NovelToon NovelToon
Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam

Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Romansa-Percintaan bebas / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:51.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ulfa Zahra

Sedang di revisi

apa yang terjadi jika kamu terjebak dalam dunia mafia dan juga agen rahasia
yang membuat dirimu selalu terancam setiap detik dan menitnya nya.

salsa nur Khalifa atau yang di panggil salsa
termasuk dalam hitungan itu.
dia terjebak dalam dunia mafia dan agen rahasia membuat namanya selalu terancam.

apakah dia akan terbebas dari hitungan itu ?
apakah dia akan terlepas dari mafia dan juga agen rahasia.
_________
Farel Adrian Pratama biasa di panggil farel
adalah CEO dan juga mafia.

dia masuk dalam dunia gelap mafia karena satu alasan.

dia juga terjebak dalam cinta.
yaitu mencintai seseorang tapi tidak bisa bersama karena mereka berbeda.

bukan berbeda karena agama atau seratus.
tapi berbeda karena perkejaan yang mereka lakoni mereka sekarang yang membuat farel tidak bisa bersama wanita yang dia cintai.
dia hanya bisa mencintai wanita itu
dengan

mencintaimu dalam gelapnya malam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Sesampainya Farel dan Denis di kafe, mereka

berdua langsung turun dari mobil.

Saat Farel akan melangkah masuk, terdengar dari saku celananya kalau ponselnya berdering.

Farel menoleh kearah Denis." Lo duluan, Gau mau nerima telfon dulu." Perintah Farel membuat Denis hanya mengangguk mengerti.

Denis melangkah meninggalkan Farel yang sedang menerima telfon, melangkah masuk ke dalam kafe.

Sesampainya Denis di dalam kafe, Denis bisa melihat di meja yang bagian paling ujung dekat dengan pojokan, terdapat orang yang dari tadi menunggu mereka berdua.

Setelah menemukan orang yang tadi Denis berbuat janji, Denis kembali melanjutkan langkahnya mendekati orang itu.

" Udah lama bro Lo nunggu nya." Tanya Denis saat sudah sampai di samping meja pria yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya.

Pria itu menoleh menatap kearah Denis, yang sudah duduk di kursi, yang dekat dengannya." Udah, dari setengah jam yang lalu." Jawab pria itu ketus, sambil menatap Denis." Lama amat sih lo, Sampai gue di bicarakan sama para karyawan kafe ini." Ucap pria itu kembali yang tampak kesal.

" Ya ela, baru setengah jam aja lo nunggu udah marah kaya setan beranak, nah gue yang setiap harinya nungguin dia berjam-jam mana gue marah."

" Ya, lo dan gue berbeda bro. Kalau lo kan sekertaris bisnisnya, kalau gue sekertaris mafia, jadi ngga cocok kalau gue nungguin lama kaya lo." Jawab pria itu dengan pedenya.

Denis memutar matanya malas." Sama saja Firman, sama sama sekertaris juga, nanti dapatnya perintah yang aneh juga." Jawab Denis cuek mendengar jawaban dari Firman tadi.

Firman adalah sekertaris mafia atau tangan kanan Farel. Setiap ada masalah, pasti Firman akan turun tangan kalau sudah bersangkutan dengan Farel.

Sama halnya dengan Denis, Jika ada yang berani menganggu tuanya, sahabat dan Kaka angkat nya itu, Maka Denis tidak akan segan-segan untuk turun tangan. Walaupun Denis harus mengorbankan nyawa, Denis tentu mau.

Denis tidak mau ikut masuk ke dunia mafia seperti Firman, dan lebih memilih mengikuti Farel ke dunia bisnis dari pada dunia gelap. Padahal Denis dan Firman sama-sama dua orang yang memiliki kemampuan yang sama dan kepintaran yang tidak jauh berbeda. Tapi mereka memiliki tujuan yang berbeda.

Firman melihat ke sekeliling kafe, tapi tidak melihat kehadiran Farel di kafe itu." Nis, dimana Farel."

" Tadi katanya, dia mau Nerima telfon dari seseorang." Jawab Denis.

" Siapa." Tanya Firman penasaran. Denis hanya mengangkat bahu, tanda kalau dia tidak tau siapa yang menelpon Farel.

