NovelToon NovelToon
PEDANG ABADI:NAM LING

PEDANG ABADI:NAM LING

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:583
Nilai: 5
Nama Author: Keiro_ganteng

Di dunia di mana energi gaib dan iblis berkeliaran, Nam Ling adalah pemburu iblis yang telah hidup lebih dari seratus tahun berkat kekuatan pedang abadi yang menyatu dengan dirinya. Dulu seorang prajurit kerajaan yang terhormat, dia kehilangan segalanya ketika iblis membanjiri daratan dan membunuh orang tersayangnya.

Setelah menghabiskan abad untuk memburu makhluk kegelapan, Nam Ling tiba di Desa Hua—tempat yang dikabarkan menjadi sarang energi jahat baru yang lebih kuat dari iblis biasa. Di sana, dia bertemu dengan Yue Xin, seorang gadis muda yang memiliki kemampuan melihat jalur energi gaib dan menyimpan rahasia besar tentang asal-usul kekuatan pedang Nam Ling.

Saat makhluk kegelapan yang lebih kuat mulai muncul dan mengancam keselamatan seluruh daratan, Nam Ling harus memilih antara melanjutkan dendam pribadi atau bekerja sama dengan Yue Xin dan penduduk desa untuk menghentikan bahaya yang akan menghancurkan dunia. Di balik pertempuran yang tak berkesudahan, tersembunyi rahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keiro_ganteng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2 – PERTARUNGAN DI LEMBAH KECIL

Gelombang energi gelap dari tubuh makhluk itu menyebar ke segala arah, membuat rerumputan di sekitarnya menguning dan layu dalam sekejap. Gadis muda yang terbaring di atas tanah memejamkan mata, tangan kanannya mencengkeram rerumputan dengan kuat sementara tubuhnya gemetar tak terkendali. Nam Ling berdiri tepat di antara gadis itu dan makhluk menyeramkan, bayangan tubuhnya menjulang tinggi di atas rerumputan yang bergoyang tertiup angin.

“Jangan takut,” ucap Nam Ling dengan nada yang sedikit lebih lembut saat melihat bahu gadis itu bergetar. “Aku tidak akan membiarkan makhluk ini menyentuhmu.”

Makhluk itu mengeluarkan suara mendesis yang lebih keras, tubuhnya mulai membengkak perlahan seolah-olah energi gelap di dalamnya sedang membanjiri setiap serat kulitnya. Kulitnya yang tadinya hitam mengkilap kini berubah menjadi warna kehitaman pekat dengan urat-urat gelap yang muncul di bawah permukaannya, seperti sungai kegelapan yang mengalir di dalam tubuhnya. Ia menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri, menguji jarak dengan musuh yang menghadangnya, lalu melompat maju dengan kecepatan yang mengejutkan untuk menyerang Nam Ling.

Nam Ling tidak terkejut—tangannya yang memegang gagang pedang sudah siap. Saat cakar makhluk itu siap menusuk dadanya, dia sedikit menyelinjung ke belakang, badan menyilang ke kiri sambil mengayunkan pedangnya dengan kecepatan tinggi. CLASH! Bunyi keras menggema di hutan ketika bilah pedang perak menyentuh cakar makhluk itu, menghasilkan percikan api kecil yang menyala sekejap sebelum padam di udara.

Makhluk itu terpental mundur beberapa langkah, mengeluarkan suara mendesis yang penuh kemarahan. Ia tidak menyangka bahwa serangannya yang cepat bisa dihalangi dengan mudah oleh manusia yang tampak lemah ini. Sementara itu, Nam Ling tetap berdiri dengan postur stabil, matanya merah menyala lebih terang saat ia menilai gerakan musuhnya.

“Kamu memiliki kekuatan yang tidak seharusnya ada padamu,” kata Nam Ling dengan suara dalam. “Siapa yang memberimu energi dari alam bawah? Atau apakah kamu sendiri yang menemukan cara untuk menerobos batas antara dunia ini dan alam bawah?”

Makhluk itu hanya menggeram dan mengangkat kedua tangannya yang berisi cakar panjang. Kali ini, energi gelap mulai terkumpul di ujung cakarnya, membentuk bola hitam pekat yang mengeluarkan suara gemuruh lembut. Tanpa berlama-lama, ia melemparkan bola energi itu ke arah Nam Ling.

Nam Ling melompat ke sisi kanan dengan gesit, bola energi itu mengenai tanah di tempatnya berdiri tadi—menimbulkan ledakan kecil yang membuat tanah terlempar ke udara dan membentuk lubang dalam di tanah lembap. Ia tidak ingin menyerang secara sembarangan; setiap gerakan harus dihitung dengan cermat agar tidak menyakiti gadis yang masih terbaring tidak jauh darinya.

