Hiburan untuk semua [slow update] atau update tidak menentu😊
•••
Alexa seorang wanita cantik dan pintar dari abad 21 yang berprofesi sebagai agen nomer 1 di dunia. Kemampuannya tak sebatas itu, dia sangat menyukai hal-hal yang baru dan selalu mengembangkan alat-alat baru di dunianya. Alexa juga memiliki bakat dalam bidang kedokteran dan sangat ahli dalam berbagai bidang lainnya.
Kisahnya dimulai dari penghianatan kedua orang tersayangnya. Siapa yang tahu bahwa dia dihianati oleh kekasih yang dia cintai dan sahabat yang dia sayangi seperti saudaranya sendiri. Dia dibunuh dengan kejam oleh tangan sahabatnya sendiri.
Sungguh Alexa benar-benar tak mengira kematiannya akan secepat ini dan tanpa perlawanan sedikit pun. Namun takdir berkata lain, kisahnya tidak hanya sampai di situ, Alexa memang mati... Namun jiwanya tidaklah mati, melainkan berpindah ke dunia lain.
Menempati raga seorang gadis yang telah mati karena ulah adik tirinya. Setiap hari tubuh dan mentalnya selalu disiksa dan dicaci maki sebagai seorang yang pemalu, penakut, buruk rupa, lemah, dan lebih parahnya lagi dia seorang sampah.
" Hmm...gue ngak bisa bales dendam sama si penghiatan itu (sahabat and mantan gue). Tapi gue bisa nglampiasin bales dendam gue sama orang yang udah nyakitin lo. Gue akan bales seratus kali lipat mereka yang berani nyakitin gue sama tubuh baru gue. Lo bisa tenang disana karna gue sang Killer Queen telah tiba...hahaha... "
~Alexa~
•••
Tapi mengapa raja narsis ini selalu mengikutinya.
" Arrghh!!! kenapa lo slalu muncul sihh!!! "
~Xiao Fei~
" Kau milikku sayang...selamanya milikku. "
~?~
" Aku kembali..aku akan merebutmu lagi sayang, karna dari awal kau milikku. "
~?~
Bagaimana Alexa menjalani hidupnya?
Akankah takdir mempermainkannya dan mempertemukannya lagi dengan orang yang telah menghianatinya?
.
.
.
Mau tau cerita yang sebenarnya?
Karangan langsung dari imajinasi author.
Kalau penasaran langsung baca.Ok😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desti Sl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chp 7
Typo bertebaran / abaikan
H A P P Y R E A D I N G🤗
.
.
.
Sudah 10 hari Xiao Fei berada di dalam ruang dimensi yang berarti hanya beberapa menit di dunia nyata.
" Oh iya Chen-er, aku mau pulang dulu ya ke kediamanku..bye🤗 " ucap Xiao Fei dan seketika menghilang.
" Tung-....hais dasar Xiao Fei " ucap Chen Jiao sambil terkekeh melihat tingkah Xiao Fei.
Kini Xiao Fei telah berada di kediamannya atau lebih tepatnya berada di dalam kamar. Xiao Fei merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menontin tv.
Tok
Tok
Tok
Terdengar suara pintu kamar yang diketuk, Xiao Fei mengernyitkan alisnya.
" Siapa?! " tanya Xiao Fei.
" Ini mommy Fei-er " jawab Lie Qi.
" Oh mommy, masuk aja mom " ucap Xiao Fei.
Ceklek
Lie Qi masuk ke dalam kamar Xiao Fei dan menghampiri Xiao Fei yang sedang duduk sambil menonton tv.
" Fei-er, makan siang udah jadi tuh, ayo makan " ajak Lie Qi sambil mengelus rambut Xiao Fei.
" Ok, mom " balas Xiao Fei menikmati hangatnya elusan tangan Lie Qi.
Xiao Fei dan Lie Qi berjalan menuju ruang makan.
(ruang makan kediaman Xiao Fei)
" Mom, Mei-er dimana? " tanya Xiao Fei sambil mendudukkan dirinya di kursi.
" Mei-er tadi duduk di ruang tamu " jawab Lie Qi.
" Mommy pangguil dulu ya" lanjut Lie Qi.
" Iya mom " balas Xiao Fei.
Lie Qi berjalan menuju ruang tamu untuk mencari keberadaan Lu Mei.
