NovelToon NovelToon
My Sweet Dosen

My Sweet Dosen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:21.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tiya Corlyningrum

~BEBERAPA PART MENGANDUNG MATURE CONTENT~

Hidup Regan tiba-tiba rumit sejak dipindah tugaskan mengajar di kampus keluarganya dan bertemu dengan Yona, model cantik dengan sejuta tingkah menyebalkannya.

Parahnya, mereka ternyata dijodohkan.

"Jika yang merindu adalah jiwa, kenapa yang sakit sekujur raga?" tanya Yona Anantasya William memeluk erat kekasih hatinya.

Kepulangan Yona ke Indonesia atas paksaan dari orang tuanya ternyata bukan tanpa sebab. Orang tuanya telah memilihkan seorang lelaki untuk menjadi suaminya.

Kata pepatah, 'Orang tua ikut menuliskan takdir anak-anaknya'.

Bagaimana takdir Regan dan Yona? Akankah perjodohan mereka berjalan dengan mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiya Corlyningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hantaran Pernikahan

Regan menatap kesal pasangan di depannya, lihat saja bagaimana cara lelaki itu menempel terus di samping Yona. Dan lagi, entah mengapa Yona tidak merasakan risih sama sekali ditempeli cicak jumbo yang tidak menggemaskan sama sekali.

"Cicak jumbo! Berhenti menempel dengan Yona!" Regan berkata dengan setengah berteriak.

"Yona, pengawalmu memanggilku cicak? Kamu tidak tahu aku siapa?" tanya Nino dengan menatap menantang ke arah Regan.

"Siapa?" tanya Regan tak kalah tajam.

"Aku pacar Yona, kami pacaran lama. Bukan begitu Honey?" tanya Nino.

Yona mengangguk membenarkan.

Regan mengusap wajahnya frustasi, jadi karena itu Yona bersikeras membatalkan perjodohan mereka? Demi kekasih seperti Nino yang sangat tidak kompeten sama sekali menurut Regan.

"Tapi kita sudah putus," jawab Yona seakan memberi udara baru di paru-paru Regan.

Regan tersenyum penuh kemenangan, tangannya meraih tangan Yona.

"Kami dijodohkan, kamu tahu maksudnya bukan?" ucap Regan mengejek ke arah Nino.

"Memangnya Yona mau denganmu?" ucap Nino tak mau kalah.

"Sudahhhh, cukup!" pekik Yona melerai kedua lelaki yang memperebutkannya saat ini.

Yona menatap Regan. "Kamu pulang saja dulu, aku masih ada urusan di sini."

"Urusan dengan cicak jumbo ini? Aku ikut," jawab Regan kekeuh pada keputusannya.

"Kamu yakin?" tanya Yona penasaran.

"Hmm yakin," jawab Regan tanpa kebimbangan sama sekali.

Baiklah, sepertinya Yona tidak bisa lepas dari kedua lelaki itu untuk saat ini. Yona harus mencari cara sebelum keduanya mulai berulah dan menyebabkannya sakit kepala.

Pandangan Yona tertuju pada sebuah outlet pakaian dalam wanita yang terbilang cukup besar karena disana menjual pakaian dalam wanita dengan merk terkenal juga original.

"Kalian, ikut aku," ucap Yona memberikan isyarat kedua lelaki itu untuk mengikutinya.

Sampailah mereka di depan outlet pakaian dalam wanita yang Yona tuju. Regan dan Nino menautkan alisnya bingung,

"Mamu mau beli si Ungu?" tanya Regan.

"Bukannya tadi kamu bilang mau membelikanku?" tanya Yona membuat Regan menatapnya tak percaya.

"Tapi-"

"Kalau kamu tidak mau ya sudah, tapi Nino mau kan membelikanku itu?" tanya Yona manja, menunjuk deretan pakaian dalam yang mahal kepada Nino.

Wuahhh, bara api dalam tubuh Regan bergejolak mendengar ucapan manja Yona kepada Nino. Dengannya, Yona bahkan tidak pernah berkata dengan nada manja seperti itu.

Nino mengangguk tanpa berpikir lebih lama lagi. "Apa saja aku lakukan untukmu, Honey," ucap Nino membuat Yona tersenyum dalam hati.

Pasti setelah ini Regan akan mengiyakan permintaannya karena lelaki itu tidak mau kalah dengan Nino.

"Oke, aku juga akan membelikanku," jawab Regan pada akhirnya.

"Good boy! Silahkan cari yang pas denganku," ucap Yona mendorong mereka berdua masuk ke dalam outlet pakaian dalam.

