NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami: Mengejar Mantan Terindah

Penyesalan Suami: Mengejar Mantan Terindah

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Berbaikan
Popularitas:76k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Dalam hidupnya Arkana punya satu rasa penyesalan yang teramat sangat. Bahkan dia tidak tahu ketika berpisah dengan Kanaya, wanita itu sedang dalam keadaan hamil.

Sampai suatu hari Arkana bertemu kembali dengan Kanaya, mantan istrinya. Karena ingin menebus rasa bersalahnya, Arkana ingin rujuk dan membangun pernikahan yang sesungguhnya.

Namun, Kanaya yang masih menyimpan luka, enggan rujuk.

Apakah Arkana berhasil mendapatkan hati Kanaya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

"Cari siapa?" tanya Abinaya ketika membuka pintu.

Mata Arkana terbelalak begitu pintu terbuka sepenuhnya. Untuk beberapa saat, ia hanya bisa berdiri mematung di tempatnya. Jantungnya berdetak begitu keras hingga terasa menyesakkan dada. Anak laki-laki yang berdiri di hadapannya itu membuat seluruh pikirannya mendadak kosong.

Anak itu memiliki rambut hitam kecokelatan yang sedikit bergelombang, bentuk alis yang tegas, serta sorot mata yang begitu familiar. Semakin lama Arkana memperhatikan wajahnya, semakin besar pula keterkejutannya. Bentuk hidung, garis rahang, bahkan ekspresi wajah anak itu terasa sangat mirip dengannya. Seolah-olah ia sedang melihat versi kecil dirinya sendiri yang berdiri di depan pintu.

Arkana sampai lupa bagaimana caranya bernapas dengan normal. "Kenapa dia mirip sama aku?" batinnya

Sementara itu, Abinaya juga sedang mengalami keterkejutan yang sama. Ia menatap pria asing di depannya tanpa berkedip. Selama hidupnya, belum pernah ia melihat seseorang yang memiliki begitu banyak kemiripan fisik dengannya.

"Kenapa Om ini wajahnya mirip sama aku," batin Abinaya.

Anak laki-laki itu bahkan sempat melirik pantulan dirinya di kaca jendela dekat pintu, lalu kembali menatap Arkana. Keningnya berkerut kecil karena bingung.

Keheningan aneh itu akhirnya pecah ketika sebuah suara terdengar dari dalam rumah.

"Abinaya, siapa yang datang?"

Seorang pria dewasa berusia dua puluh tahunan berjalan mendekat dari arah ruang tengah. Begitu melihat sosok itu, hati Arkana seketika terasa seperti dihantam sesuatu yang keras.

Pria tersebut tampak begitu nyaman berada di rumah itu. Cara bicaranya, cara ia memanggil Abinaya, dan sikap santainya menunjukkan bahwa ia bukan orang asing di sana. Ia terlihat seperti seseorang yang sudah sangat dekat dengan penghuni rumah tersebut.

Pikiran buruk langsung menyerang Arkana tanpa ampun. Apakah Kanaya sudah menikah lagi?Apakah pria itu suaminya sekarang? Apakah selama lima tahun ini Kanaya telah menemukan kebahagiaan bersama orang lain?

Dadanya mendadak terasa sesak. Harapan yang sejak tadi tumbuh perlahan seolah diremas begitu saja. Untuk pertama kalinya sejak datang ke kota ini, Arkana merasakan ketakutan yang jauh lebih besar daripada kehilangan jejak Kanaya.

Bagaimana jika ia memang sudah terlambat? Bagaimana jika Kanaya sudah benar-benar melanjutkan hidupnya?

Di tengah kekacauan pikirannya, suara Abinaya membuyarkan lamunannya.

"Om cari siapa?" tanya Abinaya.

Arkana menelan ludah sebelum menjawab. "Apa ini rumah Kanaya?"

Abinaya mengangguk. "Iya, benar."

Belum sempat Arkana mengatakan apa pun lagi, pria dewasa itu sudah melangkah mendekat. Tatapannya mengamati Arkana dengan hati-hati.

"Anda siapa, ya?" tanyanya.

Pertanyaan sederhana itu justru membuat Arkana kehilangan kata-kata. Ia membuka mulut, lalu menutupnya kembali. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia tidak tahu harus menjawab apa.

Biasanya ia mampu berbicara dengan tenang di hadapan siapa pun. Namun saat ini pikirannya benar-benar buntu.

Apa yang harus ia katakan? Apakah ia harus mengaku sebagai mantan suami Kanaya?Ataukah hanya mengatakan dirinya teman lama?Bagaimana jika Kanaya tidak ingin bertemu dengannya? Bagaimana jika kehadirannya justru mengganggu kehidupan yang selama ini sudah susah payah dibangun oleh perempuan itu?

"Aku ...." Arkana menggantung ucapannya. Ia bahkan terdengar seperti orang yang kehilangan kemampuan berbicara. Pria itu masih menatapnya penuh selidik.

