NovelToon NovelToon
OBSESSION SANG TUAN MUDA

OBSESSION SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurfazilah Cell

Gadis polos yang dunia nya hancur, saat kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua nya, di saat paling rapuh ia jatuh kedalam pelukan pria berkuasa sekaligus pemimpin gelap

Bagis pria itu gadis kecil ini adalah hak mutlak , satu satu nya obsession yang tak pernah ia lepas kapan pun

"Kau milik ku gadis kecil, selama nya semua yang ada padamu itu milik ku tidak akan pernah menjadi milik orang lain, sayang, " ucap nya dengan penuh obsession

Gimana kah cerita nya ,dari pada penasaran kuy baca novel aku 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Obsesif

"Gadis ku sungguh nakal, menerima bunga dari lelaki lain bukan dari Aku, hmm Aku sedang memikirkan hukuman apa yang cocok buat gadis manis Ku , tapi Aku tidak ingin menyakitimu sayang, apa Aku harus menghukum mu dengan kenikmatan, yang akan membuat mu ketagihan, ujar Aiden tersenyum penuh arti

"Tuan hujan turun, kabut mulai datang pemberitahuan jalanan akan di tutup, ujar jek asisten pribadi Aiden sekaligus orang kepercayaan nya jek masih seumuran dengan Aiden yang umurnya sudah mau mencapai kepala tiga, umur Aiden saat ini 27 tahun

"Terus ikuti jek, jangan sampai ke hilang jejek gadis ku, ujar Aiden, " Baik tuan saya akan berusaha, ujar Jek, walaupun itu mustahil untuk di lewatin karena kabut begitu tebal

Sedangkan di mobil Alesha, mereka sedang khawatir karena kabut semakin tebal menghalangi pandangan, mereka terpaksa harus jalan pelan karena pesawat akan landas sekitar 30 menit lagi sedangkan mereka haya butuh 10 menit lagi untuk sampai di bandara

"Sayang Kamu bisa,? taya Elena kepada suaminya dengan perasaan cemas apalagi Alesha sudah tidur pulas di kursi belakang

" Tenang sayang kalau kita jalan pelan, pasti akan baik baik saja oke, lihat lihat putri kita sayang, jangan sampai dia lihat ini pasti dia akan takut, ujar Melvin menyakinkan istri nya, sedangkan kabut semakin tebal dan hujan pun turun lebat

Melvin pun terus menjalan kan mobil nya dengan kecepatan sedang, hingga satu mobil truk besar menyoroti lampu tepat di dalam mobil nya hingga mengenai mata Melvin, iya pun mulai membalik setir nya dengan cepat namun nihil mobil nya terbentur truk tersebut dengar keras hingga menabrak pembatasan jalan dengan keras, sampai depan mobil hancur parah ,Melvin dan Elena pun tidak sadarkan diri, sedangkan Alesha iya terjatuh dari kursi mobil belakang hingga kepala nya terbentur lantai mobil dan hilang sadar

semua orang pun berkerumunan melihat kejadian tersebut, mereka pun mulai memanggil ambulan dan polisi untuk menangani masalah ini

polisi dan ambulans pun sampai iya pun mulai mengevakuasi korban dengan telaten

mobil Aiden pun berhenti di lokasi kejadian iya pun bergegas turun dan menghampiri mobil tersebut, yang iya sangat khawatirkan gadis nya iya tidak menyangka akan terjadi seperti ini , sampai gadis nya tidak bernyawa lagi Aiden bersumpah akan menghabisi supir truk itu hingga keluarga nya tampa sisa

Orang di sana mulai pergi meninggalkan polisi dan perawat serta saksi yang melihat kejadian ini, dan Aiden beserta jek yang sedang membuka pintu mobil nya dengan keras

Mereka semua tidak melarang nya sama sekali karena mereka tau orang yang mereka larang ini akan menghabisi nyawanya dan mereka begitu hormat

Setelah pintu mobil terbuka Aiden pun lemas melihat gadis manis nya sudah tergeletak penuh dengan darah yang mengalir dari kepala hidung , Aiden pun membawa Alesha keluar dari dalam mobil dan kemudian iya memaku gadis nya kedalam pelukan nya sembari mengelus rambut panjang Alesha

"Sayang bangun sayang, Kamu gak boleh ninggalin Aku, Kamu harus selalu hidup buat Aku, bangun Alesha, Aku tidak mengijinkan Mu mati tampa Aku, ujar Aiden panik iya pun menepuk pipi Alesha pelan

" Alesha bangun, sayang Kamu harus bangun Aku gak mau kehilangan Kamu, kamu hidup Ku sayang, ujar Aiden kali ini mata nya mulai berkaca kaca baru kali ini Aiden menangis haya karena gadis kecil nya

Alesha pun terbatuk kemudian iya menyadarkan padangan nya tapi buram karena iya pusing

"Dedy, Mami Alesha ikut kalian, jangan ninggalin Alesha sendiri, ujar Alesha pelan tapi tertatih-tatih

"Jangan ngomong gitu sayang, Kamu gak boleh ikut Mereka Kamu harus menemani Aku sayang, ujar Aiden yang mencium kening dan kedua pipi bulat Alesha berulang kali iya takut kehilangan gadis nya

" Alesha pergi, Alesha gak kuat , Alesha..

