NovelToon NovelToon
Dia Lelakiku

Dia Lelakiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:168.2k
Nilai: 5
Nama Author: Erna Sikumbang

Ini menceritakan seorang gadis bernama Dita yang jatuh cinta kepada seorang pria sejak masih disekolah dasar. Ketika mereka sudah dewasa mereka bertemu kembali. Dita selalu yakin bahwa Abian adalah lelakinya. Namun Abian tidak menyukai gadis yang manja seperti Dita. Abian mempunyai sangat mencintai kekasihnya Mira. Berbagai cara dilakukan oleh Dita untuk bisa mendapatkan cinta lelakinya. Namun Abian semakin tidak menyukai Dita. Bahkan Abian terang - terangan mengakui bahwa ia mencintai Mira. Apakah Dita bisa mendapatkan cinta Abian? Apakah Abian memang lelakinya Dita? Apakah Abian adalah pria yang ditaksir Dita sejak kecil?
Yuk baca dalam novel Dia lelakiku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Sikumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

12 tahun kemudian,

Dita sudah kuliah jurusan akuntansi semester tujuh. Ia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan tidak gemuk lagi. Semenjak SMP mamanya Dita sudah mengatur pola makannya sehingga tumbuh menjadi gadis yang cantik. Dita memang cantik namun dia tetaplah anak manja. Hari - harinya lebih banyak digunakan untuk bermain daripada belajar. Dita yang mempunyai otak pas - pasan dan juga hanya ingin lulus dengan nilai pas-pasan. Ia sebenarnya malas kuliah, karena baginya meski ia tidak kuliah hidupnya juga berlimpah harta. Jadi baginya kuliah hanya untuk ajang gaya. Di kampus Dita mempunyai sahabat yang bernama Siska, Feby, Dion dan Alan. Mereka berlima selalu ada di kantin ketika jam istirahat.

" Dit, kamu nanti mau magang dimana?." tanya Siska memulai perbincangan.

" Gua magang ya dikantor papa, mana mau ditempat lain, ogah ah ditempat lain." jawabnya Dita dengan agak menyombongkan diri.

" Lo enak, bisa magang ditempat bokap, gua nanti mau magang dimana ya?." tanya Dion yang masih pusing mencari tempat magang.

" Yon,mending magangnya di kantor papaku aja, enak pasti." ajak Dita kepada Dion.

" Nggak mau ah, aku mau cari pengalaman." ujar Dion tampak malas tidak bersemangat.

" Asem Lo Yon, emang Lo pikir kantor papaku nggak kasih Lo pengalaman apa." Dita mulai sewot dengan perkataan Dion.

" Dengan karakter dirimu seperti ini, yah mana ada pengalaman."jawab Siswa ketawa sepuasnya.

" Yang ada masuk kantor sekali selebihnya libur." ejek Feby yang dari tadi diam aja.

" Lo mau tempat gua nggak Lan?." ajak Dita kepada Alan sahabatnya yang suka merayunya.

" Gimana ya, gua takut ngerjain laporan Lo nanti." Alan berkata sambil tersenyum mengejek Dita.

" Gua ma Feby magang kantor keluarga juga, tapi gua bukan anak manja kayak Lo Dit." ucap Siska membanggakan dirinya.

" Kenapa ya kampus nggak bolehin lebih dari 3 orang dalam satu perusahaan, ayolah lan, Lo magang dikantor papa aja." ajak Dita lagi kepada Alan.

" Jangan mau Lan, biar aja dia ndiri, mending kita cari tempat lain." ajak Dion kepada Alan.

" Lan, gua janji Lo bakalan dapat nilai A plus plus plus." ucap Dita menjanjikan nilai yang bagus untuk Alan jika magang dikantornya.

" Jangan mau, nanti Lo apa - apa kerjain sendiri, kayak nggak tau Dita aja." ujar Siska menghasut Alan.

" Nggak apa- apa deh, gua sama Dita aja. Kayak seru magang dikantor papamu." ujar Alan mengedipkan satu matanya ke Dita

" Yee, akhirnya, gua punya kawan." Dita bersorak gembira.

" Eh udah mau jam dua loh, yuk buruan ke kelas, nanti telat sama Bu Nesti." ujar Dion yang baru menyadari bahwa sudah mau jam 2 siang.

" Iya, berabe low telat sama beliau,yok buruan." Ajak Feby ke teman-temannya yang lain.

" huuf, malas kali masuk, rasanya gua..." ujar Dita masih duduk di kursinya.

" Udah semester akhir, jangan malas lagi, buruan." ajak Siska menarik tangan Dita.

Merekapun segera kekelas untuk mengikuti mata kuliah Bu Nesti.

...****************...

