NovelToon NovelToon
Adikku, Istri Kedua Suamiku

Adikku, Istri Kedua Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:612.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ridz

Dea dijebak oleh kakaknya yang berakhir dia harus ditiduri oleh suami kakaknya yang membuat dia harus mengandung anak dari suami kakaknya dan terpaksa menjadi Madu dari sang kakak hanya karena kebahagiaan sepihak.

Menceritakan Liku-Liku perjalanan kakak adik angkat, yang terjebak dalam hubungan rumit dimana mereka harus berbagi suami yang sama dengan keadaan saling mengikhlaskan.

Zara Aridda sesosok wanita tegar dengan rasa penuh perhatian harus menikahkan suaminya dengan adiknya dikarenakan adiknya telah hamil anak suaminya, namun dia menyimpan rahasia yang besar yang hanya dia yang tahu.

Dea Aninda sesosok wanita yang tak kala tegar nya terpaksa masuk kedalam hubungan pernikahan kakaknya dan menciptakan sebuah keadaan rumit dimana dia terjebak dalam keadaan terpaksa dan kenyataan bahwa dia mulai mencintai suami kakaknya yang kini menjadi suaminya

Siapakah yang akan dipilih Tirta dikala Kedua istrinya sama-sama ingin menyerah

Siapakah yang akan bertahan dalam pernikahan tersebut dan siapakah yang pada akhirnya menyerah

Dan jangan lupa sosok Danu yang selalu ada untuk Zara dan masih menanti cinta Zara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH. 02: Kurang Adil Apa, Abang?

[JANGAN LUPA BERIKAN LIKE DAN KOMENTARNYA YAH KAK]

Sudah hampir dua minggu semenjak pernikahan diantara Dea dan Tirta, tidak banyak yang terjadi kecuali perubahan sikap dingin Zara ke Tirta yang membuat Zara seolah bukan istrinya.

Begitupun dengan sikap Zara ke Dea yang semakin menyayangi Dea dan posesif terhadap kandungan adiknya sebaliknya Tirta seolah tidak perduli dan masih berusaha meluluhkan hati Zara kembali.

Walaupun begitu Dea tetap kuat dan tegar karena ada Zara yang selalu menguatkannya, Zara selalu mengatakan bahwa cinta akan datang karena terbiasa, dan suatu saat nanti pasti Tirta akan mencintainya, tinggal menunggu waktu yang tepat.

"Mulai hari ini kalian harus tinggal Berdua di apartemen Bang Tirta yang ada di dekat kampus, daripada kosong kan mending kalian tempati," ujar Zara di sela sarapan mereka.

Tirta dan Dea yang mendengar itu langsung mendongak dan menatap Zara yang sedang memakan sarapannya.

"Gak bisa, Abang gak bisa ninggalin kamu," tolak Tirta.

"Jangan egois Bang! Dea juga butuh perhatian dia sedang hamil dan Abang harus adil," jawab Zara menatap wajah suaminya itu.

"Kurang adil apa Abang, dek? Dua minggu Abang tidur sama dia? Abang bahkan gak pernah tidur bareng kamu, dan kamu bilang Abang masih kurang adil?" tanya Tirta berdiri dari duduknya.

Ifa dan Gilang hanya diam melihat anak-anak mereka, mereka sudah dewasa dan figur orang tua disini jelas sudah tidak dibutuhkan lagi.

"Abang masih nanya? Apa pernah abang memperlakukan Adek aku sebagai seorang istri? Abang pernah mencintai dia?"

"Itu karena abang cuma mencintai kamu!"

"Lantas kenapa abang merusak Adek aku kalau abang cuma mencintai aku?"

Tirta bungkam, Zara menatap Tirta dengan mata memerah seolah ia mewakili perasaan adiknya sendiri, entah jenis istri macam apa Zara yang lebih membela madunya, tapi didalam situasi seperti ini hati nurani Zara sebagai wanita jelas harus bertindak.

"Disini sepenuhnya kesalahan ada pada Abang, jadi abang gak punya alasan lagi untuk menolak semuanya," Zara menunjuk suaminya dengan tatapan kekesalan.

Bruk!

Dea menggebrak meja makan dan menatap Zara dan Tirta bergantian.

"Selama ini aku berusaha menjadi gadis polos, pendiam dan menuruti semua alur yang diberikan, aku bahkan kehilangan jati diriku sebagai Dea yang kuat dan selalu mengemukakan apa yang dia ingin ucapkan, dan hari ini aku pengen negasin lagi di sini, tidak ada yang salah diantara kita bertiga, apa yang harus disesali lagi?" ujar Dea.

"Aku tidak masalah tidak dicintai, karena aku sadar aku ini hanya sosok protagonis yang seolah antagonis menjadi orang ketiga di pernikahan kakakku sendiri, aku harus apa? Apa aku pernah meminta keadilan pada Abang? Tidak kan? Jadi kalau abang memang tidak mau tinggal Berdua sama aku, yasudah aku tidak memaksa setidaknya aku sadar diri aku cuma benalu di kisah pernikahan Kak Zara dan Bang Tirta," tambah Dea.

