Novel ini mengisahkan tentang seorang wanita Cantik, populer dan sangat lugu bernama Clarisa yang mencintai seorang laki-laki arogan bernama Jackson yang terkenal sangat playboy di Kampus X.
Bagaimana kah kisah cinta mereka? apakah cinta Clarisa terbalaskan? Apakah keluguan nya juga dapat memikat hati Jackson? yuk simak saja ceritanya
Happy reading😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Person S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesal Ep. 8
"Ca, Ayo Cepat" kata Clara.
"Sebentar Ma" Kata Clarisa.
"Lah, kenapa muka kamu pucat sekali sayang. Gunakan lipstik sedikit dong" Kata Clara.
"Males Ma, lagi pula hanya makan malam, nanti lisptik Caca juga pasti hilang" Kata Clarisa.
"Dihhh, alasan kamu, mama tau kamu punya lisptik yang susah hilang walaupun kena minyak sekalipun" Kata Clara.
"Iya Ma iya, ini Caca pakai" Kata Clarisa kemudian mengoleskan lisptik di depan mamanya.
"Iya sudah. Ayo pergi" Kata Clara.
"Ehh, sebentar. Rambutmu berantakan sekali, sebentar" Kata Clara kemudian memperbaiki rambut anaknya.
"Nah jika seperti ini baru cantik" Kata Clara yang melihat pantulan Clarisa di cermin.
"Ayo Ma. Papa pasti lelah menunggu kita" Kata Clarisa.
Mereka pun berangkat ke rumah sahabat Arya. Saat sampai tujuan. Mereka langsung di sambut oleh pemilik rumah dengan sangat ramah.
"Arya, sudah lama sekali kita tidak bertemu" Kata Rudy Antusias dan memeluk Arya.
"Iya Rud. Aku kangen sekali padamu. Kamu sibuk banget ya" Kata Arya.
"Hmmmm" Kata Sinta.
"Oya, Ini Sinta istriku" Kata Rudy.
"Kenalin juga, ini Clara istriku" Kata Arya dan menarik pinggang Istrinya
"Kalian apa-apa an. Aku dan Sinta udah lama kenal tau, iya kan Jeng" Kata Clara .
"Kamu seperti tidak tahu mereka saja Ra" Kata Sinta.
"Oya, itu pasti Clarisa" Kata Sinta.
"Iya Tante Om, perkenalkan saya Clarisa" Kata Clarisa sambil mencium tangan Sinta dan Rudy bergantian.
"Kamu semakin cantik saja Ca, sepertinya terakhir kali kita ketemu 17 tahun lalu, kamu masih imut-imutnya, tapi sekarang kamu sudah sangat cantik sekali" Kata Sinta.
"Terima kasih Tante" Kata Clarisa.
"Oya, silahkan masuk, sampai lupa" Kata Sinta dan mereka semua pun masuk kemudian dipersilahkan duduk di ruang tamu.
"Ma, tolong panggilkan jeje" pinta Rudy
"Iya Mas" Kata Sinta kemudian beranjak ke kamar anaknya.
"Sayang, ayo turun, tidak sopan sekali ketika sahabat papamu datang kamu berdiam diri disini" Kata Sinta.
"Males Ma. Aku disini saja, palingan nanti ujung-ujungnya membicarakan bisnis" kata Jackson
"Tapi ini tamu penting sayang, ayo turun, kalau tidak nanti papamu marah" Kata Sinta.
Mau tidak mau. Jackson pun menuruti permintaan mamanya. Dia pun turun ke bawah untuk menemui tamu papanya. Saat sampai bawah. Orang yang tidak asing baginya langsung membuatnya mematung.
"Caca" kata Jackson pelan.
Caca yang merasa terpanggil langsung menoleh.
"Jac" Kata Clarisa.
Belum sempat Jackson berbicara lagi. Clarisa langsung meminta pulang.
"Ma Ayo pulang" pinta Clarisa berbisik.
"Kamu apaan sih Ca, tidam sopan sekali, kita baru sampai masak mau langsung pulang" Kata Clara
"Tapi Ma?" Kata Clarisa.
"Tidak ada tapi-tapi Ca" Kata Clara.
Clarisa langsung tertunduk. Perasaannya bercampur aduk. Ingin sekali dia memaki Jackson saat itu. Namun dia harus menjaga perasaan kedua orang tuanya.
"Je, kenapa diam disitu, kenalin ini sahabat papa, om Arya dan istrinya Clara dan itu Caca anaknya" Kata Rudy dan Jackson pun langsung mendekat dan mencium tangan Arya dan Clara bergantian kemudian gerakannya terhenti ketika menatap Clarisa.
"Ca" kata Jackson
"Hmm" Kata Clarisa kemudian mengalihkan pandangannya.
Mereka semua pun berbincang, membahas masa lalu mereka, sampai cerita masa kecil Clarisa dan Jackson. Dimana mereka sering tidur bareng sampai Clarisa yang selalu menangis jika tidak ada Jackson didekatnya.
