NovelToon NovelToon
Young WIDOWER

Young WIDOWER

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Fantasi / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: intanpermata

Menyandang status duda diusianya yang masih sangat muda adalah hal yang sama sekali tidak pernah terbayangkan oleh Abrisam Xander Rahadian.


Hatinya telah membeku dan tidak berniat ingin mencari pendamping ataupun sosok ibu untuk putranya semenjak ia merasa dikecewakan dan sakit hati oleh mantan istrinya yang begitu tega meninggalkannya terutama putranya yang usianya belum genap satu tahun yang masih sangat membutuhkannya.

Ingin tau lebih lanjut cerita tentang Abrisam Xander??? Ikuti ceritanya yuk!!🙏😊😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intanpermata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 1

"Ayaaah!!" Dengan merentangkan kedua tangannya sambil berlari kepelukan ayahnya yang baru saja pulang dari kantor.

"Jagoan Ayah apa sudah mandi?" Sambil mengangkat tubuh anak laki-lakinya dan menggendongnya ia bertanya dengan sangat lembut dan duduk disofa memangku anaknya.

"Sudah dong Yah! sudah wangi juga!" Jawabnya dengan sangat imut.

"Tuan Sam, kamu sudah pulang rupanya?" Ucap Bi Asih kepada Abrisam yang baru saja pulang.

"Iya Bi!" Jawab Abrisam dengan tersenyum.

"Ayah tadi disekolah aku dapat nilai A saat pelajaran manulis!" Ucap Alan putra Abrisam dengan tersenyum sangat imut memberitahu Abrisam.

"Oya? coba mana tunjukkan ke Ayah!" Jawab Abrisam dengan tersenyum bangga kepada jagoan kecilnya.

Anak laki-laki Abrisam Xander yang bernama Alan Xander hasil dari perbuatan bodohnya dimasa lalu, begitu dicintai dan disayangi oleh Abrisam.

Abrisam tidak menambahkan nama Rahadian dibelakang nama putranya, karena mengingat saat Bayu sangat membencinya hingga mengusirnya dari rumah.

Setelah Sabrina meninggalkannya juga Alan yang masih bayi, Abrisam benar-benar merasa sangat kecewa dan tidak habis pikir,

karena Sabrina ternyata bukanlah istri juga wanita baik-baik yang dengan rela meninggalkan bayinya demi laki-laki lain hanya untuk mendapatkan kepuasan juga kesenangannya sendiri.

Abrisam bersumpah tidak akan dan tidak ingin kalau sampai anaknya bertemu dengan ibunya lagi.

Abrisam juga tidak pernah menceritakan tentang ibunya, ia lebih memilih selalu mengalihkan pertanyaannya tiap kali putranya menanyakan ibunya.

Abrisam tidak mau kalau Alan sampai tau perbuatan ibunya diluar sana yang akan mengganggu pikirannya juga mentalnya nantinya.

Beberapa bulan setelah kepergian Sabrina, Abrisam segera menggugat cerai Sabrina juga mengambil hak asuh atas putranya.

Setelah resmi bercerai Abrisam berjanji tidak akan pernah memberikan Alan kepada Sabrina nantinya.

Dengan perjuangannya selama beberapa tahun ia bekerja sambil mengasuh putranya hingga saat ini ia bisa berhasil dan sukses menjadi pengusaha kaya raya.

Maka dari itu ia akan selalu memberikan apapun yang diinginkan putra kesayangannya itu. Ia juga merasa sangat beruntung memiliki Alan yang tidak pernah rewel dan sangat cerdas.

Alan selalu bisa mengerti dan memahami juga melakukan apa yang dinasehati Ayahnya.

Disekolah pun ia juga selalu mengingat nasehat dari gurunya dan selalu memberitahukan kepada Ayahnya.

"Ayah, ini lihatlah!" Ucap Alan sambil berlari membawa bukunya dan menunjukkannya kepada Ayahnya yang sedang duduk disofa dengan penuh semangat.

