bella" gadis berparas canti, dari keluarga sederhana, harus rela bekerja sabagai pelayan di rumah orang kaya,, selain karna kebutuhan ekonomi keluarganya yang mendesak gajinya juga lumayan tinggi,, namun naas bagi bella baru tiga bulan bekerja bella harus kehilangan kehormatannya, oleh suami majikan nya sendiri yang tak lain adalah, lioniel wirayudha, apakah bella sanggup menjadi istri kedua, dengan madu yang begitu jahat dan suami yang dingin,,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rubyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
video lagi
lio' malajukan mobil nya memecah gelapnya malam, sepanjanh perjalanan lio hanya menjawab sepatah dua pertanya'an nola, sampai mobil lio' mulai memasuki kediaman mahendra,,
''zia melihat dari balik gorden
mobil siapa yang datang, sepertinya
bukan putranya juna, setau zia nola tadi bersama ela''
''siapa sayang tanya adam yang tiba tiba berada di belakang zia''
''gak tau mas masih gak jelas, ucap zia masih sambil mengintip dari balik gorden,,
''itu kan nola' sayang,, adam segera berjalan membuka pintu utama,,
om' sapa lio' tiba tiba
'' oh kamu yo' om kira tadi siapa, ayok masuk,, lio' melangkah kan kakinya masuk kedalam rumah,, sudah lama sekali lio' tidak berkunjung,
''zia tampak senang putra sulung nya datang berkunjung,, zia benar benar mengagap lio' adalah putranya sendiri, karna lio' yang pertama kali memanggilnya ibu, keinginan yang sudah sangat lama zia impikan waktu itu, sebelum zia punya nola dan juna putra kandungnya sendiri,,
''kakak'' kamu datang,, ucanya sambil berlari memeluk putra sulung nya,,
''bunda kangen kak, ucap zia di pukan putranya,,
''kakak juga kangen bun,, ma'af kakak tidak bisa selalu berkunjung kesini,, ucap lio' penuh sesal,,
''tidak apa apa kak' bunda ngerti putra bunda ini sangat sibuk,, ucap zia yang mengerti kesibukan putranya,,
''kalian sudah makan,, tanya zia'
''sudah ma' tadi kita ngumpul di rumah tente zahra semua, ucap nola,
''semua siapa saja sayang tanya zia' penasaran,
'' ya semua ma..? nania' dafa, dek juna juga,, terang nola,,
''wahh pasti rame ya,, kalian janjian,, tanya zia lagi,
''tidak juga,, kebetulan saja ma,, semua pas datang,,
''tantemu pasti masak besar hari ini nola,, ucap zia''
''kakak dengar bunda sakit,, tanya lio' zia tersenyum,,
'bunda hanya kecapean kak, tidak usah kuatir,, ucap zia''
''jangan capek capek bun banyakin istirahat,, nasehat lio pada bundanya,,
''tentu kak, bunda akan banyak istirahat, ucap zia lagi
''kak, bagaimana kehidupan mu dengan wanita itu, tanya zia tiba tiba,, pertanya itu seolah mewakili isi hati nola,,
''ya seperti itu bun, ucap lio singkat,
''kalau sudah ada bukti kenapa tidak gugat cerai saja yo'' kamu bisa bicarakan ini sama adikmu juna' kalau cuma menangani kasus perceraian adik mu bisa,, ucap adam
''lio' tau om' biarkan saja, lio' ingin tau sejauh mana wanita itu, akan melangkah,, kalau cuma cerai sudah lama lio' ingin lakukan, tapi disini nama baik dan harga diri lio' di pertaruh kan,,
sedang mereka selalu bilang ada bukti yang bisa merusak nama baik lio' mereka selalu mengancam lio' dengan itu,, seandainya bukti yang salalu mereka sebut itu benar benar ada, seandainya bukti itu bisa menghancurkan lio' sudah pasti air wirayudha juga pasti akan hancur om''
daddy bilang biarkan saja, kita ikuti permainan mereka dulu,, sampai kebenaran benar benar memihak kita,, terang lio''
''lalu sampai kapan kakak hidup sama wanita itu terus kak, ucap nola yang seakan tidak rela,,
''sampai kebenaran memihak ku nola, uacap lio lagi,,
''zia sudah lama tau putrinya ini menyukai putra sulung nya,, zia sedikit kuatir, jika perasa'an nola tak berbalas seperti perasa'an nya dulu,,
''kita alan selalu mendukungmu yo' jika butuh bantuan hukum, jangan sungkan, bilang saja, ucap adam,,
''pasti om nanti lio' akan bicarakan ini,, jika waktunya tiba,, lio melihat jam di pergelangan tangan nya,, malam sudah semakin larut,,
''bun om lio pamit dulu, ini sudah lumayan malam,, besok pagi lio ada miting,, ucap nya berpamitan,,
''silahkan kak hati hati di jalan,, ucap zia,,
''baik baik bawa mobil yo,,
ucal adam''
''semua mengantar kepergian lio' spai di teras rumah,,
sa'at lio' hendak masuk ke mobil nya' mobil lain baru datang siapa lagi kalau bukan juna,,
''kak sudah mau pulang, hati hati di jalan kak,, ucap juna sesa'at dia turun dari mobil nya,,
mobil lio' perlahan meninggal kan kediaman keluarga mahendra,
......................
