NovelToon NovelToon
Menepis Dekapan Tuan Dewangga

Menepis Dekapan Tuan Dewangga

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Ibu Tiri / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:153.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mommy Ghina

"Aku tidak akan bersaing dengan masa lalumu. Sebelum kamu mendepakku, aku yang akan berjalan keluar."

Nayara tahu posisinya di kediaman Dewangga hanya sebatas hitam di atas putih. Melalui pernikahan kontrak dua tahun, ia menjadi tameng bagi Arkananta Dewangga untuk mempertahankan hak asuh anaknya, Kenzie, dari kejaran mantan istrinya, Saskia. Naya menjalani perannya dengan profesionalitas tinggi, sembari mengunci rapat hatinya di balik dinding es yang tebal.

Namun, situasi memanas saat Gisella—cinta pertama Arka—kembali dalam kondisi hancur. Dalih tanggung jawab membuat Arka kerap berpaling, memicu kelicikan Clarissa (saudara Saskia) untuk menjebak Arka hingga skandal kemesraannya dengan Gisella viral di media sosial. Foto viral ini menjadi senjata maut Saskia untuk merebut Kenzie kembali di sidang banding. Di depan mertua yang murka, Naya tampil anggun membela Arka demi menuntaskan tugas kontraknya.

Namun di balik layar, Naya menampar ego suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Sisi Lain Sang Pria Dingin-1

"Tentu saja, Naya. Ketulusan itu penting," sela Clarissa, bibirnya menyunggingkan senyum meremehkan. "Tapi di dunia Arka, ketulusan saja tidak cukup. Sebagai istri dari penerus Dewangga Group, kamu harus bisa mengimbangi obrolan bisnis, menjamu relasi diplomatik, dan paham tentang investasi makro. Tante Ambar dulu adalah lulusan universitas ternama di London yang paham betul dunia ini. Kalau boleh tahu, kamu dulu lulusan mana? Biar kita bisa tahu kapasitasmu dalam mendampingi Arka di acara-acara besar nanti."

Suasana di meja makan mendadak mendingin. Mama Ambar tampak cemas, sementara Arka sudah menatap Clarissa dengan pandangan mata yang menggelap, siap meledak. Pertanyaan Clarissa jelas dirancang untuk mempermalukan latar belakang pendidikan Naya yang sederhana di depan Baskoro Dewangga.

Naya sempat terdesak dalam diam selama dua detik. Namun, kekuatan mentalnya yang sekeras baja membuat ia kembali menguasai keadaan. Ia mengunci pandangan mata Clarissa yang menantangnya.

"Saya hanya lulusan universitas negeri di dalam negeri, Mbak Clarissa. Sangat sederhana jika dibandingkan dengan pencapaian Tante Sandra atau mungkin Anda," jawab Naya, mengakui kenyataan tanpa ada rasa minder atau rendah diri sedikit pun di intonasi suaranya.

Naya menjeda sejenak, menoleh ke arah Baskoro Dewangga yang sejak tadi menyimak dengan diam.

"Namun, ayah saya selalu mengajarkan bahwa esensi dari pendidikan bukan hanya tentang seberapa megah nama universitas di ijazah kita, melainkan tentang bagaimana ilmu itu membentuk karakter, integritas, dan cara kita memperlakukan sesama manusia dengan hormat," lanjut Naya dengan pembawaan yang sangat tenang menghanyutkan. "Mendampingi Mas Arka bukan berarti saya harus menjadi pebisnis kedua di dalam rumah. Tugas saya adalah menjadi jangkar yang kokoh, tempatnya pulang dengan tenang setelah lelah menghadapi kerasnya dunia bisnis di luar. Saya rasa, ketenangan rumah tangga yang stabil adalah investasi makro terbaik untuk mendukung karier suami."

Keheningan mutlak kembali menyergap ruang makan.

Tante Sandra ternganga, tidak menyangka wanita yang mereka remehkan bisa merangkai kata-kata se-elegan dan se-mematikan itu tanpa perlu menaikkan nada bicara. Clarissa mengepalkan jemarinya di bawah meja, wajahnya memerah karena serangannya justru berbalik mentah-mentah memukul egonya sendiri.

Di ujung meja, seulas senyuman tipis yang sangat jarang terlihat akhirnya terukir di wajah tegas Baskoro Dewangga. Pria paruh baya yang terkenal kaku dan ditakuti di dunia bisnis itu meletakkan sendoknya, lalu mengetukkan jarinya ke meja pelan.

"Jawaban yang sangat cerdas, Naya," ucap Baskoro, suaranya yang berat berwibawa seketika memecah ketegangan. "Arka sudah sangat sibuk dengan angka-angka dan politik kantor di luar. Dia memang tidak butuh saingan bisnis di dalam rumahnya. Dia butuh seorang istri yang punya prinsip dan ketenangan seperti kamu. Ijazah tinggi bisa dibeli dengan uang, tapi karakter dan harga diri yang kokoh seperti yang kamu miliki ... itu bawaan lahir."