Terlihat seorang gadis cantik yang sedang duduk menyenderkan badannya di sofa sambil memejamkan mata.
" Mei-er " panggil Lie Qi sambil memegang pundak Lu Mei.
" Eh?!..bibi " ucap Li Mei sedikit terkejut.
" Ada apa bibi? " tanua Lu Mei.
" Ayo makan siang dulu, sudah ditunggu Fei-er di ruang makan " jelas Lie Qi.
" Oh, baiklah " balas Lu Mei.
Lu Mei dan Lie Qi berjalan menuju ruang makan, sesampainnya di ruang makan terlihat Xiao Fei yang sedang duduk sambil memainkan benda pipih ditangannya.
Xiao Fei yang menyadari ada seseorang yang mendekatinya, langsung mendongakkan kepalanya dan terlihatlah Lu Mei dan Lie Qi yang baru sampai di meja makan.
" Akhirnya kau dateng juga, aku udah laper tau " ucap Xiao Fei mengerucutkan mulutnya.
" Ouhh iya-iya maaf deh, udah ya ngak usah ngambek lagi ya " bujuk Lu Mei gemas melihat tingkah temannya itu.
Lu Mei dan Lu Qi memang sudah terbiasa dengan percakapan baru dari Xiao Fei. Xiao Fei juga mengajarkan bahasa inggris kepada Lu Mei dan sekarang Lu Mei telah lancar dalam bahasa inggris.
" Oh iya, kalau ku perhatikan, wajah Fei-er terlihat lebih cantik ya " ucap Lu Mei sambil memandang lekat wajah Xiao Fei dengan mata berbinar kagum.
" Iya, wajah Fei-er jadi cantik sekali " ucap Lie Qi mengagumi kecantikan Xiao Fei.
" Iya gitu, Xiao Fei😌 " ucap Xiao Fei dengan nada sombong dan dagu diangkat.
" Yaudah, makan dulu yuk " ajak Lie Qi melerai pembicaraan.
" Ok, mom " balas Xio Fei.
" Baik, bibi " balas Lu Mei.
Mereka pun makan dengan tenang sesekali juga tertawa dengan lelucon Xiao Fei dan Lu Mei.
~Selesai makan
" Fei-er " panggil Lu Mei.
" Iya? " balas Xiao Fei.
" Emm..bolehkah kau melatihku agar aku menjadi lebih kuat " ucap Lu Mei ragu-ragu.
" Boleh kok, malahan itu lebih baik, biar Mei-er bisa melindungi diri sendiri kalau dalam masalah " jawab Xiao Fei.
" Baiklah terima kasih Fei-er😊 " ucap Lu Mei sambil tersenyum.
" Hmm, iya😊 " balas Xiao Fei sambil tersenyum manis.
" Emm..Fei-er, kalau boleh mommy juga ingin kau melatih mommy " tanya Lie Qi ragu-ragu.
" Ya bagus dong mom, Fei-er akan melatih mommy dan Mei-er dua hari lagi, gimana? " ucap Xiao Fei.
" Baiklah " balas Lie Qi dan Lu Mei bersamaan.
" Oh iya mom, nanti Fei-er akan pergi, mommy ngak usah khawatir ya " ucap Xiao Fei.
" Emm..baiklah, tapi kau harus ditemani Mei-er ya " ucap Lie Qi dengan nada sedikit khawatir.
" Iya nanti aku temani ya " ucap Lu Mei menimpali.
" Hais..ngak usah kok, aku akan pergi sendiri, kan aku kuat " balas Xiao Fei menghibur.
" Hufft..baiklah terserah kamu saja " ucap Lu Mei sambil menghela nafas.
" Baiklah kamu boleh pergi sendiri, tapi harus hati-hati ya jangan sampai terluka " ucap Lie Qi sambil mengelus rambut Xiao Fei.
" Iya mommyku " balas Xiao Fei sambil tersenyum manis karna merasakan kehangatan serta perasaan yang tulus dari Lie Qi.
" Yaudah, Fei-er pergi dulu ya " ucap Xiao Fei.
" Iya, hati-hati " ucap Lie Qi dan Lu Mei bersamaan.
