NovelToon NovelToon
Guide: Apocalypse Wife

Guide: Apocalypse Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Hari Kiamat / Rebirth For Love
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Su Qingran mengkhianati suami lumpuhnya saat hari bencana dan berakhir tragis setelah dikhianati selingkuhan dan keluarga sepupunya.

Terlahir kembali dengan sistem dewa “Panduan Menjadi Istri Yang Baik,” ia memilih setia, mempersiapkan diri menghadapi kiamat, dan memperkuat perlindungan. Kini, saat para pengkhianat memohon perlindungan, ia menentukan nasib mereka.

[ Ding, memasak tiga hidangan sehat untuk suami. Mendapatkan hadiah: 10 jin daging ayam, 10 jin sayur sawi, dan 1 karung beras dan 3 poin ]

"Semua yang aku lakukan untuk suamiku ternyata mendapatkan hadiah besar!?"

[ Harap ingat misi sistem, memasakkan dan berhubungan saja yang akan memberikan hadiah pengembalian ]

∆ 9 April 2026 ∆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Restart

“Matilah.”

Suara teriakan yang melengking, juga terdengar kemarahan dan kebencian yang di sengaja agar zombie mendekat.

Dorongan di punggungnya datang tanpa peringatan.

Tubuh Su Qingran kehilangan keseimbangan. Dunia seperti berhenti sejenak saat tubuhnya terjatuh dari lantai atas apartemen itu. Angin malam menampar wajahnya, rambutnya berantakan, dan waktu seolah melambat.

Di atas sana, di tepi balkon tiga sosok berdiri. Su Miyu, Paman, Bibi dan... Fei Chengyu!!

Tangan pria itu melingkar santai di pinggang Su Miyu. Tidak ada kepanikan di wajah mereka. Tidak ada penyesalan.

Hanya... ketenangan dari tatapan dingin dan senyumnya yang terlihat kejam.

“Bagus,” ucap Su Hanyu, pamannya pelan.

“Beban kita akhirnya hilang.”

Su Qingran menatap mereka, matanya membesar, tapi bukan karena takut.

Lebih karena, tidak mengerti dan sulit percaya.

Mengapa?

Selama ini bukankah mereka keluarga yang akur?

Fei Chengyu, bukankah dia...

Pemikirannya terpotong saat tubuhnya menghantam tanah. Namun tidak langsung mati, namun rasa sakit menjalar perlahan, seperti sesuatu yang merayap dari tulang ke darah. Napasnya tercekat. Ia tidak bisa berteriak.

Langkah-langkah berat mulai mendekat. Bau busuk memenuhi udara di susul teriakan mengeringkan yang semakin jelas terdengar.

GRAAWWWW!!!

Zombie!!! Satu... Dua... Tiga... Puluhan. Mereka mengerubunginya.

Su Qingran tidak melawan.

Bukan karena tidak bisa. Tapi karena pikirannya… sudah tenggelam di tempat lain.

Kenangan yang selama ini bawah sadarnya tekan hingga dasar kini muncul satu persatu kepermukaan.

Seorang pria yang duduk diam di meja makan.

Seorang pria yang tetap menunggunya pulang, meskipun makanan di depannya sudah dingin.

Seorang pria yang tidak pernah marah bahkan saat ia tahu dirinya dikhianati.

Jiang Shengyan.

Napas Su Qingran bergetar, ia ingat. Ia ingat bagaimana pria itu semakin kurus, semakin diam, semakin lemah, namun tetap memberikan tatapan hangat. 'Aku tidak makan, makan ini untukmu saja' ucapnya saat bencana melanda dan jumlah makanan terbatas.

Namun dia tidak pernah paduli padanya.

Bahkan di hari-hari terakhirnya, ia tidak memberinya makan. Tidak memberinya air. Tidak memberinya perhatian. Seolah-olah pria itu tidak pernah ada lagi di hidupnya.

Bayangan nya yang terbaring membusuk di atas sofa dengan tubuh yang terlihat tinggal tulang, membuat hatinya sakit seolah tertusuk. Pada akhirnya, perasaan bersalah yang sekilas muncul itu ia tekan untuk membuang mayatnya lewat Kenda pada kerumunan zombie.

Dan sekarang perasaan itu meluap secara besar-besaran dan menghilangkan pikiran jernih nya, pikiran nya sekarang di penuhi dengan penyesalan kepada laki-laki yang pernah dia anggap cinta mati nya. Namun saat tubuh itu tak lagi sempurna, perasaan yang dia anggap cinta mati itu menghilang seperti debu yang terhisap alat.

"...." Air mata mengalir tanpa suara.

