NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI AURORA: JERAT GAIRAH LIAR SANG TIRAN KAELEN AZRAEL

TRANSMIGRASI AURORA: JERAT GAIRAH LIAR SANG TIRAN KAELEN AZRAEL

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Mafia / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:509.4k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Aurora—seorang montir bar-bar dan hacker genius dunia bawah—tewas mengenaskan lalu bertransmigrasi ke raga Aletheia Elixir. Aletheia adalah istri figuran yang diabaikan dan ditakdirkan mati di tangan suaminya sendiri, Kaelen Azrael—Raja Mafia bermata merah, penguasa dunia, sekaligus pria tertampan yang dirumorkan impoten.

​Enggan mati konyol, Aurora langsung menghapus riasan menor buruk rupanya, mengungkap kecantikan aslinya yang secantik Dewita malam, lalu menyodorkan surat gugatan cerai tepat di depan wajah sang tiran!

​Namun, Aurora salah perhitungan. Sifat bar-barnya yang menolak tunduk justru menyulut ego sang tiran. Dan yang paling mengerikan... tepat saat mata merah Kaelen menatap pesona Aurora yang mencoba menolaknya, penyakit impoten sang tiran sembuh.​

Gairah Kaelen yang telah mati bertahun-tahun meledak dengan begitu liar dan haus darah.
​Bukannya bebas, Aurora justru ditarik paksa ke atas sofa. Surat cerai terhempas berantakan, digantikan kukungan penuh kuasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SISA BADAI DI BALIK SANGKAR

​Deru mesin limosin hitam berlapis baja itu akhirnya melambat saat melewati gerbang besi utama mansion mewah Azrael. Fajar hampir menyingsing di ufuk timur, menyisakan semburat warna ungu keperakan yang sunyi di langit sektor tiga. Ketika kendaraan mewah itu berhenti sempurna di pelataran parkir privat, pintu kabin belakang bergeser terbuka, menampilkan sosok Kaelen Azrael yang melangkah keluar dengan aura tirani yang masih teramat pekat, dominan, dan tidak tersentuh.

​Di dalam dekapan posesif lengan kekarnya, raga Aurora terkulai sepenuhnya tanpa daya. Gaun malam merah marun yang dikenakannya semalam kini telah robek di beberapa bagian, menjadi saksi bisu atas badai hukuman dua ronde penuh gairah liar di atas roda yang berputar sepanjang malam tol lingkar luar. Jiwa montir jalanan Rae yang bar-bar mengutuk habis-habisan stamina monster milik suaminya dalam sisa kesadaran yang menipis. Nafasnya tersengal pendek, kulit porselen di bahu dan leher murninya dipenuhi dengan tanda kepemilikan baru berwarna kemerahan yang pekat, kontras dengan plaster medis tipis yang masih menempel di lehernya.

​Kaelen membopong tubuh lemas istrinya menembus koridor mansion dengan langkah besar. Dua puluh pasukan elit dari divisi bayangan yang berjaga di depan pintu kamar rahasia langsung menunduk dalam, mengatupkan rahang mereka rapat-rapat saat merasakan aura membunuh dan kepemilikan mutlak yang memancar dari tubuh tegap sang Raja Mafia.

​Brak.

​Kaelen merebahkan tubuh lemas Rae ke atas ranjang beludru hitam dengan sentukan yang posesif namun jauh lebih berhati-hati dibandingkan semalam. Dia menarik selimut sutra tebal untuk membungkus raga istrinya hingga sebatas dada, memastikan wanita itu tidak kedinginan setelah energinya terkuras habis di bawah kukungan-nya.

​Rae membuka sepasang mata cokelat madunya yang sayu dengan susah payah. Melalui tatapan matanya yang mengabur, dia masih sempat menyunggingkan sebuah senyuman miring tiraninya yang sarat akan intrik tantangan, menolak untuk terlihat kalah meskipun fisiknya remuk redam.

​"Jangan menatapku... seolah kau sudah menang, Kaelen," bisik Rae dengan suara seksinya yang teramat serak dan parau, sisa dari desahan pasrah-nya di dalam limosin. Jari lentiknya yang gemetar menunjuk ke arah langit-langit kamar. "Periksa... periksa tablet kerjamu, Tuan Posesif. Hitung mundur Aletheia Protocol sudah selesai sejak satu jam yang lalu. Saat kau sibuk... menghukum-ku di jalan tol, sistem otomatis perusahaanku sedang merayap masuk untuk meremukkan kekaisaran Azrael Corps dari dalam."