Setelah mengucapkan kalimatnya Dea beranjak meninggalkan meja makan dan berjalan menuju kamarnya.

Sesampainya didalam kamar Dea memilih meringkuk diatas tempat tidurnya dan mengelus perutnya pelan sembari menangis dalam kesendiriannya.

"Apa kamu siap kalau kamu lahir tanpa ayah?" tanya Dea pada bayi dalam kandungannya.

Sedangkan diluar sana Tirta sudah pergi mengajar untuk kelas pagi di universitas dia bekerja, sedangkan Zara hanya memilih duduk di meja makan bertiga dengan Gilang dan Ifa.

"Kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya Gilang yang membuat Zara beralih menatap ayahnya.

"Yakin Pa, biar aku yang menyerah didalam hubungan ini tapi sebelum itu aku harus memastikan kalau Bang Tirta sepenuhnya cinta sama Dea supaya ketika aku keluar aku gak perlu khawatir lagi tentang Dea, lagipula apa yang Bang Tirta bisa banggakan dari aku, menghamili Dea saja sudah membuktikan bahwa Bang Tirta memiliki tekanan batin tersendiri, dan lagipula aku bukan wanita yang sempurna, aku bahkan tidak bisa memberikan keturunan untuk Bang Tirta," jawab Zara yang tanpa sadar air mata jatuh dipelupuk pipinya.

"Semoga keputusan yang kamu buat itu benar," ujar Gilang.

Zara menyeka air matanya kemudian tersenyum kini dia punya satu misi dihatinya yaitu mengikhlaskan Tirta untuk Dea, karena dia yakin bahwa sebenarnya dia hanya menjaga jodoh adiknya selama enam tahun ini, dan ini tekad Zara, mengikhlaskan suaminya bukan berarti dia menyerah, dia yakin tuhan telah menyiapkan pria yang lebih baik lagi ketika dia benar-Benar lepas dari hubungan rumit ini.

Di kampus sendiri Tirta tidak fokus mengajar karena pikirannya terpecah oleh perkataan Dea dan Zara, benarkah dia kurang adil dalam hubungan ini, ataukah karena hanya belum menerima kenyataan bahwa dia memiliki dua istri dan dia sudah terbiasa mencintai Zara daripada Dea.

Apakah istilah cinta karena terbiasa itu ada? Ataukah hanya dia saja yang tidak pernah belajar mencintai Dea yang akan memberikannya keturunan setelah enam tahun menyandang status suami.

Setelah memikirkan keputusan ini matang-matang, Tirta memutuskan untuk menerima usulan dari Zara untuk tinggal Berdua dengan Dea, setidaknya ini bentuk keadilannya dengan belajar mencintai Dea, setidaknya sampai Dea melahirkan anaknya.

Toh Zara sendiri sudah tidak peduli dengan status pernikahan mereka yang kian hari Zara kian dingin padanya.

Setelah pulang dari mengajar, Tirta menyempatkan diri membersihkan Apartemen yang akan dia tempati bersama Dea sebelum pulang ke rumah.

Sesampainya Di rumah, terlihat Zara, Gilang dan Ifa sedang duduk diruang tamu, Tirta masuk dan mencium kening Zara sebelum lanjut menuju kamar Dea untuk membereskan barangnya.

"Dea, mulai hari ini kamu sama abang tinggal Berdua di apartemen, tapi jangan senang dulu, Abang akan belajar mencintai kamu, tapi abang gak mungkin mudah untuk bisa berbagi cinta dengan cepat kepada dua orang yang berbeda," ujar Tirta mengambil koper dan memasukkan bajunya dan baju Dea kedalam koper.

"Hanya untuk membuktikan keadilan Abang sebagai suami kan? Sudah kutekankan kalau aku tidak perlu dicintai juga toh ini semua formalitas sampai anak ini lahir dan endingnya yang abang pilih tentunya tetap kak Zara, setidaknya biarkan hanya aku yang belajar mencintai abang setidaknya sebagai anak dari bayi ini," Dea berdiri dan kini berada di belakang Tirta.

Tirta yang mendengar itu terdiam dan membalikkan badannya melihat Dea yang menatapnya dengan tatapan sayu.

"Setidaknya biarkan Abang belajar mencintai kamu, dan untuk berbagi cinta biarkan Abang berusaha untuk itu dan akhirnya biarkan waktu yang menjawab," Tirta memegang tangan Dea dan membawanya ke ruang tamu.

Gilang, Ifa dan Zara yang melihat itu langsung berdiri dari duduknya dan mendatangi Tirta dan Dea yang membawa koper.

Tirta melepaskan tangan Dea dan menghampiri Zara yang sedang berekspresi dingin seperti biasanya, ia mencium kening Zara dan memegang tangannya.

"Sesuai permintaan kamu, Abang akan berusaha adil dan mencoba mencintai Dea," ujar Tirta melirik Dea yang berdiri sembari menunduk.

"Dan aku akan kembali kerja di perusahaan Danu, setidaknya ini usaha aku untuk bersiap diri hidup tanpa seorang suami," jawab Zara yang membuat Tirta mengerutkan keningnya karena hanya Tirta yang mendengarnya.