Mama Ambar mengembuskan napas lega dan ikut tersenyum hangat, sementara Arka menoleh ke arah Naya dengan pandangan mata yang tak bisa diartikan. Ada rasa takjub yang sangat besar menjalar di dada Arka. Wanita di sebelahnya ini baru saja menaklukkan singa tua—ayahnya sendiri—hanya dengan modal ketenangan dan kecerdasan bicaranya.

Makan malam pun dilanjutkan dengan atmosfer yang sepenuhnya berubah. Tante Sandra dan Clarissa memilih untuk bungkam seribu bahasa sepanjang sisa acara, menyadari bahwa mengusik Nayara sama saja dengan mempermalukan diri mereka sendiri di depan kepala keluarga Dewangga.

Naya tetap menikmati makan malamnya dengan tenang, mempertahankan keanggunannya hingga acara berakhir, membuktikan bahwa ia bukanlah mangsa yang mudah untuk dijatuhkan.

***

Mobil SUV hitam itu melaju membelah jalanan ibu kota yang mulai lengang. Di dalam kabin, keheningan yang tercipta terasa sangat pekat, namun tidak lagi mencekam seperti saat mereka berangkat. Hanya ada deru halus mesin dan sorot lampu jalanan yang bergantian menerangi wajah kedua orang di dalamnya.

Arka sesekali melirik Naya melalui sudut matanya. Wanita itu duduk bersandar dengan tenang, menatap keluar jendela. Wajahnya tampak sedikit lelah setelah menguras energi di rumah utama tadi, namun punggungnya tetap tegak, mempertahankan keanggunan yang tidak goyah sedikit pun.

Arka berdeham pelan, memecah kesunyian. "Jawabanmu di meja makan tadi ... di luar dugaan."

Naya tidak langsung menoleh. Ia membiarkan jeda beberapa detik sebelum akhirnya memutar tubuh menghadap Arka. "Anda mengira saya akan menangis dan memohon pembelaan Anda di depan Clarissa, Tuan Arka?"

Arka mengulas senyum tipis yang samar, hampir tak terlihat. "Jujur, ya. Kebanyakan wanita yang berhadapan dengan Tante Sandra atau Clarissa akan langsung menciut, atau setidaknya memperlihatkan wajah panik. Tapi kamu ... kamu justru membuat ayahku berpihak kepadamu. Itu pencapaian yang tidak mudah."

"Saya hanya membela harga diri saya," sahut Naya datar, suaranya mengalun tenang tanpa ada nada sombong. "Uang Anda bisa membeli status saya di atas kertas, tapi tidak dengan harga diri saya. Jika saya membiarkan mereka menginjak saya malam ini, itu sama saja saya mengizinkan mereka merendahkan ibu dan mendiang ayah saya yang sudah mendidik saya."

Arka terdiam. Jemarinya mencengkeram setir mobil sedikit lebih erat. Kata-kata Naya seperti mengorek sesuatu yang asing di dalam dadanya. Pria itu menarik napas dalam-dalam, mengendurkan sedikit kerah kemeja batiknya yang terasa mulai menyempit.

"Aku ... minta maaf," ucap Arka lirih.

Naya sedikit menaikkan alisnya, menatap Arka dengan pandangan menyelidik. "Maaf untuk apa?"

"Untuk sikap keluargaku. Dan karena aku telah menyeretmu ke dalam pusaran masalah ini," ujar Arka, suaranya merendah, kehilangan seluruh keangkuhan dan kekakuan yang biasa ia tunjukkan di kantor maupun di rumah. "Clarissa bertingkah seperti itu karena dia merasa memiliki hak atas posisi yang sekarang kamu tempati. Tante Sandra hanya mencari muka. Seharusnya aku bisa mengantisipasi bahwa mereka akan menyerang latar belakangmu."

Naya menatap lekat-lekat wajah samping Arka. Dalam remang cahaya lampu jalan, Naya bisa melihat gurat kerapuhan yang sangat nyata di wajah pria itu. Matanya yang biasa tajam seperti elang, kini meredup, menyiratkan beban batin yang sangat berat. Arka mungkin seorang pemimpin di perusahaan raksasa, namun di dalam lingkaran keluarganya sendiri, dia tampak seperti seorang pria yang selalu dituntut untuk sempurna tanpa pernah didengar keinginannya.

"Tidak perlu meminta maaf, Mas Arka," ucap Naya lembut, secara refleks menggunakan panggilan sandiwara mereka karena suasananya terasa begitu intim dan mendalam. "Kita sudah sepakat bahwa ini adalah bagian dari pekerjaan saya. Menghadapi kerabat Anda sudah termasuk dalam risiko yang harus saya kelola."

Arka menepikan mobilnya di bahu jalan yang sepi, lalu mematikan mesin. Ia memutar tubuhnya sepenuhnya menghadap Naya, menumpukan lengannya di atas setir.

