NovelToon NovelToon
High School Love Story

High School Love Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:526.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ayunda Tri Wardani

Budayakan membaca❤️

'Gue akan pergi jika lo nyuruh gue pergi' _Alden Gavin
Raymond

'Sejauh apapun lo pergi,selama apapun lo hilang gue akan tetap menunggu' _Adelia Safarana

#

'Lo gak pernah sadar segila apa gue ngelihat lo sakit' _Devan Septian

'Gue tau perasaan lo itu nyata' _Giana Zafra

'Gue gak ngizinin lo pergi lagi' _Giofandi Zafrano

'Cinta tau kemana dia harus pulang'. _Sisilia Zeha



Penasaran ceritanya kan?? ikutin yokk:)
Novel baru aku:) mohon dukungannya^*^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayunda Tri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HSLS 10

Setelah dirasa sedikit tenang Farel membawa Dea keluar menuju teman-temannya berada .

Farel masih merasakan ketakutan yang dirasakan Dea , karena tubuh Dea yang masih gemetar . Farel tidak pernah melepas genggaman tangannya dari Dea .

Saat sampai di parkiran Dea langsung mendapat pelukan dari Dena dan Sasya yang sangat khawatir akan keadaan Dea .

"Kak , kak Dea gak papa kan?." tanya Dena

"Iya kak Dea diapain kok sampe dikunciin di kamar mandi kak?." tanya Sasya .

"Entahlah Den kakak juga gak tau , tapi tadi ada yang ngikutin kakak terus ngunciin kakak." jelas Dea .

"Yaudah gak usah dibahas lagi , kan Dea udah ada sama kita mendingan sekarang kita cari makan dulu." ucap Fano . Mendengar ucapan Fano semuanya mengangguk menyetujui .

Akhirnya mereka mencari restoran yang dekat dengan lokasi tadi , pilihan mereka jatuh pada warung bakso dipinggir jalan dan itu request dari Dea dan Dena , karena di sana itu tempat makan favorit mereka saat masih SMP .

Farel dan yang lainnya dibuat bingung dengan sikap Dea dan Dena , bukan karena mereka gengsi makan di tempat sederhana tapi karena mereka heran seorang anak konglomerat mau makan dipinggiran jalan seperti ini .

"Kenapa kalian diam aja? gak mau makan disini? yasudah kita cari tempat lain." ucap Dea seraya berjalan mau masuk lagi ke dalam mobil , tapi ditahan oleh Farel .

"Siapa yang bilang gak mau kita mau banget malahan." ucap Farel . Dea mengangguk senang mendengar ucapan Farel .

Setelah itu mereka masuk ke dalam warung itu sedangkan Dea memesan makanan untuk teman-temannya .

"Buk baksonya enam ya , yang satu banyakin siomaynya seperti biasa." ucap Dea pada ibu Lilis penjual bakso yang ada di warung itu .

"Iya non , non duduk aja nanti ibuk siapin." ucap ramah bu Lilis .

Beberapa menit kemudian bu Lilis membawa pesanan Dea ke mejanya , seraya berbincang sebentar dengan Dea .

"Non Dea dan non Dena kok lama gak kesini?." tanya bu Lilis .

"Dea menetap di london setelah lulus SMP buk , sekarang balik lagi mau lanjut sekolah disini." jelas Dea .

"Kalau non Dena bagaimana?." tanya bu Lilis .

"Biasalah buk kalau gak ada kak Dea mana boleh Dena pergi sembarangan buk." ucap Dena sambil tersenyum .

"Yasudah ibuk ke dalam dulu , kalian nikmatin makanannya." ucap ibu Lilis seraya meninggalkan mereka .

Saat sedang makan Rendy menanyakan suatu hal pada Dea , karena sedari tadi dia masih tidak menyangka sikap Dea dan Dena yang sangat rendah hati .

"Ehmm De , lo kenapa lebih suka makan di warung pinggir jalan kayak gini?." tanya Rendy .

"Emangnya salah ya." jawab Dea .

"Ya gak sih De cuma heran aja." ucap Rendy .

"Maksud Rendy itu mungkin karena biasanya anak orang kaya gak mau makan di sembarang tempat apalagi di pinggir jalan seperti ini." jelas Farel dan di angguki oleh Rendy .

"Selagi gw sama adek gw seneng dan makanan itu halal kenapa enggak , lagian meskipun warung pinggiran gak kalah kok rasanya dari makanan restoran." jelas Dea , membuat Farel , Fano dan Rendy tertegun mendengarnya .

Gak salah aku milih kamu Dena. Batin Fano .

Benar-benar penuh kejutan kamu De . Batin Farel .

Setelah itu mereka mulai makan dengan lahap , karena benar kata Dea dan Dena bakso di warung bu Lilis sangatlah lezat tidak kalah sama seperti yang ada di restoran .

Setelah merasa kenyang semua , Dea membayar makanannya dan langsung mengajak teman-temannya pulang karena hari sudah semakin malam .

Fano mengantarkan Dea , Dena , dan Sasya dulu ke rumahnya . Sedangkan Farel lebih memilih pulang ke apartemennya .

_____♡_____♡_____♡_____

Di rumah Dea ....

Saat sudah membersihkan diri Dea berjalan menuju balkon kamarnya dan mengotak atik hp nya . Tiba-tiba ada panggilan suara masuk dari Farel .

"Iya Rel ada apa." tanya Dea .

"Gak papa sih De cuma pengen denger suara kamu aja." ucap Farel . Hening sejenak ..

"Oiya besok kan hari libur gimana kalau kita jalan." ajak Farel .

