NovelToon NovelToon
Warisan Gunung

Warisan Gunung

Status: tamat
Genre:Matabatin / Kultivasi Modern / Ilmu Kanuragan / Tamat
Popularitas:589.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: bang deni

Rangga hanya seorang pemuda biasa, dia hanya ingin bisa menyekolahkan adiknya hingga perguruan tinggi, namun kejadian di gunung membuatnya berubah , apa yang di alami Rangga di Gunung Tanggamus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ke Pondok Tebu Ireng

    Rangga berencana selepas ia perpisahan dan menyelesaikan desain rumah dari pak Rendra ia akan mengantarkan indra ke pondok .

Satu Minggu setelah pelulusan Indra baru pelulusan SMK Bhineka, Rangga lulus dengan hasil memuaskan dan yang paling menonjol adalah nilai ujian praktek , ia mendapat nilai tertinggi dari seluruh sekolah.

" wah selamat yah, kamu mau nerus kuliah di mana ?" tanya pak Atmo .

" masih belum terpikirkan pak, saya ingin fokus menyekolahkan adik saya dulu" jawab Rangga , pak Atmo mengangguk.

pesanan sketsa perumahan pak Rendra kini sudah selesai semua, pak Rendra memberikan sebuah amplop pada Rangga.

" ini khusus buatmu , pak Atmo sudah saya kasih bagiannya" ucap pak Rendra saat memberikan amplop itu.

" iya , bapak sudah mendapat dari pak Rendra komisi khusus , tenang saja" ucap pak Atmo sambil menepuk pundak Rangga.

" terima kasih pak Rendra, pak Atmo" ucap Rangga .

Pak Rendra pulang terlebih dahulu sambi membawa sketsa rumah yang baru selesai di kerjakan

Rangga

Rangga membuka amplop itu ,

" pppak ini ga salah!?" seru Rangga kaget , menilai banyaknya Angga nol yang tertera di cek itu .

" kenapa emangnya" tanya pak Atmo santai.

  " ini satu milyar lebih pak" ucap Rangga

  " iya memang, bapak juga tahu, memang segitu hasil dari desain yang kamu buat" ucap pak Atmo santai.

    "Memang berapa sebenarnya desain saya di hargai oleh pak Rendra?" tanya Rangga penasaran

    " 10 juta untuk satu desain " jawab pak Atmo santai,

       " se..se...semahal itu?" Rangga kaget ternyata desain rumah nya di hargai sangat tinggi.

       " terima kasih pak, tanpa bapak saya juga ga akan dapat uang yang begini besar" ucap Rangga tulus.

      " sama sama ,pergunakan dengan bijak uang itu ,bapak permisi dulu" nasehat pak Atmo sambil berpamitan pulang.

      " ya pak, hati hati di jalan" Rangga mengantarkan pak Atmo sampai di kendaraannya.

     Rangga masih tak percaya dengan uang yang di pegangnya baru kali ini ia memegang uang sebesar itu , dan ia bersyukur dengan uang itu ,ia pasti bisa menyekolahkan adiknya sampai tamat ke jenjang yang lebih tinggi.

         Rangga membuat tabungan khusus untuk indra juga membuka M-bangking agar indra mudah menggunakan nanti di pondok.

      Minggu pagi Rangga mengantarkan Indra ke pondok Tebu Ireng yang berada di Jawa Timur .

    karena menggunakan travel Rangga bisa bersantai di dalam mobil . Saat sampai di pondok Rangga dengan cepat mengurus administrasi sampai kelas tiga.

    " Kamu belajar yang baik yah, ga perlu kamu memikirkan biaya sekolah dan pondokmu" ucap Gangga sambil mengusap kepala adiknya yang sedang menangis di pelukan Rangga. Ia membekalkan uang 500 juta untuk keperluan selama beberapa tahun di pondok, kalau urusan administrasi ia sudah melunasi hanya untuk keperluan sehari hari saja , seperti makan dan kegiatan lain yang terkadang membutuhkan uang dadakan

    " ya kak, aku akan giat belajar, kakak jangan terlalu capek, nanti sakit ga ada yang ngurus" ucap Indra , ia tahu betul kakaknya seorang pekerja keras yang bertanggung jawab atas pekerjaannya. Terkadang sampai larut malam baru beristirahat

     "Kamu tenang saja, kakak akan menjaga kesehatan kakak" ucap Rangga .

   selepas melangkah pergi dari Pondok Tebu Ireng Rangga menikmati suasana alam di sana , matahari yang telah hampir tenggelam di ufuk barat membuat Rangga merasa nyaman berjalan kaki, Rangga tak sadar bila kakinya berjalan ke arah yang berlawanan dengan terminal . Seakan ada yang menuntunnya ke arah sana

       " eh, kok aku di sini?" tanya Rangga dalam hati saat sadar arah yang ia tuju bukan ke terminal bus, namun kakinya tak berhenti terus melangkah seakan ada yang menuntun.

       "Tolooong"

Tiba tiba Rangga yang berjalan mendengar jeritan minta tolong, dengan cepat ia bergegas mencari asal suara,

     " tolooong" suara itu kini terdengar makin jelas dari rumah sederhana.

    " assalamualaikum " ucap Rangga, namun tak ada jawaban , rumah itu agak terpencil jadi Rangga ragu untuk masuk takutnya ia malah di tuduh mencuri atau tuduhan yang lain karena ia bukan orang sana, pastinya orang tak akan ada yang mengenali dirinya

    Ia keluar dan bergegas mencari penduduk lokal daerah sana, ia tak mau gegabah

     "pak maaf , saya mendengar ada orang yang meminta tolong di rumah itu" ucap Rangga saat melihat seorang pria paruh baya sedang berjalan

    " rumah Bu Narsih?, ayo kita kesana, ajak bapak itu yang ternyata mengenal pemilik rumah itu , ia juga memanggil beberapa orang untuk bersama sama datang ke rumah Bu Narsih.

