NovelToon NovelToon
POLYGON LOVE

POLYGON LOVE

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa / Idola sekolah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:30.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dame Dha

Nama saya Yuda, Saya siswa SMA tahun ke 2. Kehidupan sekolah saya tidak ada yang istimewa. Tetapi ada seseorang yang sangat saya sukai dari tahun pertama sekolah, saya mengejar cintanya selama 2 tahun, namun tidak mendapatkan respon dan berujung penolakan yang menyakitkan. Sampai suatu saat saya mulai membuka mata saya, berapa banyak waktu yang saya buang sia-sia hanya untuk wanita yang tidak mencintai saya. Namun ini hanya permulaan dari cerita tahun ke 2 saya di sekolah. Dimana saya akhirnya memilih untuk melangkah maju dan berhenti membuang waktu, saya memutuskan untuk berhenti mengejar cintanya dan menjalin hubungan pertemanan dengan teman-teman lainnya. Berusaha mengupgrade diri dan mencoba membuka hati untuk orang baru walau rasa trauma dari orang lama masih membekas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dame Dha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1 Obsesi

~Citra~

~ Sudut pandang Yuda ~

Namaku Yuda, siswa tahun ajaran ke 2 di SMA Elit Wijaya. Sebagai seorang siswa di sekolah elit, prestasiku di tingkat akademis tidak lah istimewa, bahkan bisa dibilang dibawah standar. Satu-satunya kegiatan yang bisa mengangkat nilaiku adalah di bidang seni.

Aku adalah anggota grup musik sekolah yang sering tampil jika sekolah mengadakan acara. Posisiku sebagai gitaris. Bersama 3 rekan ku yang sama-sama murid kelas 2, yaitu Siva pada vokalis, Jun pada bass dan Darius pada drum.

Alasan kami berempat bisa akrab dan memutuskan membentuk grup band adalah selain karena mempunyai minat yang sama pada musik. Kami juga mempunyai masalah yang sama, yaitu masalah akademis yang sangat rendah.

Pada ujian kenaikan kelas 1 ke kelas 2 yang lalu, aku menempati peringkat 17 dari 20 murid. Mengikuti di belakangku yaitu peringkat 18, 19 dan 20 di isi oleh Siva, Jun dan Darius.

Singkatnya kami berempat adalah siswa dengan derajat paling rendah di kelas 2.

Tapi yang membedakan aku dan ketiga temanku adalah obsesi. Ketika mereka bertiga hanya terobsesi pada musik, aku juga memiliki obsesi lain, yaitu seorang gadis.

Aku sangat menyukai seorang siswi bernama Yuki, siswi yang sangat populer di sekolah, selain wajahnya yang cantik, dia juga murid dengan nilai tertinggi di kelas 2.

~YUKI~

Rambut pirangnya benar-benar membuat dia sangat mencolok, aku selalu berusaha mendekatinya dari kelas 1.

Namun yang terjadi selalu saja penolakan, dan sekarang sudah lebih dari 1 tahun aku terus mengejarnya.

Sempat terlintas dipikiranku kalau aku hanya seorang pengganggu buat Yuki. Tapi obsesiku padanya mengalahkan prasangka itu.

Aku bahkan berusaha keras agar aku bisa duduk di kursi kelas ku yang besebelahan dengannya. Terkadang aku dengan spontan mengajak di berpacaran.

"Yuki, aku sangat menyukaimu, kamu mau jadi pacarku, setidaknya 1 hari" ucapku sambil meraya Yuki.

Namun tentu saja hanya penolakan yang ku terima, bahkan penolakan yang terakhir yang ku terima terdengar sangat pahit.

"Berhenti mengganggu ku Yuda, kamu itu sangat menjijikan. Mulai sekarang jangan pernah ganggu aku lagi" ucap Yuki sambil marah pada ku.

Terdengar sangat pahit untuk orang normal, namun bagiku itu sesuatu yang biasa.

Bel pun berbunyi. Pelajaran dimulai. 

~ Sudut pandang Yuki ~

Bel istirahat berbunyi, aku bersiap untuk menuju kantin. Aku berharap jam istirahat ku tidak di ganggu oleh Yuda karena dia sangat menjengkelkan.

Namun itu hanya hayalan, kenyataannya seberapa keras aku berusaha menjauh darinya, maka dia akan semakin keras untuk menemuiku.

Aku sudah blak-blakan untuk memintanya menjauh, bahkan kata-kata ku semakin hari semakin kasar untuk menunjukan padanya kalau aku tidak ingin dengannya.

Tapi itu semua usaha yang percuma, semuanya berakhir percuma. Aku serasa di hantui oleh roh gentayangan.

Di kantin dia kembali mendekatiku dan mengajak untuk makan bersama, aku selalu mengusirnya tapi dia tidak pernah peduli.

"Yuki, boleh aku duduk disini" sambil tersenyum Yuda menanyakan itu padaku.

"Kalau pun aku tidak mengijinkan, kamu akan tetap disini kan. Jadi cepat selesaikan urusan mu dan menjauh dariku". Aku menjawab dengan nada sinis.

Selesai makan aku bergegas menuju kelas, di tengah jalan aku bertemu dengan ketua kelas Citra. Aku pun meminta bantuan ke Citra agar menegur kelakuan Yuda yang sangat mengganggu aku. 

"Citra, tolong tegur Yuda agar tidak mengganggu ku lagi, kemana lagi aku harus minta bantuan selain ketua kelas" ucapku sambil memohon pada Citra.

Citra pun hanya bisa tertawa mendengar permintaanku.

"Kenapa harus menghindar Yuki, Yuda tidak seburuk yang kamu pikirkan, kenapa kamu tidak memberinya kesempatan". ucap Citra sambil mempertanyakan keputusanku.