Bersambung...

1
Lia Rahmawati
greget banget sama ceritanya,hayo lah Thor bikin si Naya pergi jauh sejauh mungkin sama ibunya,biar si arka menyesal 😡
Wiek Soen
arka buka matamu klo yg kamu tolong itu ulaaaarrrr😡😡😡
Wiek Soen
Giselle perempuan sampah berhati tamak serakah, menjijikan sekali
Rarik Srihastuty
dasar wanita ular, gimana arka orang yg katanya cuma minta perlindungan nekat secara terang2an mau jd pelakor rumah tanggamu. apa tindakan tegasmu arka? para pembaca sedang menunggu
Wiek Soen
makanya arka jangan bodoh ,nolong boleh tp lihat dulu yg di tolong,yg di tolong gigit kok ko GK rasa ,dasar dongoook,kok esmosi aq...sama arka
Ummee
dasar Gisella... kita lihat apa Arka terbuai tipu daya Gisella
Bagong
demi Alloh segala,,,,,,tahu g kambing bertelur aja lebih masuk akal
Zalmah Adiwi
perempuan 'GILA'..sampe segitux dia pny otak..🤦‍♀️🤣🤣🤣🤣
Zalmah Adiwi
mmng wajar klo naya terluka..
Eni Istiarsi
ayolah Arkaaa... mikiiiir!.. pake logikamu, jangan cuma kedepankan perasaan bersalah dan kasihan pada Giselle yang nyatanya cuma memanfaatkan mu
Kar Genjreng
ihhh wanita menjijikan dan laki laki bodohhhhh padahall sudah di nasehatin orang tua nya dan di kasih tau siapa gisel ahh tapi memang CEO ceroboh nanti kalau sudah di kuasai barulah menyesal sampai ujung dunia,,,lihat harusnya dari kelicikan nya jadi apa bedanya siska satu sama kan bedanya siska bisa memberikan Kenzie walaupun saat ini sedang di perebutkan,,,, kalau Ak jadi Arka berusaha mati Matian buat mempertahankan Nayara Kenapa sudah terlihat wanita itu tidak ambisius tidak tamak tidak jahat terhadap putranya dan bisa membela dan m memberikan ide agar tidak kehilangan proyek trilyunan tidak membuang uang untuk shopping,,,tapi terserah biar tersesat kembali apabila tidak bisa mengusir Gisele,,salam waras gemes mommy sama arka jadi laki laki ko lihat mana wibawanya sebagai pemimpin kalah sama wanita abal abal,,👍🤭🤭
Rahmawati
jijik bgt sm gisel😡
Mamah Nisa
tuuh arka....buka matamu...buka otak dan pikiranmu....sdh tau blm liciknya mantanmu itu...pantesan bu ambar ga suka sm mantanmu itu...karena ibumu sdh tau yg sebenarnya siapa gisela ...wanita rubah....
arkaaaa....masih blm ke buka juga pikiranmu...
sorry mom....esmosi jd nya ...belain mantan sampe segitunya...guwwedek sy mom....
lanjut mom...makin seru....
Kar Genjreng
perasaan dan hati Naya sudah kadung terluka terlalu dalam,,,luka pisau mungkin bisa di obati tetapi luka dalam siapa yang
tau seberapa dalam dan sakitnya Naya,,,,Ku pikir akan bahagia ketika main layangan di luar dan ketawa bersama itu
ternyata kesempatan Arka yang di berikan Naya tetapi di sia siakan ,,, ketika kesekolahan bersama bergandengan tangan,,,kini tinggal kenangan tak mungkin terulang kembali,,,arka lupa jalan pulang atau memang ceroboh ahirnya lewat jalur yang salah,,,karena harusnya jalan kerumah Naya dan Kenzie,,,ini ketempat gisele Yo uwis piye maneh,,,biar pelajaran buat arka yang mengabaikan perasaan Naya seolah tidak penting,,,dan sekarang barulah menyesali sudah tertutup rapat hati Naya,,, ahirnya Kenzie lah yang jadi korban nya lagi,trim mommy sudah update,,,besok kalau mommy sibuk balap karung update nya malam ga apa apa 🤩🤭hua hua
Deasy Suryandari
ini kalau matanya Arka masih belom melek tentang Gisela wah wah wah
Dilla Jovani
jijikkkk
Naufal Affiq
kalau kau arka masih juga terbuai bujuk rayu si gisel itu,entah lah berarti kau lah manusia bodoh yang ku temui di karya mommy,membuat emosi setipa membacanya
Naufal Affiq
goblok bin tolol,baru nyadar kalau naya itu berarti untuk nya
Oma Gavin
ayo diterima jgn ragu arka dan segera ceraikan naya lebih baik naya jadi janda terhormat dari pada punymafu gila dan psikopat, arka menuju kehancuran hidup nya jgn ada yg menolong keluarga nya pun pasti membuang arka
Mutaharotin Rotin
bikin sebeeel aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!