"Waw, hebat sekali anak Ayah! kamu sudah lancar menulis!" Ucap Abrisam dengan rasa kagum dan sangat bangga lalu mencium pipi Alan yang bulat seperti bakpao.

Ia selalu memberi pujian juga dorongan kepada Alan supaya putranya selalu bersemangat dan kelak akan menjadi anak yang sukses dan membanggakan.

"Iya Ayah, Alan ingin menjadi seperti Ayah!" Jawab Alan juga sambil mengecup pipi Abrisam.

"Alan harus bisa menjadi lebih baik lagi dari Ayah!" Ucap Abrisam dengan lembut sambil mengusap pipi Alan.

"Ayah yang terbaik buat Alan! Ayah adalah Ayah yang hebat!" Ucap Alan membuat Abrisam merasakan kedua matanya panas karena berusaha untuk tidak mengeluarkan cairan bening dari matanya.

Kemudian Abrisam memeluk Alan dengan erat dan penuh kasih sayang. Ia begitu menyayangi Alan.

Ia selalu berharap suatu hari nanti, jangan sampai Alan seperti dirinya yang harus diusir oleh orang tuanya tanpa sedikitpun memberi maaf juga kesempatan memperbaiki kesalahannya.

Abrisam tidak akan menjadi Ayah yang akan memojokkan anaknya hingga tega membuang anaknya setelah anaknya melakukan satu kesalahan saja kepadanya.

Abrisam mengingat saat ia masih kecil dan sekolah, ia selalu mematuhi semua aturan dari Papanya hingga menjadi anak kesayangan dan kebanggaan bagi Papanya.

Kesalahannya hanya satu, ia menghamili Sabrina dan sampai saat ini ia masih belum mengetahui kebenarannya kalau dulu ia dijebak oleh Sabrina hingga akhirnya Sabrina meninggalkannya tanpa dosa.

"Baiklah! Karena Alan sudah mendapat nilai yang bagus, Alan mau hadiah apa dari Ayah?" Tanya Abrisam setelah melepaskan pelukannya dan menatap sambil tersenyum kepada Alan yang duduk dipangkuannya.

"Alan pengen jalan-jalan bersama Ayah! Ayah lama sekali tidak mengajak Alan jalan-jalan! Alan mau bermain lagi di gamezone." Jawab Alan dengan penuh semangat dan ceria.

"Baiklah! Apapun mau mu Ayah akan mengabulkannya! Sekarang Ayah mau mandi dulu!" Jawab Abrisam sambil mengangkat tubuh Alan sampai keatas hingga membuat Alan tertawa begitu renyah sambil berteriak gembira.

Abrisam segera mandi dan berganti pakaian, kemudian ia mengajak Alan untuk makan bersama sebelum mengajaknya keluar jalan-jalan.

"Sini Bibi suapin?" Tanya Bi Asih dengan sangat lembut.

"Alan sudan bisa makan sendiri Bibi!" Jawab Alan dengan cemberut lucu dan membuat Bi Asin juga Abrisam tertawa melihatnya.

"Biarkan saja Bi! Bibi juga makanlah!" Ucap Abrisam dengan tersenyum kepada Bi Asih.

Bi Asih kemudian duduk disebelah Alan dan ikut makan bersama Abrisam juga Alan.

Bi Asih adalah ART juga pengasuh Abrisam sewaktu dulu Abrisam masih kecil.

Bi Asih mengundurkan diri dan keluar dari rumah Bayu Arya Rahadian setelah setahun kepergian Abrisam karena diusir oleh Papanya.

Bi Asih begitu menyayangi Abrisam karena ia sangat mengenal Abrisam sejak kecil.

Abrisam merupakan anak yang penurut, baik hati juga tidak sombong. Abrisam juga menyayangi Bi Asih seperti ia menyayangi Mamanya.

Kepergian Bi Asih waktu itu tak luput dari keinginan Chintya mama Abrisam. Chintya yang menjadi sering sakit-sakitan karena selalu memikirkan putra kesayangannya,

ia meminta Bi Asih mengundurkan diri dan mencari Abrisam untuk membantu mengasuh cucunya.

