Arthur di panggil ke dunia misterius bersama teman-teman sekelasnya.
Di dunia misterius Job adalah segalanya.
Dan Arthur memiliki Skill yang dapat mencopy semua Job milik teman-teman sekelasnya.
Ikuti petualangan Arthur dan teman-teman sekelasnya di dunia misterius
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1. Di Panggil Ke Dunia Lain
Bumi tahun 2030. "Anak-anak hari ini kelas kita memiliki murid baru. Namanya adalah Arthur Benedict." Kata perempuan berambut hitam yang memakai kacamata.
"Arthur perkenalkan dirimu." Kata perempuan berkulit putih berkacamata melihat pemuda berkulit putih yang memiliki rambut hitam pendek.
"Namaku Arthur Benedict usiaku 18 tahun. Tinggi badanku 170 cm. Berat badanku 63 kg. Hobiku adalah." Saat hendak menyelesaikan perkenalannya, Arthur melihat tubuhnya tiba-tiba bersinar. Arthur membuka matanya dan melihat dirinya berada di sebuah ruangan.
"Ada dimana aku sekarang." Kata Arthur bingung.
"Salam. Sebuah kehormatan dapat menyambut kalian disini." Kata pria paruh baya berambut pirang yang memakai mahkota.
"Kalian semua yang berasal dari dunia lain. Telah di panggil ke dunia ini." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Apa!" Arthur dan semua teman sekelasnya terkejut saat mendengar kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Ayah, biarkan aku yang menjelaskan kepada mereka semua." Kata perempuan berkulit putih berambut pirang panjang.
"Dia cantik." Gumam Arthur melihat perempuan berambut pirang panjang.
"Tidak, kamu pasti kelelahan setelah memanggil mereka semua ke dunia ini. Jadi ayah yang akan menjelaskan kepada mereka semua." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Dunia ini bernama Alfheim. Di dunia ini ada 3 benua dan setiap benua di huni oleh ras Manusia, Iblis, Elf, Beast Human, Dwarf, Naga, dan Monster." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Negeri kami Bradfort dekat dengan wilayah ras iblis. Saat ini ras iblis berencana menyerang negara kami. Alasan kami memanggil kalian semua kesini. Karena kami membutuhkan bantuan kalian semua untuk mengalahkan raja iblis." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Apa!! Raja iblis." Semua teman sekelas Arthur terkejut.
"Kami hanya manusia biasa. Bagaimana mungkin bisa mengalahkan raja iblis." Kata seorang perempuan berkulit putih berambut hitam pendek.
"Kalian semua yang telah di panggil ke dunia ini. Akan mendapatkan sebuah job dan kemampuan. Kalian bisa membuka layar status dan melihat job dan kemampuan apa yang kalian dapat." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Bagaimana caranya melihat status kami." Tanya pemuda berkulit coklat bertubuh gemuk yang memakai kacamata.
"Kalian tinggal mengatakan buka status." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
Mendengar kata pria paruh baya yang memakai mahkota. Arthur kemudian berkata. "Buka status."
"Siiing!!" Sebuah layar status bewarna biru tiba-tiba muncul di depan Arthur.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 0 Next Level Membutuhkan 1 Exp
Job : -
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 0
Poin : 0
Poin Skill : 0
Skill : Observation (S) Copy (E)
"Bukankah dia mengatakan kami semua akan mendapatkan sebuah job. Mengapa aku tidak memiliki job." Gumam Arthur melihat status miliknya.
Arthur menekan skill Observasi dan melihat info skill.
"Skill Observation level S. Sebuah kemampuan yang membuat penggunanya dapat melihat semua informasi mahluk hidup."
"Skill yang bagus." Kata Arthur kemudian menekan skill Copy dan melihat info skill.
"Skill Copy Level E. Sebuah kemampuan yang membuat penggunanya dapat menyalin job dan kemampuan orang lain."
"Skill yang bagus. Dengan skill ini aku dapat menyalin job dan kemampuan orang lain." Kata Arthur dengan penuh semangat.
"Permisi." Kata perempuan berambut hitam pendek berkacamata mengangkat tangannya.
"Bisakah anda mengirim kami semua ke bumi." Kata perempuan berambut hitam pendek berkacamata melihat pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Untuk saat ini kami tidak bisa mengirim kalian Kembali. Karena kami tidak mempunyai magic crystal." Kata pria paruh baya memakai mahkota.
