NovelToon NovelToon
Cinta Kita Belum Usai

Cinta Kita Belum Usai

Status: tamat
Genre:Single Mom / Anak Genius / Anak Kembar / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:9.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yoyota

Raisa memiliki prinsip untuk tidak memiliki anak setelah menikah. Awalnya Edgar, suaminya menerima prinsip Raisa itu. Tapi setelah 6 tahun pernikahan, Edgar mendapatkan tekanan dari keluarganya mengenai keturunan. Edgar pun goyah dan hubungan mereka berakhir dengan perceraian.

Tanpa disadari Raisa, ternyata dia mengandung setelah diceraikan. Segalanya tak lagi sama dengan prinsipnya. Dia menjadi single mother dari dua gadis kembarnya. Dia selalu bersembunyi dari keluarga Gautama karena merasa keluarga itu telah membenci dirinya.

Sampai suatu ketika, mereka dipertemukan lagi tanpa sengaja. Di saat itu, Edgar sadar kalau dirinya telah menjadi seorang ayah ketika ia sedang merencanakan pernikahan dengan kekasihnya yang baru.

Akankah kehadiran dua gadis kecil itu mampu mempersatukan mereka kembali?

Follow Ig : @yoyotaa_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoyota, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 6

Beberapa hari setelah pertemuan hari itu, Edgar membawa Tamara ke rumah keluarganya. Mama Ola begitu senang tiap kali Tamara mengunjungi rumah. Apalagi dia orang itu seperti punya kebiasaan yang sama. Hal tersebutlah yang membuat keduanya jadi cepat akrab.

Harusnya, Edgar pun ikut nimbrung bersama Mama Ola dan Tamara di ruang tamu, tapi laki-laki itu justru pergi ke kamarnya. Entah mau melakukan apa.

"Kamu sabar banget ngadepin anak Tante yang susah diatur itu. Apa kalian sudah ada membicarakan tentang hubungan yang serius? Melangkah ke jenjang pernikahan misalnya?" tanya Mama Ola.

"Aku sih sudah nyinggung-nyinggung ke arah sama. Cuma sepertinya Edgar masih belum mau, mungkin pikirannya masih fokus untuk mendapatkan proyek yang diinginkannya Tante."

"Ah, dasar anak itu! Kalau dinanti-nanti, gimana kalau nanti banyak orang yang terang-terangan lamar kamu! Kan nanti dia sendiri yang menyesal. Pokoknya kamu tenang aja, nanti Tante akan bantu kamu semoga Edgar segera terbuka pikirannya dan segera meresmikan hubungan kalian jadi sepasang suami istri."

"Makasih ya Tante. Tante baik banget sama aku."

"Sama-sama sayang, kamu juga wanita yang baik. Bagaimana bisa Tante menolak wanita baik hadir dalam keluarga Gautama?"

Hampir 4 jam Tamara main di rumah Edgar, Edgar keluar dari kamarnya ketika waktu makan malam sudah tiba.

"Dasar laki-laki nggak peka! Bukannya ditemenin, malah ditinggalin tidur di kamar, Tamara nya."

"Kan ada Mama. Lagian Tamara bilangnya rindu mau ketemu Mama."

Mama Ola jadi tertawa geli mendengarnya. Wanita paruh baya itu menganggap bahwa Edgar cemburu padanya karena kekasihnya lebih rindu mamanya dari pada Edgar sendiri.

"Lihat, dia cemburu sama Tante, Tam. Dasar kekanak-kanakan!"

Tamara pun jadi tersenyum malu mendengar ucapan Mama Ola. Keraguannya soal hubungannya dengan Edgar, selalu bisa dipulihkan dengan ucapan Mama Ola yang begitu menyenangkan.

Mereka pun makan malam bertiga disana, karena anggota keluarga yang lainnya sedang tak berada di rumah. Selesai makan malam, Edgar mengantar Tamara untuk pulang ke apartemen wanita itu.

Di sepanjang jalan, Tamara terus menggenggam tangan Edgar dan sesekali melihat ke arah Edgar yang fokus menyetir. Dia benar-benar beruntung mendapatkan laki-laki baik seperti Edgar yang selalu menjaganya dan melindungi dirinya.

Ketika sudah sampai di apartemen Tamara, Edgar mampir sebentar untuk sekedar minum atau makan satu dua cemilan yang akan diberikan oleh Tamara. Karena kalau tidak, biasanya Tamara akan ngambek dan itu susah untuk pulihnya.

Di depan layar televisi, Edgar dan Tamara duduk bersampingan. Minuman dan cemilan sudah ada di atas meja. Ditambah dengan film romantis yang sengaja Tamara setelah untuk mereka tonton berdua.

"Kita nonton dulu baru setelah itu kamu boleh pulang."

Edgar pun tak menolak, karena ia sadar betul, waktunya dan Tamara sangat terbatas. Karena memang ornage yang sama-sama sibuk dengan urusan masing-masing.