Zombie mulai menggigit kulitnya.

Sakit.

Tapi rasa itu seolah tidak ada apa-apanya dari sesuatu yang menghimpit dadanya. Penyesalan...

“Aku... Memang bodoh...” Suaranya hampir tak terdengar.

“Semua orang... Meninggalkanku..."

Tidak. Bukan semua orang. Hanya satu orang yang tidak pernah meninggalkannya.

Dan justru orang itu yang ia buang dengan kejam.

Tangannya yang lemah dan berlumuran darah mencengkram kuat.

“Jiang Shengyan..." Untuk pertama kalinya, ia memanggil nama itu dengan tulus.

“Aku ingin bertemu sekali lagi...”

Bahkan jika itu mustahil. Bahkan jika harus dibayar dengan segalanya, bahkan jika dia harus mendekam di neraka... Selama apapun pada akhirnya dia ingin bertemu dengan nya. 'Kamu pasti hidup tenang di sana kan, aku yang kotor dan keji ini... Tidak bisa bersamamu lagi'

Penglihatannya mulai gelap. Suara gigitan memudar. Rasa sakit menghilang dan perasaan yang begitu asing namun menakutkan ini akhirnya datang. Kematian.

[ Ding!!! Mendeteksi arwah seorang pendosa dengan penyesalan ekstrem... ]

[ Sinkronisasi emosi... 60%... 80%... 95%...100% ]

[ Sistem aktif. Mengikat jiwa... Berhasil ]

[ Kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk melanjutkan hidup... Memutar waktu ]

[ Berhasil ]

Keheningan menyelimuti indra pendengaran nya.

Suara napas nya yang cepat dan tidak stabil menjadi satu-satunya yang dia dengar.

Kelopak mata Su Qingran bergetar pelan sebelum akhirnya terbuka.

Hal pertama yang di lihatnya adalah cahaya silau yang seolah langit berwarna putih.

Bersih. Tidak ada bau darah. Tidak ada suara geraman. Hanya… keheningan.

Ia tidak langsung bangun, tubuhnya kaku. Jari-jarinya bergerak pelan, seolah memastikan sesuatu. Masih utuh, tidak ada luka, tidak ada rasa sakit, napasnya tiba-tiba memburu.

Ia duduk dengan kasar. "Ini..." Pandangan matanya menyapu ruangan.

Familiar. Terlalu familiar.

Kamar ini...

Tangannya gemetar saat menyentuh wajahnya sendiri. Kulit halus. Tidak cekung. Tidak dingin. Ia bangkit perlahan, hampir tersandung saat berlari ke arah cermin.

Pantulan di sana membuatnya terdiam lama. Sosok dirinya di masa lalu. Sebelum semuanya hancur. Sebelum...

Swurr...

Suara air mengalir dari kamar mandi. Tubuhnya menegang. Jantungnya berdetak lebih keras. Ingatan nya mulai kembali.

Hari ini...

Hari di mana semuanya dimulai, hari di mana ia dijebak dan terjebak selamanya sampai kematian nya.

"Tidak..."

Su Qingran mundur satu langkah. Matanya bergerak cepat ke arah pintu, lalu ke balkon, lalu kembali ke kamar mandi.

Dia tidak punya banyak waktu.

[ Peringatan, 5 menit sebelum kedatangan wartawan ]

Suara aneh muncul di benaknya. Namun kali ini, Su Qingran tidak bingung ataupun panik. Justru pikirannya menjadi lebih jernih.

"Lima menit..." Ia bergumam pelan.

Itu cukup. Ia menunduk melihat gaun panjang yang membungkus tubuhnya.Terlalu mencolok dan terlalu sulit untuk bergerak.

Dengan cepat, ia menyapu pandangan ke sekitar ruangan. Tangannya meraih pakaian longgar yang tergeletak—jaket besar dan kaos.

Gerakannya cepat, tapi tidak terburu-buru.

Ia mengganti pakaian dengan efisien, menarik napas dalam untuk menenangkan detak jantungnya.

Suara air masih mengalir. Itu berarti Fei Chengyu belum keluar, kesempatan!!

Su Qingran berjalan ke arah balkon, membuka pintunya perlahan.

Angin malam menyentuh wajahnya. Ia melihat ke bawah, tinggi... Sangat tinggi.

Jika ini dulu… ia pasti ragu. Tapi sekarang? Ia sudah pernah mati. Tangannya menggenggam pagar balkon.

"Ini... tidak ada apa-apanya." Dengan hati-hati, ia menurunkan tubuhnya ke balkon bawah.

Gerakannya kaku di awal, tapi perlahan stabil.

Satu lantai.

Dua lantai.