   " setelah dua kali mengetuk tak ada jawaban pak RT yang kebetulan ikut mencoba membuka pintu itu, yang ternyata tak di kunci.

    Di pembaringan kayu seorang ibu berbaring lemah , di sisinya sebuah gelas berisi susu tergeletak tumpah.

     " cepat bawa ke rumah sakit" pak RT langsung menyuruh para warga menggotong bu narsih agar di bawa ke rumah sakit terdekat.

    " terima kasih anak muda, berkat kamu mendengar teriakan Bu Narsih jadi tertolong " ucap pak RT

   " sama sama pak, saya kebetulan lewat dan mendengar suara itu " ucap Rangga pelan .

   " memang nak Rangga mau kemana?" tanya pak RT , ia heran Rangga melewati jalan desa yang sepi, yang tak ada kendaraan umum di sana

   " saya dari pondok Tebu Ireng pak, saya abis mengantar adik saya mondok di sana, keluar dari sana saya ga sadar kalau saya nyasar " ucap Rangga sedikit malu.

    " ha ha ha, ga usah malu nak Rangga , daerah sini memang memiliki suasana yang adem bila sore hari jadi banyak orang yang terkadang berjalan tak sadar karena menikmati udara sejuk seperti ini" ucap pak RT yang ternyata selain dirinya pernah beberapa kali orang yang sama seperti dirinya tak sadar ke mana kaki melangkah.

    " saya Joyo , sebaiknya nak Rangga ke rumah saya dulu, besok baru bapak antar ke terminal, bagaimana?" saran pak Joyo

  " apa tidak merepotkan bapak?" tanya Rangga ga enak hati ,

     "tentu saja tidak mari" pak Joyo mengajak Rangga untuk bermalam di rumahnya .

    rumah pak Joyo lumayan besar, Rangga di tempatkan di sebuah kamar yang lumayan besar.

    Saat malam Rangga meminta izin duduk di taman yang ada di samping rumah pak Joyo . Pak Joyo tentu saja mengizinkan ia malah menemani Rangga.

" apa nak Rangga besok mau langsung pulang, di sini banyak hutan lindung yang mempunyai binatang langka , seperti burung Rangkong yang langka dan di lindungi, ada juga spesies kucing hutan , dan banyak lagi, di hutan observasi Wonosalam." ucap pak Joyo mengenalkan daerahnya

   " nanti saya pikirkan dulu, bapak asli sini pak?" tanya Rangga

    " iya , bapak sudah turun temurun di desa ini ,dari jaman kakek buyut dulu , dari jaman sebelum kebo kicak dan Surotanu" jawab pak Joyo

" siapa kebo kicak dan Surotanu pak?" tanya Rangga penasaran

siapa kebo kicak dan Surotanu....

Baca bab berikutnya .....

1
Naga Hitam
oh bukan Tara dan Gara ternyata...
Naga Hitam
kopi luwak
Night Watcher
skrol2 aja... bosen bacanya..😓
Night Watcher
di awal2 ceritanya bagus, tp terlalu lama di alam gak jelas, jadi sangat membosankan. bahkan bisa kembali kealam nyata jg masih gentayangan gak jelas.
ujung2nya bisa balik keasal langsung selesai. jd gak guna dpt ilmu kesaktiannya..😓
Night Watcher
selamat hari raya idul adha 1447 H
Night Watcher
oooalah budi .. budi...
maring ngendi bae kok mbene nongollll...?😂😂🤭
Night Watcher
ini bahasa istriku ,🤭🤭
Night Watcher
kalo lewat jln pramuka mampir lah thor...
aku ada disitu..😂😂🤭
Awan Biru
awal cerita bagus tp sungguh sayang krna mlh jd pleyboy kok jd mls baca ya 🙏
Awan Biru
semngat
Raidy Damaring
udah dapet 2 Pilar kok Masih nyari 3...kan pilarnya cuman 4 doang....tambah Pilar kebodohan kah🤣🤣🤣
Raidy Damaring
kayaknya author perlu belajar lagi membuat cerita2 legenda saling berkaitan...supaya ceritanya gak putus ...kalo putus Gini seperti membaca cerita lain...
Audrey Maritza Kanedy
/Smile/
Taufan Sule Muskita
Penjahat kelamin munafik🤣
Nanang Supriyatna
lanjut yg ke 2 Thor 💪🔥🔥🔥🙏🌹🌹🌹🌹
Naga Hitam: udah siap belum
total 2 replies
Jack Strom
Jejak tertinggal di puncak gunung... 😁
Nanang Supriyatna
update lagi thor semangaaaat thor 💪💪 💪💪 🔥🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nanang Supriyatna
update lagi thor semangat thor 💪💪 🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
Nur Janah
kenapa Rangga selalu memanggil sayang pd Silvia tp cuma nama aja sama Lidia Thor,
Blue Angel: kalau Lidia lebih tegas kan usianya juga di atas rangga jadi malu di panggil sayang, kalau Silvia lebih muda jadi manja banget sama rangga
total 1 replies
Aku Agus
mahluk setengah kuda setengah manusia dalam budaya yunani di sebut centaur.sedangkan minotour mahluk setengah manusia setengah banteng
Blue Angel: iya salah kak, Centaur yang benar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!