, tinggal km tergoda g sm dia?
Tri Wahyu
baru sehari saja udh bosan
Tri Wahyu
repot
Tri Wahyu
emang enak dianggap sm ky pelayan yg lain? wkwkwk
Tri Wahyu
dia kekasih saudaramu bright, dan nanti akan dijadikan selir
💕Y@t
💯 buat tebakan mu Bright.

dan selanjutnya apa yang akan terjadi...Kooong
bu anto
jatuh cinta sm gambar AI😂
Al Fatih
Apa mqkn.....,, d gantung lagi rasa penasaran ku ini ya Kaka ....
Pangeran bright.....,, waspada,, hati2 jangan smpe si batubara mencurigaimu....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!