Tangannya sempat tergelincir, membuat napasnya tercekat, tapi ia segera menahan diri. Tidak boleh jatuh.

Belum, belum waktunya.

Saat akhirnya mencapai lantai tiga, ia melompat turun. "Ukhhh..."

Kakinya sedikit nyeri, tapi masih bisa digunakan. Ia tidak berhenti untuk merapikan pakaian nya atau mengecek rasa sakit nya. Kaki nya langsung berlari dengan cepat. Tanpa menoleh ke belakang.

Di atas sana, biarkan mereka menerima kekecewaan dan kemarahan. 'Su Miyu, kali ini ia tidak akan pernah menjadi korban. Tapi kali ini, kau lah yang akan ku jadikan korban."

***

Selamat datang di Novel baru author Anan!!!

Ini udah rilis dari tanggal 9 April sih, tapi author tahan karena lagi masa ujian dan belum bisa up tiap hari.

Semoga pada suka ya, dan kalo ada request bisa di bicarakan sama author. Siapa tau ada yang mau ceritanya di bikinin Harem ya kan kaya si Fuxin ☺️

1
Nixc~
lanjut terus thor------/Angry//Angry//Angry/
semangat terus buat ngetik alurnya.... demi kita para pembaca /Applaud//Applaud//Applaud/
Nixc~
cari mati emang nih orang.... gk takut apa, dihajar Jiang shengyan sampe sekarat🤣🤣🤣
Nixc~
iri dengki tanda tak mampu🤣🤣🤣
Ellasama
ni orang cepet bgt dah silver ny, gua GK bisa kalah ni/NosePick/
Nixc~: semangat💪💪
total 1 replies
Nixc~
nyosor Mulu mas.... kayak bebek🤭🤭🤣🤣🤣
Nixc~
matahari bilek: sorry ye, gue gk kenal sama lu.... jadi jangan sok dekat sama gue (memalingkan muka dengan angkuh)/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Nixc~
siapa nih yang bakal ditinju? masak si suaminya su Qingran (Jiang shengyan)🤔🤔😂😂
Ellasama
seperti ini y kak, ahhh~ 💃🏻💃🏻💃🏻/Scowl/
Ellasama: suara merdunya 🤭
total 1 replies
Dev..
keren dan seru ceritanya thor😍
Indomie Pedas: Makasih ☺️🙏
total 1 replies
Dania
semangat tor
Indomie Pedas: Shaaap🫡
total 1 replies
Nixc~
yok lanjut thor~~~💃🏻💃🏻💃🏻
semangat terus yaw😘😘🫰🫰🫰(sarangbeo)
Indomie Pedas: Siap, makasih 🫡
total 1 replies
Nixc~
dih munafik bgt... dihati maki' si cowo, tapi aslinya tumbuhnya mau' aja digituin... heran deh gue, ngeliat tingkah siluman satu ini
Nixc~
bisa diem gk lu lonT.... gue cakar juga mulut lu kalo gk bisa diem.... gara' ikut komplotan nya si su miyu otak lu jadi agak gila ya? heran gue...🙄😒/Panic//Panic/
Nixc~
ayok lanjut kan thor~~~💅😘💅
sampe ketemu lagi dibab selanjutnya ~~~💃🏻💃🏻💃🏻
Indomie Pedas: Shap 🫡
total 1 replies
Nixc~
sebenernya kelulusan sekolah tuh GK se serem itu kok.... cuma yang bikin pusing itu pas mikirin pengeluaran apa aja yang bakal kita keluarin buat kelulusannya+bingung nanti mau lanjut kemana terus diterima atau engga🙂🥲🥲
Indomie Pedas: Emang itu kak yang aku pikirin, abis lulus mau apa, cari kerja dimana (aku aga introvert btw) dan bingung banget kalo ortu udah ngomong sambil ngeluh ke kita soal biaya hidup atau biaya sekolah adik ☺️
total 1 replies
Nixc~
su anying nih siapa lagi.... udah lupa gue🤔🤔😑
muzofar muzofar
👍
Indomie Pedas: 🫡🫡🫡🫡☺️
total 1 replies
sasa adzka
😍😍😍
Indomie Pedas: 🙏🙏🙏🙏🤩
total 1 replies
sasa adzka
heiiii thor aku mampir lagi d cerita baru mu...
semangat up trus ya😍😍😍😍😍
Indomie Pedas: Siap, makasih banyak udah mampir kak, semoga suka dan tetap baca sampai tamat ☺️🙏
total 1 replies
Nixc~
ayo lanjut thor~~~💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
semangat terus ya buat up alur ceritanya🥰🥰😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!