"Aku bersumpah demi setiap tetes darah Chaca yang menyatu dengan air, demi setiap air mata yang ia keluarkan hari ini, dan demi setiap detik rasa sakit yang ia rasakan. Kau ... Devon Albara dan yang lainnya, jika suatu hari nanti kalian tahu kebenarannya, kalian akan merasakan yang namanya kematian itu lebih baik daripada hidup dalam bayang-bayang penyesalan. Dan untukmu Darent Al Jeck, semoga kau bahagia setelah menghianatiku dan memilih dia. Sekarang aku sudah tidak memiliki harapan untuk hidup, semuanya sudah terbawa bersama buih lautan darah Chaca, jadi untuk apa aku tetap tinggal di dunia ini, selamat tinggal, semoga suatu hari kita bisa dipertemukan lagi di akhirat teman-teman."
~Lisa~
"Enggak ada gunanya gue hidup, semua teman-teman gue udah pergi menyusul Chaca, dan satu-satunya orang yang gue cintain ternyata tega ingin membunuh gue karena rekaman palsu yang di buat seseorang, jadi ... selamat tinggal."
"Tidaaaakkk!"
~Lista~
__________________
JAUH JAUH SANA PLAGIAT!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cha_Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hewan bernama Sepeda
Malam hari...
Grub WhyApp Keluarga Ming✨✨
Xiao tien membuat grub ini
Xiao tien menambahkan anda, xiao lia, zhu zhan, hua luan, jian lu
Xiao Tien
Zhu Shan
Buset itu beneran Lian'er?
Xiao Tien
Iya😂
Jian Lu
Demi tuhan, adik gege cantik banget kalau senyum kayak gitu🤭
Anda
Gue ga salah lihat kan? Atau jangan-jangan itu editan lo aja kali Tien'er😒
*'er setelah nama seseorang sebagai tanda rasa sayang baik secara kekeluargaan, pertemanan, dll.
Xiao Tien
Etdah, lu pada ga percaya nih😢?
Anda
Engga banget, entar gue musrik lagi 😓
Zhu Shan
NAJISSSS!
Hua Luan
Enggak😅
Xiao Tien
Jahat😭😭
Gege Jian percaya kan sama Meimei
*Meimei:adik perempuan ini
Jian Lu
Gege percaya kok😊
Xiao Tien
Gege jian baik deh, tien'er jadi terhura hiks 🤗
Jian Lu
Tapi boong hiaaaaaaaa🤣🤣🤣
Anda
Sumpah, gue ngakak nj*r😂🤣
Zhu Shan
Kyahahahahha kasian
Hua Luan
Perut gege sakit kerena ketawa wkwkwk
Xiao Tien
Jahat kalian semua huaaaaaaa😭😭😭
Zhu Shan
Bomat😜
Xiao Lian
Kampret, hapus ga tuh foto!!
Gue cincang lu pada baru tau rasa!
@xiao tien😡😠😡😠 hapus bang*at!
Anda
Kaburrrrrrr🏃🏃🏃🏃
Zhu Shan
******
Jian Lu
Awas ada Lian😱😱😱
Hua Luan
Lariiiiii!!!
Xiao Tien
Ampuuun, up🏳️🏳️🏳️🏳️
Xiao tien meninggalkan obrolan
Xiao Lian
Ban*ke, hapus dulu sat! Main kabur aja lo pada, tunggu pembalasan gue bang*at🤬🤬🤬😠
Krik
Krik
Krik
Xiao Lian
XIAO TIEEEEEEEEEEEEEN😫😫😫😫
____________________________________________
Author POV
Jadi seperti itulah perdebatan mereka di grub gaje yang dibuat Ralisa.
Jangan heran dengan bahasa gaul para gege Chaca dkk, mereka ketularan gaul adik-adik mereka. Dan terkadang belajar dari internet, tepatnya karena kebanyakan nonton MeTube.
For your info, handphone yang dibuat Chaca untuk gegenya sudah di modifikasi agar tidak membocorkan rahasia langit tentang sejarah (author halu).
***
Keesokan harinya...
Tok ... tok ... tok ...
"Luo'er, bangun dan bersiaplah!"
"Seluruh anggota kerajaan telah menunggu di aula istana, ada hal yang penting akan di rapatkan."
Chaca hanya berdehem pelan, ia belum dapat berpisah dengan kasurnya yang empuk. Rasanya gaya gravitasi kasur itu sangat kuat, sehingga ketika ia ingin beranjak dari tempat tidurnya. Seakan ada yang menarik dirinya untuk tenggelam di dalam kehangatan selimutnya di pagi hari yang dingin ini.
Tapi hal itu tidak berjalan lama, karena...
Drrrttt ... drttttt ....
"Hmmm," dengan nyawa yang belum terkumpul sempurna, Chaca mengangkat telepon dengan malas tanpa melihat siapa si penelepon. Toh, yang punya handphone di zaman ini cuma ia, teman-temannya, dan kedua gegenya.
"CHAAAAACAAAAAAAAAA!!! BANGUN LO KEBO, LO DARI TADI DITUNGGUIN JUGA, TERNYATA LO LAGI ASIK ASYIKNYA TIDUR DISAAT SEMUA ORANG NUNGGUIN LO DI AULA ISTANA! TUH PERMAISURI LAGI MAU NYAMPERIN LO DI PAVILUM LO, BIAR TAU RASA LO DI MARAHIN HABIS HABISAN!" teriak Ralia seperti orang kesurupan.