Zara kemudian berjalan mendekati Dea dan memeluk adiknya hangat, berbeda dengan tadi ekspresi Zara kini sangat hangat kepada adiknya.

"Kakak mau dengar kabar tentang kamu yang akan menjadi istri satu-satunya Bang Tirta, secepatnya, berjuanglah setidaknya untuk mendapatkan cinta Bang Tirta," bisik Zara yang hanya didengar oleh Dea.

Dea yang bingung hanya tersenyum dan memeluk erat kakaknya sebelum Tirta memegang tangannya dan menariknya keluar untuk naik ke aston martinnya.

Zara hanya berdiri diteras melihat suaminya pergi bersama istri keduanya, setidaknya ini adalah rencana Zara sendiri karena dia yang akan menyerah pada akhirnya.

Ifa yang melihat putri sulungnya langsung mengusap pundak putrinya itu, sedangkan Zara memegang tangan Ifa kemudian tersenyum.

"Terkadang kita harus mengikhlaskan untuk hidup bahagia," monolog Zara sebelum masuk kedalam rumah.

Didalam mobil Dea hanya terdiam meremas bajunya menghadapi fakta akan tinggal Berdua dengan suami kakaknya yang sekarang merupakan suaminya.

Tirta yang melihat kegelisahan Dea dan sudah memikirkan tentang kesalahannya sekarang, langsung memegang tangan Dea dan mengusapnya perlahan.

"Maafin Abang, Tapi Abang janji akan jadi suami yang baik, dan Abang akan tetap berusaha mencintai Adek," ujar Tirta.

Selama dua minggu pernikahan mereka ini kali pertamanya Tirta begitu tulus dalam berbicara kepadanya, setidaknya yang Dea pikirkan sekarang, mengembalikan suami kakaknya walaupun dia harus merasakan sakitnya ditinggalkan nanti.

- TBC

[WADUH DUA-DUANYA SAMA-SAMA PENGEN NGIKHLASIN SUAMI MEREKA LAGI YAUDAH TIRTA BUAT AUTHOR AJA KALAU GITU WKWKWKWK]

1
Puji Rahayu
nyong we milu mumet leh ngrasake lahh...
mubeng2 wae..ra uwis2...😃😃😃
Ibelmizzel
zara Danu hadeh....
Ibelmizzel
zara egois seolah dia yg korban disini seolah2 dia terluka dan yg paling tersakiti orang2 menyalahkan adiknya padahal dia yg menyusun sekanariony
Surabaya Honda
W.O.W wonderful Thor,, CHIAYOO 👍
Surati
bagus
Dyah Oktina
mertua thor... bukan menantu..
Dyah Oktina
bukannya mblnya aston martin ya???? apa dah d jual d ganti honda brio 🤭
Dyah Oktina
kayaknya hanya ada d dunia halu 🤭
Dyah Oktina
setuju zara sama danu... tapi zara harus terus terang dgn keadaannya... kla engak ... ngak setuju juga zara dgn danu... kasihan danu.. akhirnya terus aja akan seperti pernikahan pertama
Dyah Oktina
kla zara sama danu... kasihan juga danu ngak bakal punya anak dari zara
Dyah Oktina
kla zara sama danu... kasihan juga danu ngak bakal punya anak dari zara
Mega Mkf
yaaa,,, ush kebaca,ujung2nya zara bakalan sm danu,kompor jg si danu,ibaratnya ai danu pebinor,,, jd males lanjut bacanya.
Mega Mkf
mampus kau zara,egois dan ngk punya harga diri,,, demi bahagiaan suami adik sndri kau jd kan korban,,,,
Mega Mkf
seharusnya zara mendapatkan hukuman yg berat bgt itu,manusia munafix,hanya dalam khayalan sj si emg sptri ini novel2,yg pelakunya msh menemukan kebahagiaan,,, dan aku paling ngk suka yg selalu dan selalu mengatas namakan kebahagiaan bersama,kl ke bahagiaan knp mesti di awali dgn keburukan,bukan kah keindahan dan kebahagiaan itu di dasari dgn ke jujuran,,,,
Ana Susana
❤️👍
Yusnita Nenvawaty Sihombing
sidea sedikit2 lari aja kerjanya.. punya bakat jadi atlet lari x ya😁😁
Hera sasuwe
ceritanya bagus
Hera sasuwe
konfliknya puter2 dit4 itu ya cari bahagia n bahagiain orang kok gitu2 amat ya jalannya rumit sendiri jadinya
umi b4well (hiatus)
Hem
Mega
lama jd aneh kisahnya,di vonis mandul tp bisa hamil,emang hanya kuasa allah yg tau,tp mustahil shi,dulu sm tirta kemana aja mbak zara,,, pdhl tirta tokcer lho sm dea 1x lsg jd,,, dasar zara perempuan munafix,bilang aja udh bosen sm tirta dan mau nikah sm danu pakai embel2 ini lah itu lah,,, hanya ada di novel aja shi yg bisa bgni,di reall ngk bakal ada jg shi,,, maaf thorr aku berhenti bacanya udh sebel bgt sm zara wanita sok baik,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!