Baru 3 tahun usia pernikahan Audy Danita dan Faiz Wiratama sudah dilanda berbagai konflik. Padahal diawal pernikahan semua berjalan baik dan romantis. Hingga akhirnya ketika sudah hadir buah hati mereka, keadaan di dalam rumah semakin berubah tidak menentu. Yang seharusnya kehadiran seorang anak menjadikan sebuah keluarga semakin harmonis, namun yang terjadi malah sebaliknya. Faiz jadi jarang di rumah. Pulang kerja telat dan sesampai di rumah selalu sibuk dengan gadgetnya. Sehingga Audy merasa Faiz tidak memperhatikan dia dan anak-anaknya lagi. Audy pun menyadari mungkin Faiz bosan terhadapnya karena kini penampilan tidak secantik dulu lagi. Audy full mengurusi rumah dan anak-anak saja setelah Faiz menyuruhnya resign dulu setelah menikah. Apa yang membuat Faiz berubah? Akan kan Audy mempertahankan rumah tangganya setelah kerap ribut dan Faiz menyebut kata "cerai"? Atau Audy berusaha untuk kembali menjadi dirinya sendiri seperti masa lajang sehingga banyak yang mengaguminya walaupun bergelar istri? Berakhir Talak kah rumah tangga mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah dwi julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 1
Audy membuka lembar demi lembar album foto pernikahannya. Seketika memorynya kembali disaat Faiz Wiratama melamarnya via video call karena pada saat itu mereka LDR. LDR pun bukan sebagai sepasang kekasih, tapi teman ngobrol biasa. Faiz adalah teman kuliahnya yang sempat ingin dekat dengan Audy dipenghujung semester kuliah. Kedekatan mereka bermula saat KKN satu kelompok. Namun sebelum hubungan mereka terjalin sebagai dua sejoli, Faiz ternyata diterima kerja di pulau seberang. Akhirnya karena masing-masing dari mereka sibuk, hubungan mereka semakin menjauh hingga tidak pernah kontak satu sama lain. Bahkan Audy sudah menjalin hubungan dengan Chiko selama 7 tahun. Namun saat hubungan Audy dengan Chiko kandas karena Chiko ketahuan selingkuh, Audy malah bertemu kembali dengan Faiz di facebook. Mereka seperti kembali menemukan romansa seperti saat dulu waktu kuliah. Faiz sempat menjaga jarak karena tahu bahwa Audy sudah punya pacar dari facebooknya. Faiz pun masih bekerja di pulau seberang. Kedekatan mereka berlanjut ke tukaran nomor hp. Tanpa kata cinta mereka saling memberi perhatian satu sama lain. Apalagi Faiz tau Audy sudah tidak berhubungan lagi dengan Chiko. Faiz cukup protektif dengan Audy. Audy merasa bahwa Faiz benar-benar memperhatikannya, berbeda dengan Chiko. Hingga akhirnya Faiz melamarnya. Dan mereka menikah. Faiz mengajukan pindah tugas untuk kembali ke tempat asalnya. Mereka ingin hidup bersama di rumah yang mereka tempati sekarang.
Audy tersenyum sendiri mengingat semuanya. Apalagi momen kehamilan. Ketika tahu Audy mengandung, Faiz sangat memanjakan Audy.
"Mama.. Cindy mau pup." lamunan Audy buyar seketika manakala putrinya yang berusia 2 tahun merengek untuk diantarkan buang air besar.
"Iya.. Ayo mama temani." Audy pun mengantarkan Cindy ke toilet.
"Ma, papa masih kerja ya?" tanya Cindy polos.
"Iya emangnya kenapa, Sayang?" Audy tau Cindy rindu sama papanya. Karena sudah hampir satu bulan mereka tidak pernah jalan-jalan keluar bersama seperti biasa.
"Cindy mau ajak papa lihat burung-burung yang banyak lagi, Ma." jawab Cindy polos.
Hati Audy seperti tersayat, akhir-akhir ini Faiz jarang di rumah. Kalaupun di rumah dia hanya sibuk memainkan game online di gadgetnya.
"Besok mama ajak Cindy ya. Kita ke minimarket, Cindy boleh beli coklat dan es krim kesukaan Cindy." hibur Audy.
"Yeeeee.. Cindy seneng, Ma. Cindy sayang mama. Ma, Cindy udahan pupnya."
Setelah membereskan Cindy, Audy mengajaknya untuk tidur. Jam menunjuk kan pukul 10 malam, Faiz masih di luar rumah, katanya sih kerja. Tapi, entahlah. Audy malas untuk ribut yang kesekian kalinya. Audy sudah faham jawaban Faiz. Selalu beralasan kerja lalu mengancam soal nafkah jika Audy selalu curiga. Mungkin Faiz merasa di atas angin lantaran Audy tidak bekerja dan hanya bertumpu pada nafkah yang ia berikan. Padahal sebelumnya pekerjaan Audy cukup untuk membiayai Audy dan anaknya sekalipun Faiz tak menafkahi.
Audy bosan. Setiap hari hanya di rumah menghabiskan waktu dengan pekerjaan rumah dan mengasuh Cindy. Semenjak menikah ia kehilangan teman-temannya. Tidak pernah lagi untuk bersua sahabat-sahabatnya, Kalita dan Sena. Padahal walaupun sudah sama-sama menikah dan punya anak, Kalita dan Sena masih sering hang-out bareng.
Audy hanya sering menghabiskan waktu bersama Cindy, sekedar ke mini market atau jalan-jalan sore ke alun-alun kota.
Audy merasa dulu Faiz sangat perhatian padanya. Ketika LDR dari mulai Audy bangun tidur dengan ucapan 'selamat pagi' nan romantis hingga menjelang tidur dengan ucapan yang tak kalah romantis. Berbeda jauh dengan saat ini. Kapan Faiz masuk kamar dan tidur pun Audy tak pernah tau lagi. Setiap di rumah Faiz hanya menghabiskan waktu di teras dengan gadget dan rokoknya. Untuk ngobrol atau bercengkrama pun rasanya terbatas.
Audy merasakan segala perubahan Faiz. Hatinya bersedih. Bagaimana dulu Faiz yang berlebih perasaan padanya, mengejarnya dan protektif, namun sekarang Audy malah diabaikan disaat Audy benar-benar mencintainya. Kalau tak cinta, mana mungkin Audy sekecewa ini diabaikan.
..
so baik..
jgn konflik trs Thor yg di sajiin bosen yg bacanya
aku jdi ikut emosional