NovelToon NovelToon
Cinta Yang Memudar

Cinta Yang Memudar

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Angst / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:886.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Daisha.Gw

"Kenapa tidak kau katakan jika cinta itu mulai memudar. kenapa tidak jujur jika nama ku di hatimu telah digantikan olehnya, Kenapa kau terus berpura-pura menerima ku di hidupmu, kita bisa selesaikan semuanya, kita bisa akhiri kisah cinta kita, kenapa kamu justru menyakiti perasaan ku teramat dalam"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisha.Gw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cinta yang sama

Inayah POV

Pada akhirnya aku kesulitan tidur, pesan masuk tadi siang masih terus mengganggu tidurku, apa lagi sampai sekarang Zidan belum ada menghubungi Ku.

Aku duduk di balkon kamar memandangi Langit malam yang terlihat cerah, banyak bintang-bintang kecil yang ikut serta menemani bulan agar tidak kesepian.

Aku memang Suka sekali berada di luar seperti ini, udara malam itu sejuk dan menenangkan, biasanya Zidan akan mengomel jika melihat ku duduk melamun di balkon kamar.

"Zidan Kamu di mana sih, bikin aku operatingking aja" ku letakkan kepalaku di pagar balkon, aku teringat lagi saat hari pernikahan ku yang di adakan begitu sederhana, tidak ada pesta pernikahan, tidak ada tamu undangan, tidak ada baju pengantin impian, semuanya sangat sederhana.

Itu keinginan ibu mertuaku, beliau tidak ingin ada yang tau jika anak laki-laki mereka menikahi perempuan miskin seperti aku, sampai sekarang pun aku tidak pernah di kenalkan di keluarga besar suami ku, bahkan teman-temannya saja tidak tau juga mungkin, kalau aku menikah dengan Zidan. Aku sedih? tentu aku sedih, tapi mau bagiamana lagi, aku sudah tau resiko apa yang aku terima jika menikah dengan pria kaya raya seperti Zidan.

author POV

Zidan mengerutkan keningnya membaca pesan masuk dari Inayah, darahnya mendidih saat ia lihat balasan yang Karina kirimkan ke nomor Inayah.

Sebenarnya Zidan ingin menghubungi Inayah, ia tau istrinya itu kesulitan tidur akhir-akhir ini, setidaknya suaranya bisa menemani Inayah tidur, tapi niatnya itu di batalkan, saat pesan Inayah di balas tidak sopan oleh Kirana.

Zidan Dengan langkah besar masuk lagi ke dalam kamar, pintu penghubung antara kamar dan balkon Zidan tutup dengan kasar, kaca-kaca di bagian sisinya ikut bergetar, Karina yang duduk di depan meja riasnya sampai menumpahkan pembersih wajah karena kaget dengan bunyi pintu.

"Kamu apa-apaan sih, Zidan" Zidan perlihatkan pada Karina room chat nya dengan Inayah.

"kamu yang ngirim pesan ini?" tidak ada sama sekali ketakutan yang terlihat di wajah Karina mendengar suara berat Zidan, ia justru memasang wajah menantang.

"iya, aku yang balas" Zidan benar-benar tidak habis pikir dengan Karina.

"apa sih kamu ni, kamu bisa buat Inayah curiga, sayang" Suara pria itu berubah lirih.

"Zidan, emang itu tujuan aku, aku mau dia sadar diri dengan posisinya, aku ingin dia pergi dari hidup kamu, kalau kamu nggak bisa melepaskan dia, maka aku akan buat dia pergi dari hidup kamu, karena kami hanya milikku dan Vanesha, anak kita" ucap Karina tegas.

"Karina" Zidan mendekat, di sentuhnya ke-dua bahu Karina, di tatapnya wanita itu begitu dalam.

"aku sayang kamu, aku sayang Vanesha, sama seperti sayang aku ke Inayah dan Aska, apa itu belum cukup buat kamu" Karina memalingkan wajahnya, tangan Zidan ia Singkirkan dari atas pundaknya, Karina kembali duduk di depan meja riasnya, melanjutkan apa yang tadi sempat tertunda.

"sayang" Panggil Zidan dengan lembut tapi di abaikan Karina.

" kita sudah sepakat kan tentang ini, kita sudah sepakat untuk tetap melanjutkan hidup kita seperti ini"

"dan aku manarik lagi kata-kata ku, Zidan! aku tidak ingin berbagi dengan Inayah, aku tidak ingin anak ku berbagi cinta dengan anak haram mu itu" jerit Karina di depan Zidan, ke-dua tangan Zidan terkepal erat menampakkan urat-urat tangannya.

"Aku nggak mau ada wanita itu di antara Kita!" Karina buang kapas pembersih dan tepat mengenai dada Zidan, ia matikan lampu kamar dan menenggelamkan tubuhnya di selimut yang tebal.

"argghh" Zidan memilih keluar, ia tidak tau harus kemana, Zidan tidak bisa berpikir jernih jika terus ada di dalam kamar itu.

Sekarang pria itu duduk di balkon rumah, ia tarik napas dalam sebelum menekan tombol agar terhubung dengan Inayah, baru saja panggilannya masuk, Inayah sudah mengangkat dari sebrang sana

" Zidan" terdengar begitu lirih suara wanita itu.