Chaca yang tidak siap menerima suara yang lantang bagai guntur meledak, sontak melempar handphonenya saking syoknya. Untunglah handphone itu tahan banting, jika tidak, ia harus membuat handphone khusus seperti itu lagi.
"LIIIIAAAAAAAAAA!"
"Gue ga budek kampr*t, ban*ke lu nyet, kalau sampai ada apa-apa dengan telinga gue, sumpah gue bakalan potong telinga lu sampai ******!" Chaca mengutarakan sumpah serapahnya layaknya orang yang telah terdzolimi.
Chaca mencoba untuk menenangkan dirinya untuk meredam amarahnya. Lalu ia mengambil kembali handphonenya yang tergeletak dilantai meski amarahnya belum sepenuhnya reda.
"Cepetan kesini curut betina, lo mau di hukum cambuk, hah! Kita semua jad ... tut ... tut...,"
Chaca mematikan sambungan teleponnya secara sepihak, lalu dengan langkah gontai menuju kamar mandi untuk bersiap-siap ke aula istana.
Skip⏩
Sekarang Chaca tengah bersiap menuju aula istana menggunakan sepeda kesayangannya.
Kalian tahu kan Sepeda yang digunakannya saat perjamuan makan malam? Kebetulan saat itu tidak ada satupun pelayan yang melihatnya, karena mereka tengah sibuk dengan makanan yang akan jadi jamuan.
Berbeda dengan saat ini, begitu banyak pelayan yang membersihkan halaman istana menuju aula istana. Chaca hanya acuh tak acuh saat mendengar perbincangan para pelayan yang mengomentarinya.
"Cih, dasar hewan dan tuannya sama saja, Sampah aneh!"
"Lihatlah spirit beastnya itu, begitu lamban dan kurus."
"Hey, lihat putri sampah kita telah menemukan spirit beast. Tapi kenapa aneh sekali, aku baru melihat hewan sejelek itu hahaha."
"Benar, bahkan spirit beastku lebih baik dari punyanya itu, cih!"
"Dasar sampah! Sombong sekali dia, biasanya lewat didepan kita saja dia tidak berani. Sepertinya ia belum cukup diberi pelajaran oleh putri Xiao Jia dan Selir Qin."
"BERHENTI DI SITU LUO'ER!"
"Ciiittttt...," Chaca mengerem sepedanya secara mendadak saat mendengar suara teriakan itu, ia tahu sekali siapa pemilik suara tersebut.
"Ibu!" Ya, dia adalah permaisuri kerajaan Rong sekaligus ibu kandung Xiao Luo.
"Kau ini! Kau tahu betapa khawatirnya ibumu ini saat pelayanmu bilang kalau kau belum juga bangun? Ibu takut kehilanganmu untuk kedua kalinya," runtuk permaisuri fa hu lian yang kini telah mendekap tubuh ramping chaca.
"Jadi begini rasanya dipeluk karena khawatir oleh seorang ibu," batin chaca merasakan hangatnya tubuh permaisuri Fa Hu Lian.
"Tenanglah bu ... sekarang aku ada di hadapan ibu dalam keadaan sehat wal aviat," ucap chaca sedikit gemetar.
"Sudah ... sekarang mari kita ke aula. Yang lain tengah menunggu kedatanganmu sedari tadi. Kau ini selalu saja membuat kami khawatir."
"Hehe pis✌️" cengir Chaca menampakkan gigi putihnya sambil membentuk jari tangannya seperti gunting yang menengadah ke atas.
"Tetaplah tersenyum pitriku," batin permaisuri.
Saat permaisuri menggandeng tangan Chaca menuju kereta kuda, dengan cepat Chaca menolaknya secara halus agar tidak melukai hati ibunya.
"Maaf bu, bolehkah aku akan kesana menggunakan sepeda ini," pinta Chaca memohon.
"Jadi hewan ini bernama sepeda? Dari mana kau menemukannya? Ibu baru tahu kalau ada spirit beast sejenis ini," ucap Permaisuri yang membuat Chaca hampir saja kelepasan tertawa. Seandainya ia tak ingat bahwa menyinggung perasaan permaisuri adalah suatu kejahatan tingkat berat, maka sudah pasti ia di anugerahi beribu cambukan.
"Ibu ... sepeda itu bukan hewan roh, ini semacam benda yang digunakan sebagai kendaraan," jelas Chaca dengan lembut.
"Oh ya? Tapi mengapa rodanya hanya 2? Apa kau tidak takut terjatuh? Dan dari mana kau membelinya?" tanya Permaisuri memberondong.
"Pftt..., ibu ... aku telah telah terbiasa memakai benda ini, dan aku tidak membelinya, karena akulah yang membuatnya." Chaca hampir saja kelepasan tertawa, ia sedikit berbohong agar ibunya tak curiga.
"Oh ya? Ibu sangat bangga, kau akhirnya punya keahlian," kata permaisuri senang.
"Baiklah, kalau itu maumu, ibu akan menunggumu di aula istana." Permaisuri segera menaiki keretanya lalu bergegas menuju aula istana.
"HuH... selamat, untunglah aku pintar mengarang cerita," ujar chaca dengan bangga.
**Makasih buat kalian yang menyemangati author jika ada😢, tetaplah seperti itu agar author semakin rajin update cerita.
Jangan lupa comen and vote
See you next time 😊**
semngat thor..
pada nunggu nih kita kita
apa ni crita mau di berhentikankah thor
kok udah habis sih 🥺🥺🥺🥺
Lagi dong, please🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Next....
Semangat buat kelanjutan ceritanya ya...
Semangat....
ih jahat banget sih🥺🥺🥺🥺