NovelToon NovelToon
It'S You

It'S You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:111.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sofie Otviana

Maureen Fredelia, di kenal dengan sebutan Delia. Gadis berusia 18 tahun itu harus terpaksa menikah dengan seorang Brian Andreas Haidar! Pewaris sah dari Grup HDR.

Brian adalah sosok yang tidak ia kenal, tidak ia suka, dan tidak akan pernah bisa menjadi patner dalam hidupnya. Namun karna perjudian yang di lakukan oleh neneknya, membuat hutang keluarga mereka menumpuk. Dan akhirnya ia terpaksa menikah dengan lelaki itu.

Masuk dalam keluarga kaya membuat kehidupan Delia berubah sepenuhnya. Menjadi gunjingan teman teman dan tetangganya masih belum cukup untuk mengawali penderitaannya.

Delia harus banyak terluka karna mengenal seorang keluarga Andreas. Dan menjadi target baru untuk para pesaing bisnis keluarga tersebut bum lagi citranya yang begitu buruk di dalam masyarakat.

Namun Delia bukan Delia jika tidak sekuat baja. Delia memang kuat. Namun jalan terjal yang ia lalui juga bukan persoalan yang gampang untuknya.

Mampukah Delia bertahan di dunia keras itu? Yuk.. simak terus kelanjutan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sofie Otviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2

Dean menatap Delia yang berjalan melewati rumahnya dengan membawa 2 kantung belanjaan besar di kedua tangannya.

"Dari mana mak?" Seru Dean membuat gadis yang tengah cengengesan itu sontak menoleh ke arahnya.

"Habis ke pasar nak! Gak mau bantuin emak kah? Berat nih" celetuk Delia mengangkat kedua kantung besar ditangannya.

"Sini gue bantuin mak!" Sambar Roy, kembaran Dean, keluar dari rumah dengan membawa sekaleng cola kesukaannya.

Roy berlari ke arah Delia setelah memberikan kaleng minuman itu pada Dean yang tengah duduk santai di teras rumahnya.

"Habis belanja apaan sih mak? Berat amat kek nya?" tegur Roy merebut dua kantung itu segaligus.

"Biasa si emak dirumah suka gitu kan! Belanja buanyak entar ujung ujungnya masak kebanyakan terus dibagi bagi ke rumah elu" ucap Delia sambil berucap terimakasih pada Roy yang telah membantunya.

"Owh jadi nenek di rumah mau masak masak? Gue bantuin ya mak" sekarang ganti Dean yang mendekat ke arah mereka dengan antusias setelah mendengar Winda, mamy Delia akan memasak, tentu saja dia sangat doyan masakan Winda yang pasalnya adalah mantan koki restorant.

Roy sama Dean ini kebiasaan manggil Delia itu emak karna Delia cerewetnya kek emak ke anaknya. Jadi ya gitu deh..

"Gimana kalo bantuin gue aja nak? Kerjain PR emak aja gimane?"

"Idih ogah, kerjain sendiri lah" ketus Dean seketika menjadi kesal.

"Huh pelit deh lo! Punya otak tuh dibagi bagi"

"Ngaku gak punya otak dia Roy wkwkwk" ejek Dean tertawa menyebalkan.

Melihat kembaran dan sahabatnya itu bertengkar, Roy hanya memutar bola matanya malas dan membawa masuk belanjaan Delia ke dalam rumah gadis itu.

Di sambut dengan Qila, adik perempuan Delia yang baru duduk di bangku kelas 3 SMP tapi tingginya sudah hampir menyamai dirinya dan Delia kalah jauh. Karna Delia itu pendek kek mamanya.

"Loh kakak gue mana bang? Kok lo jadi yang bawa belanjaan mama?"

"Di depan tuh. Lagi tengkar sama adek gue di jalanan" "Ini taroh mana Qil?"

