NovelToon NovelToon
SANG MANTAN Arti Cinta

SANG MANTAN Arti Cinta

Status: tamat
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Romansa / Berbaikan / Tamat
Popularitas:103.9k
Nilai: 5
Nama Author: Chayahuda

Apakah tujuan dari sebuah pernikahan?
Hidup bersama atau hanya sekedar tinggal bersama.

Ayana adalah seorang istri yang telah tinggal bersama sang suami selama dua tahun, namun ia merasa jika suaminya tidak mencintai dirinya sepenuh hati. Sebagai seorang istri, Ayana bukan hanya membutuhkan sentuhan namun ia juga membutuhkan pengakuan dari sang suami, pengakuan yang tegas jika dirinya merupakan teman hidup bukan hanya sekedar teman tidur untuk suaminya.

Dapatkah Ayana bertahan dalam kehidupan pernikahannya di kala prahara mulai datang menerpa hingga menggoyahkan hatinya.

Apa yang akan Ayana pilih, bertahan atau justru berpisah?
Mampukah ia menghapus jejak sang suami sementara hatinya telah terbelenggu cinta yang mendalam?

Ikuti sekuel
SANG MANTAN 2 ~Arti Cinta.

Semoga kalian semua menyukainya
Happy Reading,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chayahuda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERDAMAI

Alex memeluk istrinya dengan erat, ia begitu lega karena telah menumpahkan seluruh perasaannya.

"Sekarang, kamu sudah tidak marah lagi kan?" Tanyanya ingin memastikan.

"Tidak" Sahut Ayana.

Alex melepaskan pelukannya lalu kembali memandangi istrinya.

"Terima kasih, terima kasih karena kamu telah memaafkanku".

Ayana mengangguk pelan sembari tersenyum manis dan Alex pun ikut tersenyum seperti istrinya.

"Kalau begitu, peluk aku lagi. Aku masih ingin memelukmu" Ucap Alex seraya mengulurkan kedua tangannya.

"Hmmm, Al,,,!"

"Ada apa? Apa kamu tidak ingin memelukku" Tanyanya saat melihat sang istri terdiam.

Ayana ragu untuk melanjutkan kata.

"Ada apa? Hmm,,,!" Alex kembali bertanya.

"Kamu ingat? Semalam kita melakukannya, Al".

"Terus kenapa?" Alex tahu arah pembicaraan istrinya.

"Kamu tahukan apa resikonya. Kita melakukannya sepanjang malam. Bagaimana kalau nanti aku,,,,!".

"Hei! Apa yang kamu khawatirkan. Memangnya kenapa dengan semalam? Apa salahnya jika kita melakukan hubungan itu sepanjang malam. Kita ini suami istri, Ay. Hubungan kita halal. Apa kamu lupa jika kita telah menikah selama dua tahun" Ucap Alex menggoda istrinya.

"Bukan itu maksudku, Al" Sela Ayana.

"Kamu tahu kan aku sudah lepas KB dan aku khawatir jika hubungan kita semalam tidak aman" Ucapnya kembali khawatir.

"Hahahaha,,,," Alex terkekeh mendengar ucapan istrinya.

"Kok kamu ketawa sih?" Ayana kesal lalu memukul lengan suaminya.

"Kamu khawatir jika hubungan kita semalam meninggalkan jejak? Jadi kamu takut jika perc intaan kita semalam membuatmu hamil?" Tanya Alex.

"Memangnya kamu tidak Khawatir?" Balas Ayana.

"Kenapa aku harus khawatir, bukankah selama ini memang ini yang kamu inginkan. Kamu sangat ingin hamil bukan?".

"Aku serius Al, kamu jangan bercanda seperti ini. Bagaimana jika nantinya aku benar- benar hamil?" Tanya Ayana.

Ayana khawatir Alex akan marah dan membuat hubungan mereka kembali hancur.

"Ya sudah. Mau bagaimana lagi, memangnya aku harus bilang apa?" Ucapnya sengaja menggoda sang istri.

"Alex,,,,!".

