NovelToon NovelToon
LIKA LIKU HATI

LIKA LIKU HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Anak Genius / Dosen
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

'Hati manusia seluas samudra.'
Di dalamnya terdapat banyak hal baik dan buruk.
》Kadang bahagia, sedih, cemburu, emosi, marah, benci, kecewa, datang silih berganti.

》Kadang merasa ragu-ragu dan sulit membuat keputusan, karena isi kepala dan perasaan saling bertentangan.

》Kadang harus berjuang untuk memulihkan rasa sakit, kecewa akan masa lalu yang penuh luka. Oleh sebab itu :

~••°°••~
"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."
~••°°••~

》Ikuti kisah perjuangan dan pemulihan hati orang-orang berintegritas mempertahankan kredibilitasnya di Novel : "LIKA LIKU HATI"

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 01. Awal

...~•Happy Reading•~...

Di sebuah pulau yang dikelilingi laut biru nan luas dengan gunung-gunung hijau permai, terdapat kota kecil yang penduduknya cukup padat dengan berbagai profesi dan aktivitas.

Di pusat kota terdapat gedung perkantoran yang menjulang tinggi, komplek perumahan dan rumah-rumah penduduk di lereng gunung.

Yang membuat kota itu berbeda dengan kota-kota di sekitarnya, ada sebuah teluk berupa perairan yang sangat dalam, luas, dan diapit oleh pantai berpasir putih dan juga tebing curam.

Di sana ada pelabuhan besar, tempat kapal niaga dan penumpang berlabu. Dan teluk itu juga memisahkan pusat kota dengan desa-desa kecil di seberang pesisir pantai menuju Bandar Udara Internasional.

Di ujung teluk yang tenang dan indah, berdiri Universitas Negeri Airbunyi yang terkenal dengan prestasi mahasiswa dan dosennya.

°°~

Gedung kampusnya dikelilingi jalan raya yang sejuk oleh rimbunnya pohon akasia di sepanjang jalan. Didukung juga oleh halaman yang terawat rapi dan bersih di antara gedung fakultas, laboratorium dan arena olah raga.

Di sisi kiri, kanan dan depan jalan kampus terdapat perumahan dosen berlantai dua yang berjejer rapi. Sehingga lingkungan kampus terlihat berbeda dan ekslusif bagi penduduk, juga mahasiswa yang bisa kuliah di sana.

Di tepi jalan belakang kampus terdapat ruko yang berjejer rapi di antara pohon palem dan akasia. Setiap ruko menyediakan beraneka makanan dan minuman bagi yang beraktivitas di kampus.

Oleh karena kelezatan makanan, minuman dan pesona alam sekitar, tempat itu menjadi pusat kuliner favorit bagi warga sekitar untuk bersantai, menghabiskan waktu sambil memanjakan lidah, mata dan perut.

Sebab setiap pengunjung bisa menikmati makanan dan minuman sambil memandang pohon bakau di kelokan teluk, dermaga feri dan perahu yang hilir mudik mengantar penumpang.

Sehingga lingkungan itu sering dijadikan tempat berbagai acara di luar kegiatan kampus. Atau hanya sebagai tempat nongkrong anak muda, keluarga dosen dan penduduk sekitar sambil menikmati kuliner lezat khas daerah.

°°~

Di antara mahasiswa berprestasi yang kuliah di Universitas Airbunyi, Nelson adalah salah satunya. Dia mahasiswa berprestasi dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil semester akhir.

Selain cerdas, berwajah tampan, tinggi dan berpenampilan good looking, Nelson cendrung suka menyendiri. Namun dia bukan pribadi introvert, hanya selektif dalam memilih teman. Jadi hanya sedikit orang yang bisa dekat dan berteman dengannya.

Jika dia sudah menemukan seseorang yang tepat, dia akan menjelma menjadi pribadi yang hangat dan menyenangkan dengan canda ringan, walau cendrung cuek dan dingin.

Hari ini Nelson sedang berdiri di koridor lantai tiga fakultas teknik sambil memandang riak kasar air laut yang berbuih putih, dikarenakan angin bertiup kencang. 'Huuuu... Tidak lama lagi, aku tidak akan melihat view itu dari sini.' Nelson membatin sambil melihat ke arah laut.

Dia mengeluarkan ponsel dari dalam ransel lalu mengambil gambar dan video suasana teluk yang sangat disukai dan menyenangkan hatinya. Yaitu, perahu berayun diombang-ambing gelombang, dan jerit para penumpang takut tenggelam, menjadi pemandangan yang mengelitik hati.

