Vano yang mempunyai jiwa cassanova di jodohkan dengan Nadine,seorang gadis cantik yamg memiliki sifat bar-bar, blak-blakkan, dan juga jail..
Nadine yang sudah mengetahui jika Vano adalah seorang cassanova, membuat perjanjian, jika Vano tidak bisa menyentuhnya walaupun mereka sudah menikah nantinya..
Namun melihat sifat dan niat Vano yang tulus,Nadine akhirnya luluh..
Namun Vano sang cassanova ternyata manis dirumah dan liar di luar..
Ia masih saja berburu wanita di luaran sana seperti saat ia masih bujangan dulu..
Sifat nya itu akhirnya di ketahui Nadine,saat ia berencana menyiapkan kejutan kehamilan untuk Vano..
Apakah Nadine akan bertahan atau memilih mundur?
Apakah yang akan Vano perbuat selanjut nya..Dan bagaimana dengan nasib pernikahan mereka yang sebentar lagi akan ada kehadiran seorang anak..??
Yuk simak terus kisah nya,dan jangan lupa tinggalkan jejak agar author lebih semangat lagi untuk berkarya ya..
TERIMA KASIH..😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyonya_Doremi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
Setelah hasrat nya terpuaskan,Vano langsung berdiri,dan menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya..
***
Sehabis mandi,Vano yang dari tadi sudah di telpon oleh mama nya bergegas pulang,karena besok ia akan menikah..Jadi sang mama tak mengizinkan putra nya itu keluyuran lagi...
Tak lupa Vano meninggalkan setumpuk uang di atas nakas untuk jasa wanita yang sudah ia gunakan tadi. .
Tak butuh waktu lama,Vano sudah sampai di rumah utama nya..Ia langsung di sambut oleh sang mama yang sudah menunggu nya dari tadi...
"Vano temani mama sebentar yuk" Ajak mama nya ketika melihat putra nya itu telah pulang...
"Mau kemana ma..Vano baru aja sampai" Ucap Vano pada sang mama...
"Mama mau ngambil baju ke butik langganan kita..Mama capek dari tadi harus bolak balik ngurusin pernikahan kamu yang dadakan ini sayang.." Keluh sang mama..
"Yah ma..Vano ngantuk banget ini ma..Mama pergi sama papa aja ya.." Tolak Vano kepada sang mama...
"Papa kamu kan lagi pantau persiapan gedung nya sayang..Bentar doang kok..Nanti kalau penyakit mama kambuh gimana..Udah siap kamu gak punya mama lagi..?" Ucap sang mama mengeluarkan jurus andalan nya yang Vano gak mungkin bisa membantah nya lagi...
"Iya udah deh iya...Vano anterin mama..Tapi sebentar doang ya ma..Gak ada mampir mampir ke sana ke sini dulu...Ok..." Jawab Vano memberi mama nya isyarat...
"Iya mama janji" Jawab sang mama singkat..
"Ya udah,kita berangkat sekarang.." Ajak Vano..
Akhirnya ibu dan anak itu pergi berdua ke butik langganan mereka...
Sesampai nya di butik,mereka tak sengaja bertemu dengan Sandra mantan pacar nya Vano...
Sandra yang melihat Vano dan mama nya langsung menghampiri ibu dan anak itu...
Dengan sok akrab dia menyapa Sisil mama nya Vano,dan juga memeluk nya...
"Hai tante..Selamat siang..Senang bisa bertemu di sini.." Ucap Sandra sambil cipika cipiki dan memeluk mama nya Vano...
Sisil yang tidak mengenal Sandra tampak begitu kaget dan mencoba melepas pelukan gadis seksi tersebut...
"Maaf siapa ya..?Apa kita saling mengenal.?" Tanya Sisil...
Awalnya Sandra merasa malu karena sudah sok akrab dan di lihat oleh beberapa karyawan butik dan juga Vano..
Mereka melihat Sandra dengan tatapan mengejek,dan ada juga sebagian dari mereka yang berbisik bisik...
" Tante,kenalin aku ini pacar nya Vano anak tante..Kita sudah lama berpacaran.." Ucap Sandra dengan bangga..??
Sisil tampak terkejut dengan ucapan Sandra,lalu dengan tatapan tajam ia segera menatap anak kesayangan nya itu dengan tajam,seolah meminta penjelasan tentang semua ini...
Vano yang sadar dengan tatapan tajam sang mama akhirnya membuka suara,karena dari tadi ia hanya diam..
"Ma..Kenalin ini Sandra.." Ucap Vano mengenalkan Sandra kepada mama nya...
Sandra tampak bahagia karena Vano mengenalkannya kepada sang mama dengan senyum terindah nya yang membuat Sandra seperti mendapat lampu hijau kembali dari Vano..
