NovelToon NovelToon
Jodohku Seorang CEO Dingin

Jodohku Seorang CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: hima aja

" Ubah panggilan mu itu kepadaku, kalau tidak aku akan mencium mu " ucap Bima dengan nada dingin.

" APA " jawab Zahra merasa kaget


kemudian Zahra yang melihat tatapan Bima yang seolah ingin menerkamnya itu, kemudian Zahra menyikan perkataan suami dinginnya itu karena dirinya merasa ketakutan.

" Ba.. .baaiklah su. .. suuamiku, apa anda sudah puas "

ucap Zahra sedikit kesal.

" hahaha,. . . coba ulangi sekali lagi dengan jelas "

ucap Bima dengan gaya angkuhnya padahal di dalam hatinya Bima berusaha menahan tawanya melihat tingkah polos Zahra.

" apakah anda berniat mempermainkan saya tuan "

ucap Zahra seperti merasa di kerjai oleh tuan mudanya itu.

" apa aku terlihat mempermainkan mu hah "

kemudian Bima mendekatkan dirinya ke arah Zahra dan pandangan mereka pun bertemu, kemudian Bima menarik tengkuk leher Zahra dan mencium bibir Zahra dengan sangat lembut.



Fatimah azzahra, gadis yang masih berusia 18 tahun yang harus merelakan dirinya menjadi gadis jaminan penebus nyawa ayahnya, dia harus rela menerima perjodohan dengan seseorang lelaki yang berwatak dingin yang tak pernah ia kenal,dan ternyata lelaki itu adalah seseorang yang selama ini mengincarnya yang ingin menjadikannya istri.


Bima Madan Sinaga, seorang CEO yang sangat tampan dan mempunyai kekayaan yang mungkin tidak akan habis sampai tujuh turunan, dia mempunyai sifat yang sangat dingin, tetapi di balik sifat nya yang dingin dia adalah kepribadian yang sangat hangat kepada seseorang gadis yang di jodohkan dengannya, dan ternyata dia adalah gadis yang selama ini menjadi incaranya untuk di jadikannya istri.


karya pertama aku

masih tahap revisi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hima aja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 11

seperti biasa Zahra pergi ke sekolah menaiki angkot bang Udin tak beberapa lama kemudian angkot yang ditumpangi zahra kini sudah sampai di depan gerbang sekolahnya,

dan hari ini adalah hari pertama ujian di sekolah Zahra semua murid antusias untuk memulai ujiannya masing-masing, kertas soal pun mulai di bagikan satu persatu kepada semuanya .

Keheningan pun mulai mewarnai kelas itu dan para murid pun mulai mengerjakan soal ujian tersebut begitu pun dengan zahra yang mulai fokus mengerjakan soal soalnya.

" ya Allah semoga aku bisa mengerjakan soal ini dengan mudah aamiin " ucap Zahra dengan suara yang begitu pelan tapi masih terdengar jelas di telinga laki-laki dibelakang kursinya yaitu Hendra.

Hendra yang mendengarnya pun ikut tersenyum

Za tunggu aku setelah lulus sekolah nanti dan sukses seperti kakakku aku akan melamar mu Za gumam Hendra dalam hatinya.

Hendra tersenyum dan mulai mengerjakan soal Ujiannya dengan penuh semangat setelah gumaman itu hilang dari dalam hatinya.

Detik jam pun terus berputar dan kini menandakan waktu ujian pun telah selesai.

" Za bagaimana tadi kamu ujiannya " tanya Hendra

" alhamdulillah lancar Hen,kalau kamu sendiri bagaimana "

" sama Za tadi aku juga lancar " sahut Hendra

" alhamdulillah ya Hen kalau gitu semoga kedepannya tambah lancar aamiin "

" aamiin "

mereka pun sama sama saling tersenyum satu sama lain sedangkan didalam hati Hendra begitu berbunga-bunga melihat gadis yang disukainya itu tersenyum kepadanya.

" ya sudah kita ke gerbang yuk Za ini kan udah jam pulang sekolah " Zahra pun menganggukkan kepalanya meraka pun kini berjalan bersama menuju gerbang sekolah, dan tak beberapa lama angkot yang biasa di tumpangi Zahra pun datang.

" Hen aku duluan ya angkotnya sudah datang nih " ucap Zahra berpamitan kepada Hendra.

" ya Za hati - hati ya " sahur Hendra

dan tak beberapa lama jemputan Hendra pun datang,dan sekarang mereka berdua sudah sampai dikediamannya masing- masing.

waktu terus berputar begitu cepat tak terasa ujian akhir sekolah Zahra pun kini telah selesai dan tinggal menunggu pengumuman kelulusan sekolah yang membuat hati para murid berdebar-debar.

Semua guru guru pun sedang sibuk dengan hasil ujian para murid hingga waktunya tiba bapak kepala sekolah mengumumkan bahwa hasil kelulusan bisa di lihat di mading sekolah dan para murid pun antusias untuk pergi melihat pengumuman tersebut di mading,

nama siswa peringkat teratas yang memiliki prestasi tinggi tidak lain adalah Hendra Sinaga dan di nyatakan lulus,kemudian Zahra yang melihat urutan namanya juga sangat terkejut kerena dia menduduki peringkat ke dua setelah Hendra dengan urutan murid-murid yang paling berprestasi disekolah elit itu, sontak zahra reflek dan memeluk Hendra saking senangnya.

