NovelToon NovelToon
I'M Footballer

I'M Footballer

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Masalah Pertumbuhan / Pemain Terhebat / Karir / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: c a i n

Demi mimpi besar yang harus di raihnya, Sean rela berpisah dengan orang tuanya dan keluarganya.

Pergi ke Eropa menimba ilmu sepak bola, untuk mewujudkan mimpinya. Namun yang terjadi di Eropa ialah Sean tidak dimainkan di setiap pertandingan.

Dengan usaha kerasnya dalam berlatih, Sean perlahan bangkit untuk benar benar mewujudkan mimpi besarnya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon c a i n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chptr 11.

Juli, 2017.

Di Arouca, kota metropolitan Porto. Sean sudah berada dalam asrama yang sudah di sediakan oleh tim Arouca.

Sean datang lebih dulu di bandingkan pemain lainnya. Bukan untuk menjadi yang pertama dan di pandang oleh pelatih, tapi Sean melakukan ini untuk beradaptasi dengan lapangan yang akan ia sering gunakan nanti.

Ruang asrama yang sangat nyaman, namun masih kalah dari asrama Sean sebelumnya.

Sekarang tepat awal Juli, dan para pemain harus datang paling telat tanggal 5 juli. Sean yang masih berada di asrama sedang membereskan barang barang bawaannya.

Setelah membereskan barang barangnya, Sean langsung mulai berjalan jalan sekitaran asrama, dan menemukan lapangan bola mini.

Sean juga datang ke lapangan mini itu, dan nyatanya ada pemain yang kira rata rata usia nya adalah 12 tahun.

'Bibit di Eropa sudah di pupuk dari kecil di fasilitas yang lebih baik dan nyaman.' Puji Sean dalam hatinya saat melihat anak anak yang sedang bermain bola.

Melanjutkannya lagi untuk beradaptasi dan mengenal lebih jauh lagi, meski tadi sudah di perkenalkan oleh staff namun Sean merasa canggung karena di temani, apalagi staff tadi adalah perempuan.

Di saat Sean sedang berjalan jalan, pemain tim utama yang sudah datang lebih dulu melihat Sean.

Ia menghampiri Sean, "Apakah kamu pemain pinjaman dari Boavista itu?"Tanya tiba tiba.

Berita tentang peminjaman Sean pada Arouca juga di umumkan di halaman sosial media kedua tim, jadi mungkin berita juga sudah sampai ke Indonesia jika ada netizen yang fokus dan mencari tahu dengan benar.

"Ah iyaa, hallo." Sapa Sean.

"Hallo juga. Rajin, pertama datang dan sudah berjalan jalan. Apakah mau di temani?" Ungkapnya dengan ramah.

Sean juga merasa hangat karena tidak di perlakukan tidak seenaknya.

"Boleh?"

"Haha tentu, ayo." Ungkapnya.

Keduanya lalu berjalan sambil mengobrol. Sean juga mengetahui bahwa pemain ini merupakan seorang gelandang di tim dan juga kapten tim.

Namanya adalah Santos, Sean juga baru tau setelah dia memperkenalkan dirinya. Keduanya terus berjalan, Santos memperkenalkan tempat tempat yang mungkin nanti akan di kunjungi oleh Sean mulai dari ruang perawatan, ruang gym dan lainnya.

Sean juga senang karena akhirnya dia bisa membentuk tubuhnya, meski Silva sudah bilang bahwa segini cukup, Sean merasa bahwa itu kurang.

Saat sore hari, banyak pemain lainnya juga datang. Santos membawa Sean pada rekan tim lainnya dan memperkenalkannya.

Untung saja, saat sesi perkenalan itu, rekan timnya tidak merendahkan dan berbicara omong kosong yang bikin orang tersinggung.

Sean mengenal pemain pemain ini, di antaranya ada Valente, Alves yang berposisi sebagai gelandang. Yang lainnya juga ada seperti Roberto dan Lopes yang merupakan penyerang dan winger.

Ada pemain belakang juga seperti Basto, Jubal dan Nelsinho namun itu belum semuanya.