Namun hanya sesaat rasa bahagia nya itu kembali hilang..
Sandra bagaikan wanita paling beruntung di dunia ini,namun dalam sekejap ia bagaikan wanita yang tak ada apa apa nya di mata Vano...
"Sandra ini mantan pacar Vano yang dulu udah ninggalin Vano karena laki laki lain" Ucap Vano santai dengan volume suara yang sedikit ia keras kan,agar para pengunjung butik beserta karyawan di sana dapat mendengar nya...
Bukannya apa..Vano hanya ingin membalas perbuatan Sandra waktu ia dan Nadine sedang makan di Cafe waktu itu..
Gara gara perbuatan Sandra yang mengungkapkan jati diri nya sebagai seorang cassanova,seperti nya Nadine tambah susah ia dapat kan..
Mendengar perkataan Vano,semua yang ada di butik itu meneriaki Sandra..
Ada yang mengejek nya,membicarakan jelek tentang nya,bahkan ada juga yang sengaja mengambil foto dan video nya untuk mereka upload di media sosial masing masing...
Karena malu,Sandra akhirnya pergi meninggalkan butik itu dengan perasaan yang sangat malu..
Muka nya memerah,dan tangan nya mengepal..
'Awas aja kamu Vano..Suatu saat nanti aku akan membalasnya kembali..' Batin Sandra kesal..
Sedangkan Vano dan mama nya melanjutkan urusan mereka di butik itu..
Setelah semua nya selesai,Vano segera mengajak mama nya yang hendak singgah ke mall itu untuk pulang...
Dengan terpaksa,Sisil selaku mama nya Vano harus menepati janji nya pada sang anak..
"Vano.." Panggil mama nya saat mobil mereka melaju ke rumah utama..
"Kenapa ma..?" Tanya Vano..
"Wanita tadi itu benar benar mantan pacar kamu kan..?" Tanya mama nya lagi..
"Iya..Emang kenapa ma..? Balas Vano..
"Mama gak mau ya,kalau kamu sudah menikah nanti,kamu punya hubungan lain di luaran sana..Mama gak mau nyakitin perasaan nya Nadine..Dia itu tak hanya cantik,tapi dia gadis baik..Penurut..Dan juga sopan.." Ucap Sisil mengajari anak nya..
'Ck...Baik apa nya..Mama gak tau aja dia itu tukang PHP..Udah bikin Vano baper,eh ujung ujung nya nyakitin..Udah itu jail,bar bar,suka KDRT lagi..Dikit dikit nampar..Dikit dikit nampar...Baik apa nya..' Umpat Vano dalam hati...
Vano sendiri tidak sadar dengan kelakuan nya yang suka berburu wanita itu .
Bagi Vano kalau laki laki itu bebas berbuat apa pun,karena sudah bekerja seharian penuh...
"Vano,kok kamu diam aja sih..Atau jangan jangan kamu masih ada hubungan sama perempuan tadi,atau perempuan lainnya..?" Tanya mama Vano curiga,karena sang anak hanya diam saja...
"Iya ma..Vano janji gak bakal kecewain mama..Lagian dia itu benar benar mantan Vano kok ma..Gak lebih..." Jawab Vano pada mama nya...
Beberapa saat mereka diam,namun Vano tiba tiba bertanya pada mama nya...
" Ma..Kalau Vano boleh tau,kenapa harus Nadine sih yang dijodohin sama Vano..?Gak ada perempuan lain lagi apa..?" Tanya Vano santai,namun berhasil membuat mama nya cukup kaget mendengar pertanyaan sang anak...
"Vano...Mama sama papa itu jodohin kamu sama Nadine itu,karena kami tau Nadine itu gadis baik baik..Dan kalian sebenarnya udah kami jodohin dari kecil..Jadi mama harap kamu bisa terima Nadine sebagai istri mu,dan jadikan dia wanita satu satu nya.." Ucap sang mama...
"Tapi ma..Bagaimana kalau Nadine sebenar nya gak mau terima Vano..?Bagaimana kalau kami tak saling cinta..?" Tanya Vano kembali...
"Vano...Mama yakin Nadine itu anak yang baik..Meskipun mungkin dia menolak perjodohan ini,tapi mama yakin,cinta di antara kalian akan tumbuh seiring berjalannya waktu..Apalagi kalau kalian nanti nya sudah punya anak..Cinta itu akan bertambah dengan sendiri nya..." Jawab mama Vano menjelaskan panjang lebar kepada anak nya itu..
"Hhh..Yaudah deh..Terserah mama aja...Yang penting mama itu harus sembuh..Vano akan lakuin apa pun keinginan mama,meskipun Vano harus menikah dengan wanita pilihan mama..Vano yakin mama dan papa gak akan salah pilih .." Ucap Vano mengalah...