NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:371
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Sakit

Sementara itu di lain tempat.

“Terima kasih ya tae, kamu mau datang" ucap irene dengan senyum manisnya.

“Tentu saja aku akan datang karena kamu kekasihku kalau kamu lupa" ucap taehyung sambil tersenyum.

“Apakah kamu akan selalu datang jika aku membutuhkanmu tae?" Tanya irene.

“Tentu saja kamu prioritasku sekarang" kata taehyung sambil mencubit pelan hidung kekasihnya.

Saat ini terlihat jungkook dan ke empat sahabatnya sedang menikmati makan malam di sebuah restoran setelah sepanjang sore mereka menghabiskan waktu untuk belanja.

Di saat semuanya sedang menikmati makanan mereka tiba-tiba jungkook merintih sambil memegang perutnya.

“Aahh sakit sekali" ringis jungkook dengan keringat dingin yang membasahi dahinya.

“Kokie kamu kenapa?” Panik lisa yang kebetulan duduk di sebelah jungkook.

"Perutku sakit sekali”, rintih jungkook dengan wajah pucatnya.

"Cepat hubungi taehyung” kata jennie panik.

Lisa dengan cepat mengambil ponsel jungkook dan mendial no taehyung.

"Halo tae cepat ke sini jungkook” perkataan lisa terpotong oleh suara diseberang.

“Taehyung sedang sibuk" jawab suara diseberang dan langsung menutup panggilannya.

“Halo tae…taehyung" panggil lisa dengan panik.

“Gimana lis?" Tanya jisoo dengan tangan yg mengelus perut jungkook.

“Yang ngangkat cewek terus langsung ditutup, aku tebak pasti ceweknya" ucap lisa kesal.

"Aku ga papa” kata jungkook lirih dengan wajah pucatnya.

"Ga papa gimana, asam lambung kambuh kayak gini masih bilang ga papa” omel jennie gemas.

Disaat keempat sahabatnya panik dari kejauhan terlihat yoongi yg sedang menikmati makan malam dengan kekasihnya jimin.

“Kak bukankah itu kokie" kata jimin dengan tangan yang menunjuk ke arah meja jungkook.

Yoongi menoleh ke arah yg dimaksud dan memang benar terlihat yoongi dan teman-temannya juga sedang menikmati makan malam mereka.

"Tunggu deh kayaknya ada yang aneh deh sama kokie” kata jimin dengan pandangan yang tak lepas dari jungkook.

"Ayo kita kesana” ajak yoongi dan diangguki oleh jimin.

Akhirnya yoongi dan jimin pun berjalan ke arah meja jungkook.

"Kokie, ada apa?” Tanya jimin tiba-tiba.

Semua orang menoleh dan bernafas lega.

"Akhirnya ada kakak” ucap lisa.

"Apa yg terjadi?” Tanya yoongi.

"Asam lambung kokie kambuh kak” ucap jisoo.

Pandangan jimin tertuju ke jungkook.

"Kak, jungkook pucat" ucap jimin panik 

Yoongi dengan sekali angkat menggendong tubuh mungil jungkook ala bridal.

“Kita ke rumah sakit sekarang" kata yoongi dan diangguki oleh jimin.

*****

Yoongi, jimin dan keempat sahabat jungkook menunggu dengan cemas didepan ruang igd.

“Yoongiaa" panggil seseorang yg datang dengan wajah paniknya.

“Tante" panggil yoongi saat melihat kehadiran nyonya jeon.

“Bagaimana keadaan putri tante?" Tanya nyonya jeon dengan nada suara yg bergetar.

“Jungkook masih diperiksa dokter, tante tenang dulu ya” jimin berusaha menenangkan nyonya jeon.

"Gimana tante bisa tenang jiminah, kamu tahu sendiri bagaimana waktu asam lambung jungkook kambuh dan beberapa waktu yang lalu sudah divonis asam lambung akut” jelas nyonya jeon.