Tamara sengaja memilih film romantis yang ada sedikit adegan 21+ nya. Tapi tanggapan Edgar biasa saja. Padahal yang Tamara dengar dari rekan kerjanya yang sesama aktris, ketika mereka nonton film yang ada adegan itunya dengan kekasih mereka, pasti mereka akan langsung mempraktekannya langsung. Tapi kenapa hal itu tidak berlaku pada Edgar?

Selalu ada pertanyaan di benaknya, kenapa Edgar hanya mau sebatas ciuman saja dengannya. Padahal banyak sekali yang suka mengajaknya pergi ke hotel meskipun orang-orang tersebut tahu, dirinya sudah memiliki kekasih.

Apa Edgar tidak mencintainya? Tapi sepertinya bukan itu alasannya dan Tamara pun tak ingin mempercayai jika itu memang alasannya.

Film romantis yang mereka tonton pun selesai. Tamara menatap dengan penuh cinta ke arah Edgar.

"Kenapa kamu tidak pernah menyentuhku lebih dari ciuman?" tanya Tamara.

"Dengarkan aku baik-baik," ucap Edgar sambil memegang kedua bahu Tamara.

"Aku punya prinsip hidupku sendiri. Aku tidak mau merusak sesuatu yang belum sah menjadi milikku. Jadi tugasku sebelum itu hanyalah menjagamu, melindungimu, baik itu dari orang lain ataupun dari aku sendiri. Paham kan?"

Tamara tahu ia memang tidak salah memilih kekasih. Edgar benar-benar membuatnya jatuh cinta. Dia pun mendekatkan bibirnya, hal itu bersambut dan dibalas oleh Edgar. Tapi beberapa saat kemudian, bibir mereka pun terlepas, dan berkahir dengan Tamara yang dikecup keningnya oleh Edgar.

"Kamu harus tahu, kamu itu berharga. Jadi, jangan biarkan orang lain merusak kamu. Aku pulang dulu."

Sejujurnya Tamara masih ingin bersama dengan Edgar. Tapi mau bagaimana lagi, ia pun tak bisa menahan Edgar terlalu lama disana. Hanya saja ia meminta sebuah pelukan dulu sebelum Edgar pulang.

"Jangan lupa kunci pintu. Ingat! Kamu itu aktris terkenal, kita tidak akan tahu bahaya apa yang terjadi kalau kamu ceroboh ataupun lalai."

"Iya, iya, bawel deh," jawab Tamara sambil senyum berseri. Perhatian kecil itu yang membuatnya jatuh hati ke Edgar.

*

*

Hari ini adalah hari terakhir Roni ada disana, besok Roni akan kembali ke luar kota untuk bekerja. Raisa pun harus sudah siap kembali menjemput si kembar pulang sekolah. Itu memang sudah menjadi rutinitasnya.

"Mba, sebelum aku balik ke luar kota, kita piknik bareng dulu yuk! Pergi kemana kek gitu. Ke taman, atau ke waduk juga boleh. Yang deket-deket aja, nggak usah yang jauh-jauh."

"Coba kamu tanya langsung ke si kembar, apa mereka mau."

"Pasti mau lah Mba. Mereka kan suka jalan-jalan. Beda sama maminya yang hidupnya cuma di restoran sama di rumah doang. Ke mall pun paling kalau dipaksa sama Kimi."

Mendapat ejekan dari Roni, Raisa cuma bisa mendengus sebal. Bukan tanpa alasan Raisa begitu, dia hanya tak ingin menonjol di antara banyak orang. Cukup masa lalunya yang buruk akibat hinaan dan cemoohan dari banyak orang. Ia benar-benar takut untuk berjalan keluar, apalagi bertemu dengan orang yang mengenalnya di masa lalu.

"Baiklah kalau begitu. Tapi aku yang pilih tempatnya, kamu jangan banyak protes."

"Oke, siap Mba."

Roni menurut saja dengan pilihan tempat dari Raisa. Yang paling penting baginya kan piknik bersama keluarga buka dimana tempatnya. Karena dimana pun tempatnya kalau bersama keluarga akan selalu bahagia dan menyenangkan.

Setelah obrolan dirinya dan Roni selesai, Raisa masuk ke kamar si kembar untuk melihat keadaan keduanya. Wajah tenang dan damai terlihat dengan jelas di antara keduanya. Meskipun satu kamar, tapi keduanya memiliki ranjang masing-masing dan memiliki imajinasi yang berbeda. Di dinding dekat ranjang Mia, ada banyak lukisan tempelan Barbie juga catnya yang berwarna pink. Beda dengan Kia, yang dinding di dekat ranjangnya, di chat warna gelap dengan banyaknya lukisan planet disana. Satu kamar dengan dua desain interior berbeda. Karena memang, di rumahnya yang sekarang hanya tersedia 3 kamar saja. Satu miliknya, satu milik si kembar, dan satu lagi milik Roni.

