NovelToon NovelToon
Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Transmigrasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Sebuah kecelakaan mengubah hidup Nara Anindya selamanya. Saat membuka mata, dia terbangun di tubuh Bianca Ardhana, istri CEO tempatnya bekerja, sementara tubuhnya sendiri telah dimakamkan. Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersimpan pengkhianatan, ancaman, dan rahasia yang belum terungkap. Mampukah Nara mengembalikan kebahagiaan keluarga itu tanpa kehilangan hatinya sendiri?

Jangan lupa like dan votenya ya. terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Keluarga

Minggu pagi.

Sinar matahari yang hangat menyelinap masuk melalui jendela kamar. Nara baru saja selesai merapikan tempat tidur langsung menghentikan aktivitasnya saat terdengar suara ketukan pelan di pintu.

Tok... tok... tok...

"Mama!" terdengar suara kecil Elora di luar.

Nara tersenyum lalu segera membukanya. Balita itu sudah berdiri rapi dengan gaun berwarna kuning dan topi kecil berbentuk kelinci.

"Mama ayo kita piknik." ajak anak itu lalu menarik tangan Nara.

Nara tertawa kecil. "Iya, sebentar ya. Mama pakai sepatu dulu."

Elora mengangguk semangat. "Ayo cepat." ucapnya tidak sabaran.

Melihat tingkah putrinya, hati Nara menghangat. Selama dua hari tinggal di rumah ini, hanya Elora yang membuatnya mampu melupakan sejenak kenyataan pahit bahwa dirinya telah kehilangan kehidupan yang sebenarnya.

....

Di lantai bawah, Elvano sudah menunggu di ruang tamu. Hari ini penampilannya jauh lebih santai . Dia mengenakan kaus polos putih yang dipadukan celana jeans hitam.

Saat sudah sampai di depan, Nara menghentikan langkahnya, dia menatap kagum bosnya yang berpakaian seperti itu. Maksudnya, dia sudah biasa. Melihat Elvano yang memakai jas formal nya, namun kali ini pria itu memakai kaos yang membuat lekukan ototnya terlihat.

"Ternyata kalau tidak memakai jas, dia kelihatan lebih muda dan keren." gumamnya lirih. Untungnya Elvano tidak tahu jika dia diam-diam mengamati tubuh pria itu.

"Papa!" teriak Elora yang langsung berlari menghampiri ayahnya.

"Ayo." Elvano langsung menggendong putrinya, dia menoleh kepada Nara. "Sudah siap?"

Nara mengangguk. "Sudah."

"Ayo kita berangkat."

....

Perjalanan menuju taman kota berlangsung cukup tenang. Elora duduk di pangkuan mamanya di kursi samping kemudi. Dia terus bercerita tentang boneka kesayangannya.

Sesekali Nara tertawa mendengar celoteh balita itu. Sementara Elvano diam-diam memperhatikan mereka melalui lirikan matanya.

Entah kenapa. Melihat Bianca akrab dengan Elora membuat hatinya terasa lebih tenang.

Semoga istrinya bisa seperti ini selamanya.

....

Taman kota pagi itu cukup ramai.

Banyak keluarga yang menghabiskan akhir pekan bersama. Begitu turun dari mobil, Elora langsung bertepuk tangan.

"Wah banyak balon." tunjuknya pada beberapa anak yang memegang balon berwarna warni itu.

"Mama mau balon." pinta Elora sambil menunjuk salah seorang penjual balon.

Nara tersenyum. "Boleh."

Mereka berjalan dengan semangat ke arah penjual balon. Saat Nara berniat untuk membayarnya. Elvano lebih dulu menyerahkan uang kepada penjual.

"Satu." Penjual itu langsung memberikan balon berbentuk kelinci kepada Elora.

Anak itu memekik senang lalu memeluk balon itu erat.

"Terima kasih Papa." ucap Elora manis. Elvano sampai tidak tahan untuk mencubit pelan pipi gembil anaknya.

Elora beralih menoleh ke arah mamanya. "Terima kasih Mama."

Nara mengusap kepala kecilnya."Sama-sama."

Mereka berjalan perlahan menyusuri taman.

Beberapa kali Elora berhenti hanya untuk melihat kupu-kupu atau mengejar burung merpati. Nara ikut berlari mengejar anak itu. "Pelan-pelan!" ucapnya khawatir karena Elora berlari cukup kencang.

"Kalau jatuh nanti sakit." ucapnya lagi. Tapi Elora malah tertawa semakin keras.

Sementara itu, Elvano hanya berjalan di belakang mereka. Sudut bibirnya perlahan terangkat. Sudah lama dia tidak melihat Bianca tertawa sebebas ini.

.....

"Papa!" teriak Elora kembali berlari.

Kali ini menuju sebuah ayunan. "Mau main itu." tunjuknya pada ayunan yang cukup tinggi itu.

Nara membantu Elora duduk di atas ayunan. Kemudian dia mendorongnya perlahan. "Pelan ya." ujar Nara.

Elora mengangguk lalu tertawa riang. "Lagi mama." pinta anak itu yang membuat Nara tersenyum kecil. "iya."

Hingga sudah hampir sepuluh menit.

"Lagi mama." pinta Elora yang sangat suka di ayun.

Melihat Nara mulai kelelahan, Elvano mendekat. "Biar aku saja, kau istirahat lah."

Nara mundur beberapa langkah. "Iya."