Aiden seakan tertimpa batu besar karena Alesha kembali pingsan, ini sungguh sangat menyakitkan dari pada iya harus menahan puluhan peluru atau sayatan di tubuh nya

"Alesha jangan tutup mata kamu, Alesha, teriak Aiden, seakan iya hilang akal sehat nya

" Tuan tenang dulu, sekarang kita bawa nyonya Alesha pergi, karena darah nya semakin keluar, nyonya Elena dan tuan Melvin sudah di aman kan kedalam ambulan nya, ujar jek kepada tuan nya

"Hmm, buka mobil nya, ujar Aiden yang menggendong Alesha setelah itu iya masuk kedalam mobil nya dan memaku Alesha, iya juga menutup kepala Alesha agar tidak keluar darah lagi dengan tangan nya

" Jek Kamu harus sampai ke rumah sakit dalam 10 menit, Aku gak mau tau cepetan, bentak Aiden kepada jek

"Baik tuan saya akan mempercepat nya, ucap Jek yang menancapkan gas mobil nya begitu cepat hingga iya menerobos jalan raya yang banyak kendaraan iya tidak peduli

sedangkan Ambulan mengikuti mobil Aiden di belakang dengan kecepatan tinggi juga karena korban sudah dalam kondisi kritis seakan haya doa yang bisa membuat mereka normal lagi

" Lebih cepat jek, gadis ku pasti sangat ke sakitan, ujar Aiden keras

"Baik tuan, ujar Jek semakin menambahkan kecepatan hingga batas gas nya habis

" Sabar sayang Kamu akan baik baik saja , Kamu gak akan pergi , ujar Aiden yang mengelus rambut panjang Alesha

10 kemudian mobil berhenti dan mereka sudah sampai di rumah sakit tidak meleset satu menit pun 10 menit pas

Aiden pun keluar dari dalam mobil dan menggendong gadis nya, membawa kedalam ruang penanganan

"Cepat sembuhkan gadis Ku, apa pun harus kalian lakukan, gadis ku harus sembuh, atau kalian akan menanggung akibat nya, ujar Aiden tajam

"Baik tuan kami akan berusaha, ujar Dokter tersebut dan mulai memeriksa keadaan Alesha

" Tuan kita harus melakukan operasi secepatnya nya, ujar Dokter tersebut

"Lakukan apa pun yang terbaik untuk gadis ku, jawab Aiden

" Baik tuan kita akan ke ruangan operasi, tuan harap tetap diluar, ujar Dokter

Aiden diam, Dokter pun mulai mendorong ranjang Alesha kedalam ruangan operasi , pintu pun tertutup rapat lampu merah pun menyela tanda nya operasi sudah di mulai

"Kamu harus sembuh sayang, Aku akan menemanimu disini, ujar Aiden kemudian duduk di kursi tunggu

satu jam kemudian Dokter belum juga keluar, Jak pun menghampiri tuan nya

" Bagaimana jek,? taya Aiden ke inti nya

"Sudah selesai semua nya tuan, adminitrasi mereka sudah Aku urus juga tinggal menunggu kabar keadaan pasien saja ,jawab jek

Tidak lama kemudian Dokter dari ruang Melvin dan Elena pun keluar dengan wajah panik, dan kemudian menghampiri Aiden

" Tuan saya mau bilang, ujar Dokter tersebut

"Cepat katakan , ujar Aiden

" Nyonya Elena dan tuan Melvin meninggal tuan, ujar Dokter tersebut

"Urus pemakaman nya jek, Kamu harus sudah selesai saat gadis saya belum sadar, ujar Aiden dingin pikiran nya kini sedang begitu gelisah dengan gadis nya

bersambung

Thank you yang sudah baca cerita oyen😊

1
🦊 Ara Aurora 🦊
Gue jadi keingat dulu pas gue kecil dulu ayahku pasti jarang pulang gimana mau pulang eh jauh sekali tempat kerjanya yah maklumlah namanya juga cari nafkah ayah ku 😅 sorry yah gue nggak tahu mau komen apa nih
Nurfazilah Cell: iya gak papa kak 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!