NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:40k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.

Khale, lawan bicara Beni pun tampak terdiam namun raut wajahnya penuh arti setelah mendengar berita dari sang sahabat tentang kehidupan terkini mantan kekasihnya itu.

“Jangan bilang kamu ingin kembali dengannya. Ingat, kamu sudah mau jadi ayah. Atau…kamu mau coba punya dua wanita, Khal?” goda Beni tertawa kecil.

Melempar spidol yang ada di dekatnya, Khale seakan masih belum ingin membuka mulut.

“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni.

Berdiri dari tempatnya duduk menuju arah jendela dekat pintu ruangan, Khale pun menghela nafas. “Iya, memang.”

Ruangan pun seketika menjadi hening. Pikiran Khale pun terbesit pada memori tiga tahun lalu, ketika mendiang ibunya menjodohkannya dengan Syafira yang kini menjadi istrinya. Khale terpaksa memutuskan hubungannya dengan Karina, wanita yang menjadi kekasihnya selama 9 tahun sejak mereka duduk di bangku kuliah.

Tak ada pilihan lain saat itu bagi Khale selain menuruti permintaan sang ibu. Tapi kini, perasaannya menjadi campur aduk kala mendengar berita dari Beni tentang perceraian sang mantan terindah. Ya, tak lama setelah Khale menikah dulu, terdengar kabar bahwa Karina juga melangsungkan pernikahannya dengan seorang pengusaha dan tinggal di Pulau Sumatera. Dan kini, ibunya pun telah meninggal beberapa bulan yang lalu. Seolah tak ada lagi yang menentang hubungannya bersama Karina seperti dulu.

“Ah, aku tahu yang ada di otakmu. Jangan bilang kamu menyesal karena Syafira akhirnya kini bisa hamil. Kalau tahu ibumu meninggal begitu cepat dan usia pernikahan Karina sesingkat ini, setidaknya jika istrimu belum hamil, kamu masih ada kesempatan untuk…” Beni tak melanjutkan ucapannya, sedangkan Khale pun juga seakan tak membantah praduga Beni.

Sementara itu di luar ruangan, tampak seorang wanita berambut hitam berkilau sebahu berusia 30 tahun tengah berdiri di depan pintu. Menguping pembicaraan suaminya di dalam, ia menelan salivanya kasar. Mengusap lembut perutnya yang mulai tampak membuncit, wanita bernama Syafira itu bergegas berjalan menuruni tangga.

“Tolong Buk Mar saja yang berikan,” ujarnya menyodorkan baki kecil berisi dua cangkir teh hangat yang awalnya ingin ia sajikan untuk suami dan tamunya.

Tampak kebingungan sembari menerima baki yang disodorkan padanya, Buk Mar, sang asisten rumah tangga berjalan menaiki tangga menuju ruang kerja tuannya hingga berpapasan dengan Khale yang baru saja keluar dari ruangan bersama Beni.

“Maaf, terlambat mengantarkan minumannya, Tuan,” ucap Buk Mar pada sang majikan dengan menundukkan kepalanya karena jamuan baru diantar ketika tamu tuannya itu akan pulang.

“Tidak apa-apa, Buk Mar,” sahut Beni mengambil dan menyeruput sampai habis secangkir teh di atas baki, lalu berpamitan pulang.

Celingukan, Khale tampak menanyakan sang istri pada asisten rumah tangganya itu. “Syafira belum pulang?”

“Sudah, Tuan, baru saja masuk kamar,” jawab Buk Mar singkat.

***

Sementara itu di dalam kamar, Syafira tampak merenungi apa yang baru saja ia dengar tadi, seakan tanpa aba-aba petir menyambar dirinya di siang bolong.

“Jadi, setelah hampir tiga tahun pernikahan kita dan aku baru saja dinyatakan hamil, kamu justru berpikiran ingin kembali dengan mantanmu,” renungnya.

Bagaimana tidak, Khale begitu baik padanya, tak pernah terlihat lelaki itu masih menyimpan perasaan untuk wanita lain. Khale juga selalu perhatian dan menunjukkan rasa sayangnya, apalagi saat dirinya diketahui hamil. Terpantau wajah berseri keluar dari wajah tampan sang suami ketika mendengar sang istri akhirnya mengandung. Suaminya itu juga sama sekali tak pernah menunjukkan sikap seseorang yang terpaksa menikah karena perjodohan orang tua.

Tapi nyatanya, apa yang ia lihat tak sesuai dengan kenyataannya. Khale begitu pandai menghargai rumah tangganya hingga dengan rapinya membohongi perasaannya sendiri. Tapi sayangnya, hal ini membuat hatinya tersiksa. Syafira merasa Khale masih menyimpan rasa pada sang mantan kekasih, wanita yang terpaksa ditinggalkannya demi menikahi dirinya. Membungkam mulutnya dengan tangan kanannya, mata Syafira berkaca-kaca.

“Apa aku yang salah karena telah memisahkan mereka? Aku tidak tahu jika hubungan mereka selama dan sedalam itu. Khale tidak pernah cerita sebelumnya soal ini. Apa benar cintanya sudah habis pada Karina, dan denganku hanyalah melanjutkan hidup?” Syafira tampak tak percaya dengan semua ini.

