NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:676.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adu ranjang

"Aduh! Aduh! Gue lupa tombolnya udah nyala!" jeritnya sambil melompat-lompat kecil, tubuhnya bergetar hebat seolah ada ribuan semut yang menggigit dari dalam. Rambutnya yang tadi sudah agak berantakan kini berdiri tegak berantakan, membuatnya tampak seperti orang yang baru saja tersambar petir kecil.

Jeremy langsung bergerak secepat kilat, menyambar alat itu dari tangan Claire dan mematikannya seketika. Ia menatap istrinya dengan campuran rasa gemas, dan ingin tertawa yang meledak. Apalagi rambutnya sudah berdiri semua seperti beberapa waktu lalu. Padahal sudah pernah ke setrum dengan alat yang sama, alat buatannya sendiri. Tapi tidak belajar dari pengalaman. Istrinya ini jenius, sekaligus ceroboh juga.

Talia, Ryan dan para sahabat Claire yang melihat penampilan kocak itu langsung tertawa ngakak sampai terpingkal-pingkal. Hanya Damian yang tetap tenang, hanya tersenyum meski kejadian yang terjadi begitu cepat itu lucu sekali.

"Claire ya ampun, rambut lo udah kayak sikat cuci yang berdiri tegak semua! Hahahaha ...!" seru Kean sambil menepuk lututnya yang sakit karena tertawa.

Kiara, Lordan, dan Talia tak kalah heboh, tertawa terbahak-bahak sampai air mata menetes melihat penampilan Claire yang rambutnya berdiri tak beraturan, wajahnya masih ada sisa bercak hitam, dan sekarang tambah merah padam karena malu sekaligus geli.

Claire mengusap rambutnya yang keras berdiri karena muatan listrik statis itu, mencoba merapikannya tapi sia-sia saja.

"Huffttt..."

"Sayang, lihat dia, lucu banget ya ampuun..." Talia menggoyang-goyangkan tubuh Damian yang masih menahan senyum. Setelah melihat Claire, dia jadi bersyukur. Karena masih ada yang lebih parah dari istrinya rupanya.

Damian menatap Jeremy yang hanya bisa menghembuskan nafas lelah. Matanya sibuk melihat ruangan yang memiliki alat-alat ciptaan Claire yang aneh-aneh. Dia belum berniat keluar dari ruangan ini karena masih banyak yang ingin dia ketahui tentang apa saja alat-alat yang Claire gunakan. Jangan sampai ada yang benar-benar bisa melukai dirinya sendiri. Itu terlalu berbahaya.

"Mister Jem, ini penampilan aku udah kayak gini. Kamu nggak niat gitu usir teman-teman kamu, teman-teman aku dan urus istri ka..."

"Diam saja di situ. Jangan lakukan yang aneh-aneh lagi. Sudah kubilang aku belum selesai denganmu dan teman-temanmu bukan?" Balas Jeremy tegas.

Suasana kembali hening, tapi tidak mencekam. Claire mencebik lalu duduk di bangku panjang yang ada di ruangan itu.

"Guys, duduk yuk. Kalian pasti capek." katanya menatap para sahabatnya.

Penampilannya yang sekarang sudah benar-benar konyol membuat yang lain kembali menahan tawa. Tubuh hitam karena gosong, rambut terangkat semua ke atas seperti

sekelompok jamur yang tumbuh liar. Namun mereka menurut saja, duduk berjejer di samping Claire sambil sesekali melirik ke arah Jeremy yang masih memandangi setiap sudut ruangan dengan tatapan waspada.

Jeremy melangkah perlahan mendekati meja penuh alat itu, jari-jarinya menyentuh tepi meja tanpa menyentuh satu pun benda berbahaya di atasnya. Damian ikut mendekatinya, karena penasaran apa saja yang di buat oleh Claire. Ia selalu penasaran dengan orang-orang yang terlihat jenius. Karena orang-orang seperti itu sangat langka di dunia ini.

Talia ikut duduk di sebelah Claire. Ia menatap Claire, lalu menatap Jeremy, menatap Claire, lalu menatap Jeremy lagi. Menyadari itu, Claire menoleh dengan wajah aneh.

"Kenapa natap-natap kayak gitu?"

tanyanya.

Talia mengusap-usap dagunya berpikir serius.

"Aneh, Jeremy itu ... Memang termasuk orang berkuasa seperti suamiku. Mafia pula. Tapi ... Kenapa kamu mau nikah sama dia? Asal kamu tahu ya, dia itu dulu hampir merusak hubungan sahabatnya suamiku dan istrinya. Setelah mereka hidup bahagia, ia malah ngejar-ngejar mantan tunangannya yang juga sudah menikah. Lihat, dia bukan laki-laki setia seperti suamiki. Kenapa kau menikahi laki-laki seperti itu? Masih banyak loh pria setia di luar sana."

