NovelToon NovelToon
Dia Adalah Aku

Dia Adalah Aku

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Chicklit / Tamat
Popularitas:78.3k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Jenita Claudia Andini, gadis berusia 24 tahun. Diharuskan untuk kembali ke kota C, demi memenuhi wasiat sang eyang.

Jenita yang sejak kecil besar dan tumbuh bersama mamanya. Terpaksa menutupi identitas dirinya di kota S. Disana dirinya dikenal sebagai Ceo Claudia. Seorang Ceo yang terkenal tegas dan dingin. Berbeda jauh dengan sifat nya sebagai Jenita yang lemah lembut.
Misteri kematian sang papa yang menjadi semangat nya untuk tetap bertahan di kota C. Bahkan dirinya masih harus dihadapkan dengan perjodohan yang baru diketahuinya setelah dirinya kembali ke kota C.
Bagaimana kisah Jenita Claudia yang mempunyai peran berbeda?
Bagaimana juga dengan perjalanan cintanya dengan sang tunangan yang lebih memilih dirinya sebagai Claudia bukan sebagai Jenita?
Mampukah dirinya bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Pertemuan hari ini masih tak menemukan titik temu. Walau bagaimanapun keduanya tak bisa memutuskan perjodohan itu tanpa adanya cela yang membuat mereka bisa saling terlepas. Jenita yang memang terlihat sangat santai membuat Alex kembali meradang. Pemuda tampan tersebut masih saja menganggap Jenita lah yang telah melakukan rencana licik dibalik perjodohan mereka.

Dengan penuh kekesalan Alex pun meninggalkan Jenita yang hanya menanggapi kemarahan nya dengan tersenyum.

"Bagaimana mungkin dia menuduhku, sementara perjanjian itu dibuat sebelum aku lahir. Dasar orang aneh." Jenita membenarkan letak kacamata nya sebelum akhirnya beranjak dan berlalu pergi.

Sesuai janjinya tadi pagi. Jenita segera bertolak menuju ruko dimana Marni telah menunggunya disana. Belum nampak mobil Dira disana, itu menandakan bahwa gadis manis tersebut belumlah sampai.

Di dalam perjalanan tadi, Jenita mengirimkan pesan dengan alamat ruko ke pada Dira. Mengingat waktu nya dan juga tempat dirinya berada kini tak terlalu jauh dari ruko. Untuk kembali ke toko hanya menjemput Dira saja rasanya akan membuang buang waktu.

Sepuluh menit kemudian barulah nampak mobil Dira berbelok dan sedikit ragu gadis itu bertanya pada security yang menjaga ruko milik Jenita. Dengan diantar security, Dira masuk ke dalam ruko. Gadis itu baru bisa bernafas lega ketika melihat Jenita yang sedang duduk berhadapan dengan laptop. Sementara di ruang lain yang hanya disekat oleh tembok kaca nampak beberapa orang sedang sibuk dengan oven dan beberapa peralatan yang sama dengan alat-alat yang berada di toko eyang.

"Sudah datang." Jenita nampak melepas kacamatanya sesaat. Diusap nya peluh yang sedikit membasahi dahinya.

"Duduklah, Dir." Ucapnya. Setelah itu berlalu masuk ke dalam ruang kaca dan kembali bersama Marni.

Dira mengedarkan pandangannya. Ruko itu lumayan besar. Nampak beberapa alat dan oven yang ukurannya sedikit lebih kecil dari yang berada di toko eyang. Namun terlihat semuanya adalah alat canggih. Beberapa karyawan sedang melakukan packing.

"Ini adalah rumah produksi yang kuceritakan tadi. Di sini kami menangani pemesanan online. Kalau semua dilakukan di toko pusat akan sangat merepotkan mereka. Dan itu juga akan menyita waktu yang lumayan banyak. Karenanya aku membaginya begini. Nanti adakalanya pesanan juga di bagi ke toko utama jika disini mengalami kewalahan." Jenita mendudukkan dirinya di sofa dimana Dira telah duduk terlebih dahulu disana.