Saat makhluk itu fokus pada Nam Ling, gadis muda perlahan membuka mata. Wajahnya penuh dengan rasa takut, namun juga ada rasa ingin tahu yang membuatnya tidak bisa bergerak. Dia melihat bagaimana pria dengan mata merah itu bergerak dengan kelincahan yang tidak mungkin dimiliki oleh manusia biasa, setiap langkah dan gerakan pedangnya seperti tarian yang indah namun mematikan.

“Nama kamu apa?” tanya Nam Ling tanpa melihat ke arah gadis itu, tetap fokus pada musuhnya yang kini mulai mengumpulkan energi lebih banyak lagi.

“–Y-Yue Xin,” ucap gadis itu dengan suara gemetar, mencoba berdiri namun kaki masih gemetar. “Saya… saya datang ke hutan untuk mencari ayah saya yang tidak pulang dari peternakan sejak kemarin sore.”

Nam Ling mengangguk perlahan. Kabar itu menambah kekhawatirannya—jika makhluk ini telah menyerang lebih dari satu kali, berarti ada kemungkinan korban lain tersembunyi di dalam hutan. Ia harus menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat sebelum makhluk itu bisa melarikan diri dan menyerang orang lain.

Makhluk itu kembali menyerang, kali ini dengan gerakan yang lebih liar dan tidak terduga. Ia melompat ke udara, tubuhnya memutar dengan cepat sambil mengeluarkan deretan serangan cakar yang membentuk bentuk seperti kipas. Nam Ling mengayunkan pedangnya dengan kecepatan yang semakin tinggi, membentuk tembok cahaya perak yang menghalangi setiap serangan cakar makhluk itu. Setiap benturan menghasilkan suara keras yang membuat pepohonan di sekitarnya bergetar dan daun-daunnya jatuh ke tanah.

“Sangat cepat, tapi kurang presisi,” gumam Nam Ling sambil menemukan celah dalam serangan musuhnya. Ketika makhluk itu melompat lagi ke arahnya, dia sedikit membungkuk ke depan, mengayunkan pedangnya dari bawah ke atas dengan kekuatan penuh. SWISH! Bilah pedang menyambar dengan cepat, menusuk sisi tubuh makhluk itu dan menghasilkan suara seperti ketika pisau menyentuh es batu.

Makhluk itu menjerit kesakitan, tubuhnya terpental ke belakang dan jatuh dengan keras di atas rerumputan. Energi gelap yang terpancar dari tubuhnya mulai menyusut, mata kuningnya yang tadinya menyala kini mulai memudar. Namun sebelum benar-benar hilang, ia mengeluarkan suara seperti kata-kata yang sulit dimengerti, dengan mata yang menatap ke arah Gunung Tianwu sebelum akhirnya berhenti bergerak dan menghilang dalam secercah asap hitam.

Nam Ling menurunkan pedangnya, matanya merah mulai mereda sedikit namun tetap waspada. Dia berbalik ke arah Yue Xin yang kini sudah bisa berdiri dengan menopangnya pada batang pohon kecil.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Nam Ling dengan nada yang lebih lembut dari sebelumnya.

Yue Xin mengangguk dengan ragu, tangannya masih menggenggam ujung rok bajunya. “Terima kasih banyak… Anda siapa? Mengapa mata Anda bisa bersinar seperti itu?”

Nam Ling mendekat perlahan, memeriksa area sekitar untuk memastikan tidak ada makhluk lain yang mengintai. “Aku adalah pemburu iblis. Kekuatan ini datang dari pedang yang kudukung—sebuah warisan yang harus kujaga agar tidak ada lagi korban seperti yang kamu lihat.”

Ia melihat ke arah Gunung Tianwu yang puncaknya tersembunyi di balik awan tebal. Energi gelap yang berasal dari makhluk itu ternyata memiliki hubungan dengan gunung tersebut. Jika ini hanya permulaan, maka jalan yang harus ditempuhnya akan lebih panjang dari yang dia duga.

“Mari kita kembali ke desa dulu,” ucap Nam Ling sambil mengangkat tangan untuk membantu Yue Xin yang masih goyah. “Kita perlu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di hutan ini, dan mengapa energi alam bawah mulai muncul di kaki Gunung Tianwu.”

Yue Xin menerima bantuan tangannya dengan ragu, namun rasa aman yang terpancar dari tubuh pria di depannya membuatnya merasa bahwa akhirnya ada harapan bagi desa yang selama ini tinggal dalam ketakutan. Saat mereka berjalan keluar dari hutan, sinar bulan mulai menerobos awan lebih banyak lagi, menyinari jalan pulang mereka dengan cahaya yang lebih hangat.

1
Kaisar Abadi
bagus bagus
Kaisar Abadi
mampir bree😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!