Semuanya hening hingga setelah beberapa saat seorang dokter keluar.

"Dengan keluarga pasien jeon jungkook” panggil dokter.

“Saya mamanya dok" kata nyonya jeon buru-buru mendekat.

“Putri anda perlu dirawat beberapa hari, karena asam lambungnya naik" jelas sang dokter.

“Tapi dia baik-baik saja kan dok?" Tanya nyonya jeon.

“Nyonya tenang saja, kami sudah memberikan obat lambung jadi keadaannya sekarang jauh lebih baik.

Setelahnya sang dokter meninggalkan nyonya jeon dan yang lainnya.

Jungkook sudah dipindahkan ke ruang vvip sesuai permintaan nyonya jeon dan sekarang di ruangan itu ada nyonya jeon, yoongi dan jimin yg ikut berjaga.

Tuan jeon sendiri sedang dalam perjalanan dari luar kota setelah tadi dikabari oleh sang istri jika putri kesayangan mereka masuk rumah sakit.

Sementara itu di lain tempat.

"Kenapa perasaaanku tidak enak ya" monolog taehyung.

“Tae kamu kenapa gelisah" tanya irene. Saat ini mereka berdua sedang di apartemen irene.

“Aku pulang dulu ya sayang" pamit taehyung.

“Kamu ninggalin aku sendirian tae?" Ucap irene dengan sedikit merajuk.

“Ini sudah malam irene lagipula kita belum punya hubungan resmi" bujuk taehyung.

“Tapi tae" perkataan irene terpotong.

"Besok pagi kita berangkat sekolah bersama oke” hibur taehyung lalu mengecup kening irene dan pergi begitu saja.

Tengah malam terlihat jungkook yg sadar perlahan dirinya membuka mata, dan bau disinfektan menyerang hidungnya.

"Di rumah sakit lagi” monolog jungkook dan netranya menatap kedua orang tuanya yang terlelap di sofa.

Dengan perlahan jungkook bangun karena dirinya ingin ke toilet, suara roda infus yg berderit membangunkan tuan jeon.

"Sayang kamu mau kemana?" Tanya tuan jeon bergegas menghampiri putrinya.

“Kokie mau ke toilet pa" kata jungkook.

“Papa antar" ucap tuan jeom lalu menuntun putrinya menuju toilet.

“Papa tunggu di depan pintu ya, jika sudah panggil papa" ucap tuan jeon.

Setelah selesai tuan jeon kembali merebahkan putrinya dan menyelimuti tubuh putrinya supaya tetap hangat.

“Terima kasih pa dan maaf ya pa, pasti kokie ngrepotin papa mama ya?" Kata jungkook lirih.

“Kamu anak papa dan mama ga ada kamus kata merepotkan mengerti, sekarang istirahat ya" kata tuan jeon.

“Usap rambut kokie pa" pinta kokie dan diangguki oleh tuan jeon.

*****

Pagi harinya terlihat taehyung yang sedang memakan sarapannya.

“Hari ini kamu jemput kokie kan tae?" Tanya nyonya kim.

“Ga ma, tae mau jemput kekasih tae" kata taehyung singkat.

“Kekasih? Sejak kapan kamu punya kekasih?" Tanya sang mama

“Sudah beberapa hari yang lalu, udah ya tae berangkat dulu" pamit taehyung lalu pergi begitu saja.

“Siapa kekasihnya ya? Aku penasaran" monolog nyonya kim.

“Ada apa ma?" Tanya seokjin kakak laki-laki taehyung.

“Ish kamu ini bikin mama kaget" ucap nyonya kim.

“Ck, gitu aja kaget, lagian mama ngelamunin apa sih?” Tanya seokjin penasaran.

"Itu adik kamu bilang punya kekasih, mama pikir dia jadian sama kokie ternyata bukan” jelas nyonya kim.