Dita, Siska dan Feby baru keluar dari salah satu mall. Setelah selesai kuliah mereka melanjutkan ke mall untuk mencari keperluan dan sedikit mencari kesenangan. Karena asiknya shoping mereka tidak menyadari bahwa diluar hujan turun lebat. Mereka juga lupa waktu untuk pulang. Jam telah menunjukkan pukul 10 malam. Ketika mereka mengendarai mobil jalanan tampak sepi. Tiba - tiba mobil mereka dihadang oleh 2 orang dengan satu motor. Mereka mulai panik karena tidak melihat siapapun yang lewat.

" Hey buka pintunya, jika tidak kami pecahkan kacanya, cepat buka." kata salah satu premannya sambil menggedor kaca mobil.

" Gimana ni? aku takut banget loh." ucap Dita ketakutan sekali.

" By, loh telpon Dion sama Alan kabari kita disini, cepat buruan." perintah Siswa yang juga mulai ketakutan.

" Ayo cepat buka" premannya makin marah karena kaca mobilnya belum juga dibuka.

" Ayo dibuka aja, bareng - bareng ya." jawab Feby karena tidak ingin preman itu menghancurkan kaca mobil Dita.

Mereka membuka kacanya dengan pelan - pelan. Lalu preman itu menodongkan pisau kearah Dita. Dita semakin ketakutan melihat pisau dilehernya.

" Keluar kalian semua." preman yang agak tinggi masih menodongkan pisau ke arah mereka dan yang satunya masuk kemobil memeriksa yang ada dalam mobil. Lalu tanpa mereka sadari ada sebuah motor berhenti.

" hei, lepaskan mereka." ucap laki - laki putih memakai baju kaos putih.

" Jangan ikut campur bung, lebih baik kalian pergi daripada nyawa kalian taruhannya." ucap preman yang menyandera Dita.

" Kami tidak akan pergi, sebelum kalian lepaskan mereka." ucap pemuda yang satu lagi, dia memakai kaos hitam.

Preman semakin emosi dan lansung menyerang kedua pemuda itu. Maka terjadilah perkelahian yang tidak dapat dielakkan. Preman itu terus - menerus menyerang dua pemuda itu. Namun pemuda itu dengan sigap untuk menghindar. Dita dan kawan - kawan sangat takut, karena preman tadi memakai pisau sedangkan kedua pemuda itu dengan tangan kosong.

" Tolong!!."teriak mereka bersamaan.

Namun karena sepinya jalan tidak ada yang mendengar teriakan mereka. Tidak lama kemudian kedua preman itu tersungkur dijalan raya. Karena takut akhirnya mereka berdua kabur dengan motor nya. Kedua pemuda itu mendekati mereka bertiga.

" Kalian tidak apa- apa?." tanya pemuda yang memakai kaos hitam.

" kau lelakiku." ucap Dita yang memandang pemuda yang memakai baju kaos putih.

" Kami tidak apa-apa, terima kasih ya bang." ucap siksa sambil menyenggol tangan Dita yang memandang pemuda baju putih dengan senyum - senyum.

" Kenalkan saya Galuh dan ini teman saya Abian." ucap pemuda yang memakai baju kaus hitam dan mengulurkan tangannya

" Saya Siska, ini teman saya Dita dan ini Feby bang." jawab Siswa membalas uluran tangan Galuh.

" Kalian saling kenal?." tanya Galuh kearah Dita dan Abian.

" Tidak" jawab Abian dengan tatapan dingin.

Tatapan Abian berbeda dengan Galuh yang humble. Tatapan Abian sangat menakutkan bagi mereka.

" jadi gimana, apa bisa pulang sendiri?." tanya Galuh dengan ramah .

Namun tiba-tiba Dion dan Alan datang dengan satu mobil. Mereka keluar dengan tergopoh-gopoh.

" Kalian nggak kenapa - kenapa?." tanya Alan lansung menghampiri teman - teman wanitanya.

" Nggak apa-apa, untung ada abang berdua ini yang menolong kami." jawab Siska sambil tersenyum.

" Terimakasih ya bang, saya nggak tau jika tidak ada kalian."ucap Dion kepada Galuh dan Abian.

" sama- sama, kerena kalian sudah datang berati boleh kami tinggal ya." ucap Galuh masih dengan ramah.

" Ya bang, silahkan bang, mereka biar kami yang antar, sekali lagi terimakasih banyak bang." ucap Alan dengan senyum.

Mereka berdua lansung pergi dengan motor besarnya.Pandangan Dita masih tertuju dengan pemuda tadi. Dia merasa Dejavu. Dia yakin itu Abian yang sama. Hatinya mengatakan dengan yakin sekali. Teman- temannya bingung melihat reaksi Dita seperti ini. Dita yang banyak bicara tiba- tiba diam seribu bahasa dan fokus memandang pemuda yang bernama Abian tadi.

" Kamu kenapa Dit?." tanya Alan memperhatikan Dita dengan seksama.

" Kamu kenal dia?" tanya Feby lagi kearah Dita.

" Di akan menjadi lelakiku." kata Dita dingin dan datar.

" Emang yang mana?" kamu kenal mereka?" tanya Siska masih bingung sendiri.