"Males ah Rel gw pengen rebahan sambil baca novel di rumah." ucap Dea .

"Hak boring lo De kerjaan baca novel terus." seru Farel .

"Kalau udah hobi mau gimana lagi Rel." jawab Dea .

Mereka melanjutkan pembicaraan sesekali diiringi candaan dari Farel yang membuat Dea kadang tertawa . Sampai jam11 malam baru mereka sama-sama mengakhiri panggilannya .

Keesokan harinya ....

"Sayang bunda hari ini mau nyusul ayah ke london." ucap Bunda Anggi .

"Memangnya ada apa bun." tanya Dena .

"Bunda hanya kangen saja sama ayah , kamu di sini baik-baik ya sama kak Dea." ucap bunda Anggi seraya mengusap pelan rambut anak bungsunya itu .

"Apa perlu Dea temani bun?." tanya Dea .

"Gak usah sayang , kamu kan belum libur sekolah." ucap bunda Anggi pelan .

"Terus bunda kapan pulangnya." rengek Dena dengan mata yang berkaca-kaca , karena Dena sebelumnya hanya ditinggal ke luar kota sama bundanya bukan ke luar negeri .

"Bunda gak tau juga kapan pastinya sayang , tapi kan Dena udah besar dan juga di sini Dena gak sendiri ada Sasya juga." ucap bunda Anggi dengan lembut .

"Ehemmm bunda , apa boleh ntar malem Dena ngajak kak Fano buat nginep disini?." tanya Dena .

"Boleh sayang selagi kalian tidak berbuat hal yang kelewat batas , ajak juga sekalian Farel sama Rendy biar bunda nanti izinin mereka pada orang tua mereka ." ucap bunda Anggi .

Mendengar itu mata Dena langsung berbinar-binar , itu tandanya malam ini akan ramai di rumah Dena .

"Geng rusuh ngumpul lagi." ucap Dea malas dan langsung ditertawakan oleh Dena , Sasya dan bunda Anggi .

"Tapi sayang maaf bunda gak sempat masak soalnya bunda harus berangkat sekarang." ucao bunda Anggi .

"Yaudah gak papa bun biar nanti Dea yang masak." ucap Dea sambil tersenyum .

Setelah itu bunda Anggi berpamitan kepada Dea , Dena , dan Sasya . Mereka bertiga mengantar bunda Anggi sampai halaman depan , setelah dirasa mobil bundanya tidak terlihat lagi mareka pun masuk ke dalam rumah .

Tiba-tiba terdengar suara mesin mobil , dan itu ternyata adalah Farel bersama dengan Fano dan Rendy . Ya mereka sudah diberi kabar terlebih dahulu tadi oleh bunda Anggi dan diizinkan terlebih lagi oleh orang tuanya , bagaimana tidak diizinkan orang tua Farel , Fano dan Rendy di janjikan kerja sama yang luar biasa oleh bunda Anggi .

Setelah itu mereka berenam berkumpul di taman yang berada di samping rumah Dea . Dea bingung dia mau masak apa karena bahan-bahan di rumahnya juga sudah habis sedangkan pembantunya lagi izin pulang kampung .

Dea sangat ingin pergi belanja ke pasar tapi dia tidak enak jika harus mengajak temannya , takutnya mereka belum terbiasa belanja ke pasar yang tempatnya tidak higenis . Bukannya Dea tidak mau belanja ke supermarket , tapi dia sudah terbiasa selalu menjadi orang sederhana dan menjadi seperti masyarakat biasa yang umumnya pergi belanja ke pasar bukan ke Supermarket .

Sasya yang menyadari kakak spupunya itu sedang bingung langsung bertanya pada Dea .

"Kak Dea dari tadi mondar-mandir kayak setrikaan aja , ada apa sih kak." tanya Sasya .

"Gak papa kok Sya." jawab Dea .

"Udah ngomong aja ada apa De." tanya Farel .

Dena , Fano dan Rendy tidak peduli dengan percakapan mereka , karena Dena sendiri sibuk main game sama seperti Fano dan Rendy .

"Sebenarnya gw...."

.

.

.

.

Happy reading guys♡ maaf kalo ceritanya ga bagus:)

1
Sponge Bob
Biasa
Gustina Titinbengkulu
sejak kapan gurame hidup d laut🤔🤔
Maryani Yani
rada gak nyambung ya, padahal kan kisah tentang adelia dan Farel tp kok jalurnya belok
Enola Sorey
thor mn fotonya Dea dan Dena
Anggur Kolesom
cerintanya tambah ngelantur
Anggur Kolesom
buruk
Anggur Kolesom
srkarang aj masih SMA, trus farel di masa lalu pernah mau ngelamar Zanna, masih umur berapa, kelas berapa.? SMP kah..?? pantes novelnya sepi g ad yg baca, la wong otornya koplak
Eka Chusnul Msi
3 tahun itu 6 semester ya author, bukan 3
Vanessa
thorr kok aku jadi rindu sama Farel dan dea😭🥰
Febi Miftah Rianti
si zea nya terlalu lemah
Febi Miftah Rianti
cerita nya bagus thor
kookie 🐰
sad ending😭😭😭
Rembulan Colection
a
Rembulan Colection
AP ///

ap
Awan Langit
nangis aku
Rosita Sari Anggarini
mewek aku. sad ending
«Brooke X»
Huaaaaaa sad end😭😭😭😭
follow ig yuk sherlyoktvi9
😭
Joreina Meita
lanjut kak
Fitri Nuroh
hhaaiii Thor... bikin penasaran ajah ni😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!