NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMBELI BAHAN OBAT.

Dengan di bantu dua pelayan lagi, akhirnya Feng Li Nan di bawa pergi kerumah tinggalnya. Setelah kepergian Feng Li Nan, nyonya Lu di bantu ketiga Putranya meminta Guang Manyue duduk untuk makan bersama , .walaupun sedikit memaksa, akhirnya dengan enggan dan perasaan tak enak , Guang Manyue akhirnya mau makan bersama mereka. Setelah makan Guang Manyue segera pamit untuk kembali ketempat tinggalnya.

"Tunggu Yue'er.. " Ucap sang Ibu.

"Ada apa nyonya besar..." Ucap Guang Manyue datar. Mendengar panggilan Guang Manyue yang masih belum berubah, nyonya besar Lu merasakan sakit di hatinya. Begitu juga dengan ketiga Putranya. Namun mereka sadar, sudah dua tahun lebih mereka menyakiti hati Guang Manyue, jadi pantas saja kalau gadis itu tidak akan muda memaafkan mereka.

"Yue'er.. Ibu ingin memindahkan tempat tinggal mu ke halaman anggrek . Tempat itu lebih besar serta dekat dengan kediaman ibu dan Nenekmu. apakah kau setuju..? " Ucap nyonya Lu dengan nada hati- hati. Mendengar perkataan nyonya Lu, terlihat kening Guang Manyue berkerut sedikit. Namun itu hanya sebentar. Dia ingat, di dalam Novel taman kediaman anggrek merupakan salah satu tempat terbaik selain taman lili tempat sang ibu dan kediaman indah tempat sang Nenek. Dan di dalam cerita , dia ingat kalau Feng Li Nan sudah beberapa kali memintanya pada sang ibu menempati tempat itu . Tapi beliau tidak memberikannya. Alasan yang di berikan sang ibu adalah, tempat itu akan di berikan pada Istri putra Pertama . Namun akhirnya tempat indah itu di berikan juga pada Feng Li Nan. Setelah gadis itu dengan susah payah meminta pada Ayah dan ibunya untuk menempati tempat itu . Walaupun sang Nenek sempat tidak mengizinkannya . Lalu kenapa hari ini malah di berikan padanya.?

" Tidak usah nyonya.. Taman kediaman anggrek terlalu besar dan indah buat wanita desa seperti saya. Saya lebih baik tinggal di kediaman langsi yang sepi.. Lagi pula saya takut Nona muda akan marah dan kembali memfitnah saya..." Ucap Guang Manyue dengan datar . Kediaman Langsi adalah rumah paling ujung atau paling belakang di kediaman Jendral Feng. Tempat itu agak jauh dari kediaman utama. Jika ingin pergi kesana , mereka harus melewati kebun bambu yang tidak terlalu luas. Dan tempatnya sangat terpencil. Jauh dari bangunan yang lainnya.

"Yue'er.. Jangan menolak pemberian ibu Nak.. Ibu memang salah telah membiarkan dirimu tinggal di sana. Tolong terimalah tempat itu ya.. Tolong jangan menolak pemberian ibu .. " Ucap Nyonya Lu dengan tatapan berharap. Sebenarnya dia menempatkan Guang Manyue di tempat itu ada dua alasan. Satu ingin membayar semua kesalahan mereka, dan tempat itu memang seharusnya milik Guang Manyue, dulu tidak mereka berikan karena ingin menjaga perasaan Feng Li Nan. Karena gadis itu sudah beberapa kali memintanya.

Dan yang kedua, mereka takut Guang Manyue akan pergi dari tempat mereka tanpa mereka ketahui. Karena mereka mendengar niat gadis itu, kalau dia ingin segera keluar dari kediaman mereka. Apalagi beberapa bulan lagi suami dan Putra Keduanya akan kembali dari perbatasan . Mereka berdua belum bertemu dengan Putri mereka. Saat mereka pergi tiga tahun lalu, Satu tahun kemudian , Guang Manyue baru datang dan tinggal di rumah mereka . Jadi mereka berdua belum bertemu sama sekali dengan putri kandung mereka. Walaupun mereka sudah memberi kabar pada mereka. Namun sang Suami belum melihat wajah sang Putri. Lalu Apa jadinya kalau sang Suami mengetahui kalau Putri kandung mereka malah tinggal di kediaman paling belakang dan juga kediaman paling jelek di tempat mereka.