sedang di kediaman lio' tampak mobil clara mulai melewati pintu gerbang,, hari ini dia pulang dalam keada'an sehat walafiat,, dan segar bugar tidak seperti biasanya,
''budi tumben mak lampir sudah pulang, but, bawa mobil sendiri lagi,, ucap darko,, wah tidak sesuai expektasi nih,, ucap darko yang berfikir clara pulang dalam keada'an tak sadarkan diri lagi,,
'budi berjalan menghampiri,, mobil clara,, lalu membuka pintu mobil clara,,
''selamat malam nona, ucap budi sopan,,
''malam ucap clara ketus,, ingir dulu aku mau lewat,, ucap clara lagi,,
''ya elah neng galak amat,, ucap budi sambil menyentuh dada clara dengan gerakan cepat,, mebuat mata clara melotot sempurna kearah budi,,
''lancang sekali tangan mu penjaga sialan maki clara tak trima,,
kamu tau aku siapa, aku majikan mu,, triak clara lagi,,
''diam' bentak budi pada clara,,
''beraninya kamu membentak ku ucap clara lagi,,
''aku bilang, diam'' aku akan menujuk kan sesuatu yang akan membuat mu menutup mulut mu itu, dan pastinya kamu akan menurut padaku,, clara mengerut kan dahinya,
''maksudmu apa hah, jangan harap aku akan tunduk padamu dalam mimpimu pun itu tidak akan pernah terjadi,, ucap clara ketus
''budi mengeluarkan poncelnya,, lalu memperlihat kan video kepada clara,,
terlihat clara melenguh meski matanya terpejam,, video itu hanya wajah clara yang terlihat lalu turun kebawah,, menpilkan inti clara yang sedang di masuki benda tumpul dan bergerak keluar masuk,,
mata clara hampir lepas dari tempatnya,, melihat video itu,,
''dapat dari mana kamu video ini hah,,, ucap clara tangan nya dengan cepat meraih poncel budi namun budi membawa poncel nya tinggi keatas,,
''et..et..gercep sekali tangan mu nona,, apa kamu tidak ingin melihat ful videonya paling tidak siapa yang membuat mu melenguh,, ucap budi,,
''apa mau mu hah,, uang katakan berapa,, ucap clara sudah tidak sabar
''sabar dulu nona, kenapa tidak sabaran sih, apa masih kurang yang tadi malam, kalau begitu mari kita lakukan seperti yang tadi malam bagai mana ucsp budi penuh kemenangan,,
''kurang ajar sekali kamu,, tangan clara melayang di udara hendak menampar pipi budi,, tapi dengan sigap budi menahan nya,,
''jangan sekali kali kamu mengakat tangan mu ini nona, diam dan jangan banyak bicara, turuti saja kemauanku,,
jika tidak ingin video ini jatuh ketangan tuan muda,,
''apa maumu cepat katakan nada bicara clara sudah tidak setinggi tadi,,
''bagus kalau kamu sudah paham,, aku mau puaskan aku setiap aku mengingin kan nya,, megerti kamu,, dan satu lagi aku tidak ingin bekas orang,, ucap budi,
''apa maksud mu bekas orang,, budi terkekeh,,
''apa kamu mabuk berat sampai tidak ingat nona,, setiap kamu pulang tidak sadarkan diri ini mu sudah basah,, tangan budi menekan sesuatu di antara kedua paha clara,,
''sekarang aku meingin kan nya apa ini tadi bekas orang hem,, clara membuang mukanya kesal,, sekarang ikut aku cepat budi menarik tangan clara menyeret nya kebelakang dan keluar dari pintu gerbang kecil di belakang,, di bawah pohon ada bangku kayu usang tapi masih kokoh,,
''layani aku di sini cepat,, ucap budi tidak sabaran karna tskut rekan darko nya mencari nya,,
''isap cepat, clara menurut saja, karna takut lio' melihat video itu,, clara menurut saja apa yang budi ucap kan budi berbaring di baku kayu itu,, ayo sini di atas cepat,, dengan rasa bercampur aduk clara menurut saja, campur nikmat campur kesal campur marah,, clara mulai menduduki sesuatu yang sudah tegak berdiri, dan perlahanasuk sempurna,,
''oh.. ini baru nikmat sempurna masih keset,, hari ini tidsk ada pelanggan ya kamu makanya cepat pulang, clara tidak menjawab hanya mendengus kesal,,
''kencengin goyang nya,, kalau begini tambah kelama'an, apa tidak sayang kamu pahamu yang mulus ini di gigit nyamuk hah,,, clara mpercepat ritmenya membuat budi mengerang nikmat,
'heh perempuan berapa tarif mu sekali servis hah,, tanya budi di sela erangan nya,,
''yang pasti kamu tidak akan mampu mbayar nya, mendengar ucapan clara budi terwa renyah,,
''untuk apa aku harus membayarnya kau aku sudah dapat yang geratis hahh..clara berheti bergoyang mendengar ucapan budi,,
''sekarang bangun lah,, ucap. budi lalu memeluk clara dari belakang,, sini menungging lah sedikit berpegang lah kayu ini,, budi mulai menusuk inti clara dari belakang,,
''ohh ini enak sekali,, rancau budi, sedang clara sekuat tenaga menahan suaranya meski perasa'an nya marah tapi pusat tubuh nya berkata lain,, nyatanya clara juga menikmatinya,, tak berapa lama kemudian terdengar lguhan panjang budi,, lalu disusul clara,, mereka sudah selesai dengan kegiatan nya,,
''pergilah tidak akan ada yang tau jam segini penghuni rumah tidak akan pergi kesini,, ucap budi, dan selama kamu menuruti ku rahasiamu aman bersamaku,,
dan terimakasih aku sangat puas,, ucap budi,,
''jangan lupa jempolnya gengss
bersambung