Citra adalah ketua kelas yang sangat di hormati, kalau aku minta bantuan ke Citra pasti Yuda langsung nurut.

"Aku tidak berniat menjalin hubungan dengan siapa pun, aku hanya ingin kehidupan masa SMA ku yang tenang tanpa di ganggu siapapun" ucapku pada Citra.

Citra kemudia menjawab sambil menghela nafas. "Aku akan mengusahakan yang aku bisa, tapi ingat tidak ada jalan untuk kembali. Kalau itu keputusan mu, aku akan berbicara pada Yuda"

Kami berdua pun berjalan menuju kelas bersama, tapi ada satu kalimat yang agak janggal, yaitu "ingat tidak ada jalan untuk kembali" aku memikirkannya sepanjang jalan.

Tidak mungkin aku akan merasa kehilangan, Yuda adalah pengganggu dan aku benci dia. Apa mungkin ada sisi lain yang tidak aku ketahui.

Citra adalah teman masa kecil Yuda sejak SD, Aku yakin kalau Citra yang berbicara, Yuda pasti akan mengerti.

Kami pun sampai keruangan kelas.

~ Sudut pandang Citra ~

Aku sebenarnya kasihan dengan Yuda, dari semua murid di kelas mungkin hanya aku yang benar-benar mengenalnya lebih jauh. Karena kami sudah berteman sejak kelas 1 SD. 

Yuda adalah orang yang sangat ramah dan perhatian, meski sebagai pelajar dia tidak terlalu kompeten karena selalu mendapat nilai rendah, bukan berarti aku harus memandangnya rendah.

Aku cukup mengerti kenapa Yuda begitu terobsesi pada Yuki. Itu semua karena perasaan cinta yang begitu dalam sehingga dia enggan melepaskan orang yang dia cintai, meski sudah merasakan penolakan berkali-kali dia tidak pernah menyerah,. Itulah kelebihan Yuda, yaitu pantang menyerah.

Untuk mengakali kekurangannya di bidang akademis, dia berusaha keras untuk maksimal di bidang musik, semua itu demi membuat Yuki berubah pikiran dan mau menerimanya.

Yuda adalah anak yatim piatu, orang tuanya meninggal ketika kami kelas 2 SD dalam kecelakaan pesawat dan mayat mereka tidak ditemukan.

Yuda dirawat oleh paman yang merupakan adik dari ayahnya. Bersama tante dan adik sepupunya. Mereka sangat menyangi Yuda sama seperti mereka menyayangi Yui, yaitu anak kandung mereka sendiri.

Begitu pun Yuda, Dia sangat menghormati paman dan tantenya serta sangat menyayangi Yui adik sepupunya.

Obsesi Yuda ke Yuki di akibatkan trauma yang begitu dalam setelah kehilangan kedua orang tuanya.

Tapi apa boleh buat, aku harus memposisikan diriku sebagai ketua kelas. Aku akan bebicara pada Yuda agar berhenti membuang waktunya dan berhenti mengganggu Yuki.

Yuda pun sampai di kelas, dan dengan yakin aku menghampiri meja Yuda yang disebelahnya juga meja Yuki.

"Yuda, aku harus mengatakan ini padamu. Berhanti mengganggu Yuki, kelakuan mu itu sudah melampaui batas. Aku peringatkan padamu, jika kau tidak terima maka aku harus mengadukan ini pada guru" .ucapku sambil menatap serius ke arah Yuda.

Yuda pun terdiam sejenak, sementara Yuki hanya bisa menyimak sambil menundukan kepalanya.

"Baiklah, jika itu kemauan Yuki maka Yuki sendiri yang harus mengatakannya". ucap Yuda

Yuki pun terkejut dan secara spontan menjawab.

"Yuda, aku membencimu. Berhenti mendekati ku". ucap Yuki sambil berteriak keras didepan seluruh murid dikelas.

Penolakan seperti itu sudah biasa bagi Yuda, tapi entah kenapa reaksi Yuda yang biasanya cuma tersenyum, sekarang menjadi suram.

Bel pun berbunya. Pelajaran kembali dimulai setelah istirahat. 

-Terima kasih sudah membaca cerita saya. Untuk ilustrasi karakter cerita ini bisa lihat di Trending akun saya.

Jika ada kritik dan saran silahkan DM saya dan jangan sungkan-sungkan :D

1
Kak Umi
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Kak Umi
Pingin berlanjut karena ceritanya menara k🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Kak Umi
Lanjutkan, lanjutkan🙏🙏
Kak Umi
Hay, aku datang meramaikan, datang juga meramaikan novel aku🙏🙏
༺⬙⃟⛅𝘿𝘼𝙈𝙀ᵀᵘʸᵘˡ ᴮᵒᵏᵉᵉʳ
.
♥♨⃟🌼⃤VinaXvina zgb
Lanjutkan
➤⃝💙𝟟ꪊꪶⅈꪊ𝟝
gula gula gula 😍🥰
❀࿐⃤⃝⃤⃟6ꀤꈤꍏ0ꈤꍟ7
wah masih ada kah
❀࿐⃤⃝⃤⃟6ꀤꈤꍏ0ꈤꍟ7
🥰🥰
➤⃝💙𝟟ꪊꪶⅈꪊ𝟝
Andini 😘😘
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
dan aku mengira citra yang bakal win 😶‍🌫️
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
tamat happy ending 🤩🥰
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
🤣🤣
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
andini ngeri
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
😘😘
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
semakin bersinar 🤩🤩
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
belum tamat sampai disini👀
☕︎⃝❥💕⃝🅐🅩🅘🅩🅘④⑨
wah apa tuh
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
pemikiran dewasa yuda 🙏
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
Heroine terbaik dengan segala effortnya 🫡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!