Sean juga tahu mungkin mereka masih dalam perjalanan atau sengaja datang terakhir supaya datang, pelatihan juga di mulai.

Ketika malam tiba, Sean kembali ke kamar asramanya karena rekan rekan timnya kembali ke rumah mereka.

Mereka datang hanya untuk melapor saja bahwa liburannya sudah selesai dan siap untuk berlatih.

Mereka bisa pulang ke rumah karena mereka juga memiliki rumah yang jaraknya sangat dekat dari kantor dan lapangan tim.

Sendirian di asrama nya, Sean membuka ponsel nya dan melihat instagramnya sesuai perintah Silva.

Sean awalnya menolak karena dia takut kecanduan.

Silva memberikannya penjelasan bahwa Sean perlu bersosialisasi jangan terlalu berlebihan dalam pelatihan yang bisa membuat badan terbebani dan pikiran juga terbebani.

Akhirnya Sean mengalah dan menurutinya, Sean yang sedang melihat instagramnya sudah mendapatkan beberapa pengikut yang lumayan banyak di bandingkan sebelumnya.

Itu di karenakan saat pemberitaan Sean akhir Juni. Pemberitaan dari kedua klub yang memberitahukan tentang peminjaman Sean.

Kedua klub juga mencantumkan akun instagram Sean, sehingga Sean memiliki tambahan pengikut.

"Kapan Silva memasukan foto foto ini?" Ungkap Sean yang bingung.

Di instagramnya sudah ada 3 foto yang di upload, dimana itu saat Sean sedang berlatih sendiri di lapangan mini Boavista. Sean tahu bahwa ada fotographer yang datang, sesuai instruksi Silva, Sean juga fokus pada pelatihannya dan mengabaikan fotographer itu.

Sean hanya tahu bahwa dirinya di photo tapi tidak tahu hasilnya dan sekarang dia melihatnya.

"Haha ternyata di fotoo aku terlihat bagus." Ungkap Sean yang mengamati uploadan foto dirinya sendiri di instagram.

Sean melihat bahwa di photo itu, ia sedang berlari kencang, namun karena lensa fotographer yang bagus, Sean yang berlari kencang juga tidak kabur dan malah fokus, hasilnya juga bagus.

Sean yang sedang berlari kencang itu terlihat otot otot kakinya kuat, dan di lengannya juga terlihat otot otot yang masih sedang tumbuh.

Dengan tubuh tingginya itu terlihat bagus, apalagi Sean yang memiliki wajah tampan, rambut lurus panjang yang belum sempat ia potong.

Itu terlihat sangat bagus.

"Sempurna."

"Aku tidak tahu bahwa aku setampan ini." Pujinya pada diri sendiri sambil mengeluh karena tidak tahan melihat dirinya sangat sempurna dalam foto.

Sean juga melihat uploadan lainnya, dan sama hasilnya sangat bagus.

Foto kedua, Sean sedang menendang bola dan foto ketiga, Sean sedang menggiring bola.

"Sudahlah, nanti aku kecanduan." Ungkap Sean lalu menutup ponselnya dan kembali ke ranjang kasurnya untuk rebahan.

'Pelatihan di mulai tanggal 6, sekarang tersisa 5 hari lagi, fisik dan staminaku sudah bagus jadi tidak akan terlalu terbebani nantinya.'

'Aku belum pulang ke Indonesia selama 2 tahun, aku tidak tahu bagaimana kabar teman temanku di rumah?'

'Sekarang sepertinya mereka sudah duduk di bangku SMA.'

'Demi mimpi, aku putus sekolah. Tapi tak apa, asalkan aku berhasil, itu semua akan terbayarkan.'

'Ayo semangat Sean.'

Sean rebahan sembari mengobrol dengan dirinya sendiri, untuk memotivasi dirinya juga agar tidak terlalu kesepian menjalani kehidupan di Eropa sendirian.

Tak lama, Sean tertidur tiba tiba, mungkin karena kelelahan karena sudah berjalan jalan untuk mengenali lingkungan sekitarnya.