(Apakah mereka menempatkan aku di tempat ini karena sang Jendral akan datang... mungkinkah Mereka takut pada Jendral besar Feng..? Jika seperti itu mereka salah, sebenarnya ketakutan mereka tidak beralasan. Karena saat beliau datang dan melihatku tinggal di tempat itu, beliau biasa saja. Memang mulanya ada kemarahan sebentar, tapi karena bujukan Putri kesayangan mereka, akhirnya beliau diam saja. Memang benar- benar menyedihkan hidupmu Guang Manyue.. Hidup ditengah keluarga kandungmu, malah mengalami penderitaan sampai ajal menjemputmu. Dan semua itu karena ulah jahat Feng Li Nan. Kalau bukan karena Janji itu, rasanya aku tak ingin menolong mereka. Karena itulah rasanya aku ingin segera cepat pergi dari rumah ini.) ucap hati Guang Manyue. Perasaan ke empat anggota keluarga Feng bagai tertusuk belati saat kembali mendengar suara hati Guang Manyue.

" Baiklah nyonya.. Demi tuan besar Jendral Feng, saya akan pindah ke kediaman taman Anggrek . Tapi bagaimana kalau Nona muda Li Nan marah...? " Tanya Guang Manyue.

" Jangan hiraukan dia.. Tempat itu memang tempatmu.. Kau punya hak menempati tempat itu...Jika dia tetap marah padaku, katakan saja pada kakak..." Ucap Putra Pertama dengan cepat.

"Benar Yue'er... kau hanya perlu tinggal di sana dengan tenang. Jika nanti Dia membuat masalah padamu, kau bisa mengadukan pada kakak pertama atau padaku.. aku pasti akan membelamu.." Ucap Putra Ketiga . Entah kenapa sejak Dia mendengar kehidupan tragis yang akan terjadi padanya karena ulah Feng Li Nan, kemarahan dan kebencian tiba-tiba hadir di dalam hatinya. Entah kemana rasa sayangnya pada Feng Li Nan menguap dengan cepat .

Mendengar ucapan mereka. Dan juga tak ingin mencari keributan, akhirnya Guang Manyun berkat

" Baik.. Aku akan menempati tempat itu. Kalau begitu aku akan bersiap untuk pindah ke taman Anggrek.. " Lalu Guang Manyue pamit dan pergi dari ruang makan tersebut.

( Dengan cara pinda ke tempat itu, mungkin aku malah mendapatkan cara agar mereka mengusir ku . Saat nanti Li Nan mendengar aku pindah, dia pasti akan sangat marah. Dan aku yakin dia akan mencari cara agar aku keluar dari kediaman Dan meminta menggantikan tempat ini untuknya. Semoga gadis sialan itu tak mengecewakan aku. Dan dia bisa membuat mereka mengusir ku dari tempat ini ) ucap Guang Manyue sambil berjalan keluar dari dalam ruang makan. Mendengar ucapan hati gadis itu, ketiga Kakak kandungnya bersama sang ibu saling berpandangan . Dan Setelah Guang Manyue tak terlihat lagi, kakak keempatnya berkata.

" Ibu.. Seperti nya kita kesulitan untuk mendapatkan maaf dari adik . Dan kita bisa melihat sikap Yue'er pada kita sangat dingin dan acuh... " Ucap Pria tampan itu dengan wajah sedih.

" Semua salah kita. Sejak awal dia datang, kita telah mengacuhkan dan menekan Dia. Kita menghukum dia dengan sangat tidak adil hanya demi menjaga perasaan Feng Li Nan. Kita menghukum dia tanpa menyelidiki kebenarannya. Dan baru sekarang kita tahu kalau semua yang di lakukan Feng Li Nan dengan maksud memfitnah Dia . Andai kita tidak bisa mendengar ucapan hatinya, Kita tidak akan pernah tahu kejadian yang sebenarnya. Karena itu kita harus tetap berusaha mendapat maaf darinya. Dan kita harus membuat Dia tetap tinggal di dekat kita. Selain Dia memang orang yang harus kita jaga, Lindungi dan kita sayangi, mungkin juga dengan cara itu kita bisa terhindar dari bencana yang akan terjadi pada kita . Sikap kita memang terlihat sangat egois . Tapi Jika memang benar semua ucapannya tadi, mungkin Dia tahu cara menghindarkan Kita dari bencana besar yang akan terjadi akibat ulah Feng Li Nan . " Ucap sang Ibu sambil menatap ketiga Putranya.