" Jangan sampai pacarnya." Tebak Firman. Denis yang mendengar tebakan dari Firman langsung tertawa, Pasalnya Farel tidak pernah mempunyai pacar selama ini. Jangankan pacar mendekati wanita saja Farel begitu sangat anti, Bagaimana Farel bisa pacaran.

Lucu bukan.

Karena Denis juga tau kalau Farel begitu setia dengan gadis kecil yang pernah di temui nya beberapa tahun yang lalu.

Gadis kecil, yang berhasil membuat pria yang tadinya lemah jadi bangkit bagaikan super hero. padahal dia bukanlah super hero yang selalu membatu orang, melainkan selalu menyusahkan orang seperti Denis tentunya.

Firman yang melihat Denis yang masih tertawa. Firman bingung kenapa Denis berkata seperti tadi." Lo kenapa ketawa." Tanya Firman heran.

Denis menatap kearah Firman." Lo bilang, pacar, dekat sama wanita aja dia anti apa lagi pacaran." Jawab Denis yang masih saja tertawa.

" Jangan sampai Farel Gay." Tebak Firman asal, karena Firman menyimpulkan kalau Farel gay, Makanya dia tidak pernah berdekatan dengan seorang wanita.

" Bisa jadi tuh." Jawab Denis, yang ikut-ikutan membenarkan ucapan asal dari Firman.

Karena Denis yakin kalau Firman belum tahu, kenapa Farel begitu anti dengan seorang wanita.

Denis melihat kearah depan, yang memperlihatkan kalau Farel, sedang melangkah mendekati meja mereka.

" Fir, Farel datang tuh." Denis menunjuk kearah Farel yang sedang melangkah kearah mereka. Firman yang tadi sedang tertawa langsung menghentikan tawanya. Lalu mengikuti arah pandangan dari Denis.

Farel mendekati kedua Sahabat dan sekertaris nya itu." Tuh muka kenapa senyum senyum lihat gue." Tanya Farel saat melihat wajah Firman dan Denis yang lagi tersenyum saat ke datangannya.

Keduanya hanya menggeleng." Tidak apa-apa." Jawab keduanya, membuat Farel tidak bertanya lagi.

Farel duduk di Kursi berdekatan dengan mereka berdua.

" Ada apa Rel. Kenapa lo buat janji sama gue, Biasanya Lo langsung datang ke markas ngga buat janji dulu." Tanya Firman saat melihat Farel yang sudah duduk di kursinya.

Farel menatap kearah Firman." Ada yang gue mau omongin sama lo." Jawab Farel serius.

Mendengar Jawaban dari Farel membuat, Firman mengerutkan keningnya bingung.

" Apa itu, Rel."

Farel mengambil sebuah kotak kecil yang berada di saku celananya." Cari tau siapa pemilik kalung ini." Perintah Farel sambil mengeluarkan kalung dari sebuah kota kecil. Kalung yang Farel temukan semalam.

Firman menatap kearah kalung yang Farel pegang." Kalung siapa itu." Tanya Firman yang masih menatap kalung itu.

Denis ikut melihat ke arah Farel, bergantian kearah kalung yang di pegang oleh Farel.

" Kalung orang yang bantu Farel Semalam. " Jawab Denis yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Farel.

Firman mengalihkan pandangannya dari kalung yang di pegang Farel kearah Denis.

" Maksudnya." Tanya Firman bingung. Karena Firman belum tau siapa yang menyelamatkan Farel semalam.

" Gue belum kasih tau lo ya, Fir, siapa yang bantu Farel semalam." Tanya Denis yang langsung mendapatkan anggukan dari Firman.

" Yang bantuin Farel semalam adalah seorang wanita." Jawab Denis, yang langsung di sambut tawa oleh Firman

" Hahaha." Tawa Firman langsung mendapatkan tatapan dari beberapa pengunjung di sana, karena Firman terlalu keras saat dia tertawa.

" Betul Nis." Tanya Firman memastikan yang masih tertawa.

" Iya, Ngapain juga gue bohong." Jawab Denis santai. Sedangkan Farel hanya menggerutu kesal, karena kedua sahabatnya itu malah menertawakannya.

" Ternyata Farel, sang ketua mafia dan juga CEO di perusahaan pertama grup. Ternyata bisa di selamatkan oleh seorang wanita juga." Ucap Firman sambil tertawa terbahak bahak, karena merasa.

Syukur Firman Bicaranya dengan nada yang pelan kalau tidak pasti para pengunjung mendengar apa yang di ucapkan oleh Firman barusan.