" Hen akhirnya aku lulus " ucap Zahra

kamu juga lulus Hen nama kamu ada diurutan paling atas kamu keren, Zahra begitu kegirangan karena mendapat hasil yang sangat memuaskan dan melihat urutan nama teman dekatnya yang berada paling atas,

sontak zahra yang saking girangnya Zahra memeluk tubuh Hendra yang ada di dekatnya itu.

" astaga maaf Hen aku tadi reflek saking girangnya sampai-sampai aku lupa memeluk kamu ucap Zahra sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

sedangkan yang di peluk terdiam beberapa saat dan hanya mengedipkan mata sesaat, dalam hatinya saat ini Hendra sedang berbunga - bunga dan tidak menyangka Zahra akan memeluknya dengan tiba-tiba.

" tidak papa kok Za santai saja, tidak usah malu - malu seperti itu sama aku "

" ah kamu Hen " ucap Zahra sambil malu malu

kemudian mereka berdua mengobrol bersama di sebuah bangku kecil taman sekolah karena sudah tidak ada lagi pelajaran disekolah,

jadi semua murid bersantai santai sambil menunggu bel pulang sekolahnya,Hendra pun memulai obrolannya pada Zahra.

" akhirnya ya Za kita udah lulus saja, maafkan aku selama ini ya Za sudah jahat sama kamu dan teman - teman ". ucap Hendra dengan tulus

" ya Hen aku sudah memaafkan kamu kemarin-kemarin kok sudah lupakan saja, kita bahas yang lain saja gimana " jawab Zahra dengan senyuman manisnya

" ya Za makasih ya, oh iya Za kamu rencananya mau kuliah dimana Za "

" tidak tau juga sih Hen mungkin aku kuliah daerah sini-sini saja, kamu sih enak Hen anak orang kaya pengen kuliah dimana saja tinggal masuk kalau aku sih mikir-mikir dulu Hen ".

" ah kamu tidak begitu juga Za,kedua orang tuaku sih menyuruhku kuliah diluar negri Za karena setelah itu aku akan mengambil alih perusahaan dan memimpin perusahaan papa yang di sana " ucap Bima menjelaskan kepada Zahra.

" Oh gitu ya, enak dong Hen kalau begitu aku doakan kamu supaya cepat sukses, tapi jangan lupakan aku ya Hen, jangan - jangan kamu lupa lagi sama aku hahaha... kita sahabat bukan " ucap Zahra sambil menggoda Hendra

" ah kamu Za bisa saja,

aku tidak akan melupakan kamu kok Za tenang aaja,Oh iya Za besok acara wisuda kamu datang atau tidak Za

" datang dong Hen kan itu hari terakhir sekaligus kenang kenangan disekolah "

" ya sudah kita bertemu besok ya Za, benar kamu harus datang ya, ya sudah sampai jumpa besok ya,aku duluan Za " ucap Hendra sambil berdiri dan melambaikan tangannya pada Zahra

bel sekolah pun berbunyi.

ting

ting

ting

menandakan waktu pembelajaran sekolah telah usai seluruh murid berhamburan keluar kelas untuk pulang sedangkan Zahra melangkahkan kakinya menuju gerbang sekolah menunggu angkutan umum langganannya lewat, sedangkan Hendra telah dijemput oleh sopir dan telah pulang terlebih dahulu ketimbang zahra.

Kini angkot bang Udin pun telah tiba untuk menjemput Zahra dan mengantarkannya sampai rumah, setelah sampai rumah Zahra langsung memberi tahu kedua orang tuanya tentang hasil pengumuman kelulusannya dan mendapat peringkat ke dua dan begitu bahagianya mereka mendengar kabar gembira itu.

" Bagaimana kalau kita kasih sedikit rejeki kita ke anak yatim sebagai tanda bersyukur kita kalau Zahra lulus sekolah ya ayah, seperti nya ibu sudah lama tidak ke sana yah " ucap bu Fatma kepada suaminya.

" iya bu, ayah juga lama tidak ke panti " sahut pak Anwar yang sepertinya juga ingin pergi ke sana.

" ya sudah kita sekarang saja yah ke sana sama Zahra dan Theo bagaimana yah "ucap Bu Fatma lagi.

" aduh kalau sekarang ayah tidak bisa bu itu laundry an masih banyak yang belum selesai " sahut pak Anwar sambil melirik baju laundry an yang masih menumpuk.

'' bagaimana kalau ibu bersama Zahra saja yah ke sananya tidak papa kan yah ''

" ya yah Zahra juga sudah lama nggak ke panti Zahra rindu pengen main sama anak-anak di sana yah

" ya sudah kalau begitu, ini kunci sepeda motornya hati-hati di jalan ya Za jangan kebut-kebutan " ucap pak Anwar menasehati anaknya.

