Kisah Kakak Beradik berbeda darah penuh dengan balas dendam serta menjadi yang terkuat dari yang lainnya.
bagaimana bisa kakak beradik saling berakrab dan menyayangi, berbeda dengan mereka.
mereka penuh siasat satu sama lain. karakter mereka sungguh bertolak belakang dengan kakak beradik. yang satu penuh kasih sayang, yang satu penuh kebencian.
Berlian sang kakak pertama selalu mendapat kebencian dari adik bungsunya Ruby.
entah apa yang membuatnya membenci Berlian sampai berkali-kali ingin mencelakakan dirinya.
Amey sang gadis penengah ini tak dapat melerai keadaan sehingga keretakan itu terus terjadi.
akankah mereka akan terus saling membenci sampai salah satu mereka tiada ?
atau mereka akan menemukan titik perdamaian dalam diri mereka ?
perjalanan terus berjalan, siasat terus berjalan. maka nikmatilah dunia ini penuh dengan duka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rie_yan . Nr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia yang pergi
Drap
Drap
Drap .
langkah kakinya terus berlari ditengah derasnya hujan membasahi bumi.
Tiiiiiiiiiiiinnnnnnnn .
"Hei, kau mau mati ya ! " Umpatan seorang pengemudi yang mendadak memberhentikan mobilnya karena dengan tiba-tiba seorang gadis menyebrang tanpa melihat situasi lalu lintas kota ini .
Gadis itu tidak membalas seucap katapun . Dia hanya melihat pengemudi ini dengan mata yang penuh dengan air mata . kosong dan hampa kini ia rasakan.
Tanpa fikir panjang dia terus melanjutkan langkah kakinya , dia terus berlari menuju tempat yang ingin dia singgahi.
"Dasar gadis bodoh !" Umpat pengemudi itu sambil melihat gadis itu berlari melaluinya dan pengemudi itu melanjutkan perjalanannya .
_______________
Bandara negara a
Ramainya lalu lalang di bandara ini penuh dengan penumpang dan para penjemput serta pengantar ditempat ini.
Ternyata gadis itu pergi ke bandara . Dia terus berlari kesana kemari seperti mencari seseorang.
" Maaf mau tanya apa penerbangan ke negara B sudah landing ? " Tanya gadis itu pada receptionis dengan penuh harap dan cemas.manik matanya penuh dengan sorot permohonan agar hatinya tidak terluka.
" Sudah dari 15menit yang lalu " ucap salah satu receptionis tersebut .
Deg,
Rasanya sekujur tubuhnya lemas dan tak bertulang . remuk sudah hatinya .
dia
dia telah pergi
Diapun dengan langkah guntainya meninggalkan meja receptionis itu .
Dengan air mata dia terus melangkahkan pergi meninggalkan bandara tersebut .
_______________
Halte bus .
Dia duduk termenung , di tengah sepinya malam .
Sedih itu yang dia rasakan, berkali kali dia usap air matanya berkali kali pula air mata itu jatuh membasahi pipinya .kini sudah tidak ada lagi harapan dalam hatinya .
Bohong !
Kamu bohong !
Janji ? Sepertinya kamu lupa !
Semua kata tersebut dia utarakan dalam hatinya .mengingat hatinya yang telah remuk.
" Aku benci kamu reeeaaaann !!!! " Teriaknya memecahkan sunyinya malam.
....…..............
Di ruang tunggu Bandara A
Duduk termenung seorang pria dengan genggaman kalung berliontin batu merah . Dia terus menatapi kalung tersebut tanpa memperdulikan sekitarnya.
Haaassshhhh , desahan demi desahan dia lontarkan menahan rasa berkecamuk dalam dadanya .Entah apa yang ada dalam fikiran dan hatinya seperti sebuah misteri yang sulit ditebak .
manik mata itu terus saja tak henti memperhatikan yang menjadi pusat perhatiannya saat ini .
"Maafkan aku ! " lirihnya
"Maaf " ucapnya lagi dengan menahan kepedihan.
Dengan elusan hangat pada liontin tersebut . Dia menahan air matanya sehingga membuat mata elangnya memerah tak kuasa menahan sesak dalam hatinya.
" Aku akan kembali padamu. Aku akan kembali untuk mu ! "ucapnya merengkuh liontin itu.
"Tunggu aku berlian " ucapnya dengan beranjak menuju pesawat yang akan membawanya pergi dari negara ini.
______________
entah apa yang terjadi pada takdir mereka. sepertinya takdir sedang mencoba menguji mereka.
takdir ini tidak bisa kita tolak , tapi takdir ini akan terus ada bersama kita .
akankah dia akan kembali untuknya ?
atau dia tidak akan kembali ?
akankah jalan akan sesuai rencananya atau jalan pula yang akan memisahkan mereka ?
saat ini hanya sepi dan waktulah yang akan menyelimuti mereka.
rindu akan merengkuh hari mereka.
salam ini dari waktu Dan rindu untuk mereka yang sedang merindukan seseorang .
semoga mengurangi rasa sesak di dada dan menghangatkan jiwa dalam sesak.
lanjutkan hari lanjutkan kisah . hanya ada antara kita dan kisah kita .
demi kamu aku merindu , demi kita aku rela menunggu .
menantimu yang selalu aku tunggu . sayang.