"Mami berharap kalian selalu bahagia dan tersenyum cerah setiap harinya. Maafkan Mami kalau belum bisa jadi mami yang sempurna untuk kalian."

*

*

TBC

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kok ceritanya kayak muter² terus Thor terlalu lama ngulur waktu dengan hal yang sama.
maaf ya Thor Aku bacanya sampe sini saja.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah kan di telak omongan sama Bimo, Setuju sih apa kata Bimo.
harusnya kalau masih ragu Edgar jangan dulu ambil keputusan serius.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kia si kakak yang dewasa, pendiem dan suka memendam perasaannya terus si Bungsu Mia yang ceria dan ceplas ceplos.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ga bahagia endasMu, Kamu sudah mau nikah dengan Tamara terus apa namanya Edgar... kan Kamu sendiri yang siap menikah lagi dan bilang sendiri kalau Kamu sudah Ngga mencintai Raisa jadi rasain resikonya jadi laki2 Plin Plan ga tegas.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
waduuuhh Elsa sudah tau lagi.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Gas Bian kalau memang Kamu serius kejar Saja Raisa asal jangan dibkecewakan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dih ngelihat Edgar kayak gitu mending Raisa di buat sembuh dengan Traunya Thor terus berjodoh dengan laki² lain aja deh rasanya ga ikhlas banget kalau mereka bersatublagi apa lagi punya Ibu mertua kayak gitu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dasar si Kembar ada³ saja ngomongin kejelekan Maminya sendiri di depannya langsung.🤭😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Edgar Pli Plan jadi laki², hatinya masih Abu² tapi masih bisa jalin hubungan dengan Tamara bahkan sudah sentuhan fisik pula.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
apa yang ngadain acara di restoran itu Rdgar sama Tamara ya.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kasihan si Kembar... Raisa juga keras kepala kenapa ga sedikit saja lunakin hatinya buat ketemuin sama Edgar biar mereka ga Trauma apa lagi malah denger cerita teman sekolahnya kan jadi parno Mereka.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Coba hubungin Edgar atau Adiknya, Sa ajak ketemuan di Cafe dan bicarain yang sebenarnya... untuk hasilnya mereka entah mau nerima kehadiran si Kembar atau ngga itu urusan nanti yang penting kamu sudah ga rahasiain Mereka lagi.
hubungan Kamu dengan Edgar mungkin sudah Kandas tapi Anak² juga ga salah kalau ingin ketemu Papinya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Duh kok Aku jadi ikut deg²an ya, tar gimana si Kembar perasaannya kalau tau Papaihnya sudah punya Tunangan.🫣
Raisa Kamu harus trrus kuat ya buat Anak²Mu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Edgar Edgar alasan belum siap tapi giliran sosor²an mah mau² aja, kalau gitu mending mau aja di ajak nikah sama si Tamara.

Masih mending Raisa biarpun keras kepala dan egois tapi masih bisa jaga diri, hidupnya fokus pada Anak²nya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah Lho mau ngasih jawaban apa Edgar... 🫣
kalaupun Edgar jadi dengan Tamara kasihan si Kembar biarpun Edgar ga tau kalau Dia sudah punya Anak dari Raisa tapi yang bikin sekenarionya kan Author jadi ga tau gimana ntar.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Trauma boleh Sa tapi kan nikah lumayan lama juga sampe 6thn pula dan rasa takutmu harusnya sedikit demi sedikit bisa pulih karna ada Suami yang setia dampingin plus setia sama Kamu... tapi susahnya Kamu kayak ga mau sembuh dan terus berfokus pada alasan itu oba kalau bener² mau berubah mah pasti bisa.
Ayo Sa belajar berani kek, jangan sembunyi terus karna mau lari sejauh apa pun kalau sudah saatnya takdir mempertemukan Kalian bertemu ga bakal bisa menghindar.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Mungkin sebenarnya keluarga Edgar baik tapi di sini Raisa yang posisinya salah karna keras kepala dan egois jadi yang buat jarak yang Dia ciptakan sendiri buat si Kembar juga sulit mengenal Ayahnya dan Keluarga Yang lain.
coba turunkan egoMu Risa dan pikirka psikologis anakMu juga karna mereka merindukan sosok Papahnya tapi Mereka ga berani bicara karna takut.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Setujubkata Roni, peran dan kasih sayang seOrang Ibu ga akan sama dan ga akan bisa gantikan peran seOrang Ayah yang di butuhkan Si kembar, Raisa
susahnya kamu merasa kalau semua baik² saja padahal Anak²mu hanya bisa memendam.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Raisa ini aneh, yang namanya Nikah ya pasti setiap Orang/pasangan, keluarga ada keinginan punya keturunan... kalau ga mau punya anak ya ga usah nikah sekalian, ngapain juga hidup berumah tangga.. itu Egois namanya hanya mikirin keinginan sendiri tanpa mikirin pasangan maupun keluarga yang butuh penerus.
Ririn
semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!