"Biarin aja deh ma, anak sudah besar ini” kata seokjin lalu mulai memakan sarapannya.

Skip.

Taehyung dan irene sudah sampai di sekolah, setelah mengantar irene ke kelasnya taehyung berjalan menuju kelasnya sendiri.

Dirinya terpaku saat mendapati bangku tempat jungkook duduk kosong.

"Tumben dia belum datang” monolog taehyung sambil melirik jam tangannya.

Dengan bergegas dirinya menghampiri keempat sahabat jungkook karena kebetulan jungkook, taehyung dan keempat sahabat jungkook berada di kelas yang sama.

"Lis, kamu tau kemana kokie?” Tanya taehyung

"Kenapa tanya aku, bukankah kamu punya no ponselnya" kata lisa dingin.

“Aku sudah hubungi tapi ga aktif" jawab taehyung.

"Kamu sudah ke mansionnya?” Tanya jennie kemudian dan taehyung pun menggeleng.

“Tadi aku berangkat bareng irene" kata taehyung.

“Ternyata berangkat sama ceweknya toh, ya udah sih sudah punya cewek ngapain ngurusin cewek lain mending fokus dengan cewekmu aja" ucap lisa ketus.

Disaat taehyung ingin bicara tiba-tiba guru datang dan pelajaran pun dimulai dan beberapa kali taehyung melirik ke bangku sahabat kecilnya itu.

"Kamu kemana kookie? Sepertinya nanti aku harus ke mansionnya” batin taehyung.

Jam istirahat terlihat lisa dan yang lainnya sedang makan di kantin dan tak sengaja matanya melihat pemandangan yg membuat dia muak.

“Lihatlah benar-benar pemain itu cewek, ditempat agresif banget" kesal lisa.

“Sudahlah ngapain juga kamu kesel sih, trus tadi di kelas juga apa maksudnya coba ngomong kayak gitu ke taehyung" kata jisoo.

“Aku tuh kesel karena kejadian kemarin, terus datang-datang nanya kookie dimana lagi" ketus lisa.

“Siapa tahu kan taehyung benar-benar ga tau soal kondisi kookie" ucap rose dan diangguki jennie dan jisoo.

“Oh iya, nanti pulang sekolah jadi jenguk kookie kan kita?" Tanya jennie.

“Jadi dong, tadi mamaku udah nitip camilan buat itu anak katanya biar perutnya ga kosong" jelas lisa.

“Mamaku juga tadi buatin kue buat kookie" ucap rose.

“Dia anak baik makanya mama kita sayang sama dia kan" kata lisa dan diangguki oleh yang lain.

Skip pulang sekolah.

"Ayo buruan keburu sore” ajak lisa dan saat dirinya hendak masuk ke mobil dirinya mendengar perdebatan kecil dibelakang.

"Ayolah irene lain waktu aku akan menemanimu, tapi sekarang aku harus tahu keadaan jungkook karena sejak semalam ponselnya tidak aktif” bujuk taehyung.

"Kamu tidak cinta aku kah tae?” Tanya irene merajuk dan itu terlihat menjijikkan di mata lisa

"Tentu saja aku mencintaimu, tapi jungkook adalah sahabatku jadi aku minta pengertianmu saat ini" bujuk taehyung.

“Ah.. " teriak irene tiba-tiba sambil memegang kepalanya

“Kamu kenapa?" Tanya taehyung panik

"Kepalaku tiba-tiba pusing tae, jadi apa kamu tega meninggalkan aku?” Tanya irene manja.

"Tidak aku akan menemanimu, ayo aku antar pulang” ucap taehyung lalu menuntun irene memasuki mobilnya dan meninggalkan halaman sekolah.

"Lihatlah ular itu, benar-benar ratu akting” kata lisa emosi.

“Biarkan saja, ayo kita berangkat" ajak jisoo dan diangguki oleh yang lain.

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!