Dita menggelengkan kepalanya karena ia juga belum bisa memastikan bahwa itu pria yang sama. Karena setelah kejadian itu dia sudah tidak bisa menemukan cowok yang menolongnya waktu kecil. Cowok itu dikabarkan pindah sekolah besoknya. Teman - teman Dita memandanginya dengan horor.

" Kenapa kalian memandang ku seperti itu?" tanya Dita yang heran dengan tatapan teman - temannya.

" Low nggak kenal tapi udah menghayal aja." kata Dion dengan senyum mengejek.

" Tenang, aku yang akan jadi lelakimu nanti" kata Alan tersenyum kearah Dita.

"Udah ah, ayo pulang, makin malam." ucap Feby yang tidak suka dengan gombalan Alan ditujukan kepada Dita.

" Tapi cowok yang tadi memang cakep - cakep loh, tapi gua ogah ma yang satu itu, dingin banget kayak es."ujar Siska sambil tertawa.

akhirnya Mereka masuk kemobil masing-masing. Mobil Dion mengikuti mobil Dita dari belakang. Tujuan mereka adalah kerumah Dita. Malam ini mereka mau menginap dirumah Dita. Karena magang semakin dekat, mereka takut tidak ada waktu lagi untuk main - main seperti malam ini.

1
Widia Ayu
identitas bukunya apa?
Marifatul ilmiyah
bagus thor aku suka
Endang Fitri
bagusv
Endang Fitri
bagus
nisa
mksih kk ok critanya😘
meluncur mengejar cintamu😉
Fitri
Assalamualaikum, bagus koq alur cerita simpel namun padat, ngapain lama2buat ribet aja asyik gini dong y... thor, buat ceritanya mengejar cintamu ada mirany jg y mbak, buat mira jadian akan kan seru, soalny kemarin alan suka m dita, tapi dita suka m bian, bian sukanya m mira akhirny cinta m dita na.. kan pokokny alan harus bisa mengejar cinta pertemukan m mira mbak.
Erna Sikumbang: Terima kasih, utk cerita mengejar cintamu udh tamat ya 😆, dan sayangnya Alan jatuh cintanya sama Bella adiknya Galuh. kisah Mira ada di judul Siapalah aku
total 1 replies
Fransiska Siba
ceritanya bagus cuman perasaan Bian ditarik ulur terus, jadi kita para pembaca bingung mau ekspresikan ceritanya
MiraBeauty
saya tidak suka melihat mira hanya jadi bahan sakit hati dari abian juga ke galuh yg ujung2nya kagak jadi. plis author bikin novel versi mira yg lebih mesra dan usahakan ciri2nya melebihi si kulkas 99 pintu atau si galuh yg tukang nyengir mulu
MiraBeauty
dah author gak ada spesialnya di novel ini krna maaf saya penggemar mira. jadi saya stop baca disini. malah baca kemesraan si dita dan abian. lagipula ngapain bikin mira jadi perempuan seperti itu. thor menjelaskan bahwa mira itu mandiri yah masa hal semacam itu dia harus berulang kali membuat harga dirinya semakin lemah.
MiraBeauty
yaelah kenapa rata2 cewek2 di novel ini dibikin begini thor gak dita gak bela ini tambah si siska bisa2nya ngelakuin hal kek gitu
MiraBeauty
galuh...galuh...
MiraBeauty
kenapa di cerita ini mira malah nasibnya gak baik thor yaelah
MiraBeauty
benar2 sad yah dita dilahirkan dari keluarga terpandang sedangkan mira dari keluarga biasa saja. ditambah problem nya mira dan abian saudara tiri. miris banget bacanya
MiraBeauty
kasihan kamu mira dahlah lepasin si bian lagian masih banyak juga pria di luar sana
MiraBeauty
dahlah makin males deh
MiraBeauty
mira malah dibuat seakan jadi orang jahat disini padahal notabene nya miralah yg seharusnya dengan bian. wah author gini amat ya ngaduk hati aku.
MiraBeauty
pokoknya kalau baca soal dita banyak yg ke skip kek gk rela gitu yah bian jadinya sama dita nangis thor akunyaaa
MiraBeauty
bener2 yah gak suka banget sama sifat dan sikap si dita ini. mentang2 kaya sembarang ngelakuin apa yg dia suka. apalagi bilang kalau bian lelakinya, ih iuu untung ya kamu pemeran utamanya disini. kalau gak kamu bukan siapa2 bagi bian. heuh
MiraBeauty
entah kenapa yah sesak banget tau kalau abian dijodohkan lebih tepat dipaksa nikah sama org yg gak dia suka. kalau di dunia nyata pasti sampai kapanpun gak akan saling suka. sad sekali...
MiraBeauty
kasihan mereka gk berjodoh padahal disini kepribadian abian bagus banget loh mana dia tampan lagi. bisa2nya malah jadinya sama si dita anak manja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!