" sip yah " Zahra mengacungkan jempol kepada ayahnya itu.

akhirnya Zahra dan bu Fatma pergi menaiki motor ayahnya menuju panti, keluarga Zahra memang termasuk keluarga yang sering sekali mengunjungi panti dan juga sering memberikan sedikit rezeki mereka kepada anak anak yatim di sana meskipun tidak begitu banyak,

Zahra dan Theo pun juga sering pergi ke panti memberi buku dan alat sekolah lainya Zahra juga sering membantu mengajari anak anak belajar dan bermain bersama anak anak di sana.

Di lain tempat di sebuah mansion bak istana itu Hendra yang baru pulang sekolah dan memasuki mansion nya dan dikagetkan dengan kedatangan mamanya yang baru datang dari luar negeri.

" sayangnya mama baru pulang sekolah ya, bagaimana pengumuman kelulusannya Hen " tanya mama Alisya.

" ya Ma, mama tau tidak aku rindu sekali sama mama, Hendra peringkat pertama Ma disekolah, dan Hendra sudah lulus sekarang, sepi tau Ma kalau mama tidak ada di rumah, oh iya Ma papa mana "

" kan ada kakak kamu sayang apa masih sepi aja, anak mama emang pinter sekarang sudah besar Sekarang, oh iya papa tidak ikut pulang pekerjaannya tidak bisa di tinggal di sana sayang "

" mama tau sendiri kakak sifatnya dingin seperti itu, terus bagaimana dong Ma besok kan aku wisuda disekolah masak papa tidak datang " .

" Sayang sebelumnya maafkan mama besok kamu tidak bisa ikut wisuda Hen, karena papa kamu sudah mengurus semua masalah kuliah kamu diluar negri dan kamu harus terbang pagi-pagi besok ke sana papa sudah menunggu kamu di sana.

" apa secepat itu Ma " tanya Hendra karena merasa begitu cepat.

" iya sayang maafkan mama tidak bisa menemani kamu besok, besok kamu keluar negri akan diantar oleh sekretaris kakak kamu, dan kakak kamu juga sudah menyediakan fasilitas yang lengkap untuk kamu di sana meskipun dia dingin tetapi dia sangat menyayangi kamu Hen.

" ya sudahlah Ma kalau begitu " ucap Hendra sambil menunjukan muka masamnya.

" Hendra ke kamar dulu ya Ma "

" ya sayang, maafkan mama sebelumnya ini juga kan semuanya demi masa depan kamu Hendra " sebenarnya mama alisya sedikit merasa kasihan kepada anaknya itu.

" ya Ma Hendra tau kok " jawab Hendra singkat

" sayang mama mau ke panti dulu ya, mama sudah lama tidak ke sana mama rindu sama anak anak di sana Hen " .

" Ok Ma " Hendra cuma membalas ucapan ibunya dengan mengacungkan jempolnya,kemudian Hendra melangkahkan kakinya menuju kamar membaringkan tubuhnya di ranjang king size nya itu.

1
Atze Atze
dokter jelaskan pada Bima...bahwa istri sesudah melahirkan.. harus berpuasa selama 40 hari...
Atze Atze
gue punya suami kaya si Bima..udah gue racun tuh... lelaki goblok.. tidak punya akhlak...emosian..tau istri lagi hamil..
Atze Atze
makanya di USG kandungannya..biar tidak ada hal yang tidak diinginkan... bayinya sungsang... gimana coba
Atze Atze
Thor singkat cerita Zahra melahirkan... ceritanya bertele-tele...
Atze Atze
Thor... harus dokter menjelaskan bahwa Zahra lagi ngidam.. orang hamil itu.. mudah tersinggung...biar bima ngerti gitu..
Atze Atze
si Bima.. manusia apa binatang sih... pelayanan juga manusia... jawab,, senyum,, bilang terima kasih kek... pengen gue belah dua itu kepala si Bima..pake Kampak gedee..
Atze Atze
pasangan goblok... katanya orang kaya tapi tidak punya akhlak,etika... goblok semuanya...
Atze Atze
dasar anjing elo Zahra... tidak punya terima kasih.. sudah di tolong... ngerti tidak kamu
Atze Atze
kaya sih kaya...tapi tidak punya akhlak.. bejat..masa pelayanan dirumah menyapa tidak di jawab... bobrok.. perilaku nya..
Febby Fadila
konsultasi sama dokter dulu biar faham..
Febby Fadila
untung revan bijak dalam berbicara
Febby Fadila
itu kesalahan kamu zahra coba kamu bicara baik2 sama bima pasti dia mau dengar...
Febby Fadila
Tu kan bima marah besar... dengarin penjelasan dulu bima...
Febby Fadila
kamu yg dewasa tp kamu tidak berfikir...
Febby Fadila
zahra knpa kamu masih minum obatnya.. hadeee. itu bikin masalah sja
Febby Fadila
sebaiknya zahra jangan minum obat KB lagi biar nggak ada masalah
Febby Fadila
ya pasti bima sangat mara.. kan dia sudah 29 pasti menginginkan anak..
Febby Fadila
Wo wow wo /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Febby Fadila
Enak banget jadi zahra...
Febby Fadila
zahra /Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!