" Benar kata Ibu. Kita harus berusaha mengambil hatinya, memaafkan kita dan membuat Yue'er mau tinggal di sini dengan senang hati . Selain memang kewajiban kita melindungi dan menyayangi Dia sebagai Putri keluarga Feng yang sesungguhnya , Dan mungkin Juga untuk keselamatan keluarga kita. Walaupun aku sedikit tak percaya, tapi melihat kejadian tadi, jujur ada perasaan takut di dalam hatiku. Sepertinya Yue'er bisa melihat masa depan keluarga Kita. Untuk itu kita harus merubah sikap kita terhadap dia. Dan soal Feng Li Nan, kita harus mulai hati- hati. Namun jaga sikap kita jangan sampai membuat Dia curiga. " Ucap Putra Pertama Hao Yu dengan sikap tenangnya.

"Baik Kak.. "Jawab kedua adiknya.

"Oh Ya kak.. lalu apa benar cerita tentang Kakak Li Mau, siapa Dia..? lalu apa yang terjadi sebenarnya..? " tanya Feng Bay Yan. Pertanyaan Putra keempat mengingatkan Hao Yu pada gadis yang Dia Cintai. seketika wajahnya murung.

"Darimana Yue'er tahu akan Mai'er... apa yang di katakan dia benar.. aku mengira dia pergi bersamaku Pria lain.. tapi kenyataanya Aku telah di tipu gadis sialan itu... kalau benar apa yang di katakan Yue'er.. aku akan membalas semua rasa sakit Mai"er yang di sebabkan oleh gadis sialan itu. aku rak pernah menyangkal kalau kita telah merawat ular berbisa... " lalu Dia menceritakan apa yang terjadi pada hubungan dia dan Li Mai. membuat ibu dan kedua adiknya tertegun tak percaya. dan saat mereka mengingat apa yang di katakan Guang Manyue, terlihat kemarahan di wajah mereka.

Setelah itu mereka pun segera bubar kembali ketempat tinggal mereka masing-masing. Dan segera melaksanakan tugas yang harus mereka lakukan.

Nyonya Lu segera membawa para pelayannya menuju taman Anggrek untuk merenovasi kediaman tersebut sesuai dengan tempat tinggal seorang gadis. Sedangkan Putra Pertama Feng Hao Yu berangkat ke istana menjalankan tugasnya, Putra Ketiga Feng Sao Yang pergi ke istana timur tempat sang Putra Mahkota . Putra Ke Empat Feng Bay Yan, pergi ke akademi untuk belajar. Sedangkan Guang Manyue sendiri terlihat masih berjalan dengan tenang menuju kediamannya bersama sang Pelayan.

" Nona.. Kenapa sikap mereka berubah pada Nona..? Apakah mereka telah menyadari kalau mereka salah pada anda...? " Tanya Ansi sambi berjalan di dekat sang majikan.

" Aku juga heran An.. Aku tidak tahu kenapa mereka berubah.. Mungkin benar ucapanmu, mungkin mereka sadar apa yang telah mereka lakukan padaku.. Tapi kita harus tetap waspada . Dan untuk menghindari apa yang akan terjadi nanti, lebih baik kita keluar secepatnya dari rumah kediaman Jendral Feng ini... " Ucap Guang Manyue pada sang Pelayan.

" Kenapa kita tidak langsung saja pergi dari sini Nona..? " Tanya Ansi menatap sang Majikan dengan tatapan heran .

" Tidak bisa An.. Kita bisa pergi saat mereka mengusir kita. Kita baru bisa pergi saat mereka tidak lagi menginginkan keberadaan kita di kediaman ini . Jika kita pergi sekarang, masyarakat akan mengatakan kalau aku gadis Liar yang tidak dapat dididik dengan benar. Dan memberi kesempatan Feng Li Nan menjelekkan namaku dan mempermalukan aku. Bukankah kau takut namaku tercemar saat kita keluar dari rumah ini. " Ucap Guang Manyue lembut. Mendengar ucapan sang Majikan, terlihat Ansi kaget. Dia tertegun sejenak Tak lama dia berkata.

"Benar juga apa yang anda katakan Nona. Jika sekarang kita pergi secara diam-diam, maka kita memberi kesempatan Wanita sialan itu menjelekkan nama anda. Dan itu akan semakin mempersulit hidup anda. Tapi jika kita pergi dari rumah ini dengan di usir dari pemilik kediaman ini , mungkin masih ada simpatik dari masyarakat terhadap Nona. Walaupun wanita jahat itu akan kembali memfitnah anda " Ucap Ansi dengar wajah mengerti.

