NovelToon NovelToon
Holy Marriage

Holy Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Sudah Terbit / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:79.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Emma Shu

Update setiap hari
Ketika pacarnya mengkhianatinya, cahaya kehidupan seolah musnah dalam kehidupan Anna. Untuk membalas dendam mantannya, gadis yang masih SMA itu rela mengorbankan diri menggantikan posisi Kakaknya yang menolak perjodohan ayahnya. Beberapa hari sebelum hari pengumuman kelulusan sekolah, Anna bahkan sudah menyandang status istri Allan, keturunan pengusaha sukses. Anna berpikir bahwa dia akan menemukan kebahagiaan dan dendamnya terbalaskan, namun ia tidak tahu rahasia yang suaminya simpan rapi. Anna butuh bukti akurat untuk memastikan bahwa kecurigaannya tentang suaminya adalah benar. Sayangnya tidak akan mungkin ada kata perceraian antara Anna dan Allan karena adanya kesepakatan hitam diatas putih sebelum pernikahan berlangsung, yang salah satunya menyatakan kalau Anna dilarang meminta cerai dari Allan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dijodohin

“Brengsek! Rafa selingkuh!” Anna menggertak geram.

Bagi keluarga alim keturunan Kyai Haji, tentu mulut Anna jauh dari kata-kata kotor seperti yang baru saja ia ucapkan. Tapi yang terjadi sekarang, emosinya tidak lagi terkendali.

Semesta alam saja senantiasa bertasbih memuji keagungan Yang Maha Kuasa, tapi Anna? Dengan mudah memaki saat merasa tersakiti. Alam bahkan mungkin mengutukinya. Entahlah. Intinya, Anna sedang terluka dan ingin meluapkan kekesalannya.

Anna mengulang pandangannya. Lalu mengucek mata untuk memastikan apa yang baru saja dia lihat tidak salah. Ia menghentikan langkah sambil mengusap keringat dengan handuk kecil yang menggantung di leher.

“Ada apa sih, An? Tumben banget mulut lo nyumpah serapah gitu. Dosa, tauk!” Arini berdiri menjajari Anna setelah mengikat tali sepatunya yang terlepas.

“Rin, lo liat nggak? Itu tadi Rafa, kan?”

“Mana?”

“Itu tadi yang barusan lewat.” Anna menunjuk ke arah jalan, tentu saja si pengendara motor yang baru saja melintas sudah tidak ada. “Kok, Rafa boncengan sama cewek? Pelukan lagi. Berduaan gitu, udah kayak lubang hidung aja.”

Mata Anna mendadak berair dan mukanya cemberut. Rafa adalah pria yang pertama kalinya mengenalkan Anna dengan istilah cinta, gondok sekali dia.

“Salah liat kali,” celetuk Arini.

“Tapi jaket yang dipake jelas jaketnya Rafa. Bodinya juga bodi Rafa.”

“Emangnya jaket yang kayak punya Rafa Cuma dia doang yang punya? Yang punya bodi kayak Rafa juga Cuma dia doang? Jangan suudzon, kalian pacaran kok nggak saling percaya gitu?”

Anna mengingat-ingat postur tubuh yang menaiki motor ninja yang barusan melintas, sepertinya ia tidak salah lihat.

“Tapi gue yakin banget itu Rafa.”

“Jangan asal nuduh.”

“Besok gue tanyain ke dia deh kalo ketemu.” Anna sangat anti membicarakan hal-hal ekstrim melalui telepon, takut nggak nyambung. Ia rela menunggu hari esok. Lebih baik bicara empat mata, akan puas dan jelas.

“Bukannya lo bilang cowok lo itu main futsal ya hari ini? Biasanya kalo main futsal kan dia berangkatnya pagi banget. Gimana mungkin bisa keluyuran sampe sini?” tutur Arini.

Anna mengernyit, berpikir. Mungkin yang dikatakan Arini benar, pacarnya itu sedang main futsal. Kenyataannya jam enam pagi tadi Rafa memang berpamitan akan main futsal melalui pesan. Anna berharap apa yang ia lihat tadi salah meski ia tidak yakin dan memastikan akan menanyakan hal itu ke Rafa. Hari libur begini Rafa memilih menghabiskan waktu main futsal, sementara Anna dan Arini mengisi hari libur dengan lari pagi.