"Ay,,,! Dengarkan aku. Jika memang nantinya kamu hamil, maka aku akan berusaha untuk menerimanya. Aku akan bertanggung jawab".

"Benarkah? Jadi kamu tidak akan marah jika aku hamil?" Ayana begitu senang mendengar ucapan suaminya.

"Iya, aku tidak akan marah. Untuk apa aku marah" Tegas Alex.

"Seandainya nanti kamu benar- benar hamil karena hubungan kita semalam, maka aku tidak akan marah padamu. Aku akan menerimanya karena itu adalah kesalahanku. Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi, ok" Sambungnya.

Ayana menyunggingkan senyum lebar setelah itu ia pun memeluk suaminya dengan penuh bahagia. Akhirnya suaminya setuju untuk punya anak dan itu adalah salah satu impiannya.

"Seharusnya kamu tidak perlu terlalu khawatir, bukankah Luna sudah mengatakan jika saat ini kamu masih aman" Ucap Alex kemudian.

Ayana melepaskan pelukannya kemudian menatap suaminya.

"Kamu bertemu dengan Luna?" Tanyanya.

"Iya. Aku langsung menghubunginya setelah kamu mengatakan telah melepas IUD mu" Jawabnya.

"Ohh,,,!" Lirihnya sendu.

Sekarang Ayana tahu kenapa suaminya tidak sekhawatir dirinya ternyata dia sudah tahu semuanya dari Luna. Entah mengapa ia merasa kecewa mengetahui kenyataan itu.

"Tuluskan dia saat mengatakan ingin memiliki anak? Tapi kenapa aku kembali meragukan ucapannya".

"Ay,,,!".

"Ah, iya,,,!" Panggilan Alex membuyarkan lamunannya.

"Kamu melamun?" Tanyanya.

"Ah, tidak. Aku tidak apa- apa" Dustanya.

"Aku mandi duluan ya, aku mulai risih dengan aroma tubuhku" Ucapnya sembari mengendus aroma tubuhnya.

Tanpa menunggu jawaban suaminya, Ayana langsung meraih selimut kecil miliknya kemudian bergegas turun dari ranjang dan berlari menuju kekamar mandi, ia harus bergerak cepat sebelum Alex kembali menahannya. Sementara itu Alex tertawa melihat tingkah istrinya yang menggemaskan itu.

"Kamu lucu banget sih, Ay".

Alex kembali berbaring sembari menatap langit- langit kamar, ia tidak henti- hentinya menyunggingkan senyum mengingat malam panasnya bersama sang istri. Suasana hatinya sedang bahagia dan ia berharap kebahagiaan itu akan berlangsung selamanya.

.

Waktu terus berlalu, tidak terasa hari telah berganti minggu dan minggu hampir berganti bulan. Seiring berjalannya waktu, rumah tangga Ayana dan Alex kembali berjalan lancar dan hubungan keduanya semakin dekat serta kian harmonis. Ayana memutuskan berdamai dengan keadaan, ia berusaha untuk menjalani serta menikmati kehidupan rumah tangganya dengan tenang.

Setelah pembicaraan panjang, Alex dan Ayana sepakat untuk memulai semuanya dari awal lagi, mereka sudah sepakat untuk menunda kehamilan sementara waktu hingga nantinya Alex siap. Alex ingin menghabiskan banyak waktu bersama istrinya, ia ingin menikmati waktu mereka berdua bersama sang istri sebelum memutuskan untuk memiliki anak.

"Aku setuju untuk punya anak, tapi aku tidak ingin dalam waktu dekat. Aku masih ingin menikmati masa- masa ini dan menghabiskan banyak waktu berdua bersamamu. Karena aku takut kita tidak akan punya banyak waktu untuk bermesraan seperti ini setelah kamu hamil dan melahirkan. Aku masih tidak rela membagi perhatianmu dengan orang lain, termasuk anak kita".