"Nah itu kamu mengerti.. " Ucap Guang Manyue sambil menepuk pundak sang Pelayanan . Membuat Ansi senang sekaligus malu mendengar pujian sang Nona.

" Lalu apakah kita akan pindah ke taman Anggrek , Nona..? " Tanya Ansi lagi.

"Benar, kita akan pindah ke sana. Tapi bukan sekarang. Oh ya An.. Apakah kita masih punya uang...? " Tanya Guang Manyue sambil melihat sekilas pada sang pelayan .

" Punya Nona.. Tapi uang kita hanya tinggal sedikit .." Jawab Ansi.

" Kalau begitu berikan padaku, aku ingin membeli sesuatu di pasar.." Ucap Guang Manyue.

" Apakah Nona ingin keluar rumah..? " Tanya Ansi dengan nada cemas.

" Aku hanya keluar sebentar An. ..jangan cemas seperti itu..." Ucap Guang Manyue.

" Tapi bagaimana jika mereka tahu, Nona...? " Ucap Ansi lagi .

" Tidak akan.. Bukankah selama ini mereka tidak perduli pada kita. Hanya perhatian sedikit seperti itu, mereka tidak akan tahu kepergianku.. " Jawab Guang Manyue menenangkan . Tanpa terasa mereka tiba di rumah kediaman mereka. Ansi memberikan beberapa keping uang yang mereka miliki .

" Aku pergi dulu An.. Jaga kediaman, jangan kemana- mana.. " Ucap Guang Manyue pada sang pelayan.

" Baik Nona , hati- hati... " Segera Man Yue keluar dari kediaman Jendral Feng dengan melompati tembok pagar kediaman sang Jendral. Dia melompat ke atas Pohon besar yang berada tidak jauh dari halaman rumahnya dan bersebelahan dengan tembok pagar halaman yang tingginya hampir empat meter itu. Lalu segera melompat keluar tembok pagar

Setelah melompat ke tembok pagar dia lalu keluar dari halaman Jendral Feng . Rimbun daun pohon itu, menutup tubuh Guang Manyue yang berdiri di atas tembok pagar. Tak butuh waktu lama, tubuh semampai itu telah berada di luar kediaman sang Jendral . Setelah berada di atas tanah kembali, Guang Manyue membetulkan cadar di mukanya, lalu segera berlari meninggalkan kediaman sang Jendral .

Dengan menggunakan ingatan sang pemilik tubuh, Guang Manyue pergi ke pasar besar kerajaan Gongyun . Hanya membutuhkan waktu hampir tiga puluh menit, Guang Manyue sampai juga di pasar . Ternyata keadaan Pasar pagi ini terlihat cukup ramai.

" Ternyata kota Wangsi ini ramai juga. Namun tata pengaturan pasar ini cukup teratur juga . Hingga membuat pasar terlihat tertata dengan rapi . Semua ini kemungkinan besar karena sang penguasa kerajaan Gongyun benar- benar memperhatikan keindahan kotanya. Tadi pun di sepanjang jalan, walaupun kota terlihat ramai, tapi masih dalam keadaan teratur dan rapi. Hingga kota terlihat indah di pandang.. " Guang Manyue terdiam sejenak menikmati keindahan dan keramaian kota dan pasar besar Wangsi .

setelah cukup lama terdiam di bawah pohon rindang, Guang Manyue berjalan masuk kedalam pasar . Terlihat toko- toko berjejer dengan rapi. Namun dia ingat kalau uang yang dia bawa tidak banyak , dia berhenti di tempat yang agak sepi . Dia melihat kembali uang yang ada di tangannya ,

(Dengan uang ini, barang apa yang bisa aku beli dan bisa menghasilkan uang lagi..? . Ini terlalu sedikit..." Li Guang Yue bergumam sendiri.

"Manyue.. Saat aku berada di tubuhmu ini, aku merasakan kesengsaraan yang kau rasakan selama ini. Aku yang di jaman modern tidak pernah kesulitan dalam soal uang, akhir nya harus kebingungan mendapatkan uang. Baik lah.. Karena aku sudah menempati tubuhmu dan harus hidup di jaman ini, akupun harus bisa menghasilkan uang sendiri. Sepertinya uang yang kau dapatkan setiap bulan dari keluarga mu tidak banyak. Sial...Lalu aku harus mencari penghasilan apa..? Dengan uang yang hanya sedikit ini, aku harus bagaimana. Mana mungkin aku kerja di luar kediaman sang Jendral. Lalu pekerjaan apa yang bisa aku dapatkan...) ucap Guang Manyue sendiri.

