NovelToon NovelToon
Ketulusan Dalam Cinta

Ketulusan Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Menyembunyikan Identitas / Pernikahan Kilat
Popularitas:300
Nilai: 5
Nama Author: Ray firmansyah

di saat seorang pemuda mengira sudah menemukan cinta yang tulus ternyata dia salah malah kembali di khianati...

Akankan dia menemukan cinta tulus itu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ray firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1

Ada seorang Pemuda yang baru saja tiba di bandara,setelah beberapa bulan berada di luar kota untuk menjalankan tugas dari kedua orangtuanya untuk membereskan masalah yang ada di perusahaan cabang yang berada di kota tersebut dan kini sedang asyik berjalan sambil menerima panggilan telpon dari seseorang.tiba tiba...

Brugh

Dia tidak sengaja bertabrakan dengan seorang Perempuan berhijab yang sama-sama tidak fokus pada jalannya sendiri karena si Perempuan tersebut juga sama- sama sambil menerima panggilan telpon dari seseorang dan sambil ngobrol dengan serius

"Aduh maaf Mbak maaf." ucap si Pemuda.

"Tidak apa-apa Mas." sahut si Perempuan.

Seorang Perempuan tersebut pun berdiri dan langsung melangkah pergi dengan sangat terburu-buru,si Pemuda pun tanpa sengaja melihat ada noda darah di pakaian Perempuan tersebut dan tanpa pikir panjang lagi langsung mengejarnya sambil melepaskan jas yang sedang di pakainya.

Di saat sudah berada di dekatnya si Pemuda pun berniat ingin langsung memakaikan jas nya ke si Perempuan tersebut, tapi respon dari si Perempuan berbalik malah langsung menyerang si Pemuda, karena si Perempuan berpikir kalau si Pemuda tersebut ingin melecehkan nya, mau tak mau si Pemuda pun menghindar serangan yang secara tiba-tiba dari si Perempuan tersebut.

Akhirnya saling serang menyerang antara keduanya pun tak bisa tak terelakan lagi, banyak orang yang berlalu lalang di sana tapi hanya melihat perseteruan tersebut, tanpa ada yang mau melerainya sama sekali semuanya malah asyik berbisik-bisik saja.

Hingga berlangsung beberapa menit perseteruan dari keduanya tak ada yang mau mengalah satu sama lain, pada akhirnya si Pemuda pun memutuskan untuk mengalah dengan cara sedikit menjauh dari si Perempuan tersebut.

"Stop Mbak,,maaf saya tidak punya maksud apapun padamu Mbak." pinta si Pemuda.

"Hah saya tidak percaya sama sekali, sudah jelas-jelas kamu berniat ingin melecehkan saya." hardik si Perempuan.

"Mbak!! saya serius tidak ada pikiran yang seperti itu, saya hanya ingin membantu Mbak untuk menutupi pakaian Mbak, yang ada noda darah yang merembes di belakang pakaian Mbak, itu bisa di lihat sendiri kok." ucap si Pemuda.

Si Pemuda pun menunjuk sambil kembali menyerahkan jas nya, si Perempuan pun melihat ke arah yang di tunjuk oleh si Pemuda

Deng

Deng

Si Perempuan pun begitu sangat malu saat sudah melihat nya dan tanpa sadar menerima jas yang di berikan oleh si Pemuda tersebut dan langsung melilitkan jas tersebut ke pinggangnya untuk menutupi pakaian yang terkena noda darah yang merembes di pakaian belakangnya.

Di saat sudah selesai si Perempuan pun menegakkan kepalanya untuk mengucapkan terimakasih serta meminta maaf ke si Pemuda tersebut karena merasa sudah salah paham, tetapi sangat di sayang kan si Pemuda tersebut sudah pergi dari tempat tersebut, di saat si Perempuan sedang sibuk melilitkan jas ke pinggangnya ternyata si Pemuda sudah pergi entah kemana.

Sedangkan si Pemuda yang sedang di cari-cari sama si Perempuan kini sudah berada di dalam mobil jemputan nya serta dalam perjalanan menuju pulang.

"Oh iya Paman!! gimana dengan pesanan yang waktu itu ku pinta?" tanya si Pemuda.

"Sudah siap dan hari ini juga sudah selesai, apa perlu Paman yang mengambilkan untuk Abang." jawab si Paman.