Ayana mengusap dadanya dengan perasaan lega, ia lega karena ternyata apa yang di takutkannya selama ini tidaklah terjadi. Ayana sempat khawatir karena selama satu bulan ini ia belum juga datang bulan padahal ia tidak pernah terlambat mendapat tamu bulanan sebelumnya dan hal itu membuatnya takut. Ayana khawatir jika dirinya tiba- tiba hamil sementara mereka telah sepakat untuk menunda kehamilan.

"Ah, syukurlah" Ucapnya lega setelah melihat flek di pakaian dalamnya.

Ayana bergegas keluar dari kamar mandi untuk mengabarkan berita itu pada suaminya.

"Al,,,!" Ayana menghampiri suaminya yang sedang berpakaian.

"Ya, ada apa?" Sahut Alex seraya melirik istrinya.

"Tamu bulananku datang" Ucapnya.

"Oh ya, benarkah?" Alex menyambut baik berita itu.

"Ehmm,,,! Sepertinya aku harus segera menemui Luna" Ucapnya kemudian.

Alex tahu maksud Ayana, istrinya akan menemui Luna untuk membahas masalah KB. Ayana setuju untuk memasang IUD kembali untuk sementara waktu hingga mereka sepakat untuk memiliki anak.

"Baiklah. Perlu aku antar?" Tawarnya.

"Tidak perlu. Kamu pasti sangat sibuk. Aku bisa pergi sendiri" Tolak Ayana.

"Baiklah jika itu keinginanmu. Kabari aku jika kamu telah selesai, aku akan menjemputmu" Ucap Alex.

"Ok" Balas Ayana.

Ayana membantu suaminya berpakaian dan memasangkan dasi di lehernya kemudian ia mengantarkan sang suami hingga sampai di mobil.

"Aku pergi dulu ya. Kamu hati- hati. Jangan lupa kabari aku jika kamu sudah selesai" Ucap Alex pada istrinya.

"Iya pak Alex. Anda tidak perlu khawatir. Aku akan hati- hati" Sahut Ayana.

Alex tersenyum sembari mencubit hidung istrinya dengan gemas, ia senang melihat tingkah manja istrinya.

Cup

"Aku pamit ya!" Ucapnya setelah mencium kening istrinya.

"Iya, hati- hati di jalan".

Alex mengangguk pelan kemudian ia masuk kedalam mobil dan setelah itu langsung tancap gas. Alex mengendarai mobilnya sendiri karena sang sopir telah ia tugaskan untuk mengantar istrinya kemana pun tujuannya.

Setelah mengantarkan kepergian suaminya, Ayana kembali masuk ke dalam rumah untuk bersiap- siap. Ia harus segera menyelesaikan PR yang telah lama tertunda. Ayana berharap setelah ini rumah tangganya akan semakin bahagia dan harmonis, ia juga akan sabar menanti suaminya hingga ia siap untuk memiliki keturunan.

1
Si Memeh
Luar biasa
Nur Nuy
Terima kasih author sehat selalu kita semua
Nur Nuy: sama sama
total 2 replies
Ika
luar biasa
Nazwa Azka
akhirnya yg ditunggu
Nazwa Azka
nungguin tiap hari
Nazwa Azka
thor kpn up lg?????
Nur Nuy
lanjutkan
Nur Nuy
lanjutkan semangat
Nazwa Azka
up lg ka.aku nungguin nih tiap hari
Dewi Yanti
jangan" alex bkn anak kandung mama nya itu
Nora Julhim
terbaik
Chayahuda: Makasih
total 1 replies
Nur Nuy
lanjut yang banyak up nya
Nur Nuy
lanjutkan
Nur Nuy
lanjut Thor lama banget baru up
Arty Sari
lanjutkan...
Sri Watigustami
mona gendeng masa nyuruh suami nikah lg.
Nur Nuy
lawan terus jorokin tuh lampir ama anaknya ke jurang ayana
Nur Nuy
😭😭😭😭😭🤫🤫🤫
Nur Nuy
emang baiknya begitu si mak lampir ama anaknya gausah ada di rumah sakit
Nazwa Azka
thor ko nga up ya?
Chayahuda: Otw, hhhh!!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!