Jeremy yang tadinya hanya fokus mencari-cari kalau masih ada barang-barang aneh di tempat itu atau tidak, perlahan menoleh ke Talia yang menjelek-jelekan namanya terang-terangan seperti. Damian? Tidak bisa mencegah lagi. Bagaimana mau cegah coba kalau semua kalimat itu sudah keluar dari mulut sang istri. Seorang Damian bisa menangani dan menguasai banyak hal di dunia ini. Hanya satu yang ia tidak bisa, istrinya.

Jeremy menatap Talia dengan mata gelapnya.

"Kau mau aku berikan mic agar kau bisa mengumumkan pada semua orang di daerah ini?"

Talia balas menatap pria itu dan tersenyum lebar.

"Sorry bro, aku hanya bilang sebenarnya. Biar di antara kau dan istrimu tidak ada rahasia lagi. Kamu tahu kunci kesuksesan rumah tangga adalah saling jujur dan saling terbuka. Contohnya aku dan suamiku. Tenang saja, dulu Damini juga punya aib kok. Dia pernah nikah sama perempuan yang cantik banget. Tapi cintanya di tolak. Setampan dan se berkuasa dia saja di tolak. Untung ada aku. Kalau tidak, hidupnya benar-benar menyedihkan.

Giliran Damian yang kena. Damian menghembuskan nafas panjangnya. Jeremy menahan dongkol, tatapannya berpindah ke Claire yang belum merespon apa-apa, masih diam. Dan itu membuat Jeremy entah kenapa menahan nafasnya. Takut Claire akan menyesal telah menikahinya, karena masa lalunya.

"GILA!"

Tiba-tiba Claire berseru kencang sambil memukul-mukul pahanya. Semua menatapnya.

"Adek kakak di deketin bro! Oh, pasti salah satunya si kakak cantik di puncak waktu itu. Masa lalu suami gue berat juga coi, ngejar-ngejar cewek nggak dapet-dapet. Padahal ganteng banget. Gue dapat cowok yang nggak laku dong? Hahahhaa, cieee ... Nggak lakuu!"

Ini satu lagi. Responnya benar-benar di luar nalar. Jeremy merasa lega tapi juga kesal bukan main karena di bilang laki-laki tidak laku. Istri sialan. Talia ikut tertawa kencang.

"Diam, Claire ..." Jeremy mengeratkan rahang, menahan antara ingin marah atau sekadar menggeleng tak percaya.

Claire tetap tertawa keras. Akhirnya Jeremy tidak sanggup lagi terus bertahan di ruangan ini. Dia maju dan meraih pergelangan tangan istrinya, menariknya turun dari bangku. Sebelum keluar ia menatap Damian,

"Terimakasih sudah membantuku menemukan senjata itu. Besok aku ke rumahmu membicarakan perkembangan selanjutnya. Kalian pulanglah," katanya. Kali ini menatap teman-teman Claire juga satu persatu. Pandangannya berhenti di Ryan.

"Ryan, kau amankan tempat ini dan senjata. Aku akan mengurus si nakal ini dulu." katanya lagi lalu lanjut keluar dari sana.

"Pasti mereka mau adu ranjang itu, adu ranjang!" seru Talia kencang penuh semangat. Damian cepat-cepat menutupi mulut sang istri.

"Diam, sayang!" desis Damian pelan, wajahnya menahan malu mendengar ucapan istrinya yang tak ada habisnya itu. Talia hanya mengedipkan mata polos sambil tersenyum di balik telapak tangan suaminya.

1
wahyu widayati
aduhhhh jgn sampai ketahuan....ayo mister jem tolongin istrimu....# thank you othor udah double up....🤗
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 somplak
ririen handayani
ya jelas lah... kn emas murni coy🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 sablengnya itu yg gk kuati
Santi Sukmawati
next
NUR..8537
good job kak mae👍 makasih unt up..jya🙏😘
NUR..8537
sabar ya mister Jeremy🤭tuh istri..mu msh blum puas main..nya😂😂
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘮𝘳 𝘫𝘦𝘮 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘣𝘶𝘵𝘶𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶𝘢𝘯🤭
Riska Baelah
baru x ini ad orng ngaku serakah🤣😄🤣😄😄🤭🤭🤭 claeir2 ad2 aj tingkah bahasa mu yg buat ngakak🤣😄🤣😄😄👍👍👍
mister jem ayo dtng, kaya ny claeir cs dlm bhaya/Frown//Frown//Frown//Frown//Frown//Frown//Frown/
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
......bunga
semangat thor ❤️
......bunga
mantap 🔥🔥🔥
Atik Marwati
lebih sadis dari talia
Atik Marwati
kapok...
Rita
jeremy ayo peka balik Claire butuh kamu
Rita
🔥🔥🔥🔥🔥betul👍👍👍👍
Rita
pinjem alat doraemon senter pengecil😁
Bagus Rahmad
gila,,gila bisa ngamuk Jeremy kalau istrinya kenapa2
Hanima
oo 😡😡
rose🦋
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!