Anna dan Arini berpenampilan serupa. Keduanya mengenakan celana training panjang dan kaos putih serta rambut diikat satu.

Lelah berlari, mereka kini jalan kaki. Anna terlihat sudah tidak bersemangat lagi mengerahkan tenaga untuk berlari.

“Udah dong, jangan bete mulu, An. Kasian kan muka cantik lo jadi jelek,” bujuk Arini sembari melirik muka Anna. “Percaya deh ama gue, Rafa itu setia sama lo.”

“Setau gue juga gitu, sih.”

“Nah, apa lagi? Nggak inget apa, sejak awal kalian jadian, siapa yang ngejar-ngejar lo? Siapa yang nembak lo? Siapa yang muja-muja elo? Rafa, kan? Dia itu cinta banget sama lo, nggak mungkinlah main belakang.”

Anna mengangguk malas.

“Nggak seru ya kalo nggak ada Joli, dia yang sealu bikin rame,” celetuk Arini yang merasa bosan tanpa kehadiran Joli, sahabatnya selain Anna.

“Tauk tuh anak tumben nggak mau diajak lari pagi.”

Mereka berpisah di gerbang rumah Anna. Arini melambaikan tangan kemudian kembali berlari-lari kecil menuju rumahnya yang berjarak sekitar setengah kilo meter dari rumah Anna.

***

1
Nur Syamsi
mungkin Alta jg diperalat ma Naga
Nur Syamsi
ayo Alan ambil tu kopi, suruh selidiki ma dr
Nur Syamsi
ayo Alan dipikir, setlah Alan minum kopi dr Alta kepalanya kembali sakit
Nur Syamsi
iya ya, ap Krn pengaruh kopinya ya, Alan periksa dr dan ceritakan keluhanmuniyu kan beberapa bulan kemarin udah baik" sja, ini stksh minum kopi dr Alta itu kambuh lagi, ayo dipikir baik" Alan
Nur Syamsi
Lebih terus terang Alan PDA Anna,spya istrimu Tdk salah faham, bisa jga dicarikan solusinya at bisa berobat keluar negeri, mmang prediksi dr kdang Tdk meleset tp kan takdir Allah kan biasa lain....
Nur Syamsi
😢😢😢😢😢
Nur Syamsi
ayo Alan berterus terang lah PD istrimu, Alta coba temui Anna SCRA diam diam kemudian jelaskan yg sbnarnya
Nur Syamsi
tolong Alta segerah temui Anna ttang penyakit yg diderita Alan..
Nur Syamsi
bagus Anna, itu pelajaran pertama jgn lemah dan jgn beti kesempatan asalan terbusi dg sekretarisnya itu adalah jebakan yg temannya rencanakan...
Nur Syamsi
rasain, suami yg nggaj menghargai istri hrs di beri pelajaran
Nur Syamsi
kerumah papa Willian sja dulu Anak sama Azzam
Nur Syamsi
kok bisanya pegawai baru dikantornya hadir Tampa rekomendasi dr CEO, dasar teman luknut mudah"an Alan Tdk terpengaruh....ma Alta ya thor sdah cukup sakitnya Annah waktu Alan bersama Sintya
Nur Syamsi
jgan dengar tu musang Alan
Nur Syamsi
dipelajari tu sikapnya ....
Nur Syamsi
anak papa ya Azzamnya
Nur Syamsi
Sintya mmang selalu cari penyakit, ada Reno tu yg nungguin e Mala berhubungan dg orng yg beristri ....
Nur Syamsi
Sintya jga kayak wanita Tdk punya harga diri, orang punya istri masih mengharap bahkan disuruh pisah....
Nur Syamsi
cinta dalam ego ya thor
Nur Syamsi
ya diperlihatkan tu vidio pd Alan Anna jgn smpe editan....
Nur Syamsi
pasti kerjaan Rafa ....ingin merusak rumah tangga Alan, dasar manusia licik nggan adek enggak kakak ulat semua....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!