Viana seorang gadis yang baru berusia 17 tahun, harus menjadi ibu tunggal, tetapi putrinya justru memanggilnya kakak, 3 tahun kemudian Viana yang diminta oleh ibu angkatnya untuk menemui pria anak dari seorang temannya justru salah orang, ternyata pria itu langsung mengajaknya ke pencatatan sipil untuk menikah, setelah menikah Viana baru mengetahui bahwa pria yang ingin dia temui saat itu tidak bisa datang, lalu siapa yang menikahinya?... lanjut baca untuk simak kelanjutannya ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon E-win eky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Viana Naraya Seorang gadis cantik terlihat baru berumur 17 tahun, sedang berlutut sambil menangis di hadapan sepasang suami istri Rita dan Alex dan putri mereka Alena yang seumuran dengannya sedang berdiri di samping kedua orang itu, dan seorang anak laki-laki berdiri di samping Viana juga sedang menangis melihat Viana menangis, Dalam tangisannya Viana memohon,
"Paman bibi aku mohon jangan usir aku dan adikku, ini rumah ayah dan ibuku, kalian tidak boleh mengambilanya seperti ini" ucap Viana sambil menangis.
"Apa kau tidak malu? Semua orang sedang membicarakanmu saat ini, foto-fotomu bersama seorang pria beredar di internet, bagaimana kamu menjelaskannya, apa kamu ingin mencemarkan nama baik keluarga Naraya" Bentak Rita sambil menunjuk nunjuk Viana. Mendengar hal itu Viana menggeleng-gelengkan kepalanya tanda bahwa dia tidak bersalah,
"bibi aku tidak tau apa-apa malam itu, aku hanya minum juz di pesta ulang tahun temanku, setelah itu aku sudah tidak sadarkan diri, saat bangun aku baru tahu bahwa ada seorang pria di sampingku, dan telah melakukan hal itu kepadaku saat aku tidak sadarkan diri. Alena juga ada bersamaku saat itu. kalau bibi tidak percaya tanya saja kepada Alena"
"Apa yang kamu katakan? Kamu sendiri yang menggoda pria itu, mengapa malah ingin ibu bertanya padaku" jawab Alena membantah apa yang dikatakan Viana.
Melihat Viana yang bersikeras tidak ingin meninggalkan rumah, Rita langsung menarik Viana dan adiknya Daren keluar dari rumah itu, Viana yang tidak tega melihat adiknya didorong langsung memeluknya agar tidak jatuh,mereka juga melemparkan Koper Viana dan Daren keluar, Daren baru berumur 10 tahun dan Viana 17 tahun, Viana baru saja lulus SMA satu bulan yang lalu, sedangkan kedua orang tuanya meninggal pada kecelakaan mobil tiga bulan yang lalu. Semua aset milik kedua orang tua Viana diambil alih oleh Paman dan bibinya yaitu Rita dan Alex.
Di dalam kamarnya Alena sedang berpikir, temannya yang saat itu seharusnya tidur dengan Viana tidak hadir karena terjebak macet, lalu siapa yang tidur bersama alena saat itu? Foto-foto yang tersebar di internet diambil oleh pelayan yang disuruh oleh Alena, wajah pria itu tidak terlihat jelas, sehingga tidak ada yang mengenali pria itu. Alena tidak tahu pelayan suruhannya salah mengambil kunci kamar, seharusnya Viana diantar ke kamar nomor 69 tetapi pelayan itu malah mengambil kunci kamar nomor 96, kamar nomor 96 di huni oleh seorang pria bernama Jebby, yang sedang mengadakan pertemuan di salah satu ruangan hotel tersebut.
Jebby yang sedikit mabuk saat memasuki ruangan melihat seorang gadis cantik yang terbaring di kasurnya terkejut, awalnya dia ingin menarik wanita itu keluar dari kamarnya, tetapi saat Jebby menyentuhnya gairah dalam dirinya bangkit, selama ini dia tidak merasakan gairah seperti itu meskipun ada gadis **** di hadapannya, tetapi kali ini Jebby merasa wanita itu berbeda dari gadis lainnya, dan dia mengira bahwa gadis itu adalah hadiah dari para koleganya, sehingga dia pun tanpa berpikir panjang lagi dan mulai menyentuh inci demi inci tubuh Viana, Viana yang terbangun merasa aneh pada tubuhnya, Viana merasa Haus dan Kepanasan, dan saat Jebby menyentuhnya Viana merasakan kenyamanan sehingga dia mau menggapai apapun yang membuatnya merasa nyaman,
malam itu suhu di ruangan itu begitu panas,pergerakan di kamar begitu penuh gairah satu sama lain.