NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 02

Plak..Plak..

Dua tamparan keras melayang di pipi Aditya, Ia baru saja mendapatkan tamparan. Rahasia yang ia tutupi selama seminggu ini entah bagaimana ceritanya sampai ke telinga ayahnya.

"Ayah tidak mau tau, kau harus menggugurkan kandungan gadis itu. Bila perlu bayar mereka dengan uang yang banyak. Jangan sampai keluarga Hermawan tau dan ini akan mempermalukan keluarga kita, kamu tau itu Adit? "

"Adit sudah memberinya uang dan ia sudah menggugurkan kandungannya, aku juga sudah mengancamnya Ayah, aku yakin itu juga bukan darah dagingku. Bukan anakku " Aditya berbohong tapi dia yakin. Elfa tidak mungkin mempertahankan bayi itu.

"Apa maksud kamu ?" tanya Tuan Suryadi

"Gadis itu sudah tidak perawan lagi saat aku melakukan itu dengannya " Aditya berbohong lagi untuk menyelamatkan masa depan nya, dia tau Elfa masih suci.

Aditya yakin Elfa sudah menggugurkan kandungannya.Kerasnya Elfa saat bicara dengannya, itu hanya untuk menutupi rasa kesal kepadanya. Seperti itulah yang dipikirkan Aditya.

Belum sempat Aditya memikirkan hal lain, Aditya melihat ayahnya sedang menelepon " Cari perempuan bernama Elfa, Beri dia uang untuk menggugurkan kandungannya dan suruh mereka menjauh dari kota ini !"

Sementara di rumah kecil sederhana, Elfa menatap ibunya yang sedang melipat pakaian ke dalam lemari " ada apa nak ? Kenapa lihat ibu seperti itu?"

Elfa berkedip, dadanya terasa sesak. Ia ingin jujur namun rasa bersalah membuatnya tidak tega mengatakan

“Bu…. "

"Ada apa nak ? Katakanlah, Ibu akan mendengar kan "

"Elfa...sudah melakukan kesalahan yang sangat besar" Baju di tangan ibunya hampir saja jatuh ke lantai, ia merasakan sesuatu telah terjadi pada anaknya.

"Kesalahan apa nak ? Setiap orang tidak ada yang tidak pernah melakukan salah"

“Aku tidak tahu harus ngomong gimana, aku takut ibu kecewa…” katanya sambil terisak isak.

Ucapan Elfa membuat ibunya mulai berpikir seperti terasa ada sesuatu yang sangat menakutkan telah terjadi pada Elfa.

Elfa merasakan ibunya memeluknya untuk menenangkannya. "Bu.. Elfa.."

Tok..tok..tok.. Suara ketukan di pintu membuat Elfa tidak melanjutkan lagi kata-katanya.

"Ibu lihat sebentar ya.."

Elfa tertegun melihat punggung ibunya " Ya Tuhan, aku mohon kuatkan ibu " Doa Elfa dalam hati.

"Cari siapa ya ?"

"Apakah ini rumah ibu Kristin?" Tanya pria itu

"Saya sendiri"

"Saya ingin bicara dengan ibu, boleh saya masuk?" Ada keraguan di wajah ibunya. Elfa mengintip, melihat wajah yang sangat asing.

"Saya akan langsung mengatakan saja " Pria itu meletakkan tas kecil ke atas meja "ini ada sejumlah uang yang di berikan pak Dedi Suryadi sebagai ganti rugi untuk anak ibu "

"Ganti rugi?" Ucap ibunya lirih

Elfa menegang mendengar nama Dedi Suryadi, ia berdiri dengan tubuh gemetar. Dia menggigit bibirnya, lalu tubuhnya terasa lemas melihat raut kebingungan di wajah ibunya.Rasa sakit karena kata kata Aditya masih terasa, dan saat ini dia harus melihat ayah dari laki laki pengecut itu menyuruh orangnya untuk membayar harga dirinya. Seharusnya mereka tidak melakukan ini.

"Ibu.." Lirih Elfa, tangannya menyibakkan kain pintu dengan kasar.

"Bawa saja uang kalian, saya tidak butuh uang dari keluarga terhormat seperti kalian " Katanya rendah

"Anda harus menggugurkan kandungan itu, karena anak pak Dedi tidak akan bertanggung jawab. Seharusnya kamu tau diri, kamu tidak pantas berada di lingkungan keluarga Suryadi "

Elfa melihat ibunya terkejut, ibunya tidak melepaskan pandangannya. Dunia sekitarnya seolah olah runtuh. Ibunya merasakan oksigen di sekitar menguap.