Kini Elvano yang mendorong ayunan itu. Tidak terlalu tinggi. Namun cukup membuat Elora terus tertawa.

"Papa hebat." puji anak itu membuat Elvano gemas.

Nara memperhatikan pemandangan itu dengan hati yang hangat. "Andai Bianca melihat ini, apakah dia dia akan bahagia?" gumamnya lirih.

....

Setelah puas bermain, mereka akhirnya duduk di atas tikar yang mereka bawa dari rumah. Nara membuka bekal yang sudah disiapkan pelayan.

Ada sandwich. Buah. Jus dan beberapa camilan.

Elora langsung mengambil satu potong sandwich. Namun baru satu gigitan, isi rotinya jatuh ke pangkuannya.

"Aaaaa jatuh." rengek anak itu membuat Nara terkekeh.

"Sini Mama bersihkan." dia langsung mengambil tisu dan mengusap tangan mungil Elora. Tidak lupa dia membersihkan isian sandwich yang mengotori rok anak itu. "Sudah."

"Terima kasih mama." ujar Elora manis.

Elvano memperhatikan pemandangan itu tanpa berkata apa-apa. Dulu Bianca selalu menyerahkan semua urusan Elora kepada pengasuh. Sekarang justru wanita itu melakukan semuanya sendiri.

Kenapa dia tiba-tiba berubah seperti ini?.

"Papa." Suara Elora kembali terdengar. Dia kembali tersadar dari lamunannya.

"Buka." anak itu menyodorkan sepotong sandwich ke arah Elvano.

Elvano menurut. "Hem."

"Lalu Mama." Elora menyodorkan potongan lain kepada Nara.

Tanpa berpikir panjang, Nara membuka mulutnya. Baru setelah mengunyah dia sadar. Sandwich yang diberikan Elora berasal dari potongan yang sama.

Artinya, dia baru saja makan bekas gigitan putrinya.

Nara tertawa kecil. "Enak."

Melihat itu, Elvano berkata pelan. "Biasanya kamu paling tidak suka makan bekas orang lain."

Nara langsung terdiam. "Benarkah?. Sepertinya setelah kecelakaan banyak hal yang membuatku berubah."

Elvano mengangguk setuju.

"Tidak apa-apa, malah bagus kok."

.....

Saat mereka hendak pulang, Elora tiba-tiba berhenti di depan sebuah stan foto instan.

"Papa Mama, ayo foto." ajak anak itu sambil menujuk ke sana.

Nara dan Elvano saling pandang. "Elora mau foto keluarga." tanya Nara hati-hati. Dan anak itu mengangguk semangat.

Penjaga stan tersenyum ramah.

"Silakan. Tinggal berdiri di depan kamera."

Nara sebenarnya ingin menolak. Namun melihat wajah Elora yang penuh harap, dia tidak tega.

Mereka bertiga berdiri di depan kamera. "Lebih dekat. Pak." Kata penjaga stan.

Elvano bergeser sedikit. Kini bahu mereka nyaris bersentuhan. Nara bisa mencium aroma parfum pria itu. Entah kenapa jantungnya mulai berdegup lebih cepat.

"Oke. Senyum."

Klik....

Tepat saat kamera mengambil gambar, Elora tiba-tiba memeluk kedua kaki orang tuanya.

Akibatnya. Tubuh Nara kehilangan keseimbangan dan tanpa sengaja menabrak bahu Elvano.

Klik.....

Foto kedua tercetak. Nara langsung mundur. "Maaf." ucapnya tidak enak.

"Tidak apa-apa." Elvano menjawab singkat.

Namun saat menerima hasil foto, dia memperhatikan gambar kedua cukup lama.

Di sana, Nara sedang tersenyum malu sambil menatap ke arah Elora. Sementara dirinya tanpa sadar juga sedang menatap Nara.

Penjaga stan bahkan berkomentar sambil tersenyum. "Foto yang ini bagus sekali."

"Kelihatan seperti keluarga yang sangat bahagia." Ucapan sederhana itu membuat Nara dan Elvano sama-sama terdiam.

Tidak ada yang menyadari. Sejak kecelakaan itu, jarak di antara mereka perlahan mulai memudar.

Dan tanpa disadari oleh keduanya, benih-benih kehangatan mulai tumbuh di dalam keluarga kecil yang dulu terasa begitu dingin.

1
falea sezi
lanjut
waya520: siapppp
total 1 replies
meowww
baru bab belasan tp aku sdh kepo sm endingnya. jangan lama up nya thor semangat
waya520: hahahaha sabar yaa. pokoknya ikuti terus ceritaku 🤭
total 1 replies
meowww
konfliknya jangan lama2 thor
waya520: siapp
total 1 replies
meowww
good
meowww
ya Allah mau suami seperti Vano 🙏
waya520: samaaa 😩
total 1 replies
meowww
la iya. mw kmn mlm"
meowww
tolong buat happy birthday min🤭
waya520: hmmmmmmm🤭
total 1 replies
meowww
aaaaaa sukaaa
meowww
cepet up yhor seru
meowww
woy bianca. punya anak pny suami malah selingkuh
meowww
bianca berarti gk sayang anaknya selama in?
meowww
kasian nara. dia liat jasadnya sendiri
meowww
thor akhirnya ada cerita transmigrasi lagi
Wawasan Ilmu NgertiYuk
wahhhh cerita baruuuuu💪
Dinda Putri
up
waya520: siappp
total 1 replies
Dinda Putri
lanjut💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!