"Memanggil kalian semua kesini menghabiskan 100 magic crystal. Saat ini kerajaan tidak memiliki 100 magic crystal untuk mengirim kalian kembali ke dunia asal kalian." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Aahhh. Jadi kami tidak akan pernah bisa kembali ke bumi." Kata perempuan berambut hitam pendek berkacamata.
"Kalian bisa kembali ke bumi." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Menurut informasi yang kami miliki. Raja iblis memiliki ratusan magic crystal. Jika kalian berhasil mengalahkan raja iblis dan mengambil magic crystal miliknya. Kalian bisa kembali ke bumi." Kata pria paruh baya yang memakai mahkota.
"Sepertinya tidak ada pilihan lain. Selain membunuh raja iblis." Kata seorang pemuda berkulit putih berambut hitam pendek.
"Uhuuukk. Kalian semua tolong ikuti aku." Kata pria tua berambut putih panjang yang memegang tongkat. Arthur dan semua teman sekelasnya kemudian mengikuti pria tua berambut putih panjang.
"Lihatlah bola kristal ini. Sekarang aku ingin kalian semua berbaris dan menyentuhnya satu persatu." Kata pria tua berambut putih panjang.
"Bola kristal ini adalah peralatan sihir. Bola ini akan memindai dan menampilkan status kalian." Kata pria tua berambut putih panjang.
"Baiklah, mengapa kamu tidak menyentuh bola kristal terlebih dulu." Kata pria tua berambut putih panjang melihat perempuan berkulit putih berambut hitam yang di kuncir kuda.
"Baik." Perempuan dengan rambut di kuncir kuda mengangguk dan menyentuh bola kristal.
Nama : Melody
Usia : 17 tahun
Level : 0
Job : Mage
Ras : Manusia
Strength : 3
Agility : 4
Vitality : 4
Stamina : 4
Magic : 10
Skill : Sihir Air (C) Observation (C)
"Jobnya adalah Penyihir." Arthur terkejut saat melihat informasi perempuan bernama Melody.
"Job Mage dan memiliki 2 skill level c. Tidak buruk." Kata pria tua berambut putih panjang.
"Baiklah, siapa selanjutnya." Kata pria tua berambut putih panjang melihat Arthur dan semua teman sekelasnya.
"Giliranku." Kata pemuda berkulit putih berambut hitam pendek berjalan ke arah bola kristal.
Nama : Steven
Usia : 17 tahun
Level : 0
Job : Hero
Ras : Manusia
Strength : 6
Agility : 6
Vitality : 6
Stamina : 7
Magic : 5
Skill : Double Exp (S) Observation (A) Tehnik pedang (B)
"Aku sudah menebak bahwa Steven adalah seorang Hero." Kata perempuan berkulit putih berambut coklat panjang.
"Benar, di antara semua laki-laki di kelas hanya Steven yang cocok menjadi hero." Kata perempuan berkulit putih berambut hitam panjang.
Arthur melihat pemuda bernama Steven dan berkata. "Aktifkan skill Copy salin Job Hero Steven."
"Level Skill terlalu rendah tidak bisa menyalin Job." Notifikasi bewarna merah muncul di depan Arthur.
Arthur terkejut dengan notifikasi yang muncul di depannya. "Sepertinya aku harus meningkatkan skill copyku terlebih dulu agar bisa menyalin job hero miliknya." Gumam Arthur.
Arthur kemudian melihat semua teman sekelasnya satu persatu menyentuh bola kristal. "Arthur sekarang giliranmu." Kata pemuda gemuk berkacamata melihat Arthur.
Arthur berjalan ke depan dan menyentuh bola kristal.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 18 tahun
Level : 0
Job : -
Ras : Manusia
Strength : 7
Agility : 7
Vitality : 8
Stamina : 8
Magic : 0
Skill : Observation (S) Copy (E)
"Aahhh. Arthur tidak memiliki job." Kata perempuan berkulit putih berambut coklat panjang.
"Meski tidak memiliki Job dia mempunyai skill level S." Kata perempuan berkulit putih berambut hitam panjang.
~ Beri Like jika kalian menyukai cerita ini ~
nilai plus-nya dia bisa di bilang sat set dalam hal lain
😀😀😀
bukannya MC yang membuat kesalahan 🗿 malah orang lain yg minta maaf
gw penasaran sama sifat Thor ni novel apa sama dengan sifat si MC