Keesokan paginya, Sean seperti biasa, melakukan lari pagi, tanpa lupa Sean juga sudah beribadah dulu sebelum pukul set 6, tepatnya jam 5. Jadi Sean tidak tidur lagi dan langsung bersiap.

Berlari pagi di sekitaran asrama, Sean di hampiri oleh penjaga asrama.

"Hei nak, lebih baik lari pagi di lapangan sana."Ungkapnya sambil menunjuk ke lapangan kecil tempat anak anak kemarin bermain bola.

Sean juga berterima kasih pada satpam karena sudah memberitahunya dan segera dia menuju ke lapangan kecil tempat kemarin.

Berlari sendirian di lapangan mini, embusan nafas yang di keluarkan Sean saat lari pagi menghasilkan asap putih, itu di sebabkan oleh udara pagi yang dingin sedangkan tubuh dalam keadaan yang hangat.

1
Parningotan
emang dah dari Sononya ya boss, Indonesia susah bermain dipiala dunia kenyataan juga sih..oke semangat thor
Jay Wijaya
sampah novel paling sampah yang gw baca ,, biaya pendangan ga ada karna dari akademi lu KLO Mao bikin novel sepak bolaa harus tau dulu pasar sepak bola dan sejenisnya booodooh
IRAWAN: Hai kak, bosen sama cerita bola yang gini-gini aja? Coba baca "Perjalanan Menjadi Seorang Legenda" dijamin bikin ketagihan.
total 1 replies
Jay Wijaya
gajelas -- orang mah pasar Indonesia itu besar dengan 270+ juta jiwa { biaya agen aturan 5% untuk gaji dan sponsor { mana ada 10% sampe 15% bodoh apah tolol yang bikin ini
Khasim BKL: tolol ngk ada otak
total 2 replies
Hh Hij
dan juga pas pelatih nyuruh def ketinggalan ,padahal final berarti itu ga waras kmu nya . harus keluarkan saja total semua yang di miliki pake . bukan def biar kalah tol*l emng yng punya di novel.
Hh Hij
tapi yang ga abis pikir tu kmu buat novel tapi ga jelas , atau lu cewe yang merasa semua benar. mending lu pikir sean bakatnya tinggi , di masa mudanya harus latihan bukan nyari cewe. kok tolol sih MC nya .
Hh Hij
lain kali buat novel untuk MC gwsh kasi tim lemah kek Indonesia kecuali kmu buat novel kalau kmu buat akademi pelatihan pemuda di Malaysia kalau di Indonesia malah di pajak sana sini malah ga jelas, kalau di Malaysia lebih baik selagi bantu ² tetangga
Hh Hij
ku kasi bintang 2 karena bagus dalam sepakbola tapi MC nya selalu harus ada cewe , ga gitu cara nyatukan nya dengan paksa sedangkan MC lagi berkembang dan belum ada klub yang Nerima jadi MC jadi si paling lemah. pasti yang punya ini novel cewe tik tok karena cowo di bawah dan cewe di atas itu adalah idealnya cewe yang sering nonton tiktok. jika mau yang baik pasangan boleh banyak tapi jangan di paksakan gitu alurnya.
IRAWAN: Hai kak, bosen sama cerita sepak bola yang cuman gina gini. Kalau gitu, ayo baca "Perjalanan Menjadi Seorang Legenda"
total 1 replies
Andikk Jaya
manchester united mungkin
Mr HUGA
Luar biasa
Ro Ni
lanjut
Bayhaqi
M U
Uripno Yusup
Luar biasa
swek lord
City
Rico R
Luar biasa
Daan: mampir bang
total 1 replies
Rico R
Kecewa
wihhh demen ni gua tunggu²
caca/letta
goblok, thorr anjg, pilkas bgt, aku tau elo pengen cerita ini gk boring, tapi ini keterlaluan loh, sering mengalami kekalahan yg menurut gw gk perlu, trs gendong tim yg cupu+lemah
Daan: mampir bang
total 1 replies
caca/letta
bgst anjg beban keluarga ny
caca/letta
mc nya malah dibikin gk op
caca/letta
anjg, beban yh lo pemain indo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!