Nenek ku Pahlawanku
Ketika itu aku menyambut hari baru dengan mencari udara segar di pagi yang masih gelap gulita. ketika aku berjalan menyusuri kota. Aku melihat seorang nenek tua yang tinggal di rumah yang tak layak un
0
0
TEMAN PERJALANAN —Mbak SPG WARDAHH
Minggu pagi di kereta Whoosh. "Mau tukeran tempat duduk? Biasanya cewe lebih suka foto pemandangan," ucap pria yang duduk di sebelahku. Aku mengangguk setuju. "Boleh, kalau kaka nggak keberatan,"
2
3
Bukan Untuk Ditangisi
Hari itu aku ingin tersenyum selebar mungkin. Bukan karena ada sebuah kebahagiaan mendalam dibaliknya, aku ingin hari itu segalanya berjalan dengan lancar, tanpa aku harus melihat adanya tangis ataupu
0
0
Cerita Kehidupan
“apa yang membuatmu kuat” “mereka” “keluargamu” “iya” “kenapa?” “aku hidup untuk keluargaku, bukan hanya untuk diriku sendiri. Ketika mereka bahagia, akupun ikut bahagia. Meskipun keadaannya tidak sam
0
0
Apakah Ada Penjahat yang Sempurna di Dunia Ini?
Dua belas tahun yang lalu, ketika aku berada di kepolisian bagian kriminal, aku melihat sebuah kejahatan yang nyaris sempurna. Orang yang berjasa memecahkan kasus itu adalah para magang di akademi k
0
0
Insecure? Bersyukur Yuk!
“Sekian materi pada hari ini. Kita lanjut pada pertemuan selanjutnya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Jelas dosenku, menutup perkuliahan hari ini. “Terima kasih, pak. Waalaikum salam wa
0
0
Si Ulat Sutra
Ada sepasang suami istri yang berumur sekitar 60 tahunan. ia merupakan seorang petani yang memiliki perkebunan murbei dengan berkecukupan yang sederhana. ketika sore hari pak tani pergi ke ladang murb
0
0
Mengukir Pelangi Di Negeri Rangsang
Suasana pagi nan indah, semilir angin yang berhembus dari arah laut, menyeberangi bebatuan pantai yang berbaris dengan rapi di mulut pantai. Tak tertinggal, burung-burung berterbangan di sekitaran sem
0
0
Long Time
Seorang gadis yang terjebak cinta pada teman semasa kecilnya, kita sebut saja Elerin namanya. Elerin adalah tipe anak yang sulit mengungkapkan isi hatinya. Mari kita lihat bagaimana kisah percintaanny
0
0
Cerita Lucu Banget tentang Kisah Dua Bocah di Rumah Sakit
Bocah 1: “Kenapa kamu di sini?” Bocah 2: “Aku ke sini untuk operasi amandel.” Bocah 1: “Jangan takut, waktu aku umur empat tahun juga pernah dioperasi. Kamu hanya perlu tidur dan bangun-bangun dokte
0
0
Makanan Tradisional Indonesia
Namaku Christynia Mellsa Paradise. Akrab disapa Christy (baca: kristi). Aku mempunyai kembaran, namanya Christalia Mellsy Paradise. Akrab disapa Christa (baca: Krista). Kami hanya berjarak 3 menit 30
0
0
KESEMPATAN TERAKHIR
Jam dinding di ruang tunggu rumah sakit menunjukkan pukul 23.47, aku duduk sendirian di kursi plastik yang dingin, menunggu hasil tes terakhir Ibu. Kanker stadium empat, dokter bilang waktunya tinggal
0
5
Sinyal Terakhir Di Andromeda
Tema Kesempatan: Mereka tidak lari dari masa lalu, tapi memberi kesempatan pada hubungan mereka untuk "hidup lagi" dengan cara yang baru. Genre : Sci-fi + Romantis ( Maaf, kalau Genrenya salah ) Ja
0
6
Gerimis Menemani Ceritaku
Pagi kembali datang, jalanan, rerumputan dan lainnya basah akibat hujan semalam. Gerimis masih saja turun menemani perjalananku ke sekolah dan aku sangat menikmatinya. Terasa sangat sepi jalanan kali
0
0
Berawal Tidak Suka
Hai namaku Nadila. Saat di sekolah “Hai Vira” sapa nadila. “Hai juga” jawab Vira. “Eh.. sarangeo itu apa ya?” tanya Nadila. “Hahaha… itu artinya cinta” Vira tertawa. “Ihh… aku mana tau, itu kan korea
0
0
[EPS-1] Baru Pindah
ENA :Bwaaa! BUNDA :Eh! kepala mamak kau copot lima!! ENA :awokawokawok... mamak awak berarti bunda-lah, emng kepala bunda ada berapa BUNDA :duh! jangan ngagetin lah, kan bunda lagi ngurus ini baran
3
46
Sahabat kecilku
Cerita ini berawal dari aku yang berumur 6 tahun, di Taman Kanak-kanak Sayang Bunda. Dari TK aku memiliki sahabat kecil bernama Helvy, dulu ia tinggal lima rumah dari rumahku. Saat TK kami duduk di ke
1
7
Sahabat
End ga usah kepo 🚶♀️
0
9
TIRAKATAN
Di sebuah tanah lapang di salah satu perkampungan pinggiran kota. Suara riuh para penduduk yang sedang bersuka cita ditengah keramaian di antara iringan organ tunggal memecah keheningan malam selepas
2
11
Nanti
"Ibra! Bangun, udah jam 7." "Apasih, bu. Emangnya kenapa? Bukannya libur, ya?" sahut Ibrahim. "Ya ampun, Ibra. Yang lain upacara kamu malah tidur," ujar Ibu Ibrahim menghela napas. "Nanti," sahut I
1
1