NovelToon NovelToon
The Unloved Duchess

The Unloved Duchess

Status: tamat
Genre:Naik Kelas / Romantis / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:36.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: lafratabassum

seorang pelayan bernama Jemina Kiara yang hidup serba susah, kini malah berakhir mengenaskan di tangan majikannya sendiri yang seorang Duchess.
namun tiba-tiba ruang dan waktu berubah, Jemina terbangun dan mendapati tubuhnya berubah menjadi Duchess Casandra, wanita yang sudah membunuhnya. Sebagai pelayan Duchess dia tau betul bagaimana kehidupan pernikahan nyonya nya yang sepi dan penuh kepalsuan. Cassandra di benci suaminya sendiri, karena wanita itu telah melakukan hal kotor agar bisa menikah dengan lelaki terhormat ini.

" aku akan membalas perlakuan kalian semua, bahkan tubuh ini pun harus ikut merasakan hukumannya" desis Jemina

" dia berubah dan aku mulai menyukainya" ucap Duke Louis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lafratabassum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dengan Diam-Diam

Kereta kuda milik kediaman Winston baru sampai di depan sebuah kawasan perkebunan. 2 orang wanita keluar dan menatap sekeliling.

" pimpin jalannya" ucap Jemina tegas.

" nyonya, bukankah tadi anda meminta agar saya saja yang menemui Ivon" cicit Helena yang keberatan jika nyonya nya menemui lelaki itu lagi.

" aku berubah pikiran, ada sesuatu yang perlu aku tanyakan padanya" balas Jemina santai. Helena sampai terdiam lama, nyonya nya semakin pintar membalas perkataan seseorang.

" nyonya, saya ras.."

" diam dan turuti perintahkan ku Helena, apa kau sudah bosan menjadi pelayan pribadiku?"

" ti.. tidak nyonya. baiklah.. saya akan menunjukkan tempatnya"

Helena melangkah maju dengan gelagapan. Dia tidak mau di pecat oleh Cassandra.

Jemina mengamati keadaan sekitar, perkebunan jagung ini termasuk subur dana aktif. Terlihat buat serta tanaman yang tumbuh subur. Mereka berjalan semakin menjauh dari jalan hingga sampai di sebuah bangunan rumah.

tok tok tok

Helena mengetuk pintu, sedangkan Jemina berdiri di area perkebunan. Dia menikmati pemandangan serta angin sepoi.

" nyonya.." panggil Helena beberapa saat setelah berhasil meminta Ivon menemui Cassandra.

" Duchess, apa anda begitu merindukan saya sampai nekat datang ke gubuk kecil ini?" tanya Ivon yang langsung mendapat pelototan tajam dari Helena.

" Berikan padanya" ucap Jemina, Helena yang mengerti segera mengeluarkan kantung berisi bayaran pada Ivon.

" senang berbisnis dengan anda Duchess"

" pastikan jangan pernah memanggilku saat kita bertemu lagi dan jika sampai kau buka mulut aku tidak akan segan-segan membalas "

" anda tenang saja Duchess, saya ini sudah profesional. Sudah banyak orang-orang yang meminta saya melakukan hal itu"

" baguslah, tapi asa satu hal lagi yang perlu kau kerjakan" ujar Jemina sambil memberikan kode agar Helena menyingkir. Pelayan itu dengan sedikit enggan tetap berjalan memisahkan diri.

" aku ingin besok tengah malam kau pergi ke penginapan Joly, dan taruh 2 botol anggur di salah satu kamar terluas di sana" ucap Jemina yang penuh rahasia.

" hanya itu, untuk apa?"

" kau tak perlu tau, bukankah hanya tugas kecil. Apa kau keberatan?"

" tidak sama sekali Duchess"

" bagus bayarannya sudah termasuk di dalam kantong itu. anggap saja ini tugas terakhir dari ku"

" baiklah Duchess cantik. Saya tidak keberatan jika anda meminta bantuan lagi" jawab Ivon dengan tatapan genit. Jemina langsung merasa jijik, dia menguat kan diri dengan mengetatkan pegangan tangan pada tas yang dia bawa.

" aku pergi". Jemina tanpa basa-basi langsung berbalik badan dan meninggalkan Ivon.

Helena yang menunggu tak jauh dari sana, berjalan mengikuti di belakang. Dia sempat menatap tajam pada Ivon namun balas di balas cium jauh oleh lelaki tak beretika itu. Helena langsung mengalihkan wajah karena merasa gak sudi.

Perjalanan pulang terasa begitu singkat. Jemina melamun dari awal sampai akhir perjalanan.

" sudah sampai nyonya" akhir-akhir ini Helena sering sekali mengulang panggilannya karena sang nyonya lebih sering melamun. Pelayan itu jadi merasa kasihan dan bersalah.

Jemina turun dan langsung naik ke lantai 2.

" nyonya.. apa malam ini saya perlu menyiapkan sesuatu?" tanya Helena saat membantunya melepas kan hiasan rambut.

" memangnya ada apa dengan malam ini?"

" malam ini pekan ke 2 bulan ini"

Jemina terdiam sebentar, dia mengingat sesuatu.

" tidak perlu, mulai sekarang aku tidak akan melakukannya lagi" ucap Jemina yakin, Helena yang mendengarnya tentu saja langsung mengetatkan kening serasa tidak percaya.

" nyo nya sedang bercanda? apa yang..."

" aku sudah bosa Helena. Aku tidak mau menuruti keinginan mereka lagi, mulai sekarang aku akan melakukan hal-hal yang aku sukai saja" jelas Jemina penuh kepalsuan. Dia hanya tidak mau melakukannya dengan Louis.