"Tidak perlu!! tolong antarkan saja aku tempat tersebut Paman, biar aku saja yang mengambilnya sendiri." ucap si Pemuda.

"Baiklah Bang." sahut si Paman.

Mobil pun memutar arah ke tempat yang lain dan tidak jadi langsung pulang, karena harus mengambil barang yang sudah di pesan jauh jauh hari itu.

Kini si Pemuda pun sudah berada di salah Mall terbesar di kota ini. seorang Pemuda yang bernama Ardan itu sekarang sudah tepat di toko perhiasan untuk mengambil pesanan yang sudah dia pesan, pesanan tersebut adalah sebuah cincin yang ada ukiran nama nya dan nama pasangannya.

Ya karena Ardan sudah berniat ingin melamar pasangannya yang sudah satu tahun ini menjadi pacarnya yang bernama Nindy.

Setelah barang sudah berada di tangannya, Ardan pun keluar dari toko perhiasan tersebut dan langsung menemui sang Paman yang bernama Deni sedang menunggu di parkiran Mall.

"Cepat banget Bang!! apa sudah Abang ambil barangnya?" tanya Paman Deni.

"Sudah Paman! ya udah yuk kita langsung pulang saja,, ah iya Paman! kita pulang ke Rumah Paman dulu yah, soalnya mau ambil motor yang aku titipkan di Rumah Paman waktu itu." jawab Ardan sambil mengajak.

"Ya udah hayoo Bang." sahut Paman Deni.

Keduanya pun melakukan perjalanan kembali selama di perjalanan menuju ke Rumah sang Paman, Ardan pun bertanya soal Keluarga sang Paman yang merupakan sopir di Keluarga nya, tapi Ardan sendiri sudah menganggap nya sebagai Keluarga sendiri.

Ardan pun sangat bersyukur saat mengetahui bahwa Keluarga Pamannya ternyata semuanya dalam keadaan yang baik-baik saja.

Sesampainya di Rumah sang Paman, Ardan pun menghampiri motornya yang berada di depan Rumah dan berniat ingin langsung pergi dengan motornya, tapi tiba-tiba di hentikan oleh suara yang menyapanya yaitu Bibi Siti istrinya Paman Deni.

"Bang hayoo turun dulu lah, kan sebentar lagi juga mau maghrib nih masuklah dulu, setelah Sholat barulah boleh pergi dari Rumah Bibi." pinta Bi Siti.

"Tapi Bi ..." sahut Ardan terpotong.

"Sudah tidak usah banyak alasan seperti itu hayoo masuk." potong Bi Siti.

"Huft..baiklah Bibi." pasrah Ardan.

Akhirnya Ardan pun turun dari motor untuk menuruti permintaan dari Bi Siti untuk singgah sebentar di Rumah nya untuk menjalankan Sholat Maghrib berjamaah bersama-sama, ternyata bukan hanya sekedar Sholat tapi malah di minta sama Bi Siti untuk makan malam bersama.

Setelah selesai dengan Sholat dan makan malam bersama Keluarga Paman Deni, Ardan pun langsung berpamitan untuk segera pergi tapi bukan pulang ke Rumah nya sendiri melainkan ke Rumah pacarnya, karena ingin melanjutkan rencana yang ingin secepatnya melamar Nindy.

Tapi sesampainya di Rumah Nindy di kejutkan dengan adanya mobil yang terparkir di depan Rumah, setelah di amati mobil nya Ardan pun tau itu mobilnya siapa, karena sudah terlanjur berada di Rumah Nindy, Ardan memutuskan untuk masuk ke dalam Rumah dan langsung melihat dua orang yang sedang berpelukan ya kedua orang itu adalah Nindy dan mantan pacarnya Nindy.

Ya niat awalnya ingin melamar Nindy yang sudah menjadi pacarnya selama satu tahun lebih itu serta sudah yakin dengan keputusan nya, karena Ardan merasa kalau Nindy berbeda dengan Cewek-cewek yang dulu bersamanya,tapi apa daya saat melihat Nindy yang sedang berpelukan dan bermesraan dengan Cowok lain di Rumah nya sendiri, ya Cowok tersebut tak lain dia adalah mantan pacarnya Nindy.

"Nindy!! apa maksud dari semua ini...

Bersambung

"See You Next Episode"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!