"Dapur bang! Ada mama kok, masuk aja"

"Okey!" Roy berjalan masuk dan melihat tante Winda yang tengah mencuci peralatan dapur. "Tante! Ini belanjanya ya"

Winda menoleh, menatap Roy yang meletakkan kantong belanja di atas meja. "Loh Delia mana Roy? Makasih ya"

"Iya tante, Delia di depan. Tante lagi apa?" Tanya Roy melihat tangan Winda yang sibuk mencuci walau mulutnya sedang sibuk menanyai dirinya.

"Ngamen! Ya nyuci piring lah ganteng. Masa gak kelihatan sih"

Roy terkekeh "Hehe, mata Roy merem sih tan wkwkwk. Mau di bantuin kah?"

"Gak usah tanya! Sini kamu. Punggung tante dah sakit dari tadi nih. Punya anak cewe dua tapi gak guna semua. Pusing deh tante Roy"

"Wkwkwk iya iya nyonya. Ngeluh nya ke panjangan tuh wkwkwk"

Delia dan Dean masuk ke dapur dengan ricuh. "Ma Dean ngeselin nih"

"Apaan sih Del! Engga loh tan. Delia aja tuh ngambekan"

Winda hanya menggelengkan kepalanya pasrah melihat dua kucing yang ribut adu mulut di hadapannya. Ia pun memilih masuk ke dalam kamarnya dan beristirahat dari pada melihat keduanya debat tak berfaedah.

"Tuh rajin kek Roy sana lu. Jangan adu mulut aja lu sama gue, kek cabe aja! Padahal yang cabe kan si Roy" seru Delia.

"Idih yang betul aja lu! Males amat gue jadi pembantu gratisan dirumah lo, cih" balas Dean memasang wajah geli.

"Nih gue kasih buruan nih!" Delia melempar uang lima ratus perak padanya.

"Apaan njir! Dompet gue tebel. Gak butuh duit dari lo" Dean melempar balik duit receh itu ke muka Delia.

"Astafirullah mentang mentang tajir lo setan. Ya apalah gue yang kere ini" Delia mendengus kesal dan meninggalkan Dean di tempatnya, memilih membantu Roy yang dengan ikhlas membantu pekerjaan rumahnya.

Dean diam, tak enak pada Delia. Dia takut menyinggung Delia atas ucapannya itu.

"Sorry! Gue bantu deh" ucap Dean mengingat mereka sudah dari bibit sampai bonsor gini udah kenal lama.

"Apaan gilak! Gak usah sana lo jauh jauh. Hambur duit sana biar cepet kempes dompet lo" sensi Delia mengibas tangan Dean dari lengannya.

Pasalnya Delia ini sangat sensitif dengan masalah status sosial, entah mengapa dia kesal kalo mengingat dia ini sangat kere alias miskuin.

"Ya allah mak maapin Dean dong, iya deh Dean durhaka mak huhu" manja Dean bergelayutan manja di lengan Delia.

Delia menghela nafasnya kesal "Roy adek lo nih. Kesel gue"

Roy menoleh sekilas dan kembali melanjutkan acara cuci piringnya. "Udah sih Del, Dean kan mulutnya emang gitu. Lagian lo emang kere kan"

Mendadak Delia menjadi semakin kesal "Iya deh gue kere lo bedua kaya kek kolongmerat. Cih.."

"Apa sih De, sensi amat lu. Biasanya kita juga yang jajanin lo. Udah kek suami jajanin istrinya, noh dua suami lo kan" seru Roy santai, karna emang seperti itu adanya.

Dean dan Roy sering membelikan Delia ini itu, tentu saja karna kehendak mereka sendiri, tak mungkin Delia yang memintanya. Delia bukan orang matre.

"Bodo! Males gue sama kalian. Pulang sana. Sebel gue liat muka papan iklan kek lo bedua" kesal Delia mengibas tangannya mengusir keduanya.

"Idih jutek! Hayuk es cream sayang. Suami yang ini bakal beliin deh" ujar Roy memeluk leher Delia akrab.