" belakangan ini anda mengalami banyak sekali perubahan. Meskipun beberapa ada yang membingungkan namun jika nyonya menginginkan seperti ini saya akan mendukung"

" terimakasih Helena, kau memang paling mengerti" balas Jenima dengan akting yang sempurna.

Baru setelah pelayan itu pergi, senyum ramah itu langsung berganti dengan wajah datar.

" kau juga akan mendapat giliran" lirih Jemina yakin.

Waktu terus bergulir, hari ini Jemina makan malam sendiri. Louis sedang mengurus keperluan di luar, itu yang di katakan kepala pelayan.

" dia pergi dengan Pamela kan?" tebak Jemina.

" kami tidak tau nyonya"

" pergilah" usir Jemina.

" nyonya kenapa berfikiran seperti itu?" tanya Helena dengan nada rendah.

" tidak, aku hanya menebak saja. Louis begitu mencemaskan dia. Mungkin mereka takut untuk berdua an di sini lagi. Jadi memilih pergi ke luar " Jemina menjawab dengan sangat ringan.Tak perlu basa basi dan begitu lugas.

" nyonya jangan berfikiran seperti itu.."

" aku hanya menebak Helena, kenapa kau jadi terlihat tegang?"

" bu..bukan begitu.."

" aku sudah selesai, " Jemina beranjak berdiri dan meninggalkan tempat makan.

Pintu kamar langsung di kunci oleh Jemina. Dia tidak mau diganggu. Hari ini tidak seperti kebiasaan Cassandra yang meminum air belerang dan menghabiskan malam di kamar Louis. Hal ini semacam kewajiban Cassandra sebagai istri untuk melayani Louis dalam memberikan keturunan. Padahal lelaki itu sama sekali tidak menganggap Cassandra selama ini.

 Sebagai jiwa yang berada di tubuh Cassandra, Jemina merasa tidak terima. Wanita tidak hanya berperan melayani dan Menyenangkan suami. Mereka adalah semasa manusia yang juga perlu di hargai dan di jaga.

Sejak menjadi Cassandra, Jemina menemukan banyak sekali hal-hal yang luput dari penilaian nya mengenai kaum bangsawan selama ini. ternyata kelakuan mereka tidak sama terhormat nya dengan kedudukan mereka. Bahkan lebih menjijikan dari kaum biasa. Cih.

Keesokan harinya, Jemina bangun lebih siang. Dia semalaman dia menghitung seberapa banyak perhiasan yang di miliki Cassandra. Wanita itu berniat menjual dan memberikan uangnya pada keluarga nya secara sembunyi-sembunyi. Entah sampai kapan dia menjadi Cassandra, yang jelas Jemina akan memanfaatkan kesempatan ini.

" nyonya.." panggil Helena entah yang ke berapa kalinya.

Jemina membuka matanya dengan malas. ada urusan ada Helena menganggunya.

" nyonya, ada di tunggu tuan di ruang baca" sambung Helena. Berharap nyonya nya mendengar dan langsung membuka pintu.

Tapi harapan Helena terpaksa harus hilang, karena Jemina malah menutup telinga dan melanjutkan tidur. Karena malam ini Jemina memiliki hal penting yang harus di lakukan.

" nyonya..." panggil Helena tak putus semangat. Jemina masih tidak menghiraukannya.

" Cassandra..." suara maskulin tiba-tiba ikut serta merecoki kedamaian paginya.

" buka pintu, Cassandra" suara itu semakin meninggi dan terpaksa Jemina menuruni ranjang.

1
Laila Wahda
kok gak lanjut thor,padahal bagus ceritanya gak sama seperti yg lain ini dari kalangan pelayan yg di siksa sama majikannya dan masuk ke tubuh majikannya sendiri mau tau lanjutannya bagus
Annie Soe..
Karya yg sangat bagus dengan banyak pemeran tapi saling terkait & alur mengalir apik..
Sayangnya krnapa ga di lanjutin thor ?
Pindah ke sebelah kah ??
Annie Soe..
Benar2 wanita ulat keket ya si pamela..
Sabar ya jemina si louis dah mulai bucin tu..
Eka Nursanti
lanjutannya ditunggu KK,karyamu bagusss banget
Suhana Sulaiman
makin pelik ceritanya.... thor krana lama upnya kamu lupa cerita yg kamu bikin .. aku sampai mengundur ke bab belakang.. dn benar frank minta maaf pd cassandra krana kehilangan calon penerus duke....
Suhana Sulaiman
ceritanya mcm apa .. kan dirumah bapaknya sudah diberitahu oleh bapaknya sendiri yg dia keguguran... hishhh... apa mimpi
Kartini
lanjut thor
Kartini
lanjut thor,
Moreno
BELUM TAMAT tapi tidak dilanjutkan.

Sayang sekali padahal tulisannya bagus
Noveni Lawasti Munte
ko gantung Thor
Novie Achadini
reinkarnasi dong biar bisa balas dendam
Twati twatih
kpan updatenya?????????nunggu nihhhh
Twati twatih
kpan updatenya???
Twati twatih
kpan up nya,,,,,,,,
ana azizah
kehilangan anak ekspresi nya biasa ajh
bahkan malah memafkan bapaknya
ana azizah
ah naif ternyata
Twati twatih
siip,,,,👍👍critanya pas ngga ngebosenin,,, semangatt Thor menciptakan karya lain yg seru2
Twati twatih
maaf y lupa meninggalkan jejak,,,,,soalnya terlalu fokus sma critanya😁😁😁
riiina
Penulisannya rapi, enak dibaca.
ceritanya menarik....🥰
riiina
tugasmu tinggal membujuk Jemina....🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!