Diam-diam Chintya juga mengirimkan uang kepada Bi Asih untuk kebutuhannya selama ikut bersama Abrisam karena Chintya tau bahwa Abrisam masih belum mampu memberi gaji Bi Asih.

Meski Bi Asih selalu ikhlas dan rela tidak dibayar untuk membantu Abrisam mengasuh Alan,

tetapi Chintya memaksanya sebagai ucapan terimakasih telah mau menggantikannya untuk mengasuh cucunya dan tiap kali selalu mengabari Chintya secara diam-diam.

Alan juga mewarisi sifat Abrisam yang selalu patuh, baik hati juga tidak sombong, ia selalu ramah dan mudah akrab dengan teman-teman barunya saat disekolah.

Alan makan dengan sangat hati-hati dan ia makan juga sangat serius hingga tidak ada nasi atau makanan lainnya yang keluar dari piringnya, tidak berantakan.

Abrisam dan Bi Asih tersenyum memperhatikan cara makan Alan yang begitu serius dan sangat hati-hati.

Seleai makan dengan penuh semangat Alan menggenggam tangan Abrisam dan menariknya untuk cepat masuk kedalam mobil.

"Ayo Ayah cepat!" Ucap Alan sambil menarik Abrisam yang diikuti oleh Bi Asih.

Malam ini Abrisam mengajak Alan bermain juga mengajak Bi Asih ikut bersamanya.

...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

...Hallo Readers 😍😍...

...Mohon maaf kalau lama UP nya ya🙏...

...Terimakasih sudah mampir dan membaca karya saya😍🙏...

...Jangan lupa LIKEnya ya😍😘...

1
YAM
Luar biasa
Dahlia Anwar
tolol semua si huft kenapa selalu emosi yang di kedepankan katanya cinta tapi bego
Dahlia Anwar
iya bego semua marahin aja bal
Neni marheningsih
goblog ze mau2 nya luluh sama Sam...haruse kasih pelajaran..orang udah punya istri masih mikirin mantan aja..Dasar plin plan
Neni marheningsih
dasar ogeb ya ogeb si sam
Neni marheningsih
Sam nya aja bego...kenapa ga punya asisten..udah tau si Clara suka di biarin ikut😬😬
korban perasan Csr
y7
Bzaa
wow semoga benih2 cinta segera menghampiri
tania_: makasih banyak, kak. sudah mampir di karya saya.🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Bzaa
semoga abrisam Mao membuka pintu hati nya buat Ze
Bzaa
akhirnya bertemu dan berteman 👍
Bzaa
menarik 😘
Bzaa
ceritanya asyik 💕
asfar arahman
bagus Fanya...sebagai wanita bermaruah kamu harus bisa menjaga dan melindungi diri kamu....jgn biarkan diri kamu diperkotak katikkan oleh wanita ular itu
asfar arahman
jgn bagitau dulu paman dan bibimu...biar Sam yg katakan semuanya..biar bibi dan sepupumu terkejuttttt
Deandra🕊🌻
gw jadi bininya si Sam, udah gw suruh pecat tu si Clara..
waktuitu
aku mampir thorrr kayanya seruuu
asfar arahman
itu normal sebagai anak gadis ...apa nak dimalukan pembalut itu memang wajib ada bg setiap perempuan
asfar arahman
Sam cari kebenaran kamu dijebak Sabrina...
tania_: makasih banyak kakak udah mampir..🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Oh Dewi
mampir ah, mana tau seru.
Demi apa, sesusah itu nyari novel yang seru. Btw, mau sekalian rekomendasiin novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung.
Bagus banget novelnya, tapi ya gitu minim pembaca😈
tania_: trimakasih kakak, msh ada lagi karya aku yg seru Terjerat Pernikahan Kontrak Dengan Sang IDOLA, Perjalanan Hidup NAURA sp tau suka..😊🥰
total 1 replies
osinry 翔
Wah visualnya keren sis😍
tania_: makasih kakak..🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!