"Jijik lo bencong. Sana enyah! Males gue ah. Qilaaaaa usir tikus tikus ini dari sini dekkkk" jerit Delia membuat Qila keluar dari gua nya.

"Cabut lu pada! Ganggu kakak gue mulu kerjanya. Cabut sana" usir Qila menyeret mereka keluar rumah kasar.

"Cih mentang mentang dah sabuk item, jadi tenaga lo kek sumo ya Qil" celetuk Dean yang kalah kuat dari gadis yang jauh lebih kurus dari dirinya itu.

Setelah melemparkan kedua orang sahabat kakaknya plus tetangga sebelah rumahnya keluar rumah! Qila kembali ke dapur dan membantu kakaknya yang tengah mencuci piring.

"Buat makanan dong kak! Qila laver nih" rengek gadis manja itu pada Delia.

"Udah tau gue gak bisa masak! Gitu masih minta di maskin. Ini tuh maksudnya emang minta tolong apa ngejek" sebal Delia menatap sengit adik semata wayangnya itu.

Qila pun menyengir kuda "Hehehehe ngejek dong! Sesekali durhaka. Kan Qila jarang durhaka sama kakak. Yang sering mah ke Bapak ya kan kak" seru Qila sambil mengedip ngedipkan matanya genit.

"Wkwkwk ngaku lu dek! Dasar anak durhaka. Udah sana goreng telur. Sekalian kakak juga mau yak!"

"Okey kakaku cayang"

1
Nur Saimah
bagus banget
Suratini Tini
apaa... gini doang endingnya🤔🤔🙄🙄🙄
Putri Rahma
berasa pengen jd delia...banyak yg sayang 🤗🤗🤗🤔🙂🙂🙂
Mumud Maryati
kok tamat sih ,ngengantung ceritanya ini
RINDI
kok tamat kak,,,jangan tamat dulu dong kak masih penasaran kelanjutannya pas setelah qilla sadar
azizah
plis.... jangan tamat😭😭😭😭😭
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
ACILMEY
aku like, semangat dek 👍👍
Wynstelle: makasih kakak😘
total 1 replies
RINDI
penuh tanda tanya????????
deanipe: Permisi kak author,
Mohon maaf aku ijin promote karya,
Allista - The feelings in between
Gadis pembunuh bayaran yang terlibat dalam sebuah misi dimana ia harus terlibat perasaan antara target bunuhannya dan pria dari masa kecilnya. Siapa yang dipilih? Lalu bagaimana misi bisa selesai sementara nyawa teman2nya jadi ancaman.
Mungkin bisa mampir kak.
Terimakasih 🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Rira Syaqila
like mendarat cantik..
d tggu upnya kakak..
semangat terus, karyamu selalu yang terbaik..

D tggu feedback nya yaa..

salam hangat dari :

***. KEAJAIBAN CINTA KESYA
***. MR.PERWIRA vs MANTAN PREMAN
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
Wynstelle: makasih kak🌻
total 1 replies
RINDI
lanjut kak
Wynstelle: thanks kak🌻
total 1 replies
ACILMEY
ayo lanjut 👍👍
Wynstelle: thanks kak🌻
total 1 replies
ACILMEY
lanjut dek 👍👍
ACILMEY
ayo lanjut lagi 👍👍💪💪
Wynstelle: siap kak🌻
total 1 replies
RINDI
semangat kk
RINDI: sama²
total 2 replies
RINDI
tak kirain udah g up lagi kak,makasih up nya
RINDI: iy kak tetap difavorit kok
total 2 replies
ACILMEY
hadir dek, lanjkan 😁😁👍
Wynstelle: makasih kak
total 1 replies
Susi Ana
like, mampir ya
Wynstelle: makasih kak
total 1 replies
ACILMEY
Assalamu'alaikum dik, selamat sore, kembali hadir menyapa dan mendukung mu, samangat berkarya 👍👍💪💪💪
Wynstelle: makasih kak🌻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!