"Maaf, Pak. Kalau memang ada keperluan dengan Kanaya, mungkin bisa meninggalkan pesan." Nada suaranya tetap sopan, tetapi jelas terdengar waspada.

Sebelum Arkana sempat menjawab, suara mesin mobil terdengar dari arah halaman depan. Semua orang spontan menoleh.

Sebuah mobil perlahan memasuki area rumah. Mobil itu berhenti tidak jauh dari teras. Beberapa detik kemudian, pintunya terbuka dan keluarlah sepasang suami istri yang sudah berusia lanjut.

Wajah mereka tampak cerah dan penuh kebahagiaan..Begitu melihat mereka, Abinaya langsung berseru kegirangan.

"Oma! Opa!"

Anak itu berlari menuruni teras menuju pasangan lansia tersebut. Wanita tua itu langsung tersenyum lebar sambil mengangkat dua buah paper bag di tangannya.

"Abi, lihat Oma bawa apa untuk kamu dan Aya."

Mata Abinaya langsung berbinar. "Hadiah?"

"Tentu saja. Oma tahu cucu Oma pasti suka."

"Makasih, Oma." Abinaya tertawa senang dan segera memeluk wanita itu.

Kebahagiaan yang baru saja tercipta mendadak menghilang. Begitu pasangan lansia itu melihat sosok Arkana yang berdiri di depan pintu.

Senyum mereka perlahan memudar. Wajah keduanya berubah menjadi tegang..Mereka terdiam cukup lama sambil menatap Arkana tanpa berkedip.

Wanita tua itu bahkan hampir menjatuhkan paper bag yang sedang dibawanya. Sementara pria tua di sampingnya tampak membeku di tempat.

Arkana ikut mengernyit bingung. Entah kenapa, kedua orang tua itu juga terlihat sangat familiar di matanya. Ia merasa pernah melihat mereka, tetapi tidak mampu mengingat dengan jelas di mana dan kapan.

Pasangan lansia itu saling menoleh sejenak sebelum kembali menatap Arkana. Ada keterkejutan yang jelas terlihat di wajah mereka. Ada kebingungan. Dan ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan. Suasana di halaman rumah mendadak berubah menjadi tegang.

Hingga akhirnya pria tua itu melangkah maju beberapa langkah. Tatapannya tidak lepas dari wajah Arkana.

"Kamu siapa?" tanyanya pelan.

Setelah jeda sesaat, ia kembali bertanya dengan nada yang lebih tegas. "Ada perlu apa datang ke sini?"

Arkana menatap pasangan lansia itu bergantian. Jantungnya kembali berdebar tidak menentu. Entah mengapa, instingnya mengatakan bahwa kedua orang tua ini bukan orang sembarangan dalam hidup Kanaya.

Dan tanpa Arkana sadari, dirinya sedang berdiri semakin dekat dengan jawaban yang selama lima tahun terakhir terus ia cari. Jawaban tentang Kanaya yang bak hilang ditelan bumi. Tentang anak laki-laki yang berdiri tidak jauh darinya, kenapa memiliki wajah yang mirip dengannya.

1
ken darsihk
Bunda dapat hukuman apa bun 🤭🤭
Felycia Fernandez
pinter nih si kembar ngerjain bunda dan ayahnya 🤣🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
Joss anggota nya😆
Felycia Fernandez
😆😆😆😆😆😆
Lisa
😊😊 pinter banget Anaya ini..moga setelah permainan ini ortu kalian bersatu lg ya..
Noor hidayati
hukumanya kanaya harus mencium arkana,ide anak anaknya memang top markotop
Ariany Sudjana
pasti isinya Kanaya disuruh mencium Arkana 😂😂
mmh nengmuti
apa isi nya bun
Rahma Inayah
ada2 aja ulah si bocil buat menyatukan ibu dan ayah nya
Lisa
moga idenya Shaka berhasil menyatukan ortu si kembar y
Ita rahmawati
jgn ngajarin bocil aneh aneh ya Shaka 😂
Ummee
ide apa tuh...?
Ummee
wkwkwk... anak jaman skrg pikiran nya udah jauh aja.. ngerti romantis segala bocil anaya ini😅
Yulia Dhanty
bagus n menarik... sll menantikan up ny 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Fa Yun
semangat anak-anak 😄
ken darsihk
Om Shaka ayok om apa ide nya
ken darsihk
, /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ 💪💪Kembarrr
Sugiharti Rusli
yah entah apa yang nanti si Shaka usulkan agar misi mereka bisa berhasil kali ini itu😁
Sugiharti Rusli
dan sepertinya misi yang mereka usulkan sendiri ga berhasil alias gagal terus dan jadi seperti tanpa semangat lagi,,,
Sugiharti Rusli
dan memang referensi mereka, khususnya Aya adalah oma Cantika dan opa Adji yang terlihat selalu bergandengan tangan, sesederhana itu,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!