" Tuan...kau melupakan peri kecil ini..." Terdengar suara di dalam fikiran Manyue. Tentu saja suara itu menyadarkan Manyue dari pikirannya. Mulanya dia kaget siapa yang telah berbicara dengannya. Karena belum terbiasa tentang keberadaan Liuli. Namun tak lama dia sadar siapa yang berbicara.

( Liuli.. Kau kah yang berbicara denganku .?) Tanya Manyue dalam pikiran nya.

"Tentu saja tuan.. Hambamu ini yang sedang berbicara dengan tuan .." Jawab peri kecil .

" Maaf aku melupakanmu..Ada apa ..? Apakah kau butuh sesuatu.. ? Tanya Man yue.

" "Hamba tahu apa yang harus anda lakukan dengan uang itu .." Jawab si kecil lagi.

"Ha...kau tahu solusi yang harus aku lakukan dengan uang ini..!" Tanya Guang Manyue dengan wajah kaget sekaligus gembira.

"Benar tuan...hamba tahu barang yang bisa anda beli dengan uang yang sedikit itu .." Ucap Liuli dari ruang Dunia kecil.

"Benarkah...? Lalu apa yang bisa aku beli...?" Tanya Guang Manyue lagi.

"lebih baik anda belikan saja bahan obat.. Anda bisa membeli beberapa tanaman obat dengan uang itu " ucap si kecil memberi solusi.

" Bahan obat.. ? tanaman obat..?Maksudmu kau menyuruhku membuat obat..? Kau fikir muda membuat obat..." Kata Manyue tak setuju. Walaupun Dia belajar banyak membuat obat di Dunia modern pada sang Kakek. Dan Dia juga telah di juluki Dokter tradisional Tiongkok selain Dokter jenius, tapi dia belum tahu pil ramuan dari masa ini. Bukankah jika pil ramuannya tidak sesuai dengan pil yang di hasilkan oleh para tabib di masa ini, akan sia- sia semua usahanya. Dan hilang sudah uang milik mereka.

"Anda lupa keahlian hamba tuan...anda lupa hamba ini peri obat...bukankah hamba bisa membimbing anda. Dan hamba melihat kalau anda tahu tentang pengobatan..." Ucap si kecil lagi.

" Maksud mu kau akan mengajariku membuat obat...?" Tanya Manyue dengan wajah kaget .

." Walaupun Membuat obat harus memiliki elemen api.. Tapi saya yakin anda bisa. Meskipun saya tidak tahu, apakah anda memiliki elemen api di dalam tubuh anda atau tidak .." Ucap Liuli lagi .

"Jadi uang ini aku belikan bahan obat..?" Tanya Guang Man Yue agak ragu.

"Benar tuan...beli saja beberapa bahan dan tanaman obat yang bisa anda beli dengan uang yang ada di tangan anda " Ucap Liuli lagi. Seketika wajah Manyue gembira.

"Waah.. ide bagus Liuli.. Kau memang cerdas. Kalau begitu ayo kita beli bahan obat.." Seru Manyue dengan gembira.

" Baik tuan.. " Jawab Liuli ikut gembira melihat tuannya gembira. Liuli memang makhluk peri obat, di masa hidupnya saat di Dunia peri , dia telah di juluki Dewi obat . Dia satu- satunya Peri yang ahli dalam pengobatan. Karena itu, namanya terkenal di seluruh Dunia Peri. Kaisar langit pun tahu itu. Namun sayang sekali. Ketenaran dan kecerdasannya membuat peri lain iri dan marah padanya. Tanpa setahu dia, obat yang telah lama dia racik, di rusak oleh peri tersebut. Hingga menelan banyak korban karena keracunan. kejadian itu membuat murka Kaisar Langit. Dan akhirnya Dia mendapatkan hukuman seumur hidup berada di Dunia kecil Giok Labu. Setelah dia mendapatkan hukuman, saat sebelum dia di masukkan kedalam Giok labu, dia baru tahu kalau peri yang telah mencelakai dia adalah saudara kandungnya sendiri. Gadis peri sang kakak kandung. Peri wanita itu iri dan benci atas keberhasilan dan nama besar Liuli. Dan juga iri saat Dia tahu Peri laki-laki yang dia sukai malah mencintai adiknya.