Hingga tak lama, terdengar suara pintu kamar diketuk.

“Sayang, sudah pulang? Kenapa tidak menemuiku?” sapa Khale dengan lembut.

Mengusap matanya pelan, Syafira berdiri dari duduknya dan mengangguk. “Buk Mar bilang kamu sedang ada tamu.”

“Apa kamu mual lagi?” lanjut Khale setengah memeluk tubuh sang istri.

“Hanya butuh istirahat,” jawab Syafira singkat dan menghindari pelukan Khale, lalu meminta izin beristirahat karena ia merasa lelah sepulang dari minimarket.

Bak ingin memahami kondisi sang istri yang sedang hamil muda, Khale mempersilakannya beristirahat lalu berpamitan meninggalkannya untuk kembali ke kantor.

Melirik ke arah pintu, Syafira yang sudah terbaring di kasur pun kembali bangkit dan meraih tas juga ponselnya.

***

“Kalau sesuai maps sih alamatnya sudah benar di sini, Nyonya,” ujar sopir pribadi yang mengemudikan mobil yang ditumpangi Syafira.

Sembari mencocokan alamat yang ia lihat di maps dalam ponselnya, istri Khale itu celingukan ke arah luar jendela mencari sebuah tempat.

Hingga kedua bola matanya tertuju pada sebuah mobil yang ia hafal betul milik sang suami berikut dengan plat nomornya. Mobil seharga hampir satu milyar berwarna hitam itu dengan jelas terparkir di depan sebuah toko kue yang sedang ia cari. Reflek, ia menelan salivanya kasar, jantungnya berdegup kencang.

Aura Bakery.

...****************...

1
sunaryati jarum
Jangan luluh dulu,itu kesalahan terbesar Khale.Sudah istri kabur gara- gara dirinya nyamperin Karina,malah rajin mendatangkan bahkan membantunya.Jangan cepat luluh Syafira,biarkan dia benar - benar menyesal dan berjuang,selama perjuangan mendapatkan kamu mudah banget,bahkan masih bertemu dengan masih masih terus berhubungan dengan Karina,walau diakhir mencari bukti,Jangan terlalu mudah mendapatkan kamu walau akhirnya jika bersatu
sunaryati jarum
Semoga berhasil melawan Putra dan keluarganya serta dapat bukti pembakaran Gudang perusahaan Khale
cinta semu
,makin tegang dahhh...putra vs khale
JasmineA
kok udah end aja?
Happy Kids
ya benny ga salah. khale nya aja tuman. nyamperin tiap hari
Happy Kids
heleh tp uda ngapain aja sama karina 😅
Masitoh Masitoh
ya buka hatimu Syafira demi kembar
sunaryati jarum
Saatnya Putra dan keluarganya hancur , karena selama ini sudah menang dengan uang dan kekuasaan,tapi sekarang punya lawan yang tangguh, disertai fakta.Ayo Karina dan Helena keluarkan juga bukti kejahatan mereka.
sunaryati jarum
Jika kau menangani kasus Putra ,semakin hancur firma kamu Helena
sunaryati jarum
Berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Syafira jika ingin rujuk ,Khale.
sunaryati jarum
Nah kehancuran Putra dan Karina otw , kutunggu.Kamu juga bodoh Khale jika kamu tidak langsung menemui Karina.Syafira tidak akan pergi.Itu kesalahan terbesarmu bahkan kau selalu disampingnya dan membantu membuatkan toko untuknya.
Eridha Dewi
buat ada cowok yg lebih segalanya dari khale
sunaryati jarum
Walau apa yang dilakukan Khale akhir - akhir hanya untuk mengorek dan memberikan kepercayaan Karina,namun perkataan di awal dan perlakumu yang langsung menemui Karina serta selalu menjalin hubungan layaknya kekasah selama Syafira pergi itu masih sulit memaafkan mu
sunaryati jarum
Terserahlah emak sedikit tahu Khale melakukan itu untuk mengetahui kelemahan Putra, dari bukti yang dimiliki Karina
penyukapink
tenang pemirsa, pegangan yg kuat, tarik nafas dalam2, harap tenang dulu yaaa🤣
Dewi Natasha
khale ini Bodoh atau apa ya..... gue klu jadi syafira jgk bakal ga mau sama laki2 kayak khale, bilangnya cinta sm istri tapi Masih aja meladeni mantannya..... Kase aja syafira sm damar, khale nya Bodoh amat.
Eridha Dewi
terlalu bertele tele menurutkan lebih baik hadirkan cowok yg lebih segalanya dari khale yg mencintai Syafira tanpa syarat
Happy Kids
ewh. ngomong ga ada hubungan tp slalu interaksi. bahkan pernah intim skali 😅 standar temen versi khale ini kaya gimana 🙏
sutiasih kasih
khale... km itu nmpel" mm si kmbar mulu... pdahal dlu saat kalian cerai... km pun mnikmati prhatian karina... bhkn km sll ada untuk karina dan anknya.... bhkn km pun mnikmati setiap kali kalian brcumbu...
dasar laki" emang buaya🙄🙄
sunaryati jarum
Dengan menangani Kasus putra dan Syafira merupakan awal meredupnya karirmu Helena
sutiasih kasih: sepertinya iya....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!