Farel menatap tajam kearah, kedua sahabatnya itu." Udah ketawanya." Tanya Farel Sedikit kesal.

" Belum puas, Rel." Jawab Firman tanpa dosa. Tampa melihat seperti apa ekspresi Farel sekarang.

" Kalau belum puas, nanti gue kirim lo ke kandang buaya, biar lo puas tertawa bareng para buaya di sana." Firman dan Denis langsung menelan ludahnya silvernya dengan kasar, saat mendengar ancaman Farel. Tawa yang tadi ada di meja itu, seakan hilang dan sekejap.

Bagaimana mereka tidak diam. Karena setiap ucapan Farel pasti nyata Farel lakukan, walaupun mereka berdua adalah sahabat, dan orang terpenting untuk Fazar.

" Jangan gitu Rel, kalau ngga ada gue nanti yang jadi sekertaris kamu siapa, yang bantuin kamu juga siapa."

" Kalau engga ada lo, masih ada Denis dan dia bisa menggantikan posisi lo jadi sekertaris gue." Jawab Farel membuat Firman semakin panas dingin, apakah ini akir dari Firmansyah. pikir Firman.

Sedangkan Denis langsung tersedak mendengar ucapan Farel, padahal dia tidak makan ataupun sedang minum.

" Ngga, gue ngga mau masuk ke dunia gelap seperti kalian berdua." Tolak Denis tidak setuju." Sudah gue memang banyak dosa, malah gue tambahin lagi dosa gue, dengan cara mengikuti lo masuk ke dunia gelap." Ucap Denis kembali.

" Tuh lo dengarkan kata Denis." ucap Firman membenarkan." Kalau Denis menolak menjadi sekertaris mafia Lo." Ucap Firman berusaha membujuk Farel.

" Bilang aja Lo ngga mau di kirim ke kadang buaya." Sindir Denis dengan senyum mengejek. Yang membuat Firman langsung kesal mendengar ucapan dari Denis.

" Siapa juga yang mau di kirim di kadang buaya, terus di ajak tertawa bareng mereka." Jawab Firman mengerut kesal.

Sedangkan Farel yang menyaksikan perdebatan keduanya, hanya bisa terkekeh geli, apalagi mendengar jawaban dari Firman.

Padahal tadi dia hanya mengancam dan tidak akan melakukan itu. Karena Firman adalah tangan kanan Farel yang paling ahli dari yang lain, karena Firman memiliki skill yang berbeda dengan yang lainnya, termasuk Denis. Farel tidak akan mengganti Firman walaupun masih banyak yang lain., mungkin yang lebih baik dari Firman untuk menjadi sekertarisnya dan juga tangan kanannya jika berada di dunia Mafia. Tapi Farel tidak akan pernah mengganti Firman.

" Untuk kali ini gue maafin." Jawab Farel membuat Denis dan Firman berhenti berdebat dan melihat kearah Farel.

" Benar kah itu Rel." Tanya Firman. Farel hanya mengangguk, Membuat Firman tersenyum cerah." Teks bro." Ucap Firman bernafas lega mendengar Jawaban dari Farel. sedangkan Farel hanya mengangguk.

" Akhirnya gue terbebas dari jeratan dosa ya Allah." Ucap Denis sambil mengusap wajahnya seperti orang yang baru selesai berdoa, membuat Farel dan Firman melihat ke arah Denis.

" Tapi ada syaratnya." Ucap Farel kembali

" Apa itu." Tanya Firman.

" Lo harus cari tau siapa wanita yang membatu Farel semalam." jawab Denis bukan Farel. Yang Membuat Farel dan Firman menjadi kesal.

" Denis !!!" Teriak geram Farel karena ucapannya di ambil Denis." mau gue pecat lo." Ancam Farel kesal.

" Silahkan." Jawab Denis dengan santainya." Ini juga bukan jam kerja, jadi gue bebas mau ngomong apa aja." Jawab Denis Yang membuat Farel berpikir apa yang di katakan denis itu ada benarnya juga. Ini kan bukan jam kerja jadi terserah dia mau ngomong apa aja yang ngomong mulutnya bukan mulut Farel, tapi kenapa Farel yang sewot.