​Mendengar bisikan menantang dari bibir bengkak istrinya, Kaelen tidak mengamuk gila. Pria bucin pemaksa itu justru perlahan menegakkan tubuh besarnya, merapikan kemeja hitamnya yang acak-acakan, lalu meraba saku jasnya untuk mengeluarkan tablet kerja privat miliknya.

​Bip. Bip. Bip.

​Layar tablet itu seketika berpendar merah terang, menampilkan ratusan notifikasi darurat berfrekuensi tinggi dari divisi siber utama Azrael Corps. Grafik matriks Iron Citadel yang menjadi kebanggaannya kini berkedip-kedip kacau, menunjukkan tanda-tanda kelumpuhan sistemik.

​WARNING: SYSTEM BREACH DETECTED.

MAIN ASSETS: FROZEN.

LOGISTIC LINES SECTOR THREE: LOCKED BY ALETHEIA TECH.

​Melihat pesan-pesan darurat yang sanggup membuat seluruh penguasa dunia bawah tanah terkena serangan jantung itu, sudut bibir tampan Kaelen perlahan terangkat ke atas. Sebuah senyuman miring yang penuh dengan intrik misterius, takjub yang luar biasa dahsyat, dan kepuasan yang tersembunyi terpatri jelas di wajah tampannya. Sepasang mata merah mautnya berkilat redup, merefleksikan cahaya merah dari layar tabletnya.

​Pria tiran itu perlahan menoleh, menatap Rae yang kini telah memejamkan matanya kembali karena kelelahan ekstrem yang tidak bisa lagi ditahan oleh tubuh Aurora nya. Kaelen melangkah mendekati tepi ranjang, berlutut dengan satu kaki di atas lantai beludru, lalu mengusap helai rambut panjang Rae yang menempel di dahi dengan sentuhan yang teramat lembut—sebuah kontradiksi dari keliaran sifatnya.

​"Kau benar-benar luar biasa, Ratu Kecilku," bisik Kaelen dengan suara bariton rendahnya yang seksi, bergetar halus oleh rasa cinta level monster yang mengaburkan kewarasannya. "Kau berpikir sistem otomatis mu bisa menjebol benteng besi ku tanpa suara jika aku tidak membuka pintunya dari dalam?"

​Kaelen menarik napas dalam-dalam, menatap layar tabletnya yang masih berkedip merah. Realitas yang sebenarnya terjadi berada jauh di luar jangkauan logika berpikir Rae saat ini. Sebagai seorang tiran yang telah menguasai dunia bawah tanah selama bertahun-tahun, Kaelen tentu saja menyadari adanya aktivitas siber otomatis dari Aletheia Tech sejak tiga jam yang lalu. Tim siber-nya sebenarnya memiliki kapasitas untuk memotong jalur enkripsi tersebut sebelum aset mereka membeku total.

​Namun, di sinilah letak kebusukan taktik dan kebucinan gila Kaelen Azrael. Pria itu sengaja memerintahkan Kepala Divisi Siber-nya untuk menahan diri dan berpura-pura mengalah. Dia dengan sengaja memerintahkan sistem Iron Citadel untuk menurunkan frekuensi dinding pertahanannya, membiarkan program buatan Rae masuk dan meremukkan sebagian dari kekaisaran bisnisnya seolah-olah Rae telah memenangkan pertempuran siber ini secara mutlak.

​Mengapa sang tiran rela melakukan hal gila itu? Mengapa dia rela membiarkan aset triliunannya dibekukan oleh istrinya sendiri?

​Jawabannya teramat sederhana dan mengerikan bagi ego seorang mafia: Kaelen ingin membuat Rae merasa menang. Pria posesif itu tahu betul bahwa istrinya memiliki jiwa bar-bar dan keangkuhan seorang dewi hacker yang tidak akan pernah mau tunduk di bawah tekanan fisik. Jika dia terus mengekang Rae dengan rantai besi dan senjata, wanita itu hanya akan terus mencari cara untuk menghancurkan diri mereka berdua. Kaelen rela memberikan "kemenangan semu" ini pada Rae, membiarkan egonya melambung tinggi, agar ratunya merasa puas dan menurunkan sedikit dinding pertahanan emosionalnya.