Jackson dan Clarisa hanya diam mendengarkan cerita kedua orang tuanya. Sambil saling lirik satu sama lain.
"Ternyata dia Jeje, wajahnya beda sekali, aku sampai tidak mengenalinya" Kata Clarisa dalam hati.
Jackson pun tiba-tiba beranjak berdiri.
"Ca. Ayo ke depan depan" Kata Jackson.
Namun Clarisa hanya diam. Dia masih marah pada Jackson. Tapi apa boleh buat. Dia bosan sekali disana. Jadi dia pun menerima ajakan Jackson. mereka berdua pun pergi ke teras depan.
"Ca, Maafkan aku ya, jujur awalnya aku memang mendekatimu untuk taruhan itu, tapi semakin kesini, aku merasa kan perasaan yang berbeda. Aku tulus ingin dekat denganmu dan mengenalmu lebih jauh Ca" Kata Jackson.
"Gombal" Kata Clarisa.
"Astaga Ca. Aku harus melakukan apa lagi agar kamu bisa memaafkan ku?" Kata Jackson.
"Aku sudah memafkanmu Je. Tapi Aku masih sedikit kesal padamu" Kata Clarisa.
"Lalu aku harus bagaimana agar kamu tidak kesal lagi" Kata Jackson.
"Traktir aku es cream, Tapi aku maunya sekarang" Kata Clarisa. Karena Clarisa suka sekali dengan es cream, ketika mood nya buruk. Es cream Salah satu cara untuk mengembalikan moodnya.
"Itu saja" Kata Jackson mengeryit heran.
"Iya, tapi aku mau dua" Kata Clarisa.
"Oke, Besok aku belikan es cream banyak sekali untukmu, kamu bisa memakannya sampai puas" Kata Jackson.
"Tidak, aku tidak mau besok, aku maunya sekarang, dan aku tidak mau yang terlalu banyak, kamu mau membuatku gendut" Kata Clarisa ketus.
"Tapi Ca, ini sudah malam, tidak baik makan es cream malam-malam" Kata Jackson.
"Hmmm, iya sudah Tapi harus besok" Kata Clarisa.
"Oke bos" Kata Jackson senang.
"Oya ca. Aku baru sadar kalau kamu Caca 17 tahun yang lalu, pantes sekali aku merasa tidak asing ketika melihatmu pertama kali. Ternyata Kamu Caca si endut" Kata Jackson.
"Aku juga tidak menyangka, mamu Jeje, pahlawanku" Kata Clarisa.
"Takdir itu semenarik itu ya Ca, setelah 17 tahun akhirnya kita bertemu lagi, dan di pertemukan dengan cara yang unik" Kata Jackson.
"Iya. Tapi kmu sekarang jahat" Kata Clarisa.
"Yahh, diinget lagi" gumam Jackson.
"Iya ca Aku minta Maaf. Kalau aku sadar itu kamu. Caca si endut. Aku pasti langsung memelukmu saat itu juga" Kata Jackson
"Idih. Itu mah mau kamu saja" Kata Clarisa, sambil menggosok-gosok telapak tangannya.
"Dingin Ca?" Kata Jackson.
"Hmmm" Kata Clarisa
"Ya sudah, ayo masuk" Ajak Jackson.
Merekapun masuk kembali. kali ini terlihat berbeda. Jackson dan Clarisa terlihat begitu akrab. mereka membicarakan banyak hal. Tentang Clarisa yang dulu selalu dijahili sama teman-temannya. dan selalu ada Jackson yang membantunya. sampai cinta pertama Clarisa yang merupakan teman Jackson sendiri. Dan itu membuat Jackson kesal. Dia mulai tidak tertarik mendengar cerita Clarisa. Clarisa yang menyadari itu langsung sadar dan mencoba mengalihkan topik pembicaraan.
Jackson kecil dulu memang menyukai Clarisa. Tapi Clarisa hanya menganggapnya sahabat. Jackson selalu cemburu ketika Clarisa bermain bersama Beni yang merupakan cinta pertama Clarisa. Jika Jackson cemburu. dia akan marah pada Clarisa dan mendiamianya seharian. Dan setelah itu Clarisa pasti akan menangis karena Jackson tidak mu berteman dengannya lagi.
"Apa dia masih cemburu seperti dulu. Tapi tidak mungkin, Dia sekarang kan playboy. Tidak mungkin dia manaruh hati padaku. Tapi kenapa dia terlihat kesal ketika aku membahas itu" Gumam Clarisa dalam hati.
-Bersambung-
Pasti nggk nyangka kan, kalau ternyata Clarisa dan Jackson ternyata sudah saling mengenal sejak kecil.
Hmmm., kira-kira bagaimana cerita kelanjutannya ya, terus pantengin ceritanya ya, jangan lupa Vote, like dan komen🤗
follow autor juga boleh🤭