Dia jadi tersenyum ingat kenangan pertama sebelum ada transportasi fery. Dia bersama teman-teman dalam keadaan rapi dan bersih, juga bersemangat ke kampus, harus naik perahu layar yang didayung. Sehingga kadang perahu berlabu di pantai yang tidak tepat, karena dibawa angin.

Namun ketika pulang kuliah, semuanya berubah saat naik perahu. Mereka akan basah oleh terjangan ombak atau tenggelam. Hal itu merupakan pemandangan sehari-hari yang menghiasi di awal masa kuliah.

Setelah puas mengambil gambar, dia segera turun ke lantai dasar sebelum ada yang melihat kedatangannya di kampus. Dia berjalan cepat dengan langkah panjang menuruni tangga. Tanpa melihat para adik tingkat yang menatap kagum, tapi sungkan menyapa, hanya tersenyum.

"Soooon..." Sayup-sayup terdengar suara memanggil, tapi dia terus berjalan, seakan tidak mendengar. Namun dia berjalan tenang sambil tersenyum dalam hati, karena tahu orang yang memanggil akan mengejarnya.

"Sooon... Telingamu kemana? Segitu keras aku teriak, masa gak dengar? Apa aku perlu teriak pake toa?" Protes Angga beruntun, setelah berada di dekatnya.

Nelson berbalik dengan wajah kesal, seakan terganggu dengan panggilan dan kehadiran Angga. "Sudah kubilang, namaku Nelson, masih saja Son, Son. Sonooo." Nelson mengusir sambil menggerakan tangan dengan wajah serius dan galak.

"Haiiii, Bro Son, galaknyaaa..." Angga tidak peduli dengan protes Nelson. "Jantung ini hampir copot. Aquuu Angga, kekasih gelapmu." Angga meninju bahu Nelson dengan kepalan tangan yang renggang.

Nelson pura-pura terhuyung lalu menjepit bibir Angga dengan jari. "Kalau bilang begitu lagi, aku jahit bibirmu dengan nilon. Masih saja bercanda yang begituan." Angga jadi memukul tangan Nelson. Mahasiswa lain yang melihat dari jauh jadi senyam-senyum dan saling berbisik, tapi tetap berdiri di tempat.

"Pinda, aku mau pulang." Nelson memindahkan jarinya dari bibir dan mendorong Angga dengan telapak tangan, tapi dengan cepat Angga memegang tangannya.

Walau terdorong, dia senang bisa memegang tangan Nelson. "Kau mau pulang sekarang? Kita baru bertemu, sudah mau pulang? Kau tidak tahu berapa lama aku mencarimu?" Angga berlaga emosi dan tidak terima ditinggal Nelson.

"Kau mencariku di mana, Anggi?" Nelson meledek.

"Di mana saja. Kau kemana aja? Kau bersemedi di gunung apa? Kok aku gak bisa hubungi? Ponselmu dikuasai siapa?" Angga kembali tanya beruntun sebagai tanda protes.

"Apa maumu? Pertanyaan dan protesmu seperti truk gandeng. Lepaskan tanganmu." Nelson menepis tangan Angga yang memegang erat lengannya.

Angga makin mempererat pegangannya. "Kau berjanji dulu, gak akan ninggaliin aquuu." Angga menggerakan bahu dan bersikap manja.

Nelson melihat sekitar dan memukul lepas tangan Angga. "Hari masih terang, sudah berubah jadi Anggi. Mau kusabet pake daun akasia?"

"Bro Son, aqu akan berubah jadi anggi, anggo, angge, apa saja, asal kau tetap tinggal di sini bersama quuu..."

"Kalau lebay lagi, aku cabut dari sini. Makin melambai di siang bolong. Malu sama kumis dan janggut sejumputmu."

Angga memegang janggutnya lalu dipilin. "Aku akan cukur ini, asal kau perlambat dan tunggu skripsiku. Please." Sikap Angga seakan bercanda, tapi dia serius berharap permintaannya dikabulkan.

"Ini namanya teman dibalik... Suda'lah. Mau cukur, mau kepang, mau konde. Terserah...." Nelson menggerakan tangan dan hendak beranjak.

