Sahabat dan Janji (Part 1)
Yasha gadis itu sedang duduk manis di kursi taman menunggu sahabatnya datang untuk bermain ke pameran malam. Yasha memotret taman yang indah dengan ponselnya, dia memang hobi memotret, bahkan galeriny
0
0
Antara Kerajaan, Bulan, Bintang dan Matahari
Pada zaman dahulu terdapat 3 kerajaan yang sangat makmur yaitu kerajaan bulan, bintang dan matahari, kerajaan itu sangat dekat, mereka masing-masing mempunyai 1 anak cantik yang bernama wulan, bintang
0
0
Jejak Gadis Jepang di Kota Hantu wentira
Di tengah hutan pegunungan Sulawesi Tengah, tersembunyi di balik kabut tebal dan pepohonan raksasa, ada tempat yang dikenal orang sebagai Wentira kota yang katanya ada tapi tak selalu bisa dilihat
0
0
Kisah Kota Witera Jejak Gadis Jepang di Kota Hantu
Di ujung selatan Pulau Sulawesi, tersembunyi di balik bukit-bukit hijau yang tertutup kabut tebal, terdapat sebuah kota kecil bernama Witera. Dulu, kota ini pernah hidup dan ramai, menjadi pusat p
0
0
Genre cerpen pendek paling populer di Indonesia
Cerpen Realis Cerpen jenis ini memusatkan perhatian pada kisah-kisah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari dan menggambarkan situasi-situasi yang mungkin terjadi dalam kehidupan nyata. Cerpen real
0
0
𝙄𝙢𝙖𝙣 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙖𝙠 𝙎𝙖𝙢𝙖
Suasana rumah yang biasanya hangat kini terasa sepi dan penuh ketegangan. Ziva sedang menyapu lantai dengan gerakan yang pelan, sementara Rafiq duduk di kursi kayu, tangannya memegang Al-Qur'an yan
0
0
PENGURUS ORGANISASI YANG BERBERSAMAAN
Aku dan dia sama-sama menjadi pengurus dalam organisasi sosial yang kita ikuti, Setiap minggu kita bertemu untuk merencanakan kegiatan atau membantu masyarakat yang membutuhkan, Cara dia bekerja yang
0
0
♕➠🆂𝗈ꪶ𝖎Ť𝗎Ðσ࿐
Aku juga ingin dipahami bukan hanya didengar saat dunia sedang membutuhkan suaraku. Aku ingin seseorang mengerti bahasa mataku yang diam-diam menyimpan badai, mengerti senyumku yang sering kali hanya
0
2
Valerie Oliveriana
I wish I could tell you something to take it all away If only I could find the answer to help me understand Sometimes I wish I could save you And there’s so many things that I want you to know I won’t
0
1
♕➠𝕮ꪮ𝗆𝕚ŤΛ🅡𝖊 ᗰE࿐
Aku adalah halaman sunyi yang dipenuhi aksara namun tak pernah benar-benar dibaca. Tersenyum seperti langit pagi, padahal di dalam dada ada hujan yang tak kunjung reda. Aku terbiasa menjadi tempat
0
2
Mimpi
Kata orang,kehidupan itu seperti mimpi. Sekejap saja, lalu ia berlalu pergi. Maka, sebagian orang menjalani kehidupannya dalam mimpi—berada di atas lalu jatuh ke bawah lagi, bangkit, lalu naik ke atas
0
0
Senyum di balik luka
Senyum di Balik Luka Dengan tinggi 155 sentimeter dan berat badan 45 kilogram, Lila terlihat mungil dan rapuh. Rambut pendek sebahunya selalu tertata rapi, menutupi sedikit sisi wajahnya yang bulat.
0
0
Malu - malu tapi mau
Malam itu, di bawah cahaya remang bulan, angin berhembus pelan. Di sebuah tempat sepi dekat danau, Abby dan Gebby berdiri berdua. Daun-daun kering berjatuhan dari pepohonan, seolah menyambut malam y
0
2
Memungut Buah Mangga
Buah mangga milik pak Danu mulai matang, warnanya dari kejauhan terlihat sedap. Kuning kehijauan, sudah waktunya panen. "Kira-kira kalau kita meminta beberapa saja dikasih tidak ya?" ujarku pada
0
2
Sahabat Baru
Faisal sedang duduk di samping pohon. Aku menghampirinya dengan deva. “Faisal, kamu ngapain di sini?” tanyaku. Faisal tak menjawab “Faisal?” ucapku bingung. Deva menggoyang goyangakan tangannya ke dep
0
0
Peluk Ibu di Simpang Raya
Raka hafal benar jalanan ibu kota yang berasap, macet, dan bising. Bukan karena dia senang, tapi karena setiap hari dia menyusuri gang sempit di belakang pasar, menggandeng Rani dan Rina, menuju warun
0
1
♕➠𝕸𝕖௱𝗈𝕣𝚒𝐚 🅐𝖊ᡶ𝖾𝕣Л𝚊𝖊࿐
Di antara semesta yang tenggelam oleh senja, aku berjalan membawa renjana yang tumbuh diam-diam di balik reruntuhan lara. Namamu menjelma fatamorgana, terlihat dekat di pelupuk mata, namun lenyap saa
0
2
Quotes Puspa Gabut
"Saya pernah mencintai dengan sungguh, namun alkhirnya saya dibuang begitu saja." Quotes Puspa. "Ada kalanya pergi bukan karna bosan namun percuma saja bertahan jika ia sudah tidak mendambakan." Qu
1
48
♕➠𝕻Λᡶ𝕣𝚒𝗌 🅲𝖊尺ᡶ𝚊௱𝕖᭢࿐
Ayah, kau adalah langit yang tak pernah meminta dipandang, namun selalu memastikan bumi di bawahnya tetap tenang. Tanganmu penuh luka yang tak pernah kau ceritakan, sementara senyummu selalu kau paka
0
2
Menyimpan Rasa
Anggi yang tadinya nggak niat ikut akhirnya mau juga. Ia juga tidak enak pada Arin karena sudah berjanji akan berangkat bersama dengannya. Dengan memakai blouse warna putih, celana coklat Serta tas se
0
0