"Kamu menceritakan ini padaku? apa kamu tak takut kalau kalau aku akan membuat usahamu ini kacau?" Dira bertanya dengan nada pelan.

Jujur saja dirinya belum yakin 100 % dengan Jenita. Masih terdapat sedikit ganjalan pada dirinya antara mempercayai perkataan sangat mama atau mendukung usaha Jenita kini.

"Eyang saja percaya padamu lalu kenapa aku harus curiga. Aku yakin, kamu pun tak akan mau melihat usaha yang eyang rintis mengalami kehancuran bukan? jadi aku ingin kamu membantu ku. Kita sama-sama memajukan usaha ini agar bisa lebih berkembang."

"Oh ya, kenalkan. Ini Marni, dia yang membantu ku selama ini. Dan sekarang kalian berdua ku percayai untuk menjalankan sistem pemasaran disini. Nanti Marni akan membantumu menyusun laporan keluar masuknya pesanan. Dan Marni, ini adalah adikku. Jika aku tak datang atau mungkin aku sedang keluar kota dialah yang akan menggantikan ku disini."

"Iya mbak. Senang mbak Dira bisa bergabung disini." Marni mengulurkan tangan, Dira menyambutnya dengan senyum yang mengembang.

"Baiklah, saya tinggal sebentar ya mbak. Kurir pesanan ada yang datang sepertinya." Marni melangkah menjauh ketika dirinya melihat adanya kurir datang untuk mengambil pesanan konsumen.

"Kurir juga langsung mengambil kemari? ku kira mereka akan mengambilnya di toko utama."

Dalam pesanan online sudah disertakan alamat ini. Disana tertulis dengan nama cabang 2,sementara untuk konsumen yang ingin datang dan memilih langsung kami arahkan ke toko 1. Dengan demikian kita tak akan perlu lagi kerepotan. Kita hanya perlu menjamin kwalitas bolu kita sama dan selalu stabil antara toko dan juga disini. Karenanya resep semua ku bikin sama."

Dira menatap kagum gadis yang usianya terpaut 2 tahun lebih tua darinya itu. Dirinya baru mengerti bahwa keputusan eyang Sulastri adalah keputusan yang benar. Jika itu dirinya, mungkin semua langkah ini tak akan pernah terpikirkan.

"Kemungkinan besar aku akan sering berkunjung ke kota S. Ada hal lain yang harus aku kerjakan disana. Karenanya aku membutuhkan orang yang bisa ku percaya untuk menangani ini. Selama aku pergi, Marni yang akan memegang kendali segala sesuatu di sini dan kamu akan berda di toko secara penuh. Dengan demikian semua bisa berjalan seperti biasanya."

Jenita menjelaskan segala sesuatu yang membuat Dira semakin kagum. Penampilan Jenita yang melepaskan kacamata nya juga menambah kecerdasan yang kian terpancar dari sorot matanya. Dira yang merasa familiar dengan mata tersebut pun nampak berpikir namun tak didapatkan nya jawaban hingga sore menjelang dan dirinya harus kembali ke toko utama.

"Aku belum pernah melihat dia yang begitu selama ini. Baru kali ini dapat ku lihat semangatnya dan juga dirinya yang berbeda dengan dia kala berada di toko utama." Dira bergumam, mengagumi Jenita tanpa ada yang mengetahuinya.

🍂🍂🍂🍂🍂

Sementara itu Alex yang masih berada di kota C mengurus Aldi untuk mencari seseorang yang bisa dipercaya untuk memantau segala gerak gerik Jenita.

"Apapun yang dia kerjakan kamu harus melaporkannya padaku. Jangan sampai ada yang terlewat karena ini sangat penting. Mengerti!!" Ucapnya pada 2 orang yang Aldi kirim untuknya.

"Baik, tuan." Keduanya berlalu setelah mendapat kode kibasan tangan dari Alex. Pemuda itu masih duduk di tempatnya semua.

"Aku yakin, suatu saat pasti akan menemukan kelemahanmu gadis jelek. Aku tak mungkin kalah dengan trik murahanmu itu. Kita lihat saja nanti, siapa diantara kita yang akan mengaku kalah terlebih dahulu. Aku akan membongkar semua niat busukmu itu." Geramnya dengan sorot mata tajam. Seringai tipis nampak dibibir nya, membuat orang ngeri saat melihatnya.

