NovelToon NovelToon
ISTRI YANG DISIA SIAKAN

ISTRI YANG DISIA SIAKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cerai / Menikah Karena Anak / Ibu Tiri
Popularitas:128.8k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

" Ayo kita cerai....!!! " ucap Laras dengan lantang kepada Erlangga

" Ada apa kenapa tiba tiba kamu ingin bercerai..? " tanya Erlangga yang sedang sibuk dengan pekerjaannya.

" Aku rasa kamu sudah tau kenapa saya ingin bercerai Mas, aku ini Istri kamu tapi sejak menikah aku belum mendapatkan hak ku sebagai istri mas " jawab Laras dengan suara bergetar

Erlangga bankit dari duduknya dan menghadap Laras.

" Jangan pergi demi Nathan dan Nala Laras " ucap Erlangga

Saat mereka tengah berbicara Nathan masuk dan menghampiri keduanya.

" Bunda.. bunda jangan pergi jangan tinggalin Nathan " ucap Nathan yang mendengar ucapan kedua orangtuanya

" Nathan, ayo ikut bunda kita ke taman belakang " ucap Laras menghibur anaknya

Entah mengapa Laras tak pernah tega untuk meninggalkan Nathan dan Laras, walaupun ia sendiri tau jika kedua anak itu bukan anak kandung Laras dan Erlangga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Seperti biasanya Laras bangun pagi agar dapat mengerjakan semuanya, saat ia bangun ia melihat Erlangga yang tertidur pulas disebelahnya.

Laras pun bangkit dari kasur dan pergi ke kamar mandi, seperti biasanya ia langsung mandi agar bisa melakukan pekerjaan lain

Setelah Laras selesai mandi dan mengganti pakaian, Laras membangunkan Erlangga lebih dulu

" Mas bangun Mas " Laras menggoyangkan tubuh Erlangga

" Yaa 5 menit lagi " jawab Erlangga dengan mata yang masih tertutup

" Mas Erlangga ayo bangun sudah jam 10 " Laraspun berbohong agar Erlangga bangun

Dan benar saja Erlangga langsung membuka matanya dan memposisikan dirinya duduk.

" Kamu kenapa baru bangunin Laras, aku ada meeting pagi ini " Erlangga segera bangun dari kasur dan pergi ke kamar mandi

" Hahaha " Laras tertawa pelan melihat kepanikan suaminya

Laraspun menyiapkan baju untuk Erlangga ke kantor, namun tak seperti biasanya Erlangga kini mandi sangat cepat.

" Tumben mandinya cepet " ucap Laras

" Ya kamu lagian bangunin jam segini, aku ada meeting penting pagi ini Ras " jawab Erlangga sambil memakai pakaiannya

" Loh emang Mas bilang ke aku..? Engga kan jadi jangan salahkan aku " jawab Laras sambil menahan tawa

Laras membantu Erlangga memakaikan dasi, setelah itu Laras dan Erlangga turun kebawah.

" Aku bangunin anak anak dulu " ucap Laras

" Loh Naya sama Nathan juga kesiangan..?" tanya Erlangga yang masih belum menyadari

" Engga, kamu liat aja sekarang jam berapa "

Erlangga langsung melihat jam ditangannya, dan benar jam masih menunjukkan pukul 6 pagi

" Larassss " Erlangga mengejar Laras

" Hahahah maaf ya Mas Erlangga lagian susah sih dibanguninnya "

Saat Laras hendak mengetuk pintu, Erlangga lebih dulu menggendong tubuh Laras.

" Eehh mau ngapain aku mau bangunin anak anak "

" Engga nanti aja, Mas mau ngasih kamu hukuman "

" Hukuman apaa..? orang aku ga salah ko Mas "

" Hukuman karena sudah membohongi suaminya "

" Tapi kan biar mas ba—"

Belum selesai Laras menjawab, Erlangga sudah lebih dulu mencium bibir Laras

" Mas lepasin " Laras mendorong tubuh Erlangga

" Kenapa..?" tanya Erlangga dengan bingung

" Mas keputusan aku tetap sama aku kamu, Kita akan tetap bercerai dan aku ga ubah niatku sedikit pun "

" Laras tolong sekali lagi kasih aku kesempatan "

" Maaf Mas tapi keputusan aku sudah tidak bisa dirubah "

Laras pun kembali menghampiri kamar kedua anaknya, seperti biasa Laras mengetuk pintu sebelum nantinya membuka pintu kamar.