" Tunggu kalau Lo udah sampai di kantor." ancam Farel sambil melirik Denis dengan tatapan tajamnya yang siap membunuh. Sedangkan Denis hanya mengangkat bahunya acuh. Bukanya Denis tidak takut tapi dia sudah beberapa kali mendapatkan kejahilan dari Farel di kantor, dengan menyuruh Denis mengerjakan sesuatu yang aneh, Sesuatu yang tidak masuk dalam Logika sekertaris sepintar Denis.

Farel menyuruh Denis mencari seorang wanita yang tidak dia kenal termasuk Farel sendiri.

Sepintar pintarnya Denis kalau mencari seorang wanita pasti dia tidak akan bisa, karena wanita yang di cari telah menghilangkan jejak nya. Foto atau apapun itu tidak ada sama sekali. lebih baik Denis mencari keberadaan nya musuh dan penghianat dari pada di suruh cari seorang wanita yang mungkin bukan keahlian Denis.

" Biarkan lah dia seperti itu." Sambung Firman." dasar sekertaris ngga ada akhlak." Ejek Firman yang langsung mendapatkan lemparan dari Denis.

" Dasar pembunuh." Cibir Denis langsung mendapatkan tatapan membunuh dari Firman. Denis melakukan hal yang sama seperti Firman menatap Denis tidak kalah sengit nya seperti Firman menatap Denis.

Sedangkan Farel mengusap wajahnya Lelah karena kedua sekertaris nya yang super aneh.

" Kalau kalian masih mau berdebat, biar nanti gue kirim kalian berdua di kandang Singa sekalian langsung di Afrika, Supaya kalian berdua bisa puas berdebat bersama Para singa di sana." Ancam Farel kesal. padahal tadi dia yang berdebat sekarang gantian lagi, Yaitu ke dua sekertaris nya. Lama lama ngga selesai selesai urusan Farel sebenarnya.

bersambung

1
Tebe'e
Good
Tebe'e
Hai, Kak Zahra. semangat ya.
karyanya keren 😎👏🥳
Rosni Lim
Lanjut
Your name
Aduh.. jadi ikutan ngilu aku. Berasa banget ngebayangin di posisi Salsa
Your name: Oke, otw mampir nih
total 2 replies
Ufika
mampir kak🥰
Yukity
lanjutin baca ini👍🏻😍
Novita.R.
Lanjut thor... Semangat🌹 Mari saling mendukung... Salam dari:

MARRIED WITH MATCHMAKER (Menikah dengan Makcomblang)

Ditunggu kehadirannya thor😉
Ulfa Zahra: Makasih kak sudah mau hadir.
nanti aku hadir.
total 1 replies
Your name
Situasi ini menyulitkan Salsa, semoga saja dia baik-baik saja.

Maaf ya Thor, baru hadir lagi nih
YouTrie
Lanjut kak author semangat
Ulfa Zahra: siap kak
total 1 replies
Anita.
Salsa kamu benar benar the best benget dah 😳
Ulfa Zahra: hihihi makasih kak. by Salsa
total 1 replies
Anita.
ada apakah dengan patung manekin 😁
Ulfa Zahra: ada apa ya
total 1 replies
Hiatus
semangat up kk.
oh iya jgn lp mampir di karya terbaruku ya, Penyesalan Zenaya.
maaciih😘😘
Ulfa Zahra: makasih kak
total 1 replies
Cahaya mata
hadir kak
Ulfa Zahra: makasih kak
total 1 replies
IG: Saya_Muchu
Biarin ajah si Jack minum kopi, kalau udah kena lambung baru tahu rasa 😂
Ulfa Zahra: Haha benar kak. biar tau
total 1 replies
IG: Saya_Muchu
semangat Salsa
Ulfa Zahra: Siap kak 🥰🤗
total 1 replies
IG: Saya_Muchu
cerdik juga si Salsa
Ulfa Zahra: Iya kak.
total 1 replies
Anita.
Jadi penasaran. Thor up lagi
Ulfa Zahra: Siap kak.
total 1 replies
YouTrie
Lanjut kak author semangat
Ulfa Zahra: Siap kak
total 1 replies
Kayuni"
ketentuan Nasib menunggu kak
Ulfa Zahra: Siap kak
total 1 replies
Anita.
Benar sekali Farel. Jack pagi pagi kayak gini bukannya sarapan pagi atau minum kopi. Dia Malah buat ulah.
Ulfa Zahra: Memang sih Jack ngga pernah kalau ngga berulah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!