"Tunggu.. Tapi aku tidak tahu bahan dan tanam obat apa yang kita butuhkan Liuli.. " Ucap Manyue sambil menghentikan langkahnya.

" Jangan khawatir tuan. Hamba tahu anda tahu soal tanaman dan bahan obat. Semua kegunaan bahan dan tanaman obat seperti apa yang ada tahu. Pilihlah seperti apa yang anda ketahui dan ingin anda gunakan..." Jawab Liuli .

" Kau ini...dari mana kau tahu aku mengerti tentang pengobatan ..?"Tanya Guang Manyue.

" "Tanpa ikatan kontrak di antara kita, hamba bisa merasakan semua emosi anda tuan, hamba juga merasakan kecerdasan otak anda . Jadi tak sulit bagi hamba mengerti tentang anda.. Lambat laun anda pun juga akan merasakan dan mengerti tentang otak hamba. " Jawab Liuli menjelaskan .

"Trimakasih Liuli.. Kalau begitu aku akan membeli bahan obat yang dapat aku beli dari uang ini. Ayo kita cari toko obat...."Ucap Gyang Man yue yang merasakan kehangatan dan keharuan di dalam hatinya . Dia tak lagi merasa sendiri hidup di jaman kuno ini. Masih ada Ansi dan juga Liuli yang menemani.

" Sama-sama tuan.."Dan Manyue pun kembali melangkahkan kakinya mencari toko obat. Tak lama akhirnya dia melihat toko obat yang buka. Dia melihat ada beberapa pengunjung di dalam toko tersebut . Dengan segera Manyue masuk kedalam apotik atau toko obat tersebut. Dan saat dia masuk, di dalam toko tersebut hanya tinggal dua orang saja. Dia dan seorang pria paruh baya yang sedang membayar harga obat. Setelah melayani Pria paruh baya tersebut, pelayanan muda tersebut mendekati Guang Manyue.

" Nona muda.. apakah ada yang bisa saya bantu.?" Sapa pelayanan muda tersebut dengan ramah . Pelayanan ini sepertinya berumur lebih tua dari Guang Manyue . Guang Manyue menjawab sambil memperhatikan bahan obat yang ada di depannya. .

"Aku mencari bahan obat.. " Ucap Guang Manyue datar . Sang pelayanan menatap Guang Manyue yang memakai cadar.

"Bahan apa yang anda cari.. "Tanya Pria itu ramah. Manyue menyebutkan beberapa bahan ramuan yang teringat di otaknya . Segera pelayanan muda tersebut mencarikan bahan obat yang dia cari . Tak berapa lama bahan- bahan tersebut telah berada di depannya .

"Nona... Apakah kau belajar pengobatan...? Atau kau seorang calon tabib...? " Tanya Pria itu sambil membungkus bahan milik Manyue. Dia mengatakan itu karena melihat Man yue masih sangat muda. Walaupun wajahnya tertutup cadar, Dia masih bisa melihat kalau Manyue berumur berkisar antara empat belas atau lima belas tahun. Dan seseorang yang mencari bahan obat, selain seorang tabib pasti calon tabib.

"aku bukan calon tabib, tapi aku ingin belajar mengenai pengobatan tuan .." Jawab Guang Manyue.

"Jangan memanggilku tuan ,adik kecil. Aku hanyalah penjaga toko di tempat ini. Panggil saja aku Jung.. Namaku An Jung. " Ucap Pria itu ramah.

" Baik saudara Jung.. Lalu berapa yang harus aku bayar untuk semua bahan itu...? "Tanya Manyue.

Segera pelayanan Jung menjumlah harga bahan obat yang Manyue beli. Untunglah harga barang tersebut masih cukup dengan uang yang Manyue miliki . malah masih ada sisa dua tail di tangannya . Setelah menerima barang yang dia beli, Manyue keluar dari toko obat tersebut. Dia segera kembali ke kediaman Jendral Feng.

Udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya

Bersambung.

1
Iyus Iyus
hari ini satu tor
Sekar
ok💪💪💪thor
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bales lagi tuh tabokin sampe ga keliatan matana 😏
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti tambah dongkol tu Feng Li nan semua diberi hadiah oleh minyue😅💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!