" Naya.. Nathan bangun yuk " ucap Laras dengan lembut

" Eeuugghh Bundaaa " ucap Nathan saat melihat Bundanya sudah berada di kamar

" Nayaa sayang bangun yuk " Laras kembali membangunkan Naya

" Euumm iya Bunda " Ucap Naya sambil membuka mata

" Yaudah kalian berdua sekarang mandi yah, habis itu kita sarapan oke "

" Iya Bunda " jawab keduanya bersamaan

Laras kembali keluar dari kamar dan menuju dapur, saat Laras hendak masak ia mendengar suara laki laki yang ia hafal.

" Riaan " panggil Laras

" Iya Mba nih ga dibolehin sama Mas Erlangga" saut Rian karena sejak Rian Masuk Erlangga mengusir dirinya

" Mas kamu apa apaan sih , biarin aja Rian masuk ikut sarapan sama kita "

" Tuh denger, lagian gue kesini karena di suruh Mamah dia mau ngajak Laras buat ke acara arisan temennya "

" Oya kamu serius Ian..?" Laras dengan senang mendengar ucapan Rian

" Iyah Mba serius "

" Yaudah Nanti abis antar anak anak kita kerumah kamu yah "

" Loh siapa yang kasih izin kamu sih Ras "

" Loh aku emang butuh izin kamu mas..? Kamu aja ga pernah minta izin ke aku kan..? Udahlah mas, kamu urus aja itu mantan istri kamu si Resti "

Laras kembali ke dapur dan diikuti oleh Rian dengan wajah meledek

****

" Kamu yakin mau cari hari ini..? Kamu ga mau istirahat dulu..?" ucap Antoni

" Engga Mas, aku mau langsung cari anak anak aku. Aku gatau gimana kabar mereka, apa mereka baik baik aja disini " Ucap Fransiska

" Kamu mau cari kemana sayang sekarang..?"

" Ke panti asuhan Bunda Mulia Mas "

Antoni pun segera melajukan mobilnya menuju panti asuhan tersebut.

Sesampainya disana Fransiska langsung turun dan diikuti oleh Antoni.

" Permisi saya mau ketemu pengurus Panti Asuhan disini" ucap Fransiska dengan panik

" Sabar sayang sabar " Antoni mencoba menenangkan istrinya

" Iyah saya sendiri ada apa yah Pak Bu " tanya Ajeng pengurus panti asuhan tersebut

" Begini dulu saya menitipkan dua anak laki laki dan perempuan mereka kembar namun memang wajahnya tidak mirip " ucap Fransiska kembali

" Bapa sama Ibu masuk dulu yah, kita bicarakan didalam "

Keduanya pun setuju mereka masuk kedalam panti tersebut.

" Kalau boleh tau tahun berapa Bapa sama Ibu memasukan anaknya kesini..?" tanya Ajeng kembali

" Sekitar 25 tahun yang lalu " jawab Fransiska

" Saya ambil catatan dulu yah Bu, karena kebetulan pengurus panti yang lama meninggal dunia "

Ajeng mengambil buku tersebut dan melihat tahun yang Fransiska ucapkan, namun saat itu banyak bayi yang sama dititipkan di tahun itu

" Maaf Bu Pak sepertinya kami kesulitan mencari, namun kami akan menghubungi bapa atau ibu jika mendapat kabar "

" Baik Baik tolong segera hubungi saya dan suami saya yah, ini kartu nama saya dan suami " Fransiska memberikan kartu kepada Ajeng

" Baik Bu "

Fransiska dan Antonipun berpamitan, dengan kecewa Fransiska pergi meninggalkan panti asuhan tersebut.

" Kamu yakin menitipkan mereka disini..?" tanya Antoni sambil fokus menyetir

" Iyah Mas aku ingat sekali, aku juga memberikan kalung kepada anakku. Aku juga masih ingat mereka memiliki tanda lahir di punggung mereka "

" Yaudah kita berdoa yah agar kamu bisa bertemu dengan anak anak kamu "

" Aamiin Mas, makasih ya Mas kamu sudah mau menerima masa laluku "

" Aku juga terimakasih kamu sudah menerima masa lalu ku, oiya habis ini kamu mau kemana...?"

" Aku ingin ke acara teman temanku, mereka sih mengadakan arisan tapi aku hanya ingin berkumpul bersama mereka "

Antonipun mengantarkan istrinya ke acara yang dimaksud, setelah itu ia menurunkan istrinya.

" Nanti Mas jemput jam berapa..?"