Tekatnya sudah bulat untuk mencari bukti bukti agar bisa mengubah keputusan sang apa untuk merubah isi wasiat Opa Gerrick.

"Gadis jelek itu tak sebanding dengan Claudia. Bukan cuma parasnya, bahkan sikap acuh nya membuatku tergila-gila." Senyum nya mengembang kala membayangkan wajah Claudia yang sedang tersenyum manis.

Alex menggelengkan kepalanya beberapa kali seraya tersenyum dengan kelakuannya sendiri. Dia yang seorang playboy tak pernah menginginkan seorang wanita seperti dia menginginkan Claudia. Tak perlu terlalu banyak usaha baginya untuk menaklukkan wanita incarannya selama ini. Namun berbeda dengan Claudia yang sulit sekali dia gapai.

"Papa belum melihatnya namun sudah menolaknya. Ku pastikan papa nanti akan menyesal karena telah melakukan hal itu. Sebenarnya apa yang papa dan mama lihat hingga harus tetap menyetujui perjanjian gila opa." Alex mengacak rambutnya frustasi.

Beberapa waktu ini hidupnya kacau karena masalah perjodohan yang tiba-tiba datang mengganggu ketenangan nya.

"Arrrrghhh Andai gadis jelek itu tak muncul lagi." Teriaknya frustasi. Beruntung dirinya sedang berada di apartemen nya sendiri sehingga tak ada orang yang akan menganggap nya gila.

1
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺OnyAchmad
Cerita yang menarik dan luar biasa 👍
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Begitu banyak duka dan luka. Demangat Thor 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼 Terima kasih 🙏
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
Wow, dah end 😁
ᵇᵃˢᵉ™
Akhirnya happy ending, makasih k ry 🤗
ㅤㅤ💥爱你的钥匙 Serra࿐: sama"🤗terimakasih sudah ngikuti cerita ini sampai tamat🙏
total 1 replies
Nuraini Aini Aza
ternyata banyak misteri yang belum terungkap,tetap semangat thor
𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Ony👏❁︎⃞⃟ʂ E𝆯⃟🚀
Sukses selalu untuk karya2nya kak thor
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
memberikanku bukan membrikan ku
kulupakan bukan ku lupakan.
Semangat Thor 😁😁😁
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
awowok buat Hermawan 🤣🤣🤣
Nuraini Aini Aza
masih penasaran sebenarnya yg jahat itu Dira atau papanya sih??
🦁R14n@
segitiga sama kaki wkwkwkkwk
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
weh sudi yak bukan sudih 😁
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
ramah tamah ya 😁
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
weh keren Rya. 👍🏼👍🏼👍🏼💪🏽💪🏽💪🏽💪🏽
Lely Su
disekap slm puluhan thun disiksa,itu sh bukn prbuatan manusia lg, tp binatang yg sadis...jgn smp ujung nya cm dipnjra 1,2 thn doang si hermawan..di rajang tubuhnya pun blm setimpal dgn apa yg adh dilakukan pda ikbar,,bner bner biadab,,awas sj kl hkumanya cm pnjra tnp mndptln siksaan spt yg diterima ikbar slm puluhan thun,,
Lely Su
psti dkang slma ini hermawan

dn ayu hg dira ga tau ttg rahasia hermawan,, psti ayah jenita msih hidup dn di sekap slm brtahun thun
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Wkwkwk keluarga toxid. Nggak bapak, nggak ibu, nggak anak semua minta dipenjara 🤣🤣
Lely Su
bukanya anggia njatuhkn sesuatu,,apa jenita ga mlhat
Lely Su
menuritku musuh dlm selimut adlh paman hermansah si angkat nenek sulastri
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Knp gak ada yg komen yak pdhal ini kisahnya menarik lho 😁😁😁
Semangat Rya 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
🎸RACCOON🎷RAJURA ⚜️
Kelamaan dalam sangkar ntar karatan lho 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!