​Hancurkan saja seluruh duniaku, Aletheia, batin Kaelen dengan kilat obsesi gila yang membakar bola mata merah mautnya saat dia mengecup punggung tangan Rae yang lemas dengan sangat dalam. Bekukan asetku, kunci logistik ku, buat aku terlihat tidak berdaya di depan dunia bawah. Aku tidak peduli dengan semua harta sialan itu. Selama kau merasa menang dan tetap berada di dalam sangkar emas ku, aku bersedia menjadi pecundang paling patuh di bawah kakimu.

​Kaelen bangkit berdiri, menyembunyikan tablet kerjanya kembali ke dalam saku. Dia menatap raga Rae yang kini telah tertidur pulas dengan dada yang naik turun teratur. Sang Raja Mafia tahu, keesokan paginya saat Rae terbangun dan melihat seluruh sistem Azrael Corps lumpuh, wanita itu akan merayakan kemenangannya dengan keangkuhan yang memikat. Dan di saat itulah, Kaelen akan memulai langkah taktis berikutnya: membiarkan Rae menuntut kebebasannya, sembari dia sendiri perlahan-lahan menjerat hati sang dewi dari balik layar drama kekalahannya.

​Di balik keheningan fajar yang menyelimuti mansion, Kaelen melangkah keluar kamar dan mengunci pintu jati itu kembali. Pertempuran siber yang sesungguhnya yang telah dia rancang sendiri alurnya, sebuah jebakan cinta yang teramat manis dan manipulatif, di mana Rae berpikir dia adalah sang penakluk, padahal sang tiran-lah yang sengaja memberikan mahkotanya demi mendapatkan hati sang ratu seutuhnya.

1
Nurlaila Hidayah
harusnya jangan di rubah dulu penampilannya biar bsa kluar dari rumah neraka itu
namice: 😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Hj Mia Mubin
sadis aku pikir itusi meymeynya mungkin saja luka lecet Krn terlalu kasar dan lama kalau secara normal itu sdh diluar upnormal 🤔
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Juansaja
baru episode 21 tapi isinya semua tentang sex, authorny penghila sex apa gimana lama-lama boring juga

aku out sampai disini, sorry by.
Syalari sholeh
sama
>AY<
sepertinya rae sudah menceritakan ke rea klo dia emang masuk ke dunia novel, anggap saja begitu, soalnya othornya gak mau jawab para readersnya🤣
>AY<: ke cyra mksdnya
total 1 replies
>AY<
emamgnya itu mansion gak ada penjaganya? ko bisa ayahnya lethe bisa masuk diam"?
aleya teza
ekspresi gue ga terkontrol dengan baik
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Amalia Siswati
sampai sini sudah mulai jenuh,interaksi tokoh utama selalu di ranjang
safna
ter hitung 20 ronde
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku😘😘😘
total 1 replies
Sri rahayu
pasti sudah basah kuyup tuh kasur sama cairan kepuasan mereka 🤣🤣🤣 dower dower dah tuh bibir seperti sedang sariawan
Hj Mia Mubin: sudah bau dan belepotan lendir 🤭
total 3 replies
Sri rahayu
terus ree ga pake baju selama di kamar dan ga mandi juga Thor?
Sher
gw baca novel in sampai gemetar anjirr😭
namice: 🤭🤭🤭, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku😘😘😘... Novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
Erlinda Noviyani
lhoo bukannya cyra ini temenya Lethe ya? kan part awal dia kaget sm perubahan sikap Lethe yg jadi pemberani?
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘... novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
yetiku86
knp kau masih hidup Cyra????
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku... Novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
Erlinda Noviyani
gasssss
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku... novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
Titin Fatimah
harusnya juga ada jedanya Thor....mndi gitu😄
namice: novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 2 replies
Osie
hadeehh blm apa apa sdh ketahuan.. mana yg namanya hacker kls kakap..aurora ayo matikan sinyal cip yg ditanam dlm tubuhmu
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘... novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
Osie
rae bodoh sih coba tetap menor kan gampang dpt surat cerai..
namice: terimakasih banyak ya kak supportnya dan sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Osie
laaah mau nya tetap dandan menor biar dpt surat cerai...kalau udah kelihatan cantik ya kan susah dptnya
Mekinus asso Asso
selamat malam 🙏🙏
namice: malam kak... maaf baru bls kak... Novel terbaru ku kak... TRANSMIGRASI CIERA TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!