Angga kembali merai tangan Nelson. "Bukan begitu, Son. Kau seperti matahari bagiku... Eh, matahari terlalu besar dan terang." Angga meralat sambil menggerakan tangan. "Kau seperti lampu neon 1000 watt bagiku." Angga berkata lagi dengan mimik wajah lucu, hingga Nelson ingin meraup wajahnya.

"Kau mulai ngelantur. Lepaskan tanganmu." Nelson kembali menarik tangannya, tapi makin erat dipegang Angga.

"Aku akan lepaskan tanganmu, tapi janji." Ucap Angga dengan wajah yang dibuat serius. "Jangan pulang.... Hanya kau yang tahu kegelisahan hatiku. Dengarlah yang lagi merindu, rindu ini." Angga meneruskan lagi.

Dia menahan tawa dalam hati, melihat Nelson pelototi, kemudian memicingkan satu mata dan dimainkan.

...~•••~...

...~•○♡○•~...

1
❥␠⃝ ͭ🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴
Syukurlah Nelson lulus dengan nilai bagus, untung teman-teman Nelson langsung menariknya keluar dari situ sehingga si Alena tidak bisa mendekatinya dan berbuat macam-macam, kamu itu seperti penguntit saja Alena selalu membuntuti Nelson dimanapun dia berada padahal Nelson sudah berusaha menghindari mu
❥␠⃝ ͭ🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴
Keluarga yg mana Alena yg sedang kau kunjungi, atau kamu lagi curi-curi kesempatan untuk bertemu dengan Nelson, pakai acara suruh nganterin ke dermaga, memang nya kamu sampai ketempat itu naik apa kok minta diantar balik
Rahmawati
selamat Nelson, lulus dengan predikat summa cumlaude
❥␠⃝ ͭ🍁Hermina🧣❣️
Selamat dan sukses babang nelson. semoga jadi pados yang membanggakan juga ❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Jelas beda dnk, circle Nelson tulus sdgkn Alena pny circle ...
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy🍒
aku udah mulai paham nih. ternyata alena hanya bergaya punya banyak uang ya
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy🍒
kalau numpang sama saudara emang begini sih. ga enak rasanya. mendingan kost
❥␠⃝ ͭ🍁Hs' Arrasy🍒
marah2 aja nih mamanya. apa mama dan papa alena sdh berpisah ya
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Huaaa itu salah satu taktik & strategi Alena spy bisa deket dgmu, Nelson 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁Hermina🧣❣️
alena sadis. berubah cuma buat menarik hati babang nelson. semua cara ditempuh. wanita begini menyeramkan 🙊🙈
❥␠⃝ ͭ🍁Ƭɧȋєʀᴀ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hilihh Alena itu cuma pencitraan biar terlihat berubah baik dihadapan Nelson lagian udah kayak penguntit aja sich tau segala kegiatan Nelson di luar 😒😒🤧
❥␠⃝ ͭ🍁Ƭɧȋєʀᴀ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
wkwkkk kasih tau dulu Evi takut jatah buatnya dihabiskan sama Angga 🤭🤣🤣
Rahmawati
ikut terharu liat kasih sayang kakek pada nelson🥰
❥␠⃝ ͭ🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴
Walaupun tidak punya pohon durian Nelson dapat jatah durian super yg banyak namanya juga rezeki tak terduga malah bisa berbagi sama teman-teman Nelson malah jadi ajang barter oleh-oleh dari hasil pulang kampung walaupun Nelson sendiri yg pulang ke kampung kakeknya
🍁🐰Avrily❤🔍🌐
persahabatan sudah jarang ditemukan saat ini. semoga bisa jadi inspirasi 👍👍💖
❥␠⃝ ͭ🍁Hermina🧣❣️
senang baca persahabatan dan cara pertemanan babang nelson angga dan monce ❣️
Rahmawati
angga harus tutup mulut biar liurnya gk netes😂
ˢ⍣⃟ₛ ❥␠⃝ ͭ🍁𝐓𝐞𝐬𝐚🤎 𝔰𝔩⃟🦖
persahabatan antara Nelson Angga dan Monce benar benar sudah seperti saudara kandung aja saling berbagi saling support satu sama lainnya keren
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Angga, kita samaaa, mau dua²ny 🤣👍🥳
❥␠⃝ ͭ🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴
Kalau pas loncat kunjungi kakek mu Nelson biar beliau tidak merasa kesepian walaupun ada Tine bersamanya tetaplah orang tua itu mendambakan cucu-cucu nya yg lain untuk berkunjung walaupun sebentar ❣️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!