" gampang mas, mungkin aku bisa naik taksi "

" Yaudah kalau gitu tapi kabarin Mas aja yah "

" Iyah Mas "

Setelah Antoni pergi, Fransiska masuk kedalam dan disana sudah banyak teman temannya yang berkumpul.

" Yaa ampun ini beneran kamu sis, kamu akhirnya kembali " Yomi berlari memeluk Fransiska

" Iyah udah lama banget yah kita ga ketemu, sudah 20 tahun lebih " ucap Angel yang ikut memeluk Fransiska

" Iyaah, terimakasih kalian masih mengingatku " ucap Fransiska haru

" Tentu kami ingat, karena kamu orang yang baik sekali. Bahkan kabar kamu pergi saja membuat kami merasa kehilangan " ucap Angel

" Oiya kamu kesini sama siapa..?" tanya Hani

" Sama Suamiku namanya Antoni, kami menikah 18 tahun yang lalu "

Saat mereka tengah asik bercengkrama, hadir sosok perempuan dan laki laki menghampiri Angel.

" Tante maaf tadi aku antar anak anak dulu jadi gabisa ikut deh, ini Rian juga bawa mobilnya lama banget " ucap Laras yang baru saja sampai

" Iyah ga apa apa sayang, oiya kenalin ini sahabat Tante namanya Fransiska " Angel memperkenalkan Laras dan Rian kepada Fransiska

" Haii Tante nama saya Laras " Laras mengulurkan tangannya

Fransiska tersenyum dan mengambil uluran tangan Laras

" Nama saya Rian Tante " Rian pun ikut mengulurkan tangannya dan Fransiska membalas uluran tangan mereka

Mereka pun kembali berbincang, Rian yang tak ingin pergi ikut bergabung bersama dengan yang lainnya.

Laras mengambil minum karena merasa harus, tiba tiba Fransiska datang menghampiri Laras.

" Eh Tante, Tante mau minum yang mana " tanya Laras dengan lembut

" Ga apa apa Tante bisa ambil sendiri sayang, oiya ngomong ngomong kamu anaknya siapa biasanya yang datang kesini pasti karena ibunya "

" Saya diajak Tante Angel, sejak kecil saya tinggal di panti asuhan Tan dan saya ga pernah tau dimana orangtua saya "

" Kalau Tante boleh tau panti asuhan mana sayang..?"

" Bunda Mulia Tante "

Fransiska pun terkejut saat mendengar jika Laras dari Asuhan sana, ia berharap Laras bisa membantu dirinya agar bisa bertemu dengan anaknya yang hilang

1
Wati Akbar Wati
Buruk
Elena Sirregar
laras anaknya Siska kah
Nur Adam
lnjjt
atik
Luar biasa
Nur Adam
lnjut
Putri Chaniago
sadar sadar pulih kembali ingatan Erlangga
Hanisah Nisa
lanjut
Nur Adam
lnjuy
Putri Chaniago
ahh jgn sampai Erlangga amnesia n lupa istrinya Laras
Nur Adam
lnjut
Ma Em
Erlangga kalau kamu ga mau di ceraikan sama Laras rubah lah kelakuanmu utamakan Laras jangan urusin tuh si ulat bulu Resti aku sebel banget sama Erlangga jadi lelaki kok ga punya pendirian plin plan.
Ma Em
Erlangga kalau kamu ceraikan Laras kamu bakal menyesal apalagi kalau kamu sampai rujuk sama Rasti perempuan cuma mau harta kamu doang.
Nindy Shakila
kapan up nya?
Uthie
Jangan kelamaan Thor up nya... hampir lupa dengan para tokoh dan alur nya kalau gak mempertajamkan ingatan ini 😆💪💪
Nindy Shakila
jangan kelamaan update nya, ntar yang baca lupa bab sebelumnya karena banyaknya novel yang dibaca
Fatma Kodja
lanjut thor😭😭
Fatma Kodja
Erlangga kamu harusnya tegas sama Resti, gimana Laras tidak sakit hati kalau mendengar Resti selalu menjelek"kan ibu tiri ke Naya yang jelas"masih polos dan belum mengerti apa" beda lagi dengan Nathan yang masih kecil tapi pikirannya jauh lebih dewasa dari umurnya, jadi dia bisa melihat kalau Laras benar " tulus menyayangi mereka beda dengan ibu kandungnya sendiri yang terkesan pura" baik" tapi nyatanya hanyalah topeng buat menutupi niat yang terselubung
Uthie
Duhhhh... kenapa Naya nya dibuat meninggal 😢😢
Ria
ceritanya menarik, semangat thor
Uthie
Cerita yg menarik disimak 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!