"Yon, tapi berapa ukuranmu?" teriak Regan saat Yona meninggalkannya di sana bersama Nino.

"Hubungi aku jika sudah selesai," teriak Yona melambaikan tangannya.

#

Yona menikmati spa di salon langganannya yang berada tepat satu lantai di atas outlet pakaian dalam di mana dia meninggalkan kedua lelaki menyusahkan itu di sana.

Yona membayangkan bagaimana wajah mereka yang memerah ketika pelayan outlet dan para pembeli disana dengan kebanyakan seorang wanita menatap mereka dengan aneh.

Sambil menikmati pijatan khas spa, Yona terkikik geli sendirian hingga membuat terapis yang menanganinya mengerutkan keningnya.

Apakah karena dia jarang mendapatkan job jadi gila seperti ini? Pikir terapis itu membatin.

Di sisi lain, Regan dan Nino berkeliling hingga tiga puluh menit untuk mencari ukuran yang pas buat Yona.

"Kamu tidak tahu berapa ukuran Yona?" tanya Regan penasaran, siapa tahu Nino pernah begituan atau melihat itunya Yona.

"Aku juga nggak tahu lah," jawab Nino membuat Regan menghembuskan napas lega.

Meskipun Yona berada di luar negeri, setidaknya wanita itu bisa menjaga dirinya dengan baik.

Kemudian Regan membayangkan si ungu yang ada di walk in closet Yona. Regan mencari bra yang sama dengan ukuran yang pernah dia lihat tempo hari.

Regan tersenyum ketika menemukan satu set pakian dalam yang sesuai dengan bayangannya,

"Mbak saya ambil ini," ucap Regan.

Di sana juga menyediakan lingerie, tidak lupa pula Regan membeli lingerie yang sama warnanya denngan satu set pakaian dalam itu.

"Oke Yona, aku akan nikmati permainanmu kali ini," ucap Regan yang sudah memikirkan balas dendamnya kepada Yona.

Rasa malunya sebagai seorang lelaki yang masuk ke ranah pribadi wanita, rasanya telah mencoret muka dan nama baiknya sebagai pendidik. Yona harus merasakan pembalasannya.

Dengan cepat, Regan keluar dari outlet itu sebelum lebih banyak lagi para wanita disana yang menatapnya aneh.

Regan mengambil ponselnya, dia menelepon Yona.

"Hallo, kamu di mana?"

"Aku di spa, satu lantai di atas outlet tadi," jelas Yona.

"Aku sudah membelikan pesananmu, termasuk lingerienya juga."

"Apa? kenapa lingerie juga?" pekik Yona merasa wajahnya terasa panas.

"Bukannya ini permintaan untuk hantaran pernikahan kita?" goda Regan mengulum senyumnya geli.

"Apwaaaaa???"

1
Penta Ning Thiyas
cerita yg bagus.. sukaa
G.I
Apa penulis setiap novel itu dikepalanya hanya bercerita tentang perjodohan...nggak bisa cerita yang lain ?? monoton banget and nggak kreatif...biar itu cuma dinovel tapi yang lainlah ceritanya...perjodohan saja yang ditulis...ini buman jaman Siti Nurbaya lagi.Tulisnya jaman moderen ceritanya jaman Siti Nurbaya wkwkwkwkwkwkkkk
vit
Sampai di sini ceritanya bagus, tapi kok ada yg kurang rasanya ya? apa kalimat yg kaku atau apa ya??
Mari lanjut membaca..
Aacun Acun
👍👍👍👍 bagus bnget ceriatanya
Aacun Acun
bagus ceritanya
Dewa Dewi
Regan modus bgt 😁😁
Dewa Dewi
Machiko lucu bgt 😁😁😁
Dewa Dewi
wah ada yg deg2an liat Nayna dateng❤️❤️😘😘😍😍😍
Dewa Dewi
😁😁😁😁😁😀😀😀😀
Dewa Dewi
Machiko lucu bgt 😁😁😁😁😁
Dewa Dewi
😭😭😭😭😭😭
Dewa Dewi
😁😁😁😀😀
Dewa Dewi
Regan so sweet 😍😍😘😘
Dewa Dewi
kasian bgt Regan, sia2 deh semuanya....
Dewa Dewi
chiko kecil2 genit bgt😁😁😁😀😀😀😀
Dewa Dewi
masa semalam langsung jadi Yon??😁😁😁😁😀😀😀😀
Modish Line
udh kecanduan ya Regan😁😁😁
Modish Line
wah Regan udh ketagihan nih 😁😁🤭
Modish Line
😁😁😁😁
Diana susanti
seru gereget gereget manja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!