"kenapa belum tidur, hem?

"aku kesulitan tidur nggak ada kamu, Zi"

"jangan di biasakan seperti itu, Aya. kalau aku pergi keluar kota sebulan dua bulan tiga bulan, apa kamu juga akan kesulitan tidur?" Inayah mengangguk di sana, seperti ada Zidan saja di depannya.

"iya, aku akan terus merindukan suami ku"

"ubah panggilannya jadi Vidio call" seketika Zidan memasang wajah marah melihat sang istri yang sekarang duduk di balkon kamar.

"masuk Inayah, di luar dingin " ucap Zidan tegas,

"iya iya " Inayah masuk kedalam kamar, ia juga tutup gorden dan setelah nya berbaring di atas ranjang.

"kamu ko belum tidur juga?"

"belum ngantuk " jawaban yang begitu singkat.

"tuh kan sama, kita sama-sama begadang "

"jangan mencari alasan untuk kebiasaan yang buruk Inayah " tegur Zidan.

"iya deh iyaa, nggak lagi"

"Aska sudah tidur?" Inayah mengangguk

"kamu sudah lihat poto-poto anak kita yang aku kirim kan? gimana lucu banget kan anak kita?"Inayah menunggu jawaban Zidan dengan penuh harap.

"iya" pada akhirnya hanya kalimat singkat itu yang keluar dari mulut Zidan.

"cuman iya? nggak mau ngomong yang lain gitu?" Inayah masih mencoba memancing Zidan, semoga saja berhasil, Zidan menaikkan satu alisnya, baiklah inayah menyerah.

"tidur sana"

"kamu tidur juga, baru aku tidur juga".

"nanti aku tidurnya, kamu tidur dulu, baru aku tidur juga, temani kamu sampai mendengkur" Inayah berdecak Kesal.

"aku nggak mendengkur ya, kamu tu yang mendengkur" lah, jadi ejek ejekan mereka berdua.

"kamu ini ngeyel ya, cepat sana tidur, kalau nggak aku tutup ni panggilannya, biar nggak tidur kamu sekalian" ancam Zidan berhasil membuat Inayah menurut.

"baik suami" Inayah letakkan ponselnya di samping, seperti Zidan sungguh ada di sampingnya, ponsel Zidan ia arahkan ke wajahnya, Zidan bisa melihat wanita itu yang berusaha untuk tidur.

Sekitar sepuluh menit Zidan menunggu, setelah memastikan Inayah tidur, barulah Zidan matikan panggilannya.

Zidan meraup wajahnya kasar, ponselnya ia letakkan di atas meja, Zidan menutup matanya dengan posisi bersandar di dinding karena kursi yang ia gunakan tidak ada punggungnya.

Zidan memijat pelan keningnya yang berdenyut, masalah rumah tangganya jadi serumit sekarang, itu semua juga karena kebodohannya empat tahun yang lalu, tepatnya satu hari setelah ia berdebat hebat dengan Inayah.

Sejak hari itu rumah tangannya mulai kacau, apalagi setelah Zidan putuskan untuk mencintai wanita selain Inayah yaitu Karina. Pernikahan yang awalnya terjadi karena ketidak kesengajaan justru berubah menjadi menyenangkan.

Zidan tumbuhkan cinta untuk Karina di hatinya, cinta yang perlahan sebenarnya mulai menyingkirkan nama Inayah dari posisinya, sebenarnya Zidan tidak pernah berniat seperti itu, tapi keadaan yang memaksanya.

"maafkan aku Aya, maaf kan aku karena sudah menodai janji suci kita, dan sekarang aku benar-benar terjebak di antara kalian, aku mencintai kalian berdua

1
Aqqila Busni
lanjut
Aqqila Busni
ini bukan zidan dan inaya yg di cerita menikahi untuk balas dendam kan
Alina Bams
terlalu lebay
Heryanti
Luar biasa
Maz Maznah
lanjut
Daulat Pasaribu
seharusnya Inayah sama pria yg baik thor.gk rela kembali sama Zidan uda nyakitin keluarga nya sampai ber tahun tahun
Daulat Pasaribu
mampir Thor baru baca.jadi penasaran ceritanya
Lala Comel
nape perlu kahwin ngan tama plk. xbesttt langsunggg. stop utk teruskan cerita ni 👎
Widi Widurai
kong kali kong antara tama sama raka. niat tama cm krn nyelametin istri pertama dia
Sumaryani
ayo d lanjut...
Adinda
kelanjutannya kak
Nourisna
kak thor😭😭😭 kemana? kok blm update smpe skrg??
Sarifah azzamalfatih
Thor gmna nc mw lanjut gak,pdhl bagus loh cerita nya
MOMMY
knapa sang isteri tdk mnghubungi kluarga nya atau sang abng
MOMMY
benci aky kaya nya zidan nanti nyesel
MOMMY
ah endak asyik istri pertamanya dbikin mcm plakor
Dian Fitriana
up
Sarifah azzamalfatih
up donk Thor, penasaran sama kelanjutan nya
Sarifah azzamalfatih
astaga Thor msh belum up pdhl msh nunggu nc,,, tolong di up donk dan klo memang mw dilanjutkan tp klo gak tolong ksh info jd para pembaca gak berharap dan menunggu...
Ainie
lanjut cerita dua duanya dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!