Xiao Fei keluar dari kediamannya, sebelum pergi Xiao Fei mengganti pakaiannya menggunakan pakaian agen modernnya dan menggunakan topeng hitam yang menutupi sebagian wajahnya, setelah Xiao Fei siap, seketika Xiao Fei menghilang menggunakan kekuatan teleportasinya.
(pakaiaan yang dikenakan Xiao Fei)
(topeng yang dikenakan Xiao Fei)
°°°
Kini Xiao Fei telah sampai di depan sebuah hutan yang sangat gelap. Xiao Fei sempat mendengar percakapan mengenai hutan ini.
Flashback on
Xiao Fei sedang jalan-jalan sendiri berkeliling melihat suasana disekitar kediamannya.
Saat Xiao Fei ingin ke kolam renang belakang kediamannya, dia sempat melihat pelayan yang sedang membicarakan sesuatu.
" Et dah..ni para bibi pelayan bukannya kerja malah pada gosip sih " gumam Xiao Fei.
Xiao Fei menghampiri para pelayan yang menurutnya sedang bergosip itu.
" Bibi! kalian ini membicarakan apa sih sampai lupa kerja? " tanya Xiao Fei kepada para pelayan di depannya.
" Eh..Nona pertama, ma..maaf ki..kita sedang membicarakan tentang hutan kegelapan " jawab salah satu pelayan sambil menunduk.
" Hah, hutan kegelapan? " ucap Xiao Fei bingung.
" Boleh bibi jelaskan tentang hutan kegelapan " lanjut Xiao Fei yang mulai tertarik dengan cerita tersebut.
" Boleh nona, hutan kegelapan adalah hutan yang sangat ditakuti oleh semua orang yang berada di tengah-tengah 3 benua kekaisaran, karna di dalam hutan kegelapan banyak sekali spirit beast level tinggi yang menjaga huyan kegelapan dan 1 minggu yang lalu dikabarkan bahwa ada seorang kultivator yang nekat memasuki hutan kegelapan itu mati ketika telah sampai di lapisan ke-3, dan berita itu telah menyebar di seluruh kekaisaran dan menjadi pembicaraan terbaru " jelas pelayan itu.
" Oh, jadi seperti itu " balas Xiao Fei.
" Baiklah bibi, terimakasih infonya dan jangan suka bergosip yang tidak penting ya " ucap Xiao Fei.
" Baiklah nona pertama, tapi apa itu bergo..gosip? " tanga salah satu pelayan dan diangguki pelayan yang lainnya.
" Hais..gosip itu suka membicarakan orang lain " jelas Xiao Fei dengan wajah sedikit di tekuk dan mengerucutkan bibirnya terkesan imut.
" Oh begitu, baik nona " ucap para pelayan sambil menatap gemas wajah imut Xiao Fei.
Memang bila Xiao Fei berada di kediamannya dia tidak menggunakan cadar atau topeng, sehingga wajah cantiknya dapat terlihat oleh keluarganya. Para pelayan dan pengawal sangat beruntung dapat mengenali dan melihat wajah cantik Xiao Fei itu, akan tetapi Xiao Fei memerintahkan tidak ada yang boleh meberitahukan orang lain mengenai wajahnya yang cantik.
" Yaudah deh, aku pergi dulu ya para bibi " ucap Xiao Fei lalu pergi meninggalkan para pelayan.
" Hehe...sepertinya menarik😈 " gumam Xiao Fei sambil berjalan masuk ke dalam kediamannya dan tidak jadi pergi ke kolam renang.
Flashback off
Xiao Fei berjalan memasuki hutan itu lapis demi lapis hingga kini Xiao Fei telah sampai di lapis ke-5.
" Lah kok sepi amat ya, perasaan dari tadi gue ngerasain ada spirit beast tapi kenapa kagak ada yang nongol ya? " ucap Xiao Fei yang kebingungan.
" Kalo gini mah kagak seru " ucap Xiao Fei sambil menekuk wajahnya yang tertutupi oleh topeng.
Xiao Fei terus berjalan menelurusi hutan kegelapan semakin dalam dan dalam.
Srakk...
" Kyaaaaaa "
.
.
.
Hehe hola😀
Gimana gimene critanye🤔
Penasaran kagak kelanjutannya🙄
Kalau penasaran jangan lupa selalu like, vote, and komen ya para readers setia😉
See you again🤗
kpn.lanjut up cerita ini