Dengan perasaan seorang ibu dia paham yang terjadi pada anaknya.

"Bawa saja uang anda, Kami sudah melakukan apa yang baru saja anda katakan. Sekarang silahkan keluar karena anak saya harus memulihkan tenaganya " Dan tanpa sepatah katapun pria itu pergi dari rumah kecil itu.

____

Satu jam berlalu, Elfa masih menangis memeluk tubuh ibunya " Ayo nak, kemasi barang barang mu, kita pergi dari kota ini "

"Bu..." ibunya menatap dengan tatapan lembut yang membuat rasa bersalah semakin besar dalam hati Elfa.

"Ini cucu pertama ibu, ibu ingin melihat dan membesarkan cucu ibu " Suara ibunya bergetar menahan tangis.

Tidak menunggu lama, hari itu juga Elfa dan ibunya meninggalkan rumah yang telah di tempati sejak lahir. Ibunya hanya menitipkan rumah. Ia mengatakan mengatakan kalau mereka berdua akan bekerja di Bali. Elfa menghapus semua tentangnya, membuang kartu lama dan mengganti dengan yang baru.

Mereka akhirnya sampai di sebuah rumah yang sederhana namun masih terlihat bagus.

"Ini rumah peninggalan orang tua ibu, Selama ini di rawat sama adik ibu "

"Tidak ada yang tinggal di rumah ini Bu ?"

"Tidak ada nak, adik ibu itu rumahnya jauh lebih besar dari rumah ini. Anaknya cuman satu. Kamu masih ingatkan anak kecil yang pernah bermain sama kamu waktu kita liburan di sini ? "

"Anak perempuan itu ya Bu ? Dia kan udah besar saat itu bu"

"Hahah ya sekarang udah menikah, mereka yang melanjutkan bisnis orang tua nya membeli hasil kebun petani petani di sini, seperti kemiri, jambu mete, porang dan lain-lain, nanti ibu akan minta kerjaan di gudangnya "

"Maafkan Elfa Bu, Elfa aja yang kerja ya Bu." Elfa menunduk lesu membayangkan ibunya bekerja di gudang,menjemur hasil tanaman yang di beli tantenya dari petani.

"Tidak apa-apa nak, ibu masih kuat. kamu jaga kandungan kamu saja. Kalau kamu bosan. Kamu bisa jualan di rumah, kebetulan ibu punya tabungan buat modal jualan. Gimana?"

"Makasih ya Bu, Elfa mohon maaf sekali lagi "

"Tidak usah memikirkan hal apakah yang membuat kesehatan kamu terganggu, toh kamu tidak akan bisa mengubah yang sudah terjadi. Apapun yang terjadi kedepannya kamu harus kuat, hadapi ya"

Elfa sangat bersyukur karena masih ada maaf untuknya, dalam hati dia berjanji akan merubah hidupnya. Mulai hari ini, hanya akan ada dirinya, ibunya dan bayi dalam kandungannya.

Tak terasa enam bulan sudah Elfa tinggal di kampung kelahiran ibunya, Awalnya Elfa berpikir dia akan jadi bahan gunjingan orang orang di kampungnya.Tapi, Elfa tidak pernah mendengar orang memojokkan dirinya. malah sebaliknya,ia mendapatkan teman seperti saudara, semua orang g sangat baik.

Salah satu temannya adalah Steven, guru honorer di kampung ini, Pria yang terlalu tampan untuk ukuran orang di kampungnya. Dia tetangga jarak dua rumah dari rumahnya. Sejak tau Elfa sedang hamil setiap pulang dari sekolah dia akan selalu memberikan Elfa buah yang ia beli di pasar.

Steven juga melakukan pekerjaan sampingan, membeli hasil kebun petani dan menjual lagi ke rumah gudang besar milik tante Elfa.

"Kamu mau kemana Fa ?" Tanya Steven

"Katanya di dekat kantor desa ada pasar murah ya kak? Aku mau ke sana "

"Aku antar "

"Loh emang kakak tidak ke tempat les? Setiap sore kan kakak ajarin anak anak les"

"Hari ini libur, karena pasar murah itu. Di sana banyak makanan. Ayo Fa.. " Mereka berangkat menuju kantor desa.

"Padahal kalian cocok loh jadi pasangan, kata salah satu saudara Steven saat mereka bertemu di pasar murah itu. Wajah Steven memerah.

"Kak Steven pantas mendapatkan yang lebih baik dari saya kak" kata Elfa memasang jarak. Dia tidak mau Steven atau ada laki laki yang masuk dalam kehidupannya. Dia ingin fokus mengurus anaknya dan usaha jualan sembako milik nya yang sudah mulai berkembang.

"Ah kalian kalau ngomong suka asal, jangan membuat ibu hamil ini salah paham ya " Steven memberikan ultimatum pada saudaranya itu.

Mereka berkeliling sepanjang pasar murah ini, Elfa membeli semua makanan yang di jual.

"Pak Bu, ayo di sini ada ubi kukus, ini Bu, ubi kukusnya, enak sekali "

Elfa melihat makanan yang belum pernah di coba. "Kak, aku mau coba makanan itu ? Boleh di makan sama ibu hamil kan pak ? "

"Boleh Bu, dulunya makan ini adalah pengganti beras selama musim lapar " Terang penjual itu.

"Makanan ini enak Fa, udah jarang di konsumsi sekarang. Kamu pasti ketagihan"

"Masa sih kak?"

"Ayo di coba, Pak.. ubi kukus dua ya " Elfa melihat makanan itu terbuat dari tepung ubi kayu yang di kukus dan di beri gula merah serta parutan kelapa.

"Ayo coba.. "

Elfa mencoba makanan itu dan ternyata enak sekali.

"Iya kak, ini enak sekali.. Aku mau lagi kak. Buat ibu juga " Elfa melihat di samping penjual ubi kukus itu. Ada seorang anak yang menjual kue. Sepertinya belum ada yang membeli jualannya.

"Dek, bungkus ya ,ini.. Ini dan ini..., Lima puluh ribu"

Penjual ubi kukus itu tersenyum " Istrinya selain cantik juga baik hati ya pak " Kata penjual ubi kukus itu pada Steven.

Mendengar penjual ubi kukus itu menyebut Elfa istrinya, Steven tersenyum.

"Belum jadi istri pak, tapi doakan bisa jadi kenyataan ya pak " kata kata Steven yang hanya di dengar oleh penjual ubi kukus itu

Ucapan penjual ubi kukus itu membuat dada Steven menghangat. Ada sesuatu di matanya saat melihat Elfa yang mulai kesusahan menunduk.

Steven menatap langkah kaki Elfa, mengikuti dari belakang. Wanita cantik yang sekali membuat pria langsung jatuh cinta saat pertama kali melihatnya.

.

.

.

Next...

1
merry
bnr kt mmy cel jgn jahat jdi orgg,,, hnya krn km gk bs pyn ankk,, elfa tuu korbann gk kmu gk tau ap el ud lewatinn sm ank y gavinn,,, cb kmu bygnnknn di posisi el hmil di luar nikh dihujat anky juga Dihujat bhknn di Mata mu Gavin ank Haram gk pyn hak atas wrisann bpky itu, di Mata mu loh ank trim kmu blg ank Haram pdhll itu ank lakimu mu loh
Nesya
dasar orang2 egois sangat memuakkan
Nesya
emaknya aditya syok saat liat suami elfa 😂
Lydia
lah aneh si chelsea... malah salahin elfa... jelas2 korban... lama2 jd gila si chelsea atau cerai aja lah.... hehehe.... Lanjut Author. Terima Kasih.
Retno Harningsih
lanjut
Lee Mba Young
Seumur hidup Aditya gk akn punya anak lain.
Chelsea kl km ingin anak cerai lah ma Aditya 🤣😁. tp km kn bucin pingin anak biar jd pewaris semua harta.
tp kn orang kaya hrse bisa dong cerai dng Aditya 🤣🤭.
Ani Basiati
lanjut thor
Lala
si tua Bangka pinta kali Dy ektimg hadeh
💝F&N💝
thor, jangan biarkan gavin diambil oleh si surya atau si aditya itu. biar mereka merasakan kesepian.
Nesya
suryadi licik dasar 🙄
Nesya
ngak bisa hamil chelsea mulai gila, menyedihkan 🤣🤭
Nesya
betul ardian lebih baik pergi g usah ikut campur percuma bicara dengan orang bebal
Nesya
telak suryadi
Retno Harningsih
lanjut
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Rika Rahim
knpa aditya gk di kasih paham sama chelsea kalau kena karma dengan masa lalunya aditya karena gk bertanggung sama orng yg di tinggalkan, coba kalau chelsea menikah dengan orang lain pasti sudah punya anak,
yunita
lnjutt
Happy Kids
walah mulai setres chelsea. elfa ga ngapa ngapain. ngiri bgt dah. smg ga sampe dicelakai elfa